You are on page 1of 7

INTISARI PERCOBAAN

Jika sebuah gas diletakkan didalam tabung kemudian arus listrik dialirkan kedalam tabung, maka gas akan memancarkan cahaya. Cahaya yang dipancarkan oleh setiap gas berbeda-beda dan merupakan karakteristik dari gas tersebut dan cahaya dipancarkan dalam bentuk spektrum garis dan bukan spektrum yang kontinu. Pada praktikum Deret Balmer ini akan ditentukan nilai panjang gelombang H α , H β, dan H γ dari besarnya pita spektrum yang dihasilkan. Pita spektrum ini diukur dari terang pusat setelah lampu dinyalakan atau oleh spektrum penguraian cahaya dari lampu Balmer yang berisi molekul H2O yang teurai menjadi H dan OH oleh Discharge dan rekombinasi dengan bantuan katalis untuk menjaga kekontinuan “water circuit” dalam tube. Dari hasil pengamatan akan diketahui bahwa spektrum emisi dari atom Hidrogen ini berupa spektrum garis.

DERET BALMER (K-1)

Pada gambar dibawah ditunjukkan beberapa contoh spektrum gas emisi dari beberapa atom. Jika sinar tersebut dilewatkan pada prisma atau kisi difraksi. Tujuan Percobaan 1. 1. Adanya spektrum menunjukkan adanya tingkat energi. Sebagian besar spektrum tidak terlihat oleh mata karena berada pada daerah inframerah atau ultraviolet. Warna yang dapat terlihat merupakan sebagian kecil dari spektrum emisi hidrogen. Menentukan panjang gelombang Hα (merah). Kedua spektrum kontinu dan spekrum garis yang disebut diatas merupakan spektrum emisi. sinar akan terpecah menjadi beberapa warna. II. • Spektrum Emisi dan Absorpsi Setiap zat bila dipanaskan atau dieksitasi dengan medan listrik dapat memberikan spektrum yang khas dengan memancarkan energi radiasi. Atom dalam keadaan tereksitasi dapat memancarkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu yang menghasilkan spektrum garis. Spektrum garis merupakan sifat yang khas dari atom. maka tabung akan menghasilkan warna merah muda yang terang. Spektrum yang didapatkan dengan cara ini disebut dengan spektrum emisi.I. Hβ (hijau kebiru-biruan) dan Hγ (biru). Matahari memancarkan cahaya dari semua warna yang menghasilkan spektrum kontinu. Spektrum Emisi . Jika kita melewatkan tegangan tinggi (missal 5000 volt). Teori Dasar Tabung sinar hidrogen adalah suatu tabung tipis yang berisi gas hidrogen pada tekanan rendah dengan elektroda pada tiap-tiap ujungnya.

Terjadi karena penyerapan panjang gelombang tertentu oleh suatu zat terhadap radiasi gelombang elektromagnetik yang memiliki spektrum kontinu. c. . zat cair. b. Bila radiasi gelombang elektromagnetik yang mempunyai spektrum kontinu. Spektrum garis .Dihasilkan oleh gas dalam keadaan molekuler (contoh: gas H2. . sesuai dengan panjang gelombang yang diserap oleh atom tersebut. O2. Spektrum kontinu . .Terdiri dari sederetan garis-garis hitam pada spektrum kontinu (contoh : spektrum matahari). Spektrum garis absorpsi yang terjadi dengan latar belakang spektrum terang ditumpangi oleh garis gelap.Dihasilkan oleh zat padat. Spektrum pita .Spektrum kontinu terdiri atas cahaya dengan semua panjang gelombang.• Dihasilkan dari zat yang memancarkan gelombang elektromagnetik • Dapat diamati dengan spektroskop • Ada 3 jenis : a.Dihasilkan oleh gas-gas bertekanan rendah yang dipanaskan. dan gas yang berpijar. Selain itu spektrum absorpsi juga didapatkan jka radiasi kontinu melewati uap atom. Berkas sinar yang diteruskan menunjukkan ada panjang gelombang tertentu yang diserap oleh uap atom ketika elektron tereksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi. . akan dihasilkan spektrum Absorpsi. tetapi jika dicermati akan tampak garis-garis gelap terang yang disebut garis-garis Fanhoufer. Spektrum Absorpsi . Hal ini disebabkan cahaya putih dari bagian inti matahari diserap oleh atom-atom atau molekul-molekul gas dalam atmosfer matahari maupun atmosfer bumi. Spektrum matahari tampak seperti spektrum kontinu. N2 dan CO). 2. misalkan cahaya putih dilewatkan melalui suatu zat yang dapat menyerap cahaya dengan panjang gelombang tertentu. walaupun dengan intensitas yang berbeda.Terdiri dari garis-garis cahaya monokromatik dengan panjang gelombang tertentu yang merupakan karakteristik dari unsur yang menghasilkan spektrum tersebut.Spektrum yang dihasilkan berupa kelompok-kelompok garis yang sangat rapat sehingga membentuk pita-pita. .

