P. 1
komunikasi bisnis-dedi

komunikasi bisnis-dedi

4.67

|Views: 6,613|Likes:
Published by xcilex

More info:

Published by: xcilex on Jan 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

pdf

text

original

KOMUNIKASI BISNIS

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP KOMUNIKASI BISNIS

(1) PANUJU ( 1995 : 4 ) BISNIS : kegiatan sistem ekonomi yang diarahkan pada manajemen dan distribusi hasil industri dan jasa profesional yang mendatangkan keuntungan. Esensi dari kegiatan bisnis merupakan suatu kesibukan, seperti tampak juga dari dasar katanya ( to be busy at ). Tentu saja dengan satu catatan bahwa kesibukan itu dimaksudkan untuk mempunyai tujuan-tujuan yang konstruktif bagi kehidupan manusia.

(4) ANDREWS & WILLIAM D. ANDREWS ( 1994 : 4 ) “ A BUSINESS is an organization, that is a collection of persons structures, and processes bound together to achieve one or more goals “ BISNIS adalah suatu kegiatan organisasi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang beraturan dan proses yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai satu atau lebih tujuan organisasi.

PENGERTIAN

BISNIS

(2) KATZ ( 1994 : 4 ) BISNIS adalah sesuatu hal yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan yang sifatnya komersil.

(3) PERSING ( 1988 : 4 ) “ BUSINESSES are organization of paid people working together to produce and market goods and services “ ( BISNIS adalah kegiatan organisasi dengan cara membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang dan jasa.

• BISNIS adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok orang dalam suatu organisasi tertentu. • BISNIS adalah menyangkut adanya suatu tujuan yang ingin dicapai secara bersama-sama dalam suatu organisasi tertentu. • BISNIS adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang sifatnya komersil atau dilakukan untuk mendapatkan profit atau keuntungan bagi organisasi tertentu.

ROSENBALTT (1982:7) “ Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations “ Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuantujuan perusahaan.

PERSING (1981:108) “Business communication may be defined as the spiraling process of the transaction of meanings through symbolic action involving all elements associated with sending and receiving written, oral, and nonverbal messages internal to organizations of paid people working together to produce and market goods and services for provit. Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambanglambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.

CURTIS (1992:6) Komunikasi dalam organisasi Bisnis ditujukan untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Selanjutnya dikatakan bahwa pendapat tersebut tidak dapat dibantah karena semakin tinggi kedudukan seseorang dalam bisnis, dirinya akan semakin bergantung kepada keahlian seseorang dalam membuat keputusan dan memecahkan masalah untuk suatu keberhasilan.

KATZ (1994:4) Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil.

1. KOMUNIKASI PERSONA ( PERSONAL COMMUNICATION ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi : Komunikasi Intrapersona, Komunikasi Antarpersona, Komunikasi Berantai, & Komunikasi Transendental.

2. KOMUNIKASI KELOMPOK ( GROUP COMMUNICATION ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi : Ceramah, Diskusi Panel, Simposium, Rapat, Seminar dan sebagainya.

3. KOMUNIKASI ORGANISASI ( ORGANIZATIONAL COMMUNICATION ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi : Upward Communication, Downward Communication, dan Lateral Communication.

4. KOMUNIKASI PUBLIK ( PUBLIC COMMUNICATION ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi : Public Speaking, Public Relation, Public Affair, Public Hearing, etc.

5. KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ( Interculteral Communication ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi: Komunikasi antar orang-orang atau anggota budaya yang berbeda.

6. KOMUNIKASI MASSA ( Mass Communication ) Bentuk spesialisasi komunikasi ini meliputi: Jurnalistik, penerangan, Periklanan, Pameran, Propaganda, Publisitas, dsb.

PELAKU KOMUNIKASI PESAN KOMUNIKASI

MEDIA KOMUNIKASI EFEK KOMUNIKASI

RUANG LINGKUP KOMUNIKASI BISNIS

KOMUNIKASI BISNIS selalu meliputi dua ruang lingkup kegiatan, yakni Internal Communication & External Communication. Internal Communication : Komunikasi yang terjadi diantara orang-orang yang berada di dalam suatu perusahaan. External Communication : Komunikasi yang terjadi antara organisasi di satu pihak dengan pihak-pihak yang berada di luar organisasi.
Rosenblatt, et. All (1982 : 5 )

Dalam kaitannya dengan komunikasi internal, Himstreet & Baty (1987 : 36) menyatakan bahwa : “ The flow of communication within the organization my be Upward, Downward, or Horizontally directed “.

