You are on page 1of 12

Stabilisasi Tanah dalam Perkerasan Jalan

Maulfi Alfansuri Mohammad Fikri Makarim Putri Marastuti

Berbgaia Jenis Perkerasan di Indonesia  Perkerasan   Kaku Struktur umum Pondasi Bawah  Bahan Berbutir  Stabilisasi beton kurus giling padat  Lapisan Pemecah ikatan Pondasi bawah dan plat .

 Beton Semen  Lama beton mengeras  Bahan pembuat    Beton Tulangan Kekuatan beton  Sambungan  Tujuan sambungan  Jenis sambungan .

PI < 4 %) Bagian bagiannya  Fungsi lapis permukaan  Bahan lapis permukaan . Perkerasan Lentur   Struktur Tanah Dasar  Kekuatan  Pengecekan kekuatan dengan CBR  Lapisan pondasi bawah   Lapisan pondasi  Fungsi lapis pondasi bawah Fungsi lapis pondasi  Syarat bahan lapis pondasi   Lapis Permukaan  (CBR > 50 %.

sehingga tanah mempunyai struktur dan kekuatan yang diinginkan untuk pembuatan jalan.atau juga merupakan usaha untuk memperbaiki atau merubah sifat-sifat teknis tanah tertentu. .Pengertian Stabilisasi Tanah  Stabilisasi tanah adalah proses penambahan bahan kedalam tanah untuk memperbaiki sifat-sifat teknis tanah.

Tanah liat biasa (clay)  .Jenis-jenis Tanah - Tanah Liat Koloidal (Colloid)  .Pasir Kasar (Coarse sand)  .Pasir halus (fine sand)  .Kerikil (gravel) .Tanah lumpur (silt)  .

Pekerjaan Tanah Dasar Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengerjaan tanah dasar.  Kestabilan Volum Tanah  Pengendalian Air  Pengecekan Parameter Desain Perkerasan Jenis Tanah  Tanah Asli  Tanah Timbunan yang Dipadatkan .

Pengujian Tanah  Daya    Dukung CBR dan DCPT Plate loading test Triaxial Sand Cone Method Water Balloon Method Ultrasound Method  Kepadatan    .

stabilitas dapat terdiri dari salah satu tindakan sebagai berikut: 1. menurunkan muka air tanah (dewatering). mengganti tanah-tanah yang buruk. dan 5. 2. 3. menambah material yang tidak aktif sehingga mempertinggi kohesi atau tahanan geser. menambah material untuk menyebabkan perubahan-perubahan kimiawi dan fisik dari material tanah. . menambah kerapatan tanah. 4.Tipe-tipe Stabilisasi       Menurut Bowles (1986).

Menggali tanah buruk dan diganti dengan material dari tempat lain. Stabilisasi Mekanik yaitu. .Mencampur dua tanah bergradasi berbeda agar memenuhi syarat tertentu. ataupun juga dengan penyusunan ulang partikel tanah (penambahan atau penyingkiran partikel tanah). . .1. .Material yang dicampur ini dihamparkan dan dipadatkan.

Stabilisasi dengan bahan tambahan (kimiawi) yaitu. . kemudahan-dikerjakan. dan lain-lain. semen Portland. tekstur. seperti kekuatan. menggunakan bahan olahan yang ditambahkan ke dalam tanah dengan perbandingan yang tepat untuk memperbaiki sifat-sifat teknis tanah. abu-terbang (fly-ash).2. dan plastisitas. Contoh bahan tambahan adalah: kapur. aspal (bitumen).

Sekian Terimakasih .