You are on page 1of 2

Kedudukan Hukum Adat Dalam Tata Hukum Nasional 1. 2. 3. 4.

Perkembangan awal : Hukum untuk golongan tertentu; golongan masyarakatasli, timur asing tertentu Perkembangan : Hukum yang membawa bentuk semangat kebangsaan Perkembangan selanjutnya : Hukum Nasional Akhirnya :Hukum Pancasila

Sumbangsih Hukum adat bagi pembentukan hukum nasional, adalah d a l a m h a l p e m a k a i a n a z a s - a z a s , p r a n a t a - p r a n a t a d a n p e n d e k a t a n d a l a m pembentukan hukum. Sumbangsih hukum adat misalnya dalam kontrak bagi h a s i l ( b i d a n g p e r m i n y a k a n ) , b i d a n g h u k u m t a n a h d a n h u k u m p e r u m a h a n (khususnya rumah susun) dan azas pemisahan horizontal dapat digunakan dalam pembentukan hukum nasional.H u k u m a d a t d e n g a n c i r i d a n s i f a t n y a s e r t a u n s u r - u n s u r y a n g m e l e k a t dalam hukum tersebut, maka hukum adat mampu berkembang sesuai dengan sertam e n g i k u t i k e b u t u h a n d a n p e r k e m b a n g a n j a m a n . P e r k e m b a n g a n h u k u m a d a t dalam dilihat dari substansinya dan melalui sumber-sumber hukum yang tersedia. Hukum Adat Dalam Perkembangan di Era Globalisasi Hukum adat merupakan nilai-nilai yang hidup dan berkembang di dalammasyarakat suatu daerah. Walaupun sebagian besar Hukum Adat tidak tertulis, n a m u n i a m e m p u n y a i d a y a i k a t y a n g k u a t d a l a m m a s y a r a k a t . A d a s a n k s i tersendiri dari masyarakat jika melang gar aturan hukum adat. Hukum adat akan selalu menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat yang senantiasa terus berubah. Mengenai perkembangan baru dalamHukum Adat, diketengahkan teori Prof Koesnoe, y a n g m e n y a t a k a n : b a h w a perkembangan hukum adat itu mencakup : 1. Pengertian daripada Hukum Adat, 2.Kedudukan Hukum Adat, 3. Isi dan lingkungan kuasa atas orang dan ruang.

PENGERTIAN HUKUM ADAT MENURUT PARA SARJANA  Van Vollenhoven menjelaskan bahwa hukum adat adalah Keseluruhan aturan tingkah laku positif yang di satu pihak mempunyai sanksi (oleh karena itu disebuthukum) dan di pihak lain dalam keadaan tidak dikodifikasikan (oleh karena itu disebut adat). Bushar Muhammad menjelaskan bahwa untuk memberikan definisi hukum ada sulit sekali karena, hukum adat masih dalam pertumbuhan; sifat dan pembawaan hukum adat ialah: - Tertulis atau tidak tertulis - Pasti atau tidak pasti - Hukum raja atau hukum rakyat dan sebagainya. Ketentuan hasil seminar Hukum adat di Yogyakarta Tahun 1975 tentang definisi hukum adat adalah sebagai berikut: Hukum adat adalah Hukum indonesia asli yang tidak tertulis dalam perundang-undangan RI dan disana-sini mengandung unsur agama. Kedudukan Hukum Adat sebagai salah satu sumber penting untuk memperoleh bahan-bahan bagi pembangunan hukum nasional yang menuju pada unifikasi hukum (penyamaan hukum).

1986:100). 1984:15). Dengan kata lain bahwa sistem hukum adalah suatu kesatuan yang terdiri dari unsur-unsur yang mempunyai interaksi satu sama lainnya dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan. Sebagai contoh Hukum yang berlaku dengan cara diberlakukan adalah hukum tertulis yaitu dengan diundangkannya dalam lembaran negara. artinya bahwa hukum itu merupakan tatanan. Dasar Sosiologis Hukum yang berlaku di suatu negara merupakan suatu sistem. Hukum yang berlaku di suatu negara dapat dibedakan menjadi hukum yang benar-benar berlaku sebagai the living law (hukum yang hidup) dan ada hukum yang diberlakukan tetapi tidak berlaku sebagai the living law. merupakan satu kesatuan yang utuh yang terdiri dari bagian-bagian atau unsur-unsur yang saling berkaitan satu sama lainnya (Mertokusumo. Sebagai contoh. religio magis. Hukum tertulis dibuat ada yang berlaku sebagai the living law tetapi juga ada yang tidak berlaku sebagai the living law karena tidak ditaati/ dilaksanakan oleh rakyat. Memepelajari segi yuridis dasar berlakunya Hukum Adat berarti mempelajari dasar hukum berlakunya Hukum Adat di Indonesia (Saragih. Dengan demikian Pancasila merupakan kristalisasi dari Hukum Adat. gotong royong. fleksibel sesuai dengan nilai-nilai Pancasila seperti juga yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 hanya menciptakan pokokpokok pikiran yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945 RI. Dasar Berlakunya Hukum Adat ditinjau dari segi filosofis Hukum Adat yang hidup. Salah satu contohnya adalah UU No. C. Dalam sistem hukum nasional wujud/ bentuk hukum yang ada dapat dibedakan menjadi hukum tertulis (hukum yang tertuang dalam perundang-undangan) dan hukum yang tidak tertulis (hukum adat.Dasar Berlakunya Hukum Adat A. Hukum tertulis yang diberlakukan dengan cara diundangkan dalam lembaran negara kemudian dilaksanakan dan ditaati oleh rakyat dapat dikatakan sebagai hukum yang hidup (the living law). Dasar Yuridis Dasar Berlakunya Hukum Adat Ditinjau Secara Yuridis dalam Berbagai Peraturan Perundang-undangan. hukum kebiasaan). 2 Tahun 1960 tentang Bagi Hasil. musyawarah mufakat dan keadilan. Dasar Filosofis Adapun yang dimaksud dasar filosofis dari Hukum Adat adalah sebenarnya nilai-nilai dan sifat Hukum Adat itu sangat identik dan bahkan sudah terkandung dalam butir-butir Pancasila. Sedangkan hukum tertulis yang walaupun telah diberlakukan dengan cara diundangkan dalam lembaran negara tetapi ditinggalkan dan tidak dilaksanakan oleh rakyat maka tidak dapat dikatakan sebagai the living law. . B. Berdasarkan faka sejarah dapat dibagi dalam dua periode yaitu pada Jaman Kolonial (penjajahan Belanda dan Jepang) dan Jaman Indonesia Merdeka. tumbuh dan berkembang di Indonesia sesuai dengan perkembangan jaman yang bersifat luwes.