You are on page 1of 3

GUNADARMA UNIVERSITY LIBRARY : http://library.gunadarma.ac.

id

APLICATION OF SIMULATION ALGORITHM PRIM AND KRUSKAL IMPLEMENTATION IN SEARCH ROUTE AROUND CAMPUS AT GUNADARMA UNIVERSITY
Agus Soetanto (50407054)
AbstractAPLICATION OF SIMULATION ALGORITHM PRIM AND KRUSKAL IMPLEMENTATION IN SEARCH ROUTE AROUND CAMPUS AT GUNADARMA UNIVERSITY Agus Soetanto Undergraduate Program, Faculty of Industrial Technology, 2010 Gunadarma University http://www.gunadarma.ac.id Keywords : Algoritma Prim, Algorutma Kruskal, Rute. ( xiii + 66 + appendix) ABSTRACT Number of existing alternative routes to each a place, will couse a problem is choosing a route that has the shortest distance, to solve those problems using Prim and Kruskal algorithms. Prim and Kruskal algorithm is an algorithm that uses heuristic methods in problem solving shortest path search. The heuristic method wil perform selections on the path that has the shortest distance, so the probability of success will be greater than the conventional method in the solution to the problem using ordinary mathematical calculation. Aplication development is done in several stages, the stage is data gathering, aplication design, manufacture and testing program. The rst step in making this aplication is to create a design aplications such as general design aplications, aplication usage rules, navigation structure, owchart, design of input/output and interface design, then after performing application design, the next step is the creation of the program and proceed with testing. Prim and Kruskal algorithms will produce the same output, but the algorithms have dierent ways of working. Prim algorithm would be better used on the graph that many sides with a few node, whereas the kruskal algorithm is better used on a graph that many nodes and few sides.

saat ini informasi yang akurat sangat dibutuhkan, perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat kebutuhan manusia akan informasi semakin meningkat, untuk memperoleh informasi yang akurat, maka informasi tersebut harus diperoleh dari sumbernya langsung, banyak tempat yang merupakan suatu sumber informasi, seperti kantor, kampus, pasar dan lain sebagainya, bahkan semua tempat dapat dikatakan sebagai sumber informasi. Masalah utama yang timbul dalam menuju suatu sumber informasi adalah jarak tempuh, jarak tempuh yang minimum dapat memberikan kemungkinan redahnya biaya yang akan dikeluarkan. Untuk memperoleh kemungkinan minimal biaya yang dikeluarkan dalam mencapai suatu tempat tujuan salah satu caranya adalah dengan menempuh 2 jalur terpendek dari tempat asal ke tempat tujuan. Untuk mengetahui jalur mana yang terpendek maka dibutuhkan suatu simulasi pencarian jalur terpendek. Pemanfaatan algoritma prim dan kruskal serta suatu model peta dengan skala tertentu, dapat digunakan sebagai simulasi untuk mencari jalur terpendek menuju suatu tempat, sehingga dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga, hal tersebut memberi keuntungan bagi semua kalangan, oleh....... For further detail, please visit UG Library (http://library.gunadarma.ac.id) II. Chapter 2 5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 NetBeans IDE 6.0.1 Netbeans adalah Integrated Development Environment (IDE) berbasiskan java dari Sun Microsystem yang berjalan di atas swing. Swing merupakan sebuah tekhnologi java untuk pengembangan aplikasi Dekstop yang dapat berjalan di berbagai macam platforms seperti Windows, Linux, Mac OS dan Solaris. IDE adalah lingkup pemrograman yang diintegrasikan kedalam suatu aplikasi perangkat lunak yang menyediakan pembangun Graphic User Interface (GUI), text atau kode editor, Compiler atau interpreter dan Debugger. Netbeans merupakan software development yang Open Source. Perkembangan Netbeans diawali dari xel, sebuah proyek mahasiswa tahun 1997 di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika Universitas Charles, Praha. Sebuah perusahaan kemudian dibentuk untuk proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE, hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystem pada tahun 1999, Sun kemudian menjadikan NetBeans Open Source pada bulan juni tahun 2000. Net-

I. Chapter 1 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada tulisan ilmiah ini penulis mengangkat masalah tentang implementasi algoritma prim dan algoritma kruskal. Kedua algoritma tersebut merupakan algoritma dalam teori graf untuk mencari pohon rentang minimum. Banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari yang menggunakan algoritma ini, seperti pemasangan kabel pada suatu jaringan komputer, pemasangan kabel telepon, pencarian jalur dari suatu tempat ke tempat lain dan masih banyak lagi aplikasi dalam kehidupan sehari-hari yang mengimplementasikan algoritma prim dan algoritma kruskal. Pada tulisan ilmiah ini penulis mengambil contoh pencarian rute menuju Universitas Gunadarma. Penulis yang merupakan mahasiswa Universitas Gunadarma dan hampir setiap hari menuju kampus gunadarma sering berkir jalur mana yang harus dilewati untuk menuju kampus gunadarma, agar cepat sampai tujuan dengan jarak yang minimum. Hal tersebut menjadi suatu acuan bagi penulis untuk melakukan penelitian dan penulisan tentang pencarian jalur terpendek menuju Universitas Gunadarma. Pada

GUNADARMA UNIVERSITY LIBRARY : http://library.gunadarma.ac.id

Beans IDE adalah IDE open source yang ditulis sepenuhnya dengan bahasa pemrograman Java menggunakan platform NetBeans. NetBeans IDE mendukung pengembangan semua tipe aplikasi Java (J2SE, web, EJB, dan aplikasi mobile). Fitur lainnya adalah sistem proyek berbasis Ant, kontrol versi, dan refactoring. NetBeans IDE 6.0.1 merupakan versi stabil yang dirilis oleh Sun Microsystem pada akhir November 2008. Pada NetBeans versi ini tedapat beberapa penyempurnaan dari versi sebelumnya, salah satu penyempurnaannya adalah pada modul Matisse GUI Bilder (project Matisse) untuk melakukan perancangan GUI dan memakai konsep layout baru secara mudah, sebelumnya konsep layout ini menggunakan paket AWT maupun JFC atau Swing. 6 2.2 Adobe Photoshop CS3 Photoshop merupakan perangkat lunak editor citra yang dikembangkan oleh Adobe System yang dikhususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan efek. Program ini ditemukan oleh dua bersaudara yaitu Thomas Knoll dan Jhon Knoll. Photoshop versi pertama dirilis pada tahun 1990 khusus untuk Machintosh. Adobe Photoshop CS3 merupakan versi kesepuluh dari Adobe photoshop. Keunggulan photoshop CS3....... For further detail, please visit UG Library (http://library.gunadarma.ac.id) III. Chapter 3 28 BAB III PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM 3.1. Rancangan Aplikasi Simulasi Implementasi Algoritma Prim dan Kruskal. 3.1.1. Gambaran Umum Aplikasi Aplikasi ini menggambarkan tentang implementasi algoritma prim dan kruskal pada kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi ini menggambarkan suatu simulasi dari pencarian rute menuju Kampus D, kampus E, kampus G dan kampus H Universitas Gunadarma. Tampilan utama dari aplikasi ini adalah suatu visualisasi berupa peta yang merupakan peta daerah sekitar kampus Universitas Gunadarma. Berdasarkan aturan graf, penulis menggambarkan bahwa setiap daerah yang ada dalam peta diartikan sebagai simpul, sedangkan jalan yang menghubungkan antar daerah tersebut adalah sisi. 3.1.2. Aturan Penggunaan Aplikasi Aplikasi ini memiliki aturan penggunaan yang sederhana, pengguna diwajibkan untuk memasukan simpul kedalam lingkaran yang telah ditentukan. Dalam aplikasi ini sudah disediakan beberapa lingkaran yang mewakili daerah yang ada disekitar Universitas Gunadarma, di daerah tersebutlah pengguna harus memasukan simpul. Cara memasukan simpulnya adalah dengan melakukan klik mouse didalam lingkaran yang ada, jika simpul berhasil dimasukan kedalam lingkaran, maka lingkaran tersebut akan menampilkan warna yang berbeda-beda untuk setiap kliknya. Untuk memperoleh hasil yang maksimal maka harus memasukan simpul pada setiap daerah atau lingkaran yang berada diantara tempat asal dengan tempat tujuan sehingga tidak ada lingkaran yang kosong diantara tempat asal dan tempat tujuan.. Setelah simpul-simpul terisi, selanjutnya adalah menentukan algoritma apa yang akan digunakan, jika ingin meng-

gunakan algoritma prim maka klik tombol prim dan jika ingin menggunakan algoritma kruskal klik tombol kruskal. Setelah melakukan klik pada tombol tersebut maka setiap simpul akan terhubung dengan 29 garis putih yang disebut dengan sisi, keterhubungan setiap simpul tersebut adalah berdasarkan aturan algoritma yang dipilih yaitu algoritma prim atau algoritma kruskal. Pada aplikasi ini terdapat fungsi tambahan yang berguna untuk memberikan informasi berupa rute tependek menuju kampus gunadarma. Cara menggunakannya adalah....... For further detail, please visit UG Library (http://library.gunadarma.ac.id) IV. Chapter 4 65 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1. Kesimpulan Dari hasil uji coba aplikasi simulasi implementasi Algoritma prim dan kruskal, dalam kasus pencarian rute yang berlokasi di sekitar kampus Universitas Gunadarma, dapat disimpulkan bahwa hasil yang didapatkan dari proses algoritma prim dan kruskal adalah sama. Perbedaan proses kedua algoritma tidak mempengaruhi hasil yang dicapai. Aplikasi ini juga memperlihatkan bahwa dalam kondisi jalan yang sebenarnya, penggunaan kedua algoritma ini kurang efektif, karena pada kondisi jalan yang sebenarnya, untuk menuju suatu tempat harus berdasarkan jalan yang ada, jadi dari satu tempat ke tempat lain atau dari simpul satu ke simpul lainya, tidak bisa ditarik garis lurus melainkan harus mengikuti jalan yang ada. Misalkan dari pasar rebo menuju kampus D Gunadarma tidak dapat langsung ditarik garis lurus, tetapi harus melewati jalur tertentu yang berada di antara kedua tempat tersabut. Dalam aplikasi ini terdapat suatu visualisasi peta yang digunakan sebagai simulasi jalur yang ada di sekitar kampus Universitas Gunadarma. Visualisasi peta ini sangat berpengaruh dalam menghasilkan output yang maksimal, untuk itu dalam pembuatanya harus memperhatikan skala maupun posisi tempat yang ada. Kendala yang ada pada saat pembuatan peta adalah kondisi jalan yang sangat rumit seperti banyaknya tikungan kecil pada jalan. Pada aplikasi ini tikungan kecil yang ada dikonversikan sebagai garis lurus, hal ini bertujuan untuk meminimalkan simpul yang akan dimasukan pada saat aplikasi dijalankan. 4.2 Saran Kurang efektifnya algoritma prim dan kruskal dalam pencarian rute terpendek pada kondisi jalan yang sebenarnya, membuat aplikasi ini memerlukan pengembangan agar dapat memberikan suatu hasil yang maksimal dalam pencarian rute terpendek, pada kondisi jalan yang sebenarnya. Penambahan algoritma lain, 66 mungkin dibutuhkan untuk menutupi segala kekurangan yang terdapat pada kedua algoritma ini. Tampilan output yang berupa visualisasi peta hanya sebatas pada ukuran layar monitor, juga memerlukan pengembangan agar visualisasi peta yang ditampilkan menjadi lebih luas........ For further detail, please visit UG Library (http://library.gunadarma.ac.id)

APLICATION OF SIMULATION ALGORITHM PRIM AND KRUSKAL IMPLEMENTATION IN SEARCH ROUTE AROUND CAMPUS AT GUNADA

V. Chapter 5 ....... For further detail, please (http://library.gunadarma.ac.id) visit UG Library