BENTUK-BENTUK KOMUNIKASI INTERNAL
2. UPWARD COMMUNICATION ( Komunikasi Ke atas ) Himstreet & Baty (1987:37) : “ Upward Communication is feedback to downward Communication. When management request information from lower organizational levels, the resulting information becomes feedback to that request. ( Proses komunikasi dalam Upward Communication kebalikan Downward Communication dimulai dari hirarki wewenang yang lebih rendah ke hirarki wewenang yang lebih tinggi, biasanya mengalir sepanjang rantai komando.

1. DOWNWARD COMMUNICATION ( Komunikasi Ke Bawah ) Himstreet & Baty (1987:36) : “ Downward Communication that from superior to subordinate from bos to employee, and from policy makers to operating personnel…. ( Proses komunikasi dalam Downward Communication mengalir dari tingkat pimpinan tertinggi/manajemen puncak ke manajemen yang lebih rendah, dari atasan kepada karyawan yang lebih rendah, dan sari pembuat kebijaksanaan sampai akhirnya pada karyawan operasional.

3. HORIZONTAL Or LATERAL COMMUNICATION Horizontal or Lateral Communication is often used to describe exchanges between organizational units on the same hierarchical level. Lingkup Komunikasi horizontal atau komunikasi lateral dapat terjadi antara dua pihak yang berada dalam tingkatan hirarki wewenang yang sama/level yang sama, biasanya komunikasi yang dilakukan adalah dalam bentuk koordinasi.

Dalam kaitannya dengan komunikasi eksternal ini, pelaksanaan komunikasi dilakukan oleh pihak organisasi/perusahaan melalui kesepakatan manajemen melakukan kegiatan komunikasi dengan pihak luar atau dengan kata lain publik yang berada diluar organisasi yang tentunya harus menjadi perhatian. Karena bagaimanapun tanpa dukungan publik luar ini, keberhasilan suatu organisasi/perusahaan sulit tercapai.

Media yang digunakan dalam kegiatan komunikasi eksternal biasanya dalam bentuk media umum seperti : Surat, Telepon, Telegram, Telex, Faximile, dsb, serta dapat pula melalui media massa seperti : Pers, Radio, Televisi, Film, Computer, dsb.

• • •

Perubahan Sikap : adanya kecenderungan pada perubahan kognisi, perubahan afeksi, perubahan-perubahan konasi/behavioral; Perubahan Opini dapat berupa : Opini Persona, Opini Publik, Opini Umum, Opini Massa. Perubahan Perilaku : perilaku negatif/positif yang diekspresikan dalam bentuk perilaku individu, perilaku kelompok, perilaku organisasi, perilaku publik, dan perilaku massa.

Berkaitan dengan aplikasi komunikasi dengan pihak luar organisasi dapat dilakukan melalui komunikasi persona, komunikasi kelompok, komunikasi publik, maupun komunikasi massa. Semua ini tergantung dari tujuan dan keadaan perusahaan/organisasi.

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS

1. Business communication is purposive communication - with profit as the ultimate goal

2. Purpose and profit carry with them ethical responsibilities

6. Whether sending or receiving, difine your own purpose as well as those of the other participant.

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS (In English)

5. The basic goal of the receiver is to act in a way that will satisfy some need or want

4. The basic goal for a sender is to bring about some desired action by the receiver

3. Purpose can be : a. Immediate or ultimate b. Short term, intermediate term or long term c. Primary or secondary d. Conscious or subconscious e. Intrapersonal or interhuman f. Singular or multiple g. Sender based or received based h. Consistent or inconsistent with those or the other participant i. Stated or unstated j. Directly or indirectly related to a problem

Sumber : Persing, Bobbye Sorrels., 1981, Business Communication Dynamics.

1. Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang bertujuan mencapai keuntungan sebagai tujuan akhirnya

2. Pencapaian tujuan dan keuntungan secara etika membawa mereka pada pertanggung -jawaban

3. Tujuan komunikasi bisnis dalam hal ini dapat berupa : a. Tujuan awal atau tujuan akhir b. Jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang c. Primer atau sekunder d. Disengaja atau yang tidak disengaja e. Terdapat dalam diri sendiri atau antar manusia f. Tunggal atau beragam g. Atas dasar pengirim atau penerima h. Konsisten atau tidak konsisten dengan partisipan yang lain i. Ditetapkan atau yang tidak ditetapkan j. Langsung atau tidak langsung berhubungan dengan masalah

6. Baik pengirim ataupun penerima menetapkan tujuan sebaik mungkin bagi partisipan - partisipannya

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS (Bahasa Indonesia)

5. Tujuan dasar bagi receiver adalah untuk melakukan tindakan melalui cara yang dapat memuaskan beberapa kebutuhan dan keinginannya

4. Tujuan dasar bagi sender adalah untuk mengajukan beberapa tindakan yang diinginkan dari receivernya

Sumber : Persing, Bobbye Sorrels., 1981, Business Communication Dynamics.

