INFARK MIOKARD

RENDI THANTAWI 0707101050058

PEMBIMBING dr. ADI PURNAWARMAN, Sp.JP-FIHA

PENDAHULUAN  Infark miokard merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Infark miokard merupakan peristiwa kecil dalam sebuah penyakit kronis bahkan dapat tidak terdeteksi dan juga dapat menjadi bahaya besar karena dapat mengakibatkan kematian mendadak atau gangguan hemodinamik yang

DEFINISI
 Infark miokard adalah nekrosis

miokard akibat gangguan aliran darah ke otot jantung. Klinis sangat mencemaskan karena sering berupa serangan mendadak umunya pada pria 3555 tahun, tanpa gejala pendahuluan.

ATHEROSKLEROSIS ETIOLOGI NONATHEROSKLEROSIS

PATOFISIOLOGI
Fatty plak (ateroskler osis Disfungsi endotel Vasokonstrikto r Endotelin I Angiotensin II Penyempita n pemda Aliran darah koroner

Usia Genetik Diet Merokok DM tipe II Hipertensi

O2 jaringan

Iskemik

Infark miokard

TIPE 1
TIPE 2

KLASIFIKASI

TIPE 3
TIPE 4a TIPE 4b TIPE 5

MANIFESTASI KLINIS
 sakit dada :terutama dirasakan di daerah

sternum, dapat menjalar ke dada kiri atau kanan, rahang, bahu kiri dan kanan dan pada lengan. Penderita melukiskan seperti tertekan, terhimpit, diremas – remas atau kadang hanya sebagai rasa sakit tidak enak di dada.  Sesak nafas

PEMERIKSAAN PENUNJANG
 EKG

 LABORATORIUM (CKMB & TROPONIN)

PENATALAKSANAAN
 Mengatasi nyeri dada dan perasaan takut

- O2 2-4L/I
- Nitrat oral
 Menstabilkan hemodinamik

- beta bloker (cardioselective dan
noncardioselective) - ACE Inhibitor (captopril) - Antagonis kalsium (diltiazem)  Reperfusi miokard Trombolitik (Streptokinase) Antiplatelet (aspirin, clopidogrel) Antikoagulan (dalteparin, enoksaparin, heparin)

TINDAKAN MEDIS LAIN
 Angioplasty

 CABG (Coronary Artery Bypass Grafting)

KOMPLIKASI
 Gangguan irama dan konduksi

 Renjatan kardiogenik
 Gagal jantung kiri  Gagal ventrikel kanan  Emboli paru dan infark paru  Emboli arteri sistemik

 Sumbatan pembuluh darah otak
 Rupture jantung

PROGNOSIS
Pada 25% episode IMA kematian terjadi mendadak dalam beberapa menit setelah serangan. Mortalitas keseluruhan 15 – 30%. Resiko kematian tergantung pada factor: usia penderita, riwayat penyakit jantung koroner, adanya penyakit lain – lain dan luasnya infark. Mortalitas serangan akut naik dengan meningkatnya umur. Kematian kira – kira 10 – 20 % pada usia di bawah 50 tahun dan 20% pada usia

TERIMA KASIH

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful