You are on page 1of 4

TERM OF REFERENCE SEMINAR

Dari Pulutan Menuju Plered
Suatu Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan

Yogyakarta, 3 Nopember 2012

Keberadaan situs atau candi Pulutan ini memang sudah lama menjadi misteri. sosial. Demikianlah menurut catatan Rijklof van Goens. Peristiwa itu tidak lama terjadi setelah dia naik tahta. Masyarakat sekitar menganggap keberadaan bongkahan batu dan pohon tekik itu sebagai tempat keramat. Pendahuluan Baru-baru ini di Gunungkidul. juga Pegunungan Seribu sebagai latar belakangnya! Itulah gambaran yang muncul dalam babad-babad dan catatan kolonial Belanda. DIY. kadipaten atau daerah perdikan. ulama. Kekuasaan inilah yang memerintahkan untuk dibuatkan suatu “pertanda” (tetenger) agar generasi penerusnya selalu mengingatnya. Kecamatan Wonosari. dan para pengikutnya (termasuk ibu dan anak-anak) tewas dibantai atas perintah Amangkurat I. kemanusiaan. Bayangkanlah sebuah kompleks istana dengan danau buatan yang sangat luas dan batang-batang air di sekelilingnya. adik sang raja yang dianggap membangkang dan telah pula dibunuh. tepatnya di Dusun Butuh. misalnya. Misalnya kisah Nyi Truntum (Ratu Malang). Rara Hoyi. Suatu Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan . di balik keindahannya. Plered adalah panggung sejarah yang pernah mementaskan banyak drama kolosal yang tragis dan membuat ngungun. Namun. lokasinya yang berada disamping tempat pemakaman umum menjadikan lokasi ini terlihat angker. Desa Pulutan. dalam imajinasi historis boleh jadi merupakan ibu kota Mataram yang paling cantik dibanding masa sebelum dan sesudahnya. Kabupaten Gunungkidul. Candi yang ditemukan dapat dijadikan sebagai suatu bukti adanya kekuasaan yang memerintah di dekat situs yang ditemukan. Plered. Konon. utusan VOC untuk Mataram pada 1648-1654. Alasannya. mereka itu adalah pengikut Pangeran Alit. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan situs yang di anggap sebagai peninggalan sejarah. Demikian juga situs bekas Kraton di Plered. Tragedi politik. dan tragedi cinta (!) dengan “tumbal” yang kelewat besar pernah mengharu biru Plered yang kini hanya menjadi kota kecamatan di Bantul itu. Kabupaten Bantul. Dari beberapa bidang yang sudah digali terlihat beberapa bongkah batu berbentuk balok menyerupai reruntuhan candi pada masa kejayaan kekuasaan Hindhu di Jawa. pusat Kerajaan Mataram masa Amangkurat I (1646-1677) yang terletak ±12 km ke arah tenggara dari kota Yogyakarta. Kekuasaan ini bisa saja sebuah kerajaan.Dari Pulutan Menuju Plered Suatu Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan A. dilakukan ekskavasi (penggalian) ditempat yang diperkirakan terdapat benda purbakala. 5000--6000 santri. Plered juga menyimpan kisah-kisah cinta yang tragis. putri Surabaya yang menjadi rebutan 1 Dari Pulutan Menuju Plered. Ekskavasi dilakukan sejak 17 September 2012.

dalam bidang cinta – asmara. Peserta 1. Umum/Guru/Dosen/Pemerhati Pendidikan: Rp. : Sabtu.antara Amangkurat I dan putranya. 2. B. C.000. Gunungkidul. M. Dapat pula ditambahkan kisah legendaris Rara Mendut dan Pranacitra.R. Para mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah G. Putus hubungan. Jl. Apakah kekuasaan untuk mensejahterakan rakyat (Tahta untuk Rakyat) ataupun kekuasaan untuk menindas rakyat (Kekuasaan untuk Tahta). sementara Plered terletak di dataran rendah (lembah dekat Kali Opak). 25.000. Para Guru Sejarah dan IPS 3. Narasumber Narasumber dalam kegiatan ini adalah: 1. Indung Panca Putra. antara lain melalui pemanfaatan benda maupun bangunan peninggalan sejarah dan pemahaman hari jadi daerah. Suatu Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan 2 . Tujuan: Kegiatan seminar ini bertujuan menguatkan atau menajamkan pemahaman kesejarahan yang diperoleh. Meskipun demikian. Yogyakarta. Subakti. Para Dosen Pendidikan Sejarah 2. Waktu dan Tempat kegiatan : Kegiatan ini akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal Pukul Tempat E.: Drs. Dari Pulutan Menuju Plered. Keluaran: Keluaran kegiatan ini diharapkan berupa: D.2. Drs. 50. Kampus 2 USD (Realino). Antara keduanya terjadi transformasi kebudayaan dan juga kekuasaan. 3 Nopember 2012 : 09. Afandi. Antara situs Pulutan dengan Kraton Plered seolah-olah tidak ada hubungan.00-127. Kontribusi Peserta Seminar: 1. Para pemerhati sejarah 4. Mahasiswa FKIP Universitas Sanata Dharma: Rp.Pd. M. terdapat kesamaan-kesamaan dalam bidang budaya. : Penyelamatan Situs Pulutan. Rully Andriadi : Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan Kraton Plered Moderator F.Hum.00 WIB : Ruang Seminar LPPM. Pulutan terletak di wilayah pegunungan kapur (Gunung Kidul). Y.

3.00 Kegiatan Registrasi Peserta Pembukaan Seminar 09. I. Rundown Kegiatan Waktu 08. Universitas Sanata Dharma.R. Yogyakarta Lantai 1.00 Penyelamatan Situs Pulutan. Mrican Unit Selatan Jl.00 – 12.00 – 12.00 11. Seminar Kit (Materi Seminar. Contact Person 1. Kampus I. 3.00 12. Subakti. Y.30 08. Subakti.00 – 08. Sekretariat Seminar Ruang Sekretariat JPIPS FKIP. (0274) 562383 Email: yrsubakti@gmail.R.Hum. M.30 – 09. Sertifikat. Pembayaran kontribusi seminar dilakukan pada hari pelaksanaan seminar disaat registrasi peserta. Yogyakarta. M. Block Note dan Pena). H.30 K.com J. 2. Indung Panca Putra. Mrican. Y. Affandi (Gejayan). Suatu Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan 3 . Keterangan Panitia Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah 10.com Dari Pulutan Menuju Plered. Konsumsi selama seminar. Fasilitas Seminar: 1. HP : 087 839 057 433 2.00 – 11. Proses Transformasi Kebudayaan dan Kekuasaan Kraton Plered oleh Rully Andriadi Tanya Jawab Penutup Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Moderator : Drs. Gunungkidul oleh Drs.Pd. (0274) 513301 ext: 1445 Fax. HP : 081 328 709 072 email : yrsubakti@gmail. Agus Sularto.00 – 10. Telp.