1. Adanya Sumber Daya Manusia sebagai pelaku bisnis, khususnya seorang komunikator yang mempunyai kualifikasi kemampuan yang baik dalam hal memberikan informasi pada receivernya ( Types to-Inform Communication )

TUJUAN KOMUNIKASI BISNIS

3. Dapat mempersuasi receivernya “ receiver orang yang sangat penting dalam mendukung kemajuan organisasinya “ ( Types of to-Persuade Communication )

2. Mengajukan pertanyaan pada receivernya ( Types to-Ask Communication )

Sumber : Quible at all (1981 : 13 )

1. To understand the elements

of communications process, which will enable you to communicate effectively ( untuk mengerti tentang elemen-elemen proses komunikasi di mana kita dapat berkomunikasi dengan efektif).

2. To develop the skills essential

for effective communication ( untuk membangun ketrampilan dasar dalam komunikasi yang efektif).

6. To learn to communicate

effectively as means of obtaining positive rather than negative results ( untuk belajar berkomunikasi yang efektif dalam arti agar memperoleh pengaruh positif disamping pengaruh negatif).

3. To learn to apply the

Kegunaan/manfaat Komunikasi Bisnis
Sumber : Quible et. All. (1981 : 7)

characteristics of effective communication when solving a variety of business problems ( untuk belajar mengaplikasikan karakteristik komunikasi yang efektif pada saat menyelesaikan masalah-masalah bisnis).

5. To develop a systematic approach

4. To understand the specific

to solving bisnis problems ( untuk mengembangkan pendekatan sistematik dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnis.

functions and uses of various types of business corespondence ( untuk mengerti fungsi spesifik dan menggunakan berbagai tipe koresponden dalam bisnis).

BENTUK – BENTUK KEGIATAN KOMUNIKASI BISNIS

Wawancara Penilaian Pertemuan staf Konferensi Orientasi Bimbingan

Pemberian tugas Pertemuan penjualan Presentasi penjualan Iklan – iklan radio Suara rekaman Pertemuan laporan

Pertemuan tempat kerja Penyampaian formal Penanganan keluhan Sistem-sistem penyampaian umum Sesi – sesi pelatihan Negosiasi serikat buruh

Pengumuman Laporan Surat Newsletter Poster

Pembayaran disisipkan ke dalam amplop Iklan Manual Tanda-tanda Memo

Majalah & koran Buletin Buklet Publisitas Pernyataan

Film Televisi

Presentasi slide Lembaran-lembaran film

Videotape Circuit Closed TV ( Siaran TV terbatas )

Ilustrasi Merek dagang Warna Karakter dagang Busana atau baju

Fotografi Kemasan Simbol Merek Ukuran

Gaya arsitektural Rancangan tipe Tanda Bentuk Perbedaan (kontras)

Ekspresi muka Gerakan badan

Perasaan Ruang

Waktu Bau

Sumber : Rosenblatt et. All ( 1982 : 11 )

FUNGSI - FUNGSI KOMUNIKASI BISNIS
1. Memfungsikan Penerimaan & Pelatihan Karyawan

2. Memfungsikan Hubungan-hubungan dengan Pegawai

3. Memfungsikan Penjualan & Promosi

Peter Drucker dalam buku The Effective Executive menulis :

Komunikasi telah menjadi perhatian manajerial dalam duapuluh tahun atau lebih terakhir ini. Dalam bisnis, dalam administrasi umum, dalam wajib militer, di rumah-rumah sakit, di semua lembaga besar dalam masyarakat modern, komunikasi telah menjadi perhatian besar. Hasil-hasilnya sampai hari ini masih tidak lengkap. Komunikasi dewasa ini pada umumnya masih sama lemahnya seperti yang terjadi pada 20 tahun atau 30 tahun yang lalu, ketika kita pertama kali menyadari akan kebutuhan untuk berkomunikasi dan kurangnya komunikasi yang memadai dalam organisasi-organisasi modern.

4. Memfungsikan Laporan-laporan pada Manajemen

5. Memfungsikan Laporan-laporan pada Pemegang Saham

FAKTOR-FAKTOR PENINGKATAN MASALAH KOMUNIKASI BISNIS
1. Perubahan sikap dan kebutuhan karyawan 2. Bisnis berkembang lebih segar 3. Organisasi bisnis berkembang lebih kompleks 4. Meledaknya kuantitas atau jumlah data dan informasi

6. Masyarakat menginginkan perbaikan kualitas hidup

7. Peraturanperaturan pemerintah yang meningkat

5. Peningkatan tekanan-tekanan persaingan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->