Lampu Sodium Tekanan Rendah, Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi

LAMPU SODIUM TEKANAN RENDAH (LOW PRESSURE SODIUM LAMP)
I. Tujuan 1. 2. 3. II. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian lampu sodium tekanan rendah dengan alat ukur (voltmeter, amperemeter dan cos φ meter). Memahami dan mengetahui karakteristik lampu sodium tekanan rendah dengan perubahan waktu. Menganalisa hasil eksperimen cara kerja lampu sodium tekanan rendah.

Teori Pendukung Lampu sodium tekanan rendah merupakan salah satu lampu hemat energi yang banyak dipakai pada penerangan jalan dan industri. Lampu ini ditemukan pada tahun 1920 dan diproduksi secara komersial oleh Philips di Belanda tahun 1932. Output lumen lampu ini tidak menurun seiring usia secara drastis. Sehingga usia lampu ini lama dan ada yang mencapai 18.000 jam nyala. Kekurangan dari lampu ini ialah warnanya yang kuning sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan bekerja. Tetapi lampu ini mempunyai daya tembus yang tinggi pada daerah berkabut dan hujan. Sehingga banyak digunakan pada daerah industri, penerangan jalan dan lapangan parkir. Sodium pada lampu dapat terbakar jika dilepaskan ke udara (jika tabung lampu pecah atau bocor). Lampu ini juga dikenal dengan lampu SOX. Lampu ini memiliki dua tabung dimana tabung bagian dalam berbentuk U. Tabung U berisi cairan sodium ditambah dengan gas neon dan argon 1% sebagai gas bantu serta memiliki dua elektroda dilapisi dengan tungsten. Tabung bagian luar berfungsi sebagai pelindung dan mempertahankan suhu kerja tabung U. Tonjolan tabung U berguna untuk mengumpulkan cairan sodium ketika tabung mendingin setelah lampu dimatikan.

III. Alat dan Bahan • • • • • • • Armatur SRC 202 9111 175 802 Lampu sodium tekanan rendah (SOX 90 Watt) Transformator bocor B5 x 90 H26, SOX 90 W Kapasitor 9,6 nF Voltmeter 0 – 500 Volt Amperemeter 0 – 5 Ampere Cos φ meter

1
Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang

Lampu Sodium Tekanan Rendah, Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi

IV. Gambar Rangkaian

Gambar 1. Rangkaian Lampu Sodium Tekanan Rendah

V.

Prosedur Kerja 1. 2. Buat rangkaian lampu sodium tekanan rendah. Hidupkan lampu tersebut dan amati proses terbangkitnya cahaya dengan interval waktu setiap 15 detik, catat perubahan yang terjadi dalam tabel. Ukur tegangan, arus dan cos phinya. Setelah lampu menyala normal matikan lampu tersebut dan hidupkan secepatnya kembali, catat apa yang terjadi.

3.

Tabel Percobaan: Waktu Tegangan Arus Cos φ Warna (detik) (Volt) (Ampere) 1.. 0 220 2. 15 220 3. 30 220 4. 45 220 5. 60 220 6. 75 220 7. 90 220 8. 105 220 9. 120 220 10. 135 220 11. 150 220 12. 165 220 13. 180 220 14. 195 220 15. 210 220 16. 255 220 Setelah lampu nyala normal, lampu dimatikan dan dihidupkan lagi, lampu langsung menyala 17. 0 220 No.

2
Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang

Lampu Sodium Tekanan Rendah, Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi

VI. Hasil Praktikum Waktu Tegangan Arus Cos φ Warna (detik) (Volt) (Ampere) 1. 0 220 0,5 Lagging 0,98 Merah 2. 15 220 0,54 Lagging 0,98 Merah Muda 3. 30 220 0,54 Lagging 0,98 Merah Muda 4. 45 220 0,54 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 5. 60 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 6. 75 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 7. 90 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 8. 105 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 9. 120 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 10. 135 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 11. 150 220 0,53 Lagging 0,98 Merah Muda Pudar 12. 165 220 0,53 Lagging 0,98 Jingga 13. 180 220 0,53 Lagging 0,98 Jingga 14. 195 220 0,53 Lagging 0,99 Jingga 15. 210 220 0,53 Lagging 0,99 Jingga 16. 255 220 0,52 Lagging 0,99 Kuning Setelah lampu nyala normal, lampu dimatikan dan dihidupkan lagi, lampu langsung menyala 17. 0 220 0,5 Lagging 0,99 Kuning Terang No. VII. Analisa Data 1. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0,5 Ampere Cos φ Lag 0,98 Daya : P = V . I . Cos φ = 220 . 0,5 . 0,98 = 107,8 Watt Warna : Merah Waktu 15 detik Tegangan 220 Volt Arus 0,54 Ampere Cos φ Lag 0,98 Daya P = V . I . Cos φ = 220 . 0,54 . 0,98 = 116,424 Watt Warna : Merah Muda Waktu 30 detik Tegangan 220 Volt Arus 0,54 Ampere Cos φ Lag 0,98 Daya P = V . I . Cos φ = 220 . 0,54 . 0,98 = 116,424 Watt Warna : Merah Muda

2.

3.

3
Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang

268 Watt Warna : Merah Muda Pudar 4 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .268 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 120 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .98 = 116. I . 0.98 Daya P = V .54 .Lampu Sodium Tekanan Rendah.53 Ampere Cos φ Lag 0.98 = 114.98 Daya P = V .53 .98 = 114. I . 0.98 Daya P = V . 0.53 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . 0.98 Daya P = V . 0. 6. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 4.268 Watt Warna : Merah Muda Pudar 5.98 Daya P = V .268 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.53 .53 Ampere Cos φ Lag 0. 0. I .53 . 0. 0.53 Ampere Cos φ Lag 0. 9.53 .98 = 114.54 Ampere Cos φ Lag 0. 10.98 Daya P = V .268 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 105 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.53 Ampere Cos φ Lag 0.53 .53 . Waktu 135 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I . Cos φ = 220 . Cos φ = 220 . I .268 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 90 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.424 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 60 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 . 0. Waktu 45 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 8. Cos φ = 220 . 7.98 = 114. 0. 0. 0. I .98 = 114.53 Ampere Cos φ Lag 0.98 Daya P = V . 0. Cos φ = 220 . 0.98 = 114. Cos φ = 220 .

99 Daya P = V .53 .52 .98 = 114.53 Ampere Cos φ Lag 0.Lampu Sodium Tekanan Rendah.53 . Waktu 210 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 . Waktu 165 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.98 Daya P = V . I . Cos φ = 220 .5 Ampere Cos φ Lag 0. I .98 Daya P = V .53 Ampere Cos φ Lag 0. 0.53 Ampere Cos φ Lag 0.99 = 113. 0. 0.268 Watt Warna : Jingga 14. 0.98 = 114.53 Ampere Cos φ Lag 0.98 Daya P = V . Cos φ = 220 . 0.434 Watt Warna : Jingga 15.99 = 115.98 Daya P = V . Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 11.98 Daya P = V . 0. I . 0. I . I . I . Waktu 195 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.99 = 115. 0.9 Watt Warna : Kuning Terang 5 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .256 Watt Warna : Kuning 17.268 Watt Warna : Jingga 13. 0. Cos φ = 220 . Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.434 Watt Warna : Jingga 16.53 Ampere Cos φ Lag 0. 0. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.5 . 0.98 = 114. 0.268 Watt Warna : Merah Muda Pudar 12.53 . I . Waktu 255 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 . 0.98 Daya P = V . Cos φ = 220 .99 = 108.53 .52 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 180 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 .53 .

Penjelasan posisi/kedudukan tabung lampu yang diperbolehkan untuk lampu ini. Gambar 3. gas neon dan argon akan membentuk warna merah muda. transformator dan ignitor bekerja untuk menyalakan tabung U lampu. Pada waktu pemanasan. Pada tabung terlihat bagian-bagian yang kosong antara gas yaitu ruang Faraday karena tegangan yang rendah. 2. Proses Mulai Pemanasan Tabung Lampu 6 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Penjelasan proses nyala lampu sodium tekanan rendah.Lampu Sodium Tekanan Rendah. Evaluasi 1. 3. Saat itu temperatur dalam tabung U masih rendah dan sodium masih mengumpul pada tonjolan-tonjolan sehingga perlu pemanasan melalui katoda (elektroda). Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi VIII. Keadaan Lampu Saat Pertama Dinyalakan Ketika mulai di-ON-kan. Penjelasan fungsi tonjolan-tonjolan yang terdapat pada tabung U. 4. Penjelasan proses nyala lampu sodium tekanan rendah Gambar 2. Penyebab lampu sodium tekanan rendah terbatas penggunaannya pada penerangan jalan dan tempat-tempat tertentu saja. Hasil: 1. Pemanasan dilakukan dengan ignitor (penyala) dengan tegangan tergantung dari ignitor tersebut dan biasanya berkisar dari 200 V hingga 6 kV.

5 menit kemudian warna merah muda tersebut berubah menjadi jingga.5 menit. Penyebab lampu sodium tekanan rendah terbatas penggunaannya pada penerangan jalan dan tempat-tempat tertentu saja. Pada waktu lampu berwarna jingga. 7 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . cairan sodium mulai menguap pada waktu 3. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi Gambar 4. Sementara itu cairan sodium masih tetap mengumpul pada tonjolan-tonjolan hingga suhu mencapai batas normal. Sensitifitas mata manusia (λ) ialah pada 555 nm. Lagipula efek pencahayaan dengan lampu sodium tekanan rendah ini cenderung mengubah warna dasar asli dari objek penglihatan. Tetapi kemampuan tembus cahaya pada kabut. laboratorium dan sejenisnya. Warna Lampu yang Dihasilkan Ketika Hidup Normal 2.Lampu Sodium Tekanan Rendah. Proses pemanasan tabung membutuhkan waktu hingga 4. kantor. Setelah cairan sodium semuanya menguap maka lampu mulai berubah warnanya menjadi kuning kemudian kuning terang hingga 4.5 menit. Lampu ini juga cocok untuk penerangan pabrik yang daerahnya mengandung asap yang tebal dan sebagainya yang mengganggu penglihatan. Warna kuning yang dihasilkan oleh lampu membuat lampu ini tidak dapat digunakan untuk jenis kegiatan yang membutuhkan ketelitian mata. dan hujan lebat sangat baik untuk warna kuning. karena jalan mengalami keadaan tersebut yang dapat mengganggu pengendara (pengguna jalan). Keadaan Ketika Suhu Tabung Mulai Panas Gas neon dapat memendarkan cahaya saat gas argon membara karena gas argon bekerja dengan tegangan yang lebih rendah dibandingkan dengan gas neon.5 menit. Sehingga cocok untuk penerangan jalan. Gambar 5. Selain untuk penerangan jalan dan pabrik industri juga dapat digunakan pada penerangan lorong-lorong dan terowongan. warna merah muda dihasilkan pada waktu 2. Sehingga tidak dapat digunakan pada penerangan seperti ruang belajar. angin debu. sedangkan warna kuning terletak pada 589 nm.

trafo untuk menyesuaikan tegangan kerja lampu dan kapasitor sebagai alat perbaikan faktor daya pada lampu karena lampu ini beban yang bersifat induktif. ignitor dan kapasitor dalam penyalaan. Pengumpulan tersebut dilakukan melalui tonjolan-tonjolan pada tabung. Fungsi tonjolan-tonjolan pada tabung U lampu Saat suhu tabung lampu dingin (lampu tidak hidup) maka sodium berubah menjadi cairan. Ignitor berfungsi sebagai penyala. Lampu ini mempunyai trafo.Lampu Sodium Tekanan Rendah. hujan lebat dan debu. Lampu ini mempunyai sensitifitas warna pada 589 nm (nanometer) sehingga tidak cocok untuk penerangan seperti ruang kerja kantor atau kelas. industri dan sejenisnya karena memiliki daya tembus yang tinggi untuk kabut. Kesimpulan • Lampu sodium tekanan rendah termasuk lampu hemat energi dengan cahayanya yang kuning. IX. gas argon dan gas neon. • • • 8 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Lebih cocok pada penerangan jalan.000 jam nyala. cairan ini perlu dikumpulkan agar tidak berpencar karena akan sulit nyala bila sudah berpencar. 4. Lampu ini jika pecah atau bocor tabungnya dapat terbakar (meledak) karena sodium bersifat mudah terbakar jika keluar dari tabung bertemu dengan udara. Memerlukan pemanasan ketika dihidupkan selama sekitar 4-5 menit. Tabung lampu dipasang dengan menggunakan armatur dan tertutup. Menggunakan bahan sodium. Lampu ini juga disebut lampu SOX. Mempunyai umur nyala yang lama mencapai 18. Sehingga perlu bahan tabung yang kuat. Posisi/kedudukan tabung lampu yang diperbolehkan untuk lampu sodium tekanan rendah Karena bentuk tabung lampu ini berbentuk U memanjang maka objek yang diterangi disesuaikan dengan lampu dengan disejajarkan. Menghasilkan ±200 lumen/watt. Ditemukan pada tahun 1920. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 3.

