Postcombustion Control—Selective Catalytic Reduction Systems

Gilar Saparenggana 091724013 4_TPTL

Postcombustion Control—Selective Catalytic Reduction Systems
merupakan control terhadap gas Nitrogen Oxides (Nox) pasca pembakaran dengan menggunakan sistem Selective Catalytic Reduction (SCR)

10/29/2012

Gilar Saparenggana

2

Di dalam sistem SCR, penguapan amoniak di injeksikan ke dalam sistem aliran gas buang, yang mana sebagai pengurang adanya Katalis, dan juga untuk mengurangi emisi sampai 95 %. Reagent Amonia (NH3) bereaksi dengan membentuk nitrogen dan air. Reksi stoikiometrinya sekitar 1,0 (mol dari Amonia (NH3) per mol dari NOx yang berkurang).

10/29/2012

Gilar Saparenggana

3

Amonia Di desain nilainya berkisar 2-10 ppm. Dengan desain yang memadai ini sistem SCR dapat di instal atau di pasangkan di plant baru ke PC, CFB, atau terhadap sistem pembakaran pada unit turbin dengan menggunakan bahan bakar batu bara, fuel, atau gas alam dengan efek yang sangat kecil di dalam peralatan plant.

10/29/2012

Gilar Saparenggana

4

Reagen Amonia Anhidrat (NH3)
reagen amonia anhidrat (NH3) adalah senyawa yang terbentuk oleh kombinasi dari dua unsur yaitu unsur-unsur gas nitrogen dan hidrogen, yang mana dalam reaksi eksotermik sebagai amoniak dan NOx membentuk Nitrogen dan uap air.

10/29/2012

Gilar Saparenggana

5

Proses Reaksi
4NO + 4 NH 3 + O 2 → 4 N 2 + 6 H 2 O ........... 14-3 2 NO 2 + 4 NH 3 + O 2 → 3 N 2 + 6 H 2 O ........ 14-4 Dengan reaksi sekunder yang lainnya: 2 SO 2 + O 2 → 2 SO 3 .................................... 14-5 2 NH 3 + SO 3 + H 2 O → (NH 4) 2 SO 4 ............. 14-6 NH 3 + SO 3 + H 2 O → NH 4 HSO 4 ................. 14-7

10/29/2012

Gilar Saparenggana

6

Reaksi berpotensi adalah oksidasi S02 untuk S03 (Reaksi 14-5) dan potensi selanjutnya reaksi S0 3 dengan amonia yang tidak bereaksi untuk membentuk amonium bisulfat (Reaksi 14-6). Konversi dari S0 2 sampai S0 3 sangat meningkat pada suhu di atas kira-kira 700 ° F. Oleh karena itu, untuk aplikasi yang menggunakan bahan bakar yang mengandung sulfur, injeksi amonia (operasi SCR) harus terbatas pada suhu di bawah 660-700 ° F.

10/29/2012

Gilar Saparenggana

7

TERIMA KASIH

10/29/2012

Gilar Saparenggana

8

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful