You are on page 1of 13

TUGAS MAKALAH

Dikumpulkan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Disusun oleh :

Topaz Adi Putra Merina Sekar Putri Satriani Muhammad Rizaldy Rima Yuniar Rani Putriani

107401752 108400442 108400443 108400453 108400538

Institut Manajemen Telkom 2011/2012

kaya. memberi pekerjaan pada masyarakat 2. Sosial. Keuangan. Latar Belakang Harapan untuk diterima di dunia kerja tentunya tidaklah keliru. Sedangkan pengangguran adalah salah satu permasalahan pembangunan yang sangat kritis khususnya di negara Indonesia termasuk di daerah-daerah di pelosok nusantara.1. seringkali usaha mandiri ini mendatangkan berkah bagi orang lain yang direkrut sebagai karyawan ataupun buruh pada usaha yang dirintisnya. untuk menjadi mandiri. Pemenuhan diri.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Namun itu saja tidak cukup. Oleh sebab itu semua pihak harus berpikir dan mewujudkan karya nyata dalam mengatasi kesenjangan antara lapangan kerja dengan lulusan institusi pendidikan. menengah maupun pendidikan tinggi. Pelayanan. keberanian tanpa disertai perhitungan dan . Kesenjangan ini merupakan penyebab utama peningkatan angka pengangguran. Ada beberapa alasan seseorang tertarik untuk berwirausaha adalah sebagai berikut: 1. untuk memperoleh gengsi/status untuk dapat dikenal. Selain menjadi solusi bagi dirinya. Rasa takut yang berlebihan akan kegagalan dan kerugian seringkali menghantui jiwa seseorang ketika akan memulai usahanya. lebih produktif dan untuk menggunakan kemampuan pribadi. namun tidak dapat dipungkiri bahwa kesempatan kerja pun sangat terbatas dan tidak berbanding linear dengan lulusan lembaga pendidikan baik dasar. Semua alasan itu yang mendorong seseorang untuk melakukan terobosan dan memilih berwirausaha. untuk mencari nafkah. dihormati dan bertemu orang banyak 1. Salah satu solusi untuk mengatasi pengangguran adalah dengan mencetak lulusan lembaga pendidikan yang memiliki potensi untuk mengembangkan keterampilannya menjadi usaha mandiri. Keberanian untuk memulai merupakan modal utama yang harus dimiliki seseorang untuk terjun dalam dunia usaha. pendapatan tambahan 2. Namun demikian pada prakteknya tidaklah mudah memulai suatu usaha.

kegunaan. . Bab 3. Kegunaan 1. Mengetahui ciri dari seseorang yang memiliki jiwa wirausaha. Bab 2. Pendahuluan Berisi mengenai latar belakang. dan sistematika penulisan. 2. Apa saja yang mencirikan seseorang memiliki jiwa wirausaha? Tujuan 1. Kesimpulan dan saran Berisi mengenai kesimpulan dari makalah serta saran untuk penulisan makalah selanjutnya. penulis tertarik untuk mengangkat suatu tema kewirausahaan yang berjudul “Menumbuhkan Jiwa dan Kompetensi Kewirausahaan. Bab 1. tujuan. Pembahasan Berisi mengenai bahasan dari masalah yang diangkat dalam makalah. 3. permasalahan. 2. Sistematika Penulisan 1.kemampuan berwirausaha seringkali menjerumuskan kita ke dalam situasi kegagalan yang berkepanjangan. Mengetahui cara menumbuhkan jiwa dan kompetensi kewirausahaan. 2.” Permasalahan 1. Bagi akademisi diharapkan dapat menjadi bahan masukkan untuk penulisan selanjutnya. Bagaimana cara menumbuhkan jiwa dan kompetensi kewirausahaan? 2. Bagi penulis diharapkan dapat menjadi pendorong untuk menumbuhkan jiwa dan kompetensi kewirausahaan. Berdasarkan latar belakang tersebut.

2. Landasan Teori 2. sedangkan inovasi merupakan kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baru dan berbeda. Kepercayaan diri akan mempengaruhi gagasan. yang bersifat internal.1. kreativitas. Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang. (2002).2003:13) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar.2. . Perbaikan produk barang dan jasa yang ada 4. Penemuan pengetahuan ilmiah baru 3. Pengembangan teknologi baru 2. inisiatif. Percaya diri (self confidence) Merupakan paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan. Jadi kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang baru dan berbeda. Jiwa dan Sikap Kewirausahaan Meredith et al. kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dan Hakikat Kewirausahaan Kewirausahaan (Suryana.BAB II PEMBAHASAN 2. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melalui berfikir kreatif dan inovatif. melaksanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. mengemukakan nilai hakiki penting dari wirausaha adalah: 1.. Suryana (2003:) mengatakan bahwa kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda melalui : 1. karsa. sangat relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai. Penemuan cara-cara baru untuk menghasilkan barang lebih banyak dengan sumber daya lebih efisien Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan menemukan peluang.

semangat kerja. kegairahan berkarya. Pada situasi ini ada dua alternatif yang harus dipilih yaitu alternatif yang mengangung risiko dan alternatif yang konservatif . Ia selalu menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berbeda sehingga ia menjadi . Keberanian mengambil risiko Wirausaha adalah orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang. 3. Kesediaan untuk menggunakan kemampuan dalam mencari peluang dan kemungkinan untuk memperoleh keuntungan c.keberanian. Daya tarik setiap alternatif b. adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi. Berorientasi tugas dan hasil Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil. Keyakinan pada diri sendiri b. tanggap. bergairah dan semangat berprestasi. Kunci keberhasilan dalam bisnis adalah untuk memahami diri sendiri. berpikir kritis. kepeloporan. Oleh karena itu wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang mandiri dan percaya diri. Kepemimpinan Seorang wirausaha harus memiliki sifat kepemimpinan. berorientasi pada laba. ketekunan. 2. Wirausaha menghindari situasi risiko yang rendah karena tidak ada tantangan dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena ingin berhasil. Kemungkinan relatif untuk sukses atau gagal Selanjutnya kemampuan untuk mengambil risiko tergantung dari : a. ketekunan dan kerja keras. keteladanan. Kesediaan untuk rugi c. Perilaku inisiatif biasanya diperoleh melalui pelatihan dan pengalaman bertahun-tahun dan pengembangannya diperoleh dengan cara disiplin diri. Pilihan terhadap risiko tergantung pada : a. Kemampuan untuk menilai situasi risiko secara realities 4. Dalam kewirausahaan peluang hanya diperoleh apabila ada inisiatif.

Satisfiction in facing and attacking problems and in resolving confusion or inconsistency. memiliki keyakinan atas penilaian dirinya dan teguh pendirian d. Menurut Everett E. jalan menuju wirausaha sukses adalah : .bekerjasama . Creative imagination. Berorientasi ke masa depan Wirausaha harus memiliki perspektif dan pandangan ke masa depan. Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini. 5. Openness to experience. selalu memiliki kepuasan dalam menghadapi dan memecahkan persoalan e. Hagen ciri-ciri innovational personality sebagai berikut : a.mau kerja keras . terbuka terhadap pengalaman b. 6. Selalu menuangkan imajinasi dalaam pekerjaannya c. Confidence and content in one‟s own evaluation. Has a duty or responsibility to achieve. Keorisinilan : Kreativitas dan Inovasi Wirausaha yang inovatif adalah orang yang memiliki ciri-ciri : a.pelopor baik dalam proses produksi maupun pemasaran. memiliki tugas dan rasa tanggung jawab untuk berprestasi f. Inteigence and energetic. Dan selalu memanfaatkan perbedaan sebagai suatu yang menambah nilai. memiliki kemampuan untuk bekerja dengan penuh imajinasi c. Selalu ingin tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan Kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berpikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru. kuncinya adalah dengan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari yang ada sekarang. meskipun cara tersebut cukup baik b. memiliki kecerdasan dan energik Sedangkan menurut Alma (2003).

berkomunikasi dan berelasi) d.pandai berkomunikasi Proses kreatif dan inovatif (Suryana: 2003) hanya dilakukan oleh orangorang yang memiliki jiwa dan sikap kewirausahaan yaitu : a. Memiliki motif berprestasi (berorientasi hasil dan berwawasan ke depan) d. Memiliki jiwa kepemimpinan (berani tampil berbeda dan berani mengambil resiko dengan penuh perhitungan) e. pendidikan dan pengalaman.. Suka tantangan Faktor pribadi yang mempengaruhi kewirausahaan : motif berprestasi. Kompetensi Kewirausahaan Wirausaha yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi yaitu : seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan.ambisi untuk maju . Managerial skill b. Sedangkan dari faktor lingkungan adalah peluang. nilai-nilai pribadi. Keterampilan yang harus dimiliki Suryana (2003) : a.3. Percaya diri (yakin.yakin . Time managerial skill ( keterampilan mengatur dan menggunakan waktu) . nilai serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan. 2. Berinisiatif (energik dan percaya diri) c. Human skill (keterampilan memahami. model peran dan aktivitas. optimis dan penuh komitmen) b. Decision making skill (keterampilan merumuskan masalah dan mengambil keputusan) e. motivasi.mau menambah ilmu pengetahuan . komitmen. keterampilan dan kualitas individu yang meliputi sikap. mengerti. Conceptual skill c.pandai membuat keputusan .penampilan yang baik .

4. Otodidak. Misalnya melalui biografi pengusaha sukses (sucess story). Banyak cara yang dapat dilakukan misalnya: 1. Seseorang yang memiliki . Langkah awal yang kita lakukan apabila berminat terjun ke dunia wirausaha adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan di diri kita. Melalui berbagai media kita bisa menumbuhkan semangat berwirausaha. percaya diri bahwa kita dapat mengatasi berbagai resiko yang dihadapi merupakan faktor yang mendasar yang harus dimiliki oleh wirausaha.1. radio majalah koran dan berbagai media yang dapat kita akses untuk menumbuhkembangkan jiwa wirausaha yang ada di diri kita. Berbagai simulasi usaha biasanya diberikan melalui pelatihan baik yang dilakukan dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan atau outdoor).4. keberanian dan ketanggapan kita terhadap dinamika perubahan linghkungan akan diuji dan selalu diperbaiki dan dikembabngkan 4. media televisi.Kompetensi diartikan sebagai pengetahuan. Melalui pendidikan formal. Berbagai seminar kewirausahaan seringkali diselenggarakan dengan mengundang pakar dan praktisi kewirausahaan sehingga melalui media ini kita akan membangun jiwa kewirausahaan di diri kita 3. Menumbuhkan Jiwa dan Kompetensi Kewirausahaan 2. Melalui berbagai media tersebut ternyata setiap orang dapat mempelajari dan menumbuhkan jiwa wirausaha. percaya diri dalam menjalankan sesuatu. Melalui pelatihan ini. 2. Melalui pelatihan. Melalui seminar-seminar kewirausahaan. Percaya diri (yakin. Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Menjadi wirausaha (entrepreneur) tentu saja merupakan hak azasi semua orang. Menurut pendapat Suryana (2003) bahwa orang-orang yang memiliki jiwa dan sikap kewirausahaan yaitu : a. keterampilan dan kemampuan individu yang langsung berpengaruh pada kinerja. Kini berbagai lembaga pendidikan baik menengah maupun tinggi menyajikan berbagai program atau paling tidak mata kuliah kewirausahaan 2. Kinerja bagi wirausaha merupakan tujuan yang ingin dicapai. optimis dan penuh komitmen) Percaya diri dalam menentukan sesuatu.

b. Bagi mereka masa depan adalah kesuksesan adalah keindahan yang harus dicapai dalam hidupnya. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih oleh seseorang yang berjiwa entrepreneur menjadikannya pemicu untuk terus meraih sukses dalam hidupnya. Keberanian ini tentunya dilandasi perhitungan yang rasional. c. Berinisiatif (energik dan percaya diri) Dalam menghadapi dinamisnya kehidupan yang penuh dengan perubahan dan persoalan yang dihadapi. seorang wirausaha akan selalu berusaha mencari jalan keluar. Berani tampil ke depan menghadapi sesuatu yang baru walaupun penuh resiko. Memiliki jiwa kepemimpinan (berani tampil berbeda dan berani mengambil resiko dengan penuh perhitungan) Leadership atau kepemimpinan merupakan faktor kunci menjadi wirausahawan sukses. Satu demi satu targetnya terus mereka raih.jiwa wirausaha merasa yakin bahwa apa-apa yang diperbuatnya akan berhasil walaupun akan menghadapi berbagai rintangan. Bila dihadapkan pada kondisi gagal. Mereka membutuhkan kehidupan yang lebih dinamis yang selama ini belum mereka dapatkan di perusahaan tempat mereka . takut salah dan merasa rendah diri adalah sifat-sifat yang harus ditinggalkan dan dibuang jauh-jauh dari diri kita apabila ingin meraih sukses dalam berwirausaha. minder. e. Suka tantangan Karyawan suatu perusahaan ternyata merasa jenuh terus menerus mengemban tugas rutin yang entah kapan berakhirnya. malu yang berlebihan. akan sulit meraih sukses dalam berwirausaha. Tidak selalu dihantui rasa takut akan kegagalan sehingga membuat dirinya optimis untuk terus maju. Mereka tidak ingin hidupnya digantungkan pada lingkungan. d. mereka akan terus berupaya kembali memperbaiki kegagalan yang dialaminya. Sifat-sifat tidak percaya diri. sehingga akan terus berupaya mencari jalan keluarnya. Memiliki motif berprestasi (berorientasi hasil dan berwawasan ke depan) Berbagai target demi mencapai sukses dalam kehidupan biasanya selalu dirancang oleh seorang wirausaha. Seorang yang takut untuk tampil memimpin dan selalu melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.

kemampuan mengelola sumber daya manusia. material. Kita harus akstra keras belajar dari berbagai sumber dan terus belajar dari pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain dalam berwirausaha. Dengan keterampilan seperti ini. berkomunikasi dan berelasi) Supel. kita akan memiliki banyak peluang dalam merintis dan mengembangkan usaha. uang. b. Managerial skill Managerial skill atau keterampilan manajerial merupakan bekal yang harus dimiliki wirausaha. Jalur formal misalnya melalui jenjang lembaga pendidikan sekolah menengah kejuruan bisnis dan manajemen atau melalui pendidikan tinggi misalnya departemen administrasi niaga atau departemen manajemen yang tersebar berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Human skill (keterampilan memahami. 2. motivasi. Seorang wirausahawan harus mampu menjalankan fungsi-fungsi perencanaan. simpati dan empati kepada orang lain adalah modal keterampilan yang sangat mendukung kita menuju keberhasilan usaha. fasilitas dan seluruh sumber daya perusahaan merupakan syarat mutlak untuk menjadi wirausaha sukses. kebijakan dan strategi usaha merupakan landasan utama menuju wirausaha sukses. Ternyata begitu banyak variasi pekerjaan dan perubahan yang sangat menantang dalam dunia wirausaha. mudah bergaul. keterampilan dan kualitas individu yang meliputi sikap. c. mengerti. Jalur informal.5. nilai serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan.bekerja. yaitu melalui jalur formal dan informal. Menumbuhkan Kompetensi Kewirausahaan Wirausaha yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi yaitu : seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan. Secara garis besar ada dua cara untuk menumbuhkan kemampuan manajerial. Keterampilan yang harus dimiliki : a. misalnya melalui seminar. Conceptual skill Kemampuan untuk merumuskan tujuan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan . pengorganisasian. Kemampuan menganalisis dan mengembangkan pasar. Tidak mudah memang mendapatkan kemampuan ini. pelatihan dan otodidak serta melalui pengalaman. penggerakkan dan pengawasan agar usaha yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Wirausaha dituntut untuk mampu menganalisis situasi dan merumuskan berbagai masalah untuk dicarikan berbagai alternatif pemecahannya. Keterampilan memutuskan dapat kita pelajari dan kita bangun melalui berbagai cara. Seorang wirausaha harus terus belajar mengelola waktu. pendidikan informal melalui pelatihan. e. Agar tidak salah menentukan alternatif. Berbagai permasalahan biasanya bermunculan pada situasi seperti ini. wirausaha harus mampu mengelola informasi sebagai bahan dasar pengambilan keputusan. Time managerial skill ( keterampilan mengatur dan menggunakan waktu) Para pakar psikologi mengatakan bahwa salah satu penyebab atau sumber stress adalah ketidakmampuan seseorang dalam mengatur waktu dan pekerjaan. Decision making skill (keterampilan merumuskan masalah dan mengambil keputusan) Sebagai seorang wirausaha. Keterampilan mengelola waktu dapat memperlancar pelaksanaan pekerjaan dan rencana-rencana yang telah digariskan. simulasi dan berbagi pengalaman dapat kita peroleh. bergabung dengan klub-klub hobi dan melatih kepribadian kita agar bertingkah laku mentenangkan bagi orang lain.ini misalnya dengan melatih diri diberbagai organisasi. d. Tidak mudah memang memilih alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang ada. kita seringkali dihadapkan pada kondisi ketidakpastian. Ketidakmampuan mengelola waktu membuat pekerjaan menjadi menumpuk atau tak kunjung selesai sehingga membuat jiwanya gundah dan tidak tenang. . Selain pendiudikan formal. sebelum mengambil keputusan.

4. Wirausaha yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi yaitu seseorang yang memiliki pengetahuan. mengerti. Hal-hal tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya diri. melalui seminar-seminar. dan sebagainya. berorientasi pada masa depan. seperti : 1. Decision Making Skill: Keterampilan merumuskan masalah dan mengambil keputusan. berkomunikasi .1. 2. : Keterampilan memahami. contohnya melalui pendidikan formal.BAB III 3. kemampuan mengelola sumber daya manusia. sedangkan inovasi merupakan kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baru dan berbeda. Kesimpulan dan Saran 3. kebijakan dan strategi usaha merupakan landasan utama menuju wirausaha sukses. Conceptual Skil : Kemampuan untuk merumuskan tujuan. pelatihan. mengembangkan inisiatif-inisiatif untuk mengembangkan usaha mereka agar tujuan yang diinginkan tercapai. memiliki jiwa pemimpin. Managerial Skill : Kemampuan menganalisis dan mengembangkan pasar. Berfikir kreatif dapat diartikan sebagai kemampuan individu untuk memikirkan sesuatu yang baru dan berbeda. keterampilan dan kemampuan individu yang langsung berpengaruh pada kinerja. bahkan otodidak. Kesimpulan Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melalui berfikir kreatif dan inovatif. individu membutuhkan kepercayaan diri. material. 3. Banyak faktor yang dapat menumbuhkan jiwa dan kompetensi kewirausahaan. memiliki kreativitas dan inovasi dalam diri tiap individu. berani mengambil resiko. Kompetensi kewirausahaan sendiri harus didukung dengan keterampilan. uang. Human Skill dan berelasi. Agar dapat terwujud jiwa berwirausaha yang tinggi. Kinerja bagi wirausaha merupakan tujuan yang ingin dicapai. fasilitas dan seluruh sumber daya perusahaan merupakan syarat mutlak untuk menjadi wirausaha sukses. berorientasi pada tugas dan hasil.

karena banyak orang yang kurang percaya diri. Untuk mengembangkannya pun dapat dilakukan dengan berbagai cara.2. Keinginan individu untuk mengidentifikasi. melihat pangsa pasar dan perkembangan trend. kewirausahaan dapat diartikan secara luas dan untuk menimbulkan jiwa kewirausahaan itu sendiri dapat ditempuh melalui banyak media atau cara.5.Visi tersebut bisa berupa ide inovatif. cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. dan membawa visi ke dalam kehidupan. yaitu dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. . terutama keingingan dari individu itu sendiri untuk berwirausaha. Time Managerial Skill : Keterampilan mengatur dan menggunakan waktu. mengembangkaan. Jadi. Saran Untuk menjadi wirausaha yang tepat. pembelajaran di atas perlu dilakukan. Sedangkan untuk membangun usaha itu sendiri. individu dituntut untuk bisa berpikir kreatif dan melakukan inovasi. mencari peluang bisnis apa yang diminati dan dapat bertahan lama di benak individu. peluang. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian. atau melakukan „‟franchising‟‟. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan membangun jiwa kewirausahaan tersebut. 3. pesismis. dan kurang memiliki jiwa kepemimpinan dalam dirinya. dapat dilakukan juga dengan melakukan akuisisi. Membangun usaha dan menjalankan usaha dapat ditempuh dengan berbagai cara. contoh jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.