yaitu lampu sodium dengan tabung baur dengan kode SON dan SON-H kemudian lampu sodium tekanan tinggi dengan tabung jernih kode SON-T. II. Lampu sodium tekanan tinggi mempunyai usia kerja 24. Tujuan 1. amperemeter dan cos φ meter). New York. Lampu sodium tekanan tinggi terdiri dari sebuah tabung pijar yang diselubungi oleh sebuah tabung lagi sebagai pengaman. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi LAMPU SODIUM TEKANAN TINGGI (HIGH PRESSURE SODIUM LAMP) I. Lampu sodium tekanan tinggi merupakan pengembangan dari lampu sodium tekanan rendah. Lampu ini dikembangkan oleh General Electric pertama kali di Schenectady. 3. III. Nela Park dan Ohio. Mahasiswa dapat membedakan antara lampu sodium tekanan rendah dengan lampu sodium tekanan tinggi. Tabung pijar mempunyai tekanan tinggi untuk efisiensi yang tinggi. 2.000 jam nyala. Tabung pijar terbuat dari keramik aluminium oksida yang mana tahan terhadap efek korosi dari alkalis seperti sodium. 4. Lampu ini lebih efisien dibanding dengan lampu sodium tekanan rendah. Pada tahun 1964 pertama kalinya dipasarkan secara massal. Alat dan Bahan • • • • • • • • • Lampu sodium tekanan tinggi SON 250 Watt Transformator bocor Ignitor Kapasitor Voltmeter 0 – 500 V Amperemeter 0 – 5 A Armatur SON 250 Watt Cos φ meter Kabel penghubung 9 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .Lampu Sodium Tekanan Rendah. Zat sodium. Mahasiswa dapat menganalisa cara kerja lampu sodium tekanan tinggi. Mahasiswa dapat merangkai lampu sodium tekanan tinggi dengan alat ukur (voltmeter. Teori Singkat Lampu sodium tekanan tinggi ada dua jenis. Mahasiswa mengetahui dan memahami karakteristik dan spesifikasi lampu sodium tekanan tinggi. Lampu ini banyak digunakan untuk penerangan jalan. merkuri dan xenon selalu digunakan pada tabung pijar.

120 220 10. 225 220 Setelah dimatikan dan langsung dihidupkan lagi. 90 220 8. 180 220 14. 165 220 13. Prosedur Kerja 1. Buatlah rangkaian lampu sodium tekanan tinggi. 60 220 6. Gambar Rangkaian Gambar 6. 150 220 12. 135 220 11. Rangkaian Lampu Sodium Tekanan Tinggi V. Setelah lampu menyala normal matikan lampu tersebut dan kemudian hidupkan secepatnya kembali. 45 220 5. 3. 0 220 2. 0 220 10 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .Lampu Sodium Tekanan Rendah. Lalu catat apa yang terjadi. 15 220 3. 210 220 16. Hidupkan lampu dan amati proses terbangkitnya cahaya dengan interval waktu setiap 15 detik. 105 220 9. 1. 75 220 7. catat apa yang terjadi 17. 2. 195 220 15. 30 220 4. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi IV. Catat percobaan yang terjadi dalam tabel. Tabel percobaan: Waktu (detik) V (V) Pakai Kapasitor I (A) Cos φ Warna I (A) Tanpa Kapasitor Cos φ Warna No.

135 220 2. 150 220 2.57 .42 Lag 0.6 Lag 0.34 Jingga 5. I .32 = 181.44 Kuning Terang 12. 2.25 Lag 0.632 Watt Warna : Kuning Waktu 30 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.58 Ampere Cos φ Lag 0.52 Kuning Terang 3.44 Kuning Terang 16.46 Kuning Terang Setelah dimatikan dan langsung dihidupkan lagi. 11 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .15 Lag 0.3 Daya : P = V . 195 220 2.32 Daya : P = V .632 Watt Warna : Kuning 3.75 Lag 0. 165 220 2. 0. 210 220 2.565 Lag 0. 225 220 2. Analisa Data Pakai Kapasitor 20 µF 1.45 Lag 0.55 Lag 0.42 Kuning Terang 4.32 Kuning 4. 180 220 2.4 Kuning Terang 13.32 = 181. Cos φ = 220 .565 Lag 0.44 Kuning Terang 4 Lag 0.4 Kuning Terang 10.58 Lag 0.5 Lag 0. 15 220 2. VII.57 Lag 0.58 Lag 0.6 Tidak Nyala 0 Lead 0.35 Lag 0.24 Lag 0.57 Ampere Cos φ Lag 0.34 Jingga 6.34 Jingga 4.9 Lag 0.54 Kuning Terang 3.25 Lag 0. 60 220 2.3 = 169. I .5 Kuning Terang 3.36 Kuning Terang 9.62 Watt Warna : Merah Muda 2.4 Lag 0.1 Lag 0. 0.57 Lag 0.42 Kuning Terang 15.5 Lag 0.4 Lag 0.36 Kuning Terang 8.49 Kuning Terang 3.44 Kuning Terang 11. 2.32 Daya : P = V .58 Ampere Cos φ Lag 0. 2.38 Kuning 4. Cos φ = 220 . catat apa yang terjadi 17.3 Merah Muda 4.5 Lag 0.6 Lag 0. 0 220 2.4 Kuning Terang 14.56 Kuning Terang 3.55 Kuning Terang 3.34 Kuning 7. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. 75 220 2.56 Lag 0.26 Lag 0.Lampu Sodium Tekanan Rendah.58 .58 Lag 0. 0. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi VI. Cos φ = 220 .25 Lag 0.4 Kuning Terang 4. I . 45 220 2. 0 220 0 Lag 0.32 Kuning 4.58 . 120 220 2. 30 220 2.34 Merah Muda 3. 90 220 2. Waktu 15 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.2 Lag 0. 105 220 2.6 Tidak Nyala Waktu (detik) V (V) No. Hasil Praktikum Pakai Kapasitor Tanpa Kapasitor I I Cos φ Warna Cos φ Warna (A) (A) 1.48 Kuning Terang 3.45 Lag 0.36 Merah Muda 2.58 Kuning Terang 3.36 Kuning 4.38 Lag 0.

49 = 269. Waktu 135 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. 2. I . 2. 2.5 Ampere Cos φ Lag 0.336 Watt Warna : Kuning Waktu 60 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. I .006 Watt Warna : Kuning Terang Waktu 105 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. Cos φ = 220 .57 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . 2.4 Daya : P = V .5 .565 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .Lampu Sodium Tekanan Rendah. 0. 0.4 = 226. Cos φ = 220 .58 . 2.44 = 248. I . 0. 9.48 Daya : P = V .49 Daya : P = V . Cos φ = 220 .38 = 209 Watt Warna : Kuning Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. I .56 Ampere Cos φ Lag 0.336 Watt Warna : Kuning Terang 5.42 = 237.57 . Waktu 45 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.56 .36 = 204.292 Watt Warna : Kuning Terang Waktu 120 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. I .5 . 0.44 Daya : P = V . 10. Cos φ = 220 . 7. 0.5 Watt Warna : Kuning Terang 12 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . 6.38 Daya : P = V . 0. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 4. 2. Cos φ = 220 .48 = 270. 0.36 Daya : P = V .565 .565 .5 Ampere Cos φ Lag 0. I .58 Ampere Cos φ Lag 0.16 Watt Warna : Kuning Terang Waktu 90 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. 8. I . 2.42 Daya : P = V .565 Ampere Cos φ Lag 0.

0.56 = 293.45 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .55 = 290. 2.86 Watt Warna : Kuning Terang 17.54 Daya : P = V . 0. Cos φ = 220 . Waktu 210 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.496 Watt Warna : Kuning Terang 14.52 = 280. Waktu 225 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.Lampu Sodium Tekanan Rendah. 2. 0 . Cos φ = 220 . I . 2.54 = 287. I .38 Ampere Cos φ Lag 0.5 Ampere Cos φ Lag 0.6 Daya : P = V .56 Daya : P = V . Cos φ = 220 .5 .5 = 275 Watt Warna : Kuning Terang 12. Cos φ = 220 . 2.4 Watt Warna : Kuning Terang 15. Waktu 165 detik Tegangan 220 Volt Arus 2. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0 Ampere Cos φ Lead 0. Cos φ = 220 . Cos φ = 220 . 2. I . Waktu 195 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.58 Daya : P = V . Waktu 180 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.38 .35 Ampere Cos φ Lag 0.216 Watt Warna : Kuning Terang 16. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 11. I . Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 2.58 = 299.42 Ampere Cos φ Lag 0.52 Daya : P = V .42 . 2. I . 0.55 Daya : P = V . 0.4 Ampere Cos φ Lag 0.35 . 0. 0. 0.28 Watt Warna : Kuning Terang 13.45 .4 .6 = 0 Watt Warna : Tidak Nyala 13 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . I . I .5 Daya : P = V .

4. Waktu 15 detik Tegangan 220 Volt Arus 4.34 = 310.34 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0. Cos φ = 220 .25 Ampere Cos φ Lag 0. 4. Cos φ = 220 .Lampu Sodium Tekanan Rendah. 6. Cos φ = 220 . 4.25 .64 Watt Warna : Merah Muda 2.9 Watt Warna : Jingga Waktu 60 detik Tegangan 220 Volt Arus 4. I . 4.24 Ampere Cos φ Lag 0. 0.1 Ampere Cos φ Lag 0.36 Daya : P = V .34 = 317. 0. Cos φ = 220 . 0.34 = 317.648 Watt Warna : Merah Muda Pudar Waktu 30 detik Tegangan 220 Volt Arus 4. Cos φ = 220 . 0. I .36 Daya : P = V . 14 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .36 = 332.25 Ampere Cos φ Lag 0. I .26 . I . 7.2 .2 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 4.42 Watt Warna : Kuning Waktu 90 detik Tegangan 220 Volt Arus 4.24 . 4. I .152 Watt Warna : Jingga Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 4. 4.72 Watt Warna : Kuning Terang 3. 4. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi Tanpa Kapasitor: 1.34 Daya : P = V .15 Ampere Cos φ Lag 0. 4.34 Daya : P = V .34 Daya : P = V .36 = 324. I .1 .25 . Cos φ = 220 .26 Ampere Cos φ Lag 0.34 Daya : P = V .34 = 317. 0.15 .9 Watt Warna : Jingga Waktu 45 detik Tegangan 220 Volt Arus 4. I . 0.34 = 318. 5.

Cos φ = 220 .42 Daya : P = V .55 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 180 detik Tegangan 220 Volt Arus 3.36 = 316. 0.8 Watt Warna : Kuning Terang 13.6 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . 3. 4 .36 Daya : P = V . 10. I . 0.4 Daya : P = V .4 Watt Warna : Kuning Terang 14. Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 3. I .78 Watt Warna : Kuning Terang 15 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Waktu 165 detik Tegangan 220 Volt Arus 3. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 8.9 . 3.9 Ampere Cos φ Lag 0. I .8 Watt Warna : Kuning Terang Waktu 120 detik Tegangan 220 Volt Arus 3.4 = 343. Cos φ = 220 .4 = 312.55 .42 = 318. Waktu 105 detik Tegangan 220 Volt Arus 4 Ampere Cos φ Lag 0.4 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0. Waktu 195 detik Tegangan 220 Volt Arus 3. 3. 0. 0.75 . I . 3.45 . I .4 = 316.44 Daya : P = V .4 Daya : P = V .44 = 348. 0. Cos φ = 220 . Waktu 135 detik Tegangan 220 Volt Arus 3.75 Ampere Cos φ Lag 0.6 Ampere Cos φ Lag 0.45 Ampere Cos φ Lag 0. 3.44 = 363 Watt Warna : Kuning Terang 11.48 Watt Warna : Kuning Terang 12. 3. I .Lampu Sodium Tekanan Rendah.6 . Cos φ = 220 .44 Daya : P = V . 0. I . Cos φ = 220 .6 .2 Watt Warna : Kuning Terang 9.

25 Ampere Cos φ Lag 0. Penjelasan tentang posisi/kedudukan tabung lampu yang diperbolehkan untuk lampu ini.6 Daya : P = V . Hasil: 1.4 .46 Daya : P = V .44 Daya : P = V .46 = 328. Ketika lampu di-on-kan maka trafo menyesuaikan tegangan yang dibutuhkan lampu sementara itu ignitor mulai menyalakan lampu dengan mengirimkan sinyal tegangan tinggi dari trafo ke tabung nyala. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 15.44 = 329. Cos φ = 220 . Tabung nyala terbuat dari keramik aluminium oksida yang tahan terhadap korosi karena efek alkalis dari sodium. 3. Waktu 210 detik Tegangan 220 Volt Arus 3. Cos φ = 220 . 0.25 . xenon dan neon. Waktu 225 detik Tegangan 220 Volt Arus 3. Lampu ini mempunyai ignitor sebagai penyala awal. Evaluasi 1. I . Tabung nyala berisi sodium dengan tekanan tinggi dan ditambah dengan gas penunjang lainnya yaitu merkuri. 0.12 Watt Warna : Kuning Terang 16. Proses Penyalaan Lampu Sodium Tekanan Tinggi Gambar 7. Bagian-Bagian Lampu Sodium Tekanan Tinggi Lampu sodium tekanan tinggi terdiri dari tabung nyala yang diselubungi oleh sebuah tabung lagi sebagai pelindung. Cos φ = 220 . 2. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0 Ampere Cos φ Lead 0. 0.6 = 0 Watt Warna : Tidak Nyala VIII. 0 .Lampu Sodium Tekanan Rendah. Lampu mulai berwarna merah yang menandakan bahwa gas xenon dan neon yang bekerja. kemudian 16 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . 3. I . I .9 Watt Warna : Kuning Terang 17.4 Ampere Cos φ Lag 0. Penjelasan tentang proses nyala lampu sodium tekanan tinggi.

• • 17 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Jika tidak memakai kapasitor maka lampu tersebut mengakibatkan rugi daya. Lampu sodium tekanan tinggi lebih cocok digunakan pada penerangan jalan karena cahayanya mampu menembus kabut. hujan dan debu. Posisi / kedudukan lampu yang diperbolehkan untuk lampu sodium tekanan tinggi Lampu sodium tekanan tinggi yang dipasang sebagai lampu jalan menggunakan tiang. Sodium yang sudah dicampur dengan bahan lain membuat warna lampu menjadi kuning terang. Kemudian jika lampu terputus dari sumber listrik (listrik dipadamkan) dan kembali dinyalakan maka lampu ini tidak langsung dapat menyala seperti lampu sodium tekanan rendah karena suhu dan tekanan gas sodium di dalam tabung nyala masih sangat tinggi sehingga perlu didinginkan dulu. Kesimpulan • Lampu sodium tekanan tinggi lebih baik dibandingkan dengan lampu sodium tekanan rendah karena memiliki umur nyala lebih lama yaitu 24000 jam nyala. Untuk itu dipilih nilai kapasitor yang cocok untuk menjadikan nilai faktor dayanya mendekati atau menjadi 1. Lampu sodium tekanan tinggi membutuhkan kapasitor untuk perbaikan faktor dayanya karena bersifat induktif. Dari percobaan terlihat bahwa nilai kapasitor yang dipakai belum cocok untuk memperbaiki faktor dayanya. Ketika suhu lampu sudah mulai mendekati 240ºC sodium mulai menguap. lumen yang dihasilkan juga lebih besar. Kemudian memakai armatur SON. Hanya saja warnanya masih kuning. Tiang dipasang seperti tiang distribusi listrik. warna kuning tersebut timbul karena adanya gas bantu merkuri. IX. Posisi peletakan armatur dipasang menghadap ke bawah dengan sudut kira-kira 120º dari tiang. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi mulai memanaskan gas merkuri pada tabung nyala hingga warna lampu menjadi jingga ke kuning. Ukurannya juga lebih kecil. 2.Lampu Sodium Tekanan Rendah.

gas argon. Mahasiswa mengetahui dan memahami karakteristik dan spesifikasi lampu merkuri. II.Lampu Sodium Tekanan Rendah. Elektroda bantu terhubung dengan resistor karbon yang bernilai kira-kira 50 KΩ. Sedangkan lampu jenis tekanan tinggi ialah pengembangan dari tekanan rendah dengan ditemukannya bahan kaca kuarsa sebagai tabung nyala dan tekanan tinggi ini meningkatkan efisiensi dari lampu merkuri. Selain itu juga diberikan gas nitrogen untuk mendinginkan tabung gas. Lampu merkuri terdiri dari dua tabung. tabung nyala yang terbuat kaca kuarsa (quartz) dan tabung pelindung yang terbuat dari kaca borosilikat. Lampu merkuri lebih baik dibandingkan dengan lampu sodium tekanan tinggi karena warnanya. dan air raksa. 2. Pada tabung pelindung di permukaannya diberi posfor yang digunakan untuk mengubah warna yang tidak bisa dilihat mata menjadi terlihat sekaligus memperbaiki warnanya. yaitu dua elektroda utama dan satu elektroda bantu. Alat dan Bahan • • • • • • • • • Lampu HPL-N 125 Watt Merk Philips Armatur HGS 201/80-125 W 9111 639 30032 ta 15ºC 1 x HPL-N 125 W Kapasitor 12 µF 250 V dan 9 µF 250 V Transformator bocor Ignitor Cos φ meter Amperemeter 0 – 5 A Voltmeter 0 – 500 V Kabel penghubung 18 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Di dalam tabung nyala terdapat merkuri. yaitu jenis tekanan rendah dan tekanan tinggi. Lampu yang jenis tekanan rendah merupakan lampu merkuri pertama dengan kerja menguapkan zat merkuri di dalamnya. Mahasiswa mampu menyelidiki proses kerja lampu merkuri. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian lampu merkuri. Tetapi lampu merkuri kurang efisien dibanding lampu sodium tekanan tinggi. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi LAMPU MERKURI (MERCURY LAMP) I. Umur nyala lampu merkuri rata-rata 24000 jam nyala tetapi beberapa lampu merkuri juga ada yang mencapai 40 tahun. III. Beberapa dari jenis lampu merkuri tekanan tinggi menggunakan balast tersendiri (self ballasted). Teori Pendukung Lampu ini dibuat pertama kalinya pada tahun 1901. Tujuan 1. Lampu merkuri punya dua jenis. Kemudian pada lampu tersebut memiliki tiga elektroda. 3.

50 220 4. 17. 150 220 8. 218 220 19 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . 375 220 Setelah lampu nyala normal. 100 220 6. Gambar Rangkaian Gambar 8. 25 220 3. Catat apa yang terjadi. Prosedur Kerja 1. 225 220 11. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi IV. lalu dimatikan dan dihidupkan lagi. 300 220 14. Buatlah rangkaian lampu merkuri. 350 220 16. 0 220 18. 2. Catat perubahan yang terjadi dalam tabel percobaan. 200 220 10. Catat apa yang terjadi. 75 220 5. 3.Lampu Sodium Tekanan Rendah. 250 220 12. Hidupkan lampu dan amati proses terbangkitnya cahaya dengan interval waktu setiap 25 detik. matikan lampu tersebut dan kemudian hidupkan secepatnya kembali. Setelah lampu menyala normal. Tabel Percobaan: No Tanpa Kapasitor C 10 µF C 12 µF T V Warna (detik) (V) I (A) Cos φ I (A) Cos φ I (A) Cos φ 1. 275 220 13. 0 220 2. 125 220 7. 175 220 9. Rangkaian Lampu Merkuri V. 325 220 15.

3 Lag 0.16 Watt Warna : Ungu Waktu 50 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.99 Putih Terang 16.52 0.6 0.54 Lag 0.57 Lag 0.6 Ampere Cos φ Lag 0. 300 220 0.19 Lag 0.5 Lag 0.38 0.97 Putih Terang 10. Cos φ = 220 .99 Putih Terang VII.74 Putih 6.5 Lag 0.48 0.46 0.56 Lag 0.8 Watt Warna : Ungu 2.28 Lag 0.93 0.4 0.86 0.66 0.82 0. 0 220 0.1 Lead 0. Waktu 25 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.38 = 50.51 Lag 0. lalu dimatikan dan dihidupkan lagi.61 0.19 Lag 0.6 Ampere Cos φ Lag 0.93 0.3 Lag 0. 0. 350 220 0.99 Putih Terang 12. 218 220 0.9 Putih 8.6 .35 Lag 0. 75 220 0.5 Lag 0.99 Putih Terang 14. 0.48 0.72 Ungu 3. Cos φ = 220 . 250 220 0.46 Lag 0.97 Putih Terang 9.55 Lag 0. 200 220 0.38 Lag 0.32 Lag 0.25 Lag 0.6 . 325 220 0. 100 220 0.22 Lag 0.6 Lag 0.49 Lag 0. Analisa Data Tanpa Kapasitor 1. I . I . Cos φ = 220 .46 Lag 0. 50 220 0.84 0.3 Lag 0.72 Ungu 2.45 Lag 0.6 .6 Lag 0. 0.38 Daya : P = V . 150 220 0.53 Lag 0.46 Lag 0. 125 220 0. 0 220 0.99 Putih Terang 13.19 Lag 0.76 0.54 0.38 0. Hasil Praktikum No Tanpa Kapasitor C 10 µF C 12 µF T V Warna (detik) (V) I (A) Cos φ I (A) Cos φ I (A) Cos φ 1.47 Lag 0.99 Putih Terang 15.19 Lag 0.9 0.27 Lag 0.4 Lag 0. 25 220 0.4 = 52.52 0.46 0.38 = 50. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi VI.9 0.38 0.64 0.62 0.38 0.56 Lag 0. 375 220 0.71 Ungu Pudar 5.6 Lag 0.6 Lag 0.8 Putih 7.38 0. 0.6 Lag 0.7 Ungu Pudar 4.Lampu Sodium Tekanan Rendah.16 Watt Warna : Ungu Pudar 3.49 Lag 0. 0.48 0.48 Lag 0.38 Daya : P = V .12 Lead 0.67 0. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.56 Lag 0.53 Lag 0.99 Putih Terang 11.6 Ampere Cos φ Lag 0.42 Lag 0.46 0.96 Tidak Nyala 18.59 0. Catat apa yang terjadi.5 Lag 0. 0.19 Lag 0.5 0. 275 220 0.5 Lag 0.52 0. 175 220 0. 17.19 Lag 0.45 Lag 0.4 Daya : P = V .55 0.88 0. I .99 Putih Terang Setelah lampu nyala normal.38 0.44 0.57 Lag 0. 225 220 0. 20 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .56 Lag 0.4 Lag 0.48 Lag 0.12 Lead 0.19 Lag 0.

0. 0.4 Ampere Cos φ Lag 0. 0. I . 0. Cos φ = 220 . 0.38 Daya : P = V . 7. 6. I .Lampu Sodium Tekanan Rendah.52 Daya : P = V .16 Watt Warna : Ungu Pudar Waktu 100 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.38 = 40.49 Ampere Cos φ Lag 0. I . 0.38 . 0.52 = 43.4 .49 .6 . Cos φ = 220 . 0.38 Daya : P = V . Cos φ = 220 . I .24 Watt Warna : Putih Terang 5. I .16 Watt Warna : Putih Waktu 125 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0. 10. 0.48 = 42.6 Ampere Cos φ Lag 0.72 Watt Warna : Putih Terang Waktu 200 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.38 = 41.964 Watt Warna : Putih Waktu 175 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.4 Ampere Cos φ Lag 0.38 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .6 Ampere Cos φ Lag 0. 0.38 = 50. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 4.5 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . Waktu 225 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.38 = 50. 8.6 .8 Watt Warna : Putih Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .38 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0.44 = 38. 0.472 Watt Warna : Putih Terang 21 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . 9.4 .48 Daya : P = V .5 .38 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0. Cos φ = 220 .44 Daya : P = V .

Waktu 250 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0. Cos φ = 220 . Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 11.35 .62 Daya : P = V . I . 0.66 Daya : P = V .85 Watt Warna : Putih Terang 17. 0. I .67 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0.12 . Waktu 375 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.67 = 36.92 Watt Warna : Putih Terang 14.3 Ampere Cos φ Lag 0. I . Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 .9 = 23.35 Ampere Cos φ Lag 0.32 . 0.66 = 40.536 Watt Warna : Putih Terang 13.62 = 40.3 Ampere Cos φ Lag 0. 0.25 . I .656 Watt Warna : Putih Terang 16. I .25 Ampere Cos φ Lag 0. I . 0. Cos φ = 220 .76 Watt Warna : Tidak Nyala 22 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Cos φ = 220 .3 . I .35 Watt Warna : Putih Terang 12. Cos φ = 220 . 0.55 = 42.12 Ampere Cos φ Lead 0.28 .55 Daya : P = V .59 = 41.28 Ampere Cos φ Lag 0.9 Daya : P = V . 0. Cos φ = 220 . Waktu 350 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.3 . 0. Waktu 275 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Waktu 300 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.32 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 325 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.64 Daya : P = V .59 Daya : P = V . 0.Lampu Sodium Tekanan Rendah.24 Watt Warna : Putih Terang 15.64 = 42. 0. 0.

46 = 57.48 Daya : P = V . 23 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .Lampu Sodium Tekanan Rendah.56 .48 Daya : P = V .684 Watt Warna : Ungu Waktu 50 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0. 0.5 = 59. 0. I . 0. 3.57 . 6. 5.56 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .5 Ampere Cos φ Lag 0.136 Watt Warna : Ungu Pudar Waktu 100 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.5 .57 Ampere Cos φ Lag 0.46 = 57. Waktu 218 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.684 Watt Warna : Ungu Pudar Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.6 = 66 Watt Warna : Putih Terang Pakai Kapasitor 10 µF: 1. I . 0.48 = 59. Cos φ = 220 . I . Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 . I . 0.46 = 55. 0. 4.136 Watt Warna : Putih Waktu 125 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.56 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .46 Daya : P = V .57 .46 Daya : P = V .48 = 59. 0. I .54 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .56 . Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 18.66 Watt Warna : Ungu Waktu 25 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.46 Daya : P = V .54 . Cos φ = 220 .57 Ampere Cos φ Lag 0. 0.4 Watt Warna : Putih 2.55 Ampere Cos φ Lag 0. 0.6 Daya : P = V . I .55 . 0. Cos φ = 220 . I .5 Daya : P = V . 0.

256 Watt Warna : Putih Terang 12. 9. I .46 .48 Ampere Cos φ Lag 0. I .1 Watt Warna : Putih Terang 11. I . Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.61 Daya : P = V .53 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . 0.53 .76 = 80.5 . Cos φ = 220 . I .84 = 85. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 7. Cos φ = 220 .54 = 60. Waktu 225 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Waktu 275 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.48 . 0.51 Ampere Cos φ Lag 0.52 = 60.46 Ampere Cos φ Lag 0. 0.008 Watt Warna : Putih Terang 24 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .47 Ampere Cos φ Lag 0. 0. 10. 0.51 . Waktu 300 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.52 = 60.632 Watt Warna : Putih Waktu 175 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0. 0. Cos φ = 220 . Cos φ = 220 .84 Daya : P = V .82 Daya : P = V . I . Cos φ = 220 . 0.632 Watt Warna : Putih Terang Waktu 200 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.54 Daya : P = V .588 Watt Warna : Putih Terang 8.5 Ampere Cos φ Lag 0.52 Daya : P = V . 0.788 Watt Warna : Putih Terang 13. 0.52 Daya : P = V .53 Ampere Cos φ Lag 0.76 Daya : P = V . Waktu 250 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I . 0. Cos φ = 220 .53 .Lampu Sodium Tekanan Rendah.61 = 67. 0. I .82 = 84.47 .

93 = 114.14 Watt Warna : Putih Terang 15.552 Watt Warna : Tidak Nyala 18. 0.5 Ampere Cos φ Lag 0. 0.45 Ampere Cos φ Lag 0.9 = 91.12 .08 Watt Warna : Putih Terang 17.93 Daya : P = V .46 Ampere Cos φ Lag 0.72 Daya : P = V .12 Ampere Cos φ Lead 0.93 = 24. 0.576 Watt Warna : Putih Terang Pakai Kapasitor 12 µF: 1. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 25 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang .72 = 79. Cos φ = 220 . Cos φ = 220 . 0.2 Watt Warna : Ungu 2.72 = 79.93 Daya : P = V .9 Daya : P = V . 0. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 14. 0. 0. 0.45 Ampere Cos φ Lag 0.2 Watt Warna : Ungu Waktu 25 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .86 Daya : P = V .46 . Cos φ = 220 . 0.72 Daya : P = V . Cos φ = 220 . I .Lampu Sodium Tekanan Rendah. Waktu 350 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.88 = 87. Cos φ = 220 . Waktu 375 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I . Waktu 325 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.45 .56 . I . 0.5 .5 . 0. 0.45 .86 = 85. I . 0.88 Daya : P = V .56 Ampere Cos φ Lag 0.12 Watt Warna : Putih Terang 16. Cos φ = 220 . I .5 Ampere Cos φ Lag 0. I . 0. Cos φ = 220 . Waktu 218 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.

92 Watt Warna : Putih Waktu 150 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.22 . I .9 Daya : P = V . 0.22 Ampere Cos φ Lag 0. 0.8 Daya : P = V .Lampu Sodium Tekanan Rendah.3 Ampere Cos φ Lag 0. 7. 0. 0.27 Ampere Cos φ Lag 0.49 . 26 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . 6.49 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 . 8.42 Ampere Cos φ Lag 0. I .7 Daya : P = V . 5. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 3. I .46 Watt Warna : Ungu Pudar Waktu 75 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 9.948 Watt Warna : Putih Terang 4.888 Watt Warna : Putih Waktu 125 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .46 Ampere Cos φ Lag 0.27 .8 = 73.74 Daya : P = V .97 Daya : P = V .74 = 74.97 = 57. Cos φ = 220 . I . 0. 0. 0.3 .618 Watt Warna : Putih Terang Waktu 200 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0. 0.7 = 75.9 = 59. 0.71 Daya : P = V . Cos φ = 220 . 0. Cos φ = 220 .48 . I . 0.97 = 46. Cos φ = 220 . 0. 0. Waktu 50 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 . I .976 Watt Warna : Ungu Pudar Waktu 100 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.42 .48 Ampere Cos φ Lag 0.4 Watt Warna : Putih Waktu 175 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.71 = 74.97 Daya : P = V .46 . Cos φ = 220 .

I . Waktu 250 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Cos φ = 220 .99 Daya : P = V .19 . Waktu 225 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.19 Ampere Cos φ Lag 0.382 Watt Warna : Putih Terang 11. I .99 = 41. I .99 = 41. Cos φ = 220 .19 Ampere Cos φ Lag 0.19 Ampere Cos φ Lag 0. Cos φ = 220 .99 Daya : P = V .Lampu Sodium Tekanan Rendah.382 Watt Warna : Putih Terang 14. Waktu 325 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Waktu 300 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I . Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 10.19 .19 .19 . 0. 0.99 = 41. 0.382 Watt Warna : Putih Terang 15. Cos φ = 220 . Cos φ = 220 .382 Watt Warna : Putih Terang 13.382 Watt Warna : Putih Terang 12. 0.99 Daya : P = V . 0.19 Ampere Cos φ Lag 0.99 = 41.99 = 41. Cos φ = 220 .99 Daya : P = V .382 Watt Warna : Putih Terang 27 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . I .19 Ampere Cos φ Lag 0. 0. 0.382 Watt Warna : Putih Terang 16. Waktu 350 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .19 Ampere Cos φ Lag 0. Waktu 275 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. 0.99 Daya : P = V .99 = 41. 0.19 . 0. 0.99 Daya : P = V . 0.99 = 41.19 . Waktu 375 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. I .99 Daya : P = V .19 Ampere Cos φ Lag 0.19 . Cos φ = 220 . 0.

0.96 Daya : P = V . 0.Lampu Sodium Tekanan Rendah. I . Penjelasan tentang kegunaan lampu merkuri. I .56 Ampere Cos φ Lag 0. Bagian-Bagian Lampu Merkuri 28 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Penjelasan tentang proses nyala lampu merkuri. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi 17.99 = 121. 3. 0. Waktu 218 detik Tegangan 220 Volt Arus 0.1 .99 Daya : P = V . Cos φ = 220 . Hasil: 1.56 . Penjelasan tentang proses nyala lampu merkuri Gambar 9.1 Ampere Cos φ Lead 0. 0. Cos φ = 220 .968 Watt Warna : Putih Terang VIII.12 Watt Warna : Tidak Nyala 18. 2.96 = 21. 4. Waktu 0 detik Tegangan 220 Volt Arus 0. Penjelasan tentang posisi/kedudukan yang diperbolehkan untuk lampu merkuri. Penjelasan tentang hal yang terjadi pada percobaan untuk prosedur nomor 3. Evaluasi 1.

Penjelasan tentang posisi/kedudukan lampu merkuri Lampu merkuri dipasang dengan armatur. Setelah semua air raksa dan merkuri menjadi uap maka elektron mengalir melalui uap tersebut dengan kedua elektroda utama. Lampu merkuri terdiri dari tabung kaca kuarsa sebagai tabung nyala dan tabung kaca borosilikat sebagai pelindung. 3. bingkai. Elektroda bantu bekerja untuk • • 29 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Kesimpulan • Lampu merkuri dibuat pertama kali tahun 1901. gas argon. pelabuhan. gas nitrogen dan posfor. lapangan olahraga. bangunan yang tinggi. elektroda bantu mengalirkan arus yang kecil setelah dihambat oleh resistor kecil menuju elektroda utama melalui gas argon dengan mudah karena gas argon dapat mengalirkan elektron dengan mudah pada suhu yang dingin sekalipun. Termasuk lampu yang intensitas cahayanya tinggi.000 jam nyala. elektroda bantu. Dengan aliran elektron ini maka suhu tabung menjadi naik. pada tabung nyala elektroda utama dan elektroda bantu bekerja. Lampu merkuri menurut prinsip kerjanya ada dua jenis. Saat lampu diberi sumber listrik. tempat parkir. Zat posfor dapat mengubah cahaya ultraviolet (tidak bisa dilihat) menjadi warna yang bisa dilihat. lampu tidak akan menyala langsung. Lampu setelah dinyalakan selama 375 detik kemudian dimatikan dan dihidupkan secepatnya kembali. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi Lampu merkuri terdiri dari kaca borosilikat sebagai bahan tabung pelindung. Ini dikarenakan lampu ini merupakan lampu intensitas tinggi. yaitu jenis tekanan rendah dan tekanan tinggi. Sehingga uap merkuri tidak langsung dapat dialiri elektron. 4. dua elektroda utama. Pemasangannya diletakkan vertikal terhadap jalan. Untuk yang jenis menggunakan balast maka menggunakan armatur dilengkapi balas dan ada juga yang jenis tidak menggunakan balast biasanya dapat langsung dipasang ke fitting edison E27. 2. yaitu dua elektroda utama dan elektroda bantu yang diserikan dengan resistor karbon. terminal kereta api dan terminal antar kota antar provinsi. sedikit cairan air raksa. Penjelasan tentang yang terjadi pada percobaan untuk prosedur nomor 3. Umur nyala lampu ini rata-rata di atas 24. Dengan tidak perlu menunggu proses ulang dari awal lampu dapat nyala langsung dengan warna yang normal. IX. zat merkuri. sekat molybdenum. lapangan industri dan pabrik. kaca kuarsa sebagai bahan tabung nyala. Warna putih tersebut diperoleh dengan memasang zat posfor pada permukaan lapisan tabung. Setelah sekitar 220 detik arus elektron dapat mengalir pada kedua elektroda melalui uap merkuri tersebut karena suhu dan tekanan tabung agak rendah. stasiun pengisian bahan bakar umum. resistor karbon. Karena tekanan dan suhu pada tabung masih tinggi dan aliran elektron yang seharusnya mengalir terus menerus terhenti. Warna lampu merkuri ini cukup baik yaitu putih terang. Untuk tekanan tinggi ada yang memakai balast dan ada yang pada lampu tersebut memakai balast sendiri (self ballasted) sehingga tidak diperlukan balast tambahan.Lampu Sodium Tekanan Rendah. Mempunyai tiga elektroda. Lampu merkuri yang dipasang untuk daerah lapangan seperti penerangan jalan memakai tiang. Penjelasan tentang kegunaan lampu merkuri Lampu merkuri banyak digunakan pada penerangan jalan. dan kedua elektroda utama mulai mengalirkan elektron dengan menguapkan air raksa dan merkuri.

Nilai kapasitansi kapasitor juga harus sesuai dengan besarnya beban induktif (lag) sehingga tidak berubah menjadi beban kapasitif (lead). Lampu merkuri dengan daya 125 Watt pada percobaan ini dengan kapasitor bernilai 12 µF sudah cukup mendekati 1 nilai cos phi-nya. Lampu Sodium Tekanan Tinggi dan Lampu Merkuri >> Laporan Praktikum Teknik Iluminasi • penyalaan awal pada tabung dengan mengalirkan elektron melalui gas argon. Lampu merkuri termasuk jenis beban induktif sehingga jika tidak dipasang kapasitor akan terdapat rugi daya. Untuk lebih tepat lagi dipasang dengan kapasitor bernilai 12.99 dengan daya 121. Resistor berfungsi untuk membatasi arus yang lewat pada elektroda bantu. yaitu Lag 0. Kapasitor berguna dalam perbaikan faktor daya.Lampu Sodium Tekanan Rendah.9 Watt.5 µF. Tabung nyala berisi gas argon. cairan air raksa dan merkuri. 30 Teknik Elektro >> Fakultas Teknik >> Universitas Negeri Padang . Pada lampu ini juga terdapat gas nitrogen untuk mendinginkan lampu setelah dimatikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful