FINANCIAL MANAGEMENT AND

e-BUSINESS
e-COMMERCE 
B2B B2C C2C P2P

TECHNOLOGY e-POLICY
e-RITUAL
e-SERVICE e-LEARNING e-FINANCE e-MARKETING e-PURCHASING

M-COMMERCE

M-C

TEKNOLOGI MENURUT COBB-DOUGLASS:
Q = A, K, L, (NE)
A = KAPITAL YG DIKELUARKAN OLH PEMERINTAH DLM BTK MIS, DI INA DLM BPPT, MAUPUN LITBANG2 YG ADA DI DEPARTEMEN DI TAMBAH DG DANA2 YG DIKELUARKAN OLH PRUS SWASTA UTK MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI. K = GABUNGAN DARI DANA2 & MESIN2 DLM PRODUKSI INDUSTRI YG ADA DI MASING2 SEKTOR YAITU SEBANYAK 13 SEKTOR MULAI SEKTOR A SAMPAI DG SEKTOR IM MENGALOKASIKAN BERBAGAI DANA UTK MEMBELI BRG MODAL & DANA UTK MODAL KERJA. K = DLM BTK BRG MODAL = DLM BTK SKIL TK

CONTOH:

A tersebar

L

(NE) = DLM BTK SOSPOLBUD

MANAJEMEN KEUANGAN & TEKNOLOGI e-BISNIS ------------------------ AMBOS HADMAR ------------------------- MANAJEMEN KEUANGAN & TEKNOLOGI e-BISNIS

FINANCIAL MANAGEMENT
MANAGEMENT FUNCTIONS OF MANAGEMENT AND FINANCIAL RESOURCES: PLANNING ; ORGANIZING ; ACTUATING ;

BUDGETING
EARNING FINANCING

AP APBN BN

CONTROLING ;
(POAC)

INVESTMENT
RISK

RAPBN 2012
EARNING 
FINANCING 

Y = RP 1.292,9 T G = RP 1.418,5 T 125,6 T

(15,9% PDB) (17,5% PDB) ( 1,5% PDB)

DEFISIT = RP

Langkah Pemerintah yang biasanya dilakukan untuk mengatasi Defisit Anggaran adalah KEBIJAKAN FISKAL:

NAIKKAN PPh NAIKKAN PPnBM NAIKKAN TMPX

CABUT SUBSIDI BBM TURUNKAN CHP (-) PERSONAL DEP, (-) KUNJUNGAN LN
GENJOT BUMN2 NAIKKAN HP

KEBIJAKAN MONETER
Adalah langkah-langkah pemerintah yang dilaksanakan oleh bank sentral untuk mempengaruhi / mengubah Variabel moneter:

Penawaran Uang (ms) Suku Bunga (r/i) Kurs

Inflasi

EFEK KEBIJAKAN: MONETER DLM PERTUMBUHAN EKONOMI
KUADRAN MONETER

+HUB, QC -/+
1. 2.

HUB, +Q - C + NP INFLASI MS
4. 3.

+

r/i
KURS

NP -

Q + C + NP +

+Q - C + NP

+
HUB,

HUB,

+-

UNTUK KELUAR DARI HUBUNGAN NEGATIF APA YG HARUS DILAKUKAN

KEBIJAKAN UMUM KEUANGAN DAERAH (Dalam Koridor UU 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

KEBIJAKAN FISKAL NASIONAL Pemerintah Pusat
kewenangan
sumber pendanaan

Pemerintah Daerah

Pelaksanaan Kewenangan

APBD
PAD Desentralisasi Dekonsentrasi Tugas Pembantuan Dana Perimbangan Lain-lain Pendapatan Penerimaan Pembiayaan APBN APBN
BHP & BP = Bagi Hasil Pajak & Bukan Pajak

BHP dan BP

DAU DAK
SILPA Tahun Lalu
Dana Cadangan Penjualan Kekayaan daerah yang dipisahkan Pinjaman Daerah

Pelaksanaan Kewenangan Tujuan Otda dan Desentralisasi Fiskal : • Mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan keadilan masyarakat • Mengurangi kesenjangan • Mendorong investasi daerah

Kewenangan Daerah : • Kewenangan Wajib • Kewenangan Lainnya

Melalui : • Peningkatan Pelayanan (Public Service Obligation/PSO) • Pemberdayaan Masyarakat (partisipasi dan demokrasi) • Peningkatan daya saing Daerah

Sarana : • Good Governance • Reformasi Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah (Anggaran kinerja dan pelaporan mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan/SAP) • Standar Pelayanan Minimum (SPM) • SAP