You are on page 1of 28

ANATOMI DAN FISIOLOGI SYSTEM NEUROBEHAVIOUR

Ns. NOVITA SARI,S.Kep

CAIRAN SEREBROSPINAL
 Sekresi CSF oleh pleksus koroideus  CSF jernih, tidak berwarna merupakan cairan pelindung di sekitar SSP  CSF terdiri dari :
Air Elektrolit O2 Co2 Glukosa Leukosit (terutama limfosit) Protein

bantal

CSF akan bersirkulasi di sekitar otak dan medula spinalis. keluar menuju sistemvaskular Sebagian CSF direabsorpsi ke dalam darah melalui vili arakhnoidalis .Csf mempunyai kadar natrium dan klorida tinggi. sedangkan glukosa dan kalium rendah Setelah memcapai ruang subarakhnoid.

Volume CSF : 125 ml di seluruh rongga serebrospinal Kecepatan sekresi pleksus koroideus : 500 – 750 ml / hari Adanya tekanan pada CSF mempengaruhi proses pembentukan cairan da resistensi reabsorpsi .

90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 1st Qtr 3rd Qtr East West North .

SUPLAI DARAH Suplai darah SSP : Arteri vertebralis Arteri karotis interna .

.

Arteri karotis. bagian-bagian hidung dan sinus. isi orbita. Sebelum percabangan terdapat arteri oftalmika yang memperdarahi orbