You are on page 1of 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN Bidang studi Topik Sasaran Tempat Hari/Tanggal Waktu : Ilmu Keperawatan Anak : Imunisasi

: Mahasiswa STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta : Ruang Laboratorium anak : Selasa, 06 November 2012 : 1 x 15 Menit

1. Tujuan Instruksional Umum Untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang manfaat Imunisasi 2. Tujuan Instruksional Khusus Setelah diberikan penyuluhan mahasiswa selama 15 menit tentang imunisasi diharapkan Mahasiswa dapat : a. b. c. d. e. f. Mengerti Pengertian Imunisasi Dasar. Mengerti Tujuan Pemberian Imunisasi Mengerti Jenis Imunisasi Mengerti Jadwal pemberian Imunisasi Mengerti tentang Efek Samping Imunisasi Mengerti Tempat memperoleh Imunisasi 3. Sasaran Mahasiswa Ilmu keperawatan Semester V STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta 4. Materi a. Pengertian Imunisasi b. Tujuan Pemberian Imunisasi c. Jenis Imunisasi d. Jadwal pemberian Imunisasi e. Efek samping Imunisasi f. Tempat memperoleh Imunisasi

KEGIATAN PESERTA  Menyambut salam dan mendengarkan  Mendengarkan  Mendengarkan  Mendengarkan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan. Metode  Ceramah  Praktikum  Tanya jawab 6. Media  Praktikum 7.5.  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang efek samping imunisasi  Memberi kesempatan pada ibu bertanya. Kegiatan penyuluhan NO 1 WAKTU 3 Menit KEGIATAN PENYULUHAN Pembukaan:  Memperkenalkan diri  Menjelaskan tujuan dari penyuluhan.  Melakukan kontrak waktu.  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg di ajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg di ajukan 2 27 Menit .  Menyebutkan materi penyuluhan yang akan diberi kan Pelaksanaan :  Menjelaskan tentang pengertian Imunisasi  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang tujuan pemberian imunisasi  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang Jadwal pemberian imunisasi  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang jenis imunisasi yang harus diberikan.

• Mengatur proses dan lama penyuluhan. Ibu konsentrasi mendengarkan penyuluhan.  Kriteria Hasil : • • • • • Ibu mengetahui tentang pengertian Imunisasi Ibu mengetahui tentang tujuan pemberian Imunisasi. . memperkenalkan diri dan tim kepada peserta. Ibu mengetahui tentang jadwal pemberian imunisasi Ibu dapat menjelaskan jenis imunisasi yang diberikan Ibu dapat menjelaskan efek samping Imunisasi.3 13 Menit 4 2 Menit Evaluasi :  Menanyakan pada ibu tentang materi yang diberikan dan reinforcement kepada ibu bila dapat menjawab & menjelaskan kem bali pertanyaan/materi Teriminasi :  Mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu  Mengucapkan salam  Menjawab dan menjelaskan pertanyaan  Mendengarkan dan membalas salam 8. • Menutup acara penyuluhan. Protokol / Pembawa acara : Astrid Andryana N.  Kriteria Proses : • • • Ibu antusias terhadap materi penyuluhan. Uraian tugas : • Membuka acara penyuluhan. Ibu mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara lengkap dan benar. Moch Soewandhie Surabaya Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di Ruang Nifas RSU Dr. PENGORGANISASIAN & URAIAN TUGAS a. Kriteria Evaluasi  Kriteria struktur : • • • Peserta Ibu post partum yang ada di Ruang Nifas RSU Dr. 9. Moch Soewandhie Surabaya Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan saat penyuluhan.

Uraian tugas : • Mencatat nama. • Mengevaluasi peserta tentang kejelasan materi penyuluhan. • Mengamati perilaku verbal dan non verbal peserta selama proses penyuluhan. • Memotivasi peserta untuk bertanya materi yang belum jelas. • Memotivasi peserta untuk tetap aktif dan memperhatikan proses penyuluhan. Observer : Claudia C. • Memotivasi peserta untuk bertanya. • Menyampaikan evaluasi langsung kepada penyuluh yang dirasa tidak sesuai dengan rencana penyuluhan. d. serta menempatkan diri sehingga memungkinkan dapat mengamankan jalannya proses penyuluhan. • Mengevaluasi hasil penyuluhan denga rencana penyuluhan. c. • Menginterupsi penyuluh tentang istilah/hal-hal yang dirasa kurang jelas bagi peserta. Penyuluh / Pengajar : Feni Andriana dan Gloria Paradita Uraian tugas : • Menjelaskan materi penyuluhan dengan jelas dan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta.b. • Mencatat pertanyaan yang diajukan peserta. .P.P. alamat dan jumlah peserta. Fasilitator : Ferri Kusnadi Uraian tugas : • Ikut bergabung dan duduk bersama di antara peserta.

Diktat Kuliah Ilmu Keperawatan Anak PSIK.Jakarta Pusdiknakes.Buku catatan Kesehatan Anak dan Tumbuh kembang.FK. Jakarta .Bristol Myer Indonesia..2000. Surabaya …….Unair TA:2000/2001. Asuhan Kesehatan Anak Dalam Konteks Keluarga Depkes RI.PT.DAFTAR PUSTAKA ……. 1993..

Daya tahan / kekebalan tubuh anak meningkat. dengan memasukkan vaksin (bibit penyakit yang telah dimatikan/dilemahkan) 2. Imunisasi BCG Imunisasi BCG bertujuan untuk memberikan kekebalan/pertahanan aktif terhadap penyakit TBC. PENGERTIAN Imunisasi adalah Memberikan kekebalan tubuh dengan cara memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan atau dilumpuhkan. tetpai sebaiknya diberikan pada umur 0-2 . Jadwal pemberian imunisasi BCG sebaiknya dilkukan ketika bayi baru lahir sampai berumur 12 bulan. Imunisasi adalah suatu usaha untuk memberikan kekebalan secara aktif pada bayi atau anak terhadap penyakit tertentu. Pencegahan timbulnya beberapa penyakit pada anak antara lain : • • • • • • • Penyakit TBC Paru Penyakit Difteri Penyakit Tetanus Penyakit Pertusis Penyakit Polio Penyakit Campak Penyakit Hepatitis B 3.MATERI PENYULUHAN 1. TUJUAN PEMBERIAN IMUNISASI a. b. JENIS IMUNISASI a.

Hepatitis B. Imunisasi DPT Tujuan pemberian imunisasi DPT adalah untuk memberikan kekebalan aktif dalam waktu yang bersamaan terhadap penyakit Diphteri. Pemberian imunisasi polio dapat dilakukan bersamaan dengan BCG. Imunisasi dasar diberikan sejak anak baru lahir atau berumur beberapa hari. e. b. tetapi karena angka kesakitan campak di Indonesia masih tinggi. Pada anak yang akan diimunisasi dengan usia lebih dari 2 bulan. Imunisasi Campak Imunisasi diberikan untuk mendapat kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif. Imunisasi DPT dapat diberikan 3 kali. Seandainya hasil positif. pertusis dan tetanus. anak tersebut selayaknya tidak mendapatkan imunisasi. Imunisasi Hepatitis B Pemberian vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap hepatitis B. dan DPT d. sejak bayi berumur 2 bulan dengan selang waktu antara dua penyuntikan minimal 4 minggu c. yaitu antara usia 6-9 bulan. Imunisasi Poliomiolitis Vaksinasi diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit poliomiolitis. Gunanya untuk mengetahui apakah ia telah terjangkit penyakit BCG. Imunisasi BCG cukup diberikan 1 kali saja.tahun. selanjutnya setiap 4-6 minggu. imunisasi campak cukup diberikan 1 kali suntikan setelah bayi berumur 9 bulan. harus dilakukan Montaux test dulu. Pemerintah mencanangkan pemberian imunisasi campak sebelum usia 9 bulan. Imunisasi aktif dilakukan dengan cara pemberian . Menurut WHO.

dan lima bulan antara suntikan 2 dan 3. Reaksi yang mungkin terjadi biasanya demam ringan. 5. Vaksin campak dapat diberikan lebih dari satu kali ketika ada wabah. . Biasanya suntikan BCG tidak menimbulkan DPT panas. 4. imunisasi CAMPAK polio dapat ditangguhkan. Vaksin BCG pembengkakan dan rasa nyeri di tempat suntikan selama 1-2 hari. mungkin akan terdapat berak-berak ringan. Reaksi lain yang mungkin terjadi ialah demam ringan. Reaksi yang timbul tidak ada. Biasanya tidak terdapat reaksi akibat imunisasi.suntikan dasar sebanayk 3 kali dengan jarak waktu satu bulan antara suntikan 1 dan 2. JADWAL PEMBERIAN IMUNISASI UMUR 0 Bln (2 minggu setelah bayi lahir) 2 Bln 3 Bln 4 Bln 9 Bln VAKSIN HB 1 BCG Polio 1 HB 2 DPT 1 Polio 2 DPT 2 Polio 3 DPT 3 Polio 4 HB 3 Campak Semua vaksin diatas dapat dilakukan diluar jadwal ketika ada wabah. Reaksi ini akan menghilang dalam waktu 2 hari. tetapi akan sembuh dengan sendirinya walaupun lambat. Reaksi yang mungkin terjadi adalah berupa nyeri pada tempat suntikan. Mungkin terjadi demam ringan dan tampak sedikit bercak merah pada pipi di HEPATITIS B bawah telinga pada hari ke 7-8 setelah penyuntikan. yang mungkin disertai dengan timbulnya rasa panas atau pembengkakan. Imunisasi DPT tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit POLIO parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks. EFEK SAMPING IMUNISASI Efek samping yang muncul Reaksi yang mungkin timbul pada pemberian imunisasi BCG adalah kadang bernanah. Pada anak dengan diare berat atau sedang sakit parah.

c. Rumah sakit Puskesmas BKIA/Rumah Bersalin Posyandu Praktek Dokter Swasta (terutama dokter spesialis anak) .6. d. e. TEMPAT MEMPEROLEH IMUNISASI a. b.

5. 4. . 10. 12. 8. : Ruang Nifas RSU Dr. 3. 9. 4. 7. TTD 2. 9. 11. 2. 6. 11. 7. 8. 12. Soewandhie Surabaya NAMA ALAMAT 1. 3. 5. M.ABSENSI PESERTA PENYULUHAN Hari/ Tanggal : Selasa/ 25 Januari 2011 Tempat NO 1. 10. 6.

21. 20. 17. 22. 13. 24. 18. 18. 15. 21. 23. 14. 20. 16. . 24.13. 23. 17. 22. 15. 19. 16. 14. 19.