You are on page 1of 18

HUBUNGAN TANAH DAN TANAMAN

1. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEKATAN HARA LARUTAN TANAH - Reaksi Tanah - Potensial Redoks (Redox Potensial) 2. KOLOID TANAH DAN PERANANNYA - Sifat dan Ciri Koloid Tanah - Sifat dan Ciri Humus - Peranan Koloid Tanah 3. PERGERAKAN HARA KE AKAR TANAMAN - Pertukaran Kontak - Difusi Ion Dalam Larutan Tanah - Aliran Massa 4. SERAPAN HARA OLEH AKAR TANAMAN

1. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEKATAN HARA LARUTAN TANAH 1.1. Reaksi Tanah
dipengaruhi oleh ion H+ dan OHBasa : H+ < OHNetral : H+ = OHMasam : H+ > OHNilai pH sangat menetukan terhadap kelarutan unsur hara dalam tanah Contoh : Al(OH) dan Fe(OH) Al(PO4), Fe(PO4), MoO4, SO4

TABEL 3.1. PENGARUH KEMASAMAN TERHADAP BEBERAPA RAKSI-REAKSI KIMIA YANG TERPENTING DI DALAM TANAH
Group Dipengaruhi 1. Hydroksida & Oksida 2. Carbonat 3. Compleks 4. Fosfat (prinsip yg sama utk MoO3 & SO42—yg terikat pd Fe & Al) 5. Silikat Reaksi Umum yang Terjadi xAl3++3xOH-AlXOHY+(3X-Y) xFe3++3xOH-FeXOHY+(3X-Y) ½xFe2O3 + 3xH2O CaCO3 + 2H+ CuCh + 2H+ xAl(OH)3 xFe(OH)3

Ca2+ + CO2 + H2O Cu2+ + H2Ch Fe(OH)3 + H2PO4-Al(OH)3 + H2PO4-10 Ca2+ + 6H2PO4--

Fe(OH)2H2PO4 + OH-Al(OH)2H2PO4 + OH-Ca10(PO4)6(OH)2 + 14H+ + 2H2O

Pengaruh bervariasi tergantung pd komposisi Mg2SiO4 + H+ 2 Mg2+ + Si(OH)4 SiO2 + H2O + OH-OSi(OH)2—

TABEL 3.1. PENGARUH KEMASAMAN TERHADAP BEBERAPA RAKSI-REAKSI KIMIA YANG TERPENTING DI DALAM TANAH
Group Dipengaruhi 6. KTK (tgt pH) 7. Pertukaran Pinggir pd Silikat MXX-=Si Reaksi Umum yang Terjadi + H+ M+ + HX =Si

O½ + H+
=Al Al-OH½ + H+

OH½+
=Al =Al-OH21/2+

8. System Redoks

Mn2+ + H2O + O2 2H2+ + MnO2 2Fe2+ + 5H2O + O2 4H2+ + 2Fe(OH)3 H2S + 2O2 2H2+ + SO2 NH4 + 2O2 2H2+ + NO3 + H2O H2PO4--3 + H+ H2PO4-H2CO3 HCO-- + H+ Cu2+ + OH-CuOH+ CO32-- + 2H+

9.Ion-Ion dalam Tanah

10. Mikroorganisme

Pengaruhnya beragam tergantung spesies

1.2. POTENSIAL REDOK
Dipengaruhi : - pH - Mikroba tanah Reaksi-reaksi yang terjadi pada tanah:
1. 2.

3.
4. 5. 6.

Denitrifikasi ion Nitrat (NO3) Reduksi MnO2 menjadi Mn2+ Reduksi Cu2+ Reduksi SO42- menjadi H2S Produksi CH4 Produksi H2

2. KOLOID TANAH DAN PERANANNYA
Koloid tanah merupakan bahan aktif yang tersusun dari mineral dan humus Koloid mineral : liat dengan ukuran < 1 mikron
- Terdiri dari silikat (tipe 1:1, 2:1) dan bukan silikat (gibsit, geotit, limonit dan alofan - Tipe 1:1 ------- 1 silikat tetraeder dan 1 aluminium oktaeder (Kaolinit, Anauksit, Haloisit) - Tipe 2:1 ------ 2 silikat tetraeder dan 1 aluminium oktaeder (Monmorilonit, Vermikulit, Beidellit Koloid humus : hasil pelapukan dari bahan organik

PERANAN KOLOID TANAH
- Tempat terjadinya pertukaran ion dengan adanya muatan positif (+) dan negatif (-) - KTK= kapasitas tukar kation kemampuan permukaan koloid tanah dalam mempertukarkan kation - KTA= kapasitas tukar anion kemampuan permukaan koloid tanah dalam mempertukarkan anion - Dinyatakan dalam miliekuivalen (me) per 100 g berat tanah kering oven (me/100g) - KTK koloid tipe 1:1 = 10 – 20 (me/100g) 2:1 = 40 – 80 (me/100g) Koloid organik = 100 -200 (me/100g)

SIFAT DAN CIRI KOLOID LIAT
Sifat dan ciri kaolinit 1. Sumber muatan negatifnya berasal dari ionisasi hidrogen dari gugus hidroksil pada pinggiran kristal yang patah 2. Tidak mempunyai permukaan dalam yang dapat mempertukarkan ion 3. KTK relatif kecil (10-20 me/100g) 4. Unit kristal diikat oleh hidrogen (H), sehingga terikat sangat kuat 5. Tidak mengembang bila basah dan tidak menciut bila kering

SIFAT DAN CIRI KOLOID LIAT
Sifat dan ciri 1. Sumber muatan negatif utama adalah dari subsitusi isomorfik 2. Mempunyai permukaan dalam yang dapat mempertukarkan ion 3. KTK relatif besar (40-100 me/100g) 4. Unit kristal diikat oleh oksigen (O), sehingga ikatan kristalnya sangat lemah 5. Mengembang bila basah dan menciut bila kering

SIFAT DAN CIRI HUMUS
-Tersusun dari senyawa lignin, poliuroida dan protein - tersusun dari tiga macam asam: humin, humik, vulfik (dari kelarutannya) 2. Muatan negatif, berasal dari gugus karboksil (-COOH) dan Fenolik (-OH) yang dinetralkan dan berionisasi dengan unitunit pusat humus. Mempunai KTK sangat besar (150-300 me/100 g) dan daya jerap air yang besar
1.

KEJENUHAN BASA (KB)

Perbandingan antara kation basa (Ca, Mg, K dan Na) dengan KTK total dalam persen KB = me (Ca + Mg + K + Na)/100 g x 100 % KTK total/100 g

Kejenuhan Al
Perbandingan Al dengan KTK efektif dalam persen
Kejenuhan Al = me Al/100 g me KTK efektif/100 g X 100%

KB = jumlah kation basa (Ca+Mg+K+Na)me/100g X100% KTK total me/100g = (2+0,5+0,12+2,57) me/100g X 100% = 19,96% 26 me/100g Ca-dd = 2me/100g Al-dd = 1,7 me/100G Mg-dd =0,5me/100g H-dd = 0,9 me/100g Na-dd =0,12me/100g K-dd = 2,57me/100g KTK =26 me/100g K-Al = Kandungan Al me/100g X100% KTK efektif (Ca+Mg+K+Na+Al+H)me/100g = 21,82%

PERGERAKAN HARA KE AKAR TANAMAN
Unsur hara diserap tanaman :
- secara aktif dan fasif - secara selektif dan tidak selektif - berbentuk kation dan anion

Kecepatan Pengambilan dipegaruhi :
faktor fisik dan kimia stadia/fase tumbuh tanaman kecepatan tumbuh tanaman cahaya/penyinaran matahari suhu air

Proses penyerapan hara oleh akar melalui :
- intersepsi akar - aliran masa - difusi

INTERSEPSI AKAR
Sistem perakaran menyerap unsur hara karena kontak langsung antara bagian aktif akar (sebagian bulu-bulu akar) dengan unsur hara tanaman.
- Serapan aktif - ditentukan oleh pertumbuhan dan perkembangan akar

- Tanah dan akar tanaman mempunyai KTK
- contoh ion yang terserap - NO3 dan SO4= di dalam larutan tanah - Ca++, Mg++ dan K+ pada koloid tanah

ALIRAN MASSA
Unsur-unsur yang terlarut dalam air tanah berbentuk larutan tanah terserap oleh sistem perakaran karena adanya aliran atau gerakan air tanah menuju perakaran tanaman yang disebabkan oleh serapan air oleh akar tanaman
- Sangat dipengaruhi oleh transpirasi

DIFUSI ION
Pergerakan unsur hara melalui gerakan yang disebabkan adanya perbedaan konsentrasi.

- Konsentrasi larutan

sangat berpengaruh pada difusi

Tabel 1. Jumlah Rata-rata intersepsi Akar, Mass Flow, Difusi pada Jagung yang ditanam pada Tanah Subur (Alfisol Silt Loam)

Unsur Hara

Jumlah yang Dibutuhkan untuk 9500 kg biji/ha
190 40 195

Jumlah Rata-rata yang Disuplai dari
Intersepsi akar 2 (1) 1 (3) 4 (2) Mass Flow 150 (79) 2 (5) 35 (18) Difusi 38 (20) 37 (93) 156 (80)

…………… Kg.ha-1 dan (%) ………….

N P K

MASUKNYA UNSUR HARA KE DALAM TANAMAN

Pengangkut (Carrier) atau senyawa metabolisme yang menarik ion  Linear dengan waktu  Ion yang diambil tergantung pada metabolisme dan permeabilitas sel  Ion berada pada vakuola

TERIMA KASIH