097 x 107 m-1) n1 dan n2 = bilangan kuantum utama • Spektrum Atom Atom hidrogen memiliki struktur paling sederhana dan spektrum yang dihasilkan oleh atom hidrogen merupakan spektrum paling sederhana . Molekul-molekul gas hidrogen terurai menjadi atom-atom hidrogen dan memancarkan energi foton atau cahaya. Niels Bohr menyusun model atom hidrogen seperti model atom Rutherford tetapi dengan memasukkan teori kuantum untuk menyempurnakan kelemahan teori atom Rutherford. yaitu: • Postulat 1 Elektron-elektron yang mengelilingi inti mempunyai lintasan tertentu yang disebut lintasan stasioner dan tidak memancarkan energi. Untuk menghasilkan spektrum atom hidrogen digunakan gas hidrogen yang disimpan dalam tabung dengan tekanan yang sangat rendah. Teori atom Bohr berdasarkan dua postulat. Dalam gerakannya elektron mempunyai momentum angular sebesar: mvr = n • Postulat 2 h 2π . Dilayar akan tampak spektrum cahaya atom hidrogen tersebut. spektrum hidrogen dijadikan prototipe untuk mempelajari spektrum atom yang lebih rumit. cahaya yang keluar dari prisma ditangkap oleh layar. Perkembangan teori selanjutnya tentang atom hidrogen dikemukakan oleh Niels Bohr. dan dikenal sebagai teori atom Bohr. Beda potensial diberikan kepada ujung-ujung tabung tersebut. deret spektrum tersebut memenuhi persamaan :  1 1 1  = R 2 − 2  λ  n1 n2  Dengan : λ = panjang gelombang dari gelombang elektromagnetik R = tetapan Rydberg (1. Cahaya tersebut dilewatkan ke dalam celah sempit dan diteruskan melewati prisma.Garis spektrum atom hidrogen telah diketahui dengan pasti. Oleh karena itu.

- Dalam setiap lintasannya elektron mempunyai tingkat energi tertentu (makin dekat dengan inti tingkat energinya makin kecil dan tingkat energi paling kecil n = Bila elektron pindah dari kulit luar ke dalam maka akan memancarkan energi berupa foton.1). “H-gamma” dan seterusnya. Cahaya yang dipancarkan oleh setiap gas berbeda-beda dan merupakan karakteristik gas tersebut. spektrum garis atomik dapat digunakan untuk menguji kebenaran dari sebuah model atom. deret ini disebut deret Balmer. Spektrum garis membentuk suatu deretan warna cahaya dengan panjang gelombang berbeda. Seorang guru matematika Swiss bernama Balmer menyatakan deret untuk gas hidrogen sebagai persamaan berikut ini. “H-beta”. Kenyataan bahwa gas memancarkan cahaya dalam bentuk spektrum garis diyakini berkaitan erat dengan struktur atom. dengan panjang gelombang lebih panjang dari 400 nm. Cahaya dipancarkan dalam bentuk spektrum garis dan bukan spektrum yang kontinu. 5. 4. Dengan demikian. Dan panjang gelombang yang diserap pada spektrum tersebut ternyata mengikuti rumus : 1 1 1  = R − 2  .. selanjutnya. gas akan memancarkan cahaya. Sebaliknya bila dari kulit dalam ke luar akan menyerap energi. dan setelah itu sinar tersebut dilewatkan pada prisma untuk selanjutnya ditangkap oleh layar. dimana H adalah unsur Hidrogen. Johann Balmer melewatkan sinar putih pada gas atom-atom hidrogen. deret panjang gelombang ini ternyata mempunyai pola tertentu yang dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan matematis. λ 4 n  n = 3. Pada layar diperoleh spektrum serapan. Untuk gas hidrogen yang merupakan atom yang paling sederhana. Empat dari garis Balmer merupakan bagian dari spektrum garis yang terlihat. . c λ Garis Balmer secara historis disebut sebagai “H-alpha”. Atau dapat dirumuskan : EB − E A = hf = h • Percobaan Balmer Jika sebuah gas diletakkan didalam tabung kemudian arus listrik dialirkan dalam tabung. ….

mengukur pita Memvariasikan jarak kisi ke layar (24 variasi). c. Balmer lamp Balmer lamp. b. Prosedur Percobaan : spektrum biru. melakukan prosedur 2. Balmer melewatkan sinar putih pada gas atom-atom hidrogen dan setelah itu sinar tersebut dilewatkan pada prisma untuk selanjutnya ditangkap oleh layar. . V. Setelah lampu dinyalakan. power supply unit Bench top clamp Small optical bench Leybold multiclamps 6 buah Adjustable slit Spring clamp holder Copy of the Rowland grating Lens f = 50 mm Lens f = 100 mm Translucent screen Meyusun peralatan optis seperti pada gambar. IV. H-alpha adalah garis penting yang digunakan dalam astronomi untuk mendeteksi keberadaan Hidrogen. biru-hijau dan merah dari terang pusat. Hipotesis Dalam praktikum ini kita akan mengamati panjang gelombang untuk masing-masing spektrum cahaya. Kerangka Pemikiran Spektrum garis membentuk suatu deretan warna cahaya dengan panjang gelombang berbeda. III. dimana gas hidrogen di eksitasi dengan pemanasan yang tinggi atau dengan lucutan listrik. Spektrum ini dihasilkan pada proses eksitasi. menunggu sekitar 1-2 menit. Dan dari hasil pengamatan kita dapat melihat bahwa spektrum emisi dari atom hidrogen berupa spektrum garis. Metode Eksperimen Alat dan Bahan Percobaan : • • • • • • • • • • • a.Bagian dari deret Balmer dapat dilihat pada spektrum cahaya matahari.

chemistry.org/materi_kimia/struktur_atom_dan_ikatan/sifat_dasar_atom/s pektrum-emisi-atom-hidrogen/ 3. www.wordpress. Petunjuk Praktikum Fisika Eksperimen IIA.com 2. Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran. http://www.com/tag/deret-balmer/ . http://aktifisika.google. 2008. 4.Daftar pustaka 1. Laboratorium Fisika Lanjutan. Jatinangor.