Profesionalisme dan Etika Humas

HUBUNGAN MASYARAKAT

SKOM4103 - Ratih Dian Saraswati – 28 Oktober 2012

Profesi, Profesional dan Profesionalisme
-

Profesi ialah suatu pekerjaan Profesional ialah pelakunya Profesionalisme suatu sikap atau idealisme Profesional adalah sesorang yg memiliki kemampuan teknis dan operasional yg diterapkan secara optimum dalam batas-batas etika profesi. “A Person Who Does Something With Great Skill”

Ciri-Ciri atau Karakteristik Menjadi Profesional (Ruslan, 2002)

1.

Memiliki skill atau kemampuan yg tidak dimiliki oleh orang umum lainnya.

2. 3.

Memiliki tanggung jawab profesi dan integritas pribadi. Memiliki jiwa pengabdian pada publik atau masyarakat dan dg penuh dedikasi.

4.

Menjadi salah satu anggota profesi akan sangat membantu.

A. Karakteristik atau Ciri-Ciri Profesi

1. 2. 3.

Memiliki body of knowledge. Memiliki kode etik profesi. Adanya kontrol akses yg tertutup bagi orang yg ingin memasukinya.  seleksi

B. Tantangan dalam Profesi humas

1.

Masih sedikit organisasi yg memberi posisi humas di tingkat korporat.

2.

Evaluasi manajemen (eksekutif) puncak terhadap kerja humas yg masih buruk.

3.

Diragukannya pendidikan humas dalam menyiapkan atau mendukung humas yg strategis.

Organisasi Profesi
Organisasi profesi merupakan suatu wadah para profesional di dalam mengembangkan dan mengadakan suatu studi profesi. Terbentuknya organisasi profesi menunjukkan adanya komitmen dari para profesionalnya untuk semakin mengukuhkan jati diri.

A. Organisasi Profesi Humas

1.

Organisasi yg menghimpun para praktisi humas secara umum.

2.

Organisasi yg menghimpun perusahaan humas (konsultan humas).

3.

Organisasi yg menghimpun para praktisi humas yg dibedakan berdasarkan jenis perusahaannya.

B. 1.PERHUMAS

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 15 Desember 1972, dg tujuan:
1.

Meningkatkan perkembangan dan ketrampilan profesional hubungan masyarakat di Indonesia.

2.

Memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai hubungan

masyarakat.
3. 4.

Meningkatkan kontak dan pertukan pengalaman di antara para anggotanya. Menyelenggarakan hubungan dg organisasi-organisasi serumpun dg bidang hubungan masyarakat, di dalam maupun di luar negeri.

Kegiatan PERHUMAS:
1.

Menjalin kerjasama dg beberapa perguruan tinggi untuk mengembangkan pendidikan humas.

2.

Menjalin kerjasama dg perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga.

3.
4. 5. 6. 7.

Menerbitkan jurnal PERHUMAS.
Menyelenggarakan pertemuan tiap tahun. Menyelenggarakan serangkaian seminar dan lokakarya. Menyelenggarakan Lomba Penerbitan Majalah Ing Griya. Menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS).

www. perhumas.or.id

B. 2. APPRI
Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia berdiri pada tanggal 10 April 1987 di Jakarta:
1.

Menghimpun, membina dan megarahkan potensi perusahaan publik relations nasional berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

2.

Mewujudkan fungsi publik relations yg sehat, jujur dan bertanggung jawab
sesuai kode etik profesi.

3. 4.

Mengembangkan dan memajukan kepentingan asosiasi. Memberikan informasi kepada klien dan akan bertindak untuk klien menurut kemampuan profesionalnya.

5. 6.

Menjadi forum koordinasi praktik public relations. Merupakan media bagi masyrakat umum untuk mengetahui mengenai pengalaman dan kualifikasi para anggotanya.

7.

Membantu mengembangkan kepercayaan umum atas jasa public relations.

C. Organisasi Profesi Humas di Luar Negeri
1. 2. 3.

PRSA di Amerika IPR di Inggris IPRA

Etika dan Kode Etik Kehumasan
Dengan adanya kode etik, maka profesi humas akan secara terbuka dapat dinilai oleh masyarakat sehingga para profesionalnya bisa mempertanggungjawabkan apa yg telah dikerjakannya.

A. Etika

Etika (Ruslan, 1995)
1. Etika deskriptif 2. Etika normatif

• Suatu sistem nilai tentang bagaimana menjalankan hidup dg membedakan antara yg baik dg yg buruk selaku

individu dan anggota masyarakat.

• Tradisi kepercayaan dalam agama

Moral (Kraf, 1991)

atau kebudayaan tentang perilakuyg
baik dan yg buruk.

B. Kode Etik humas
Hal-hal yg diatur dalam Kode Etik Profesi Humas:
1. 2. 3.

Sikap dan perilaku yg bermoral tinggi. Integrasi pribadi. Hal yg diperbolehkan dan yg dilarang atau hak dan kewajiban sebagai praktisi humas.

Sukses semuanya di Ujian ya!^^

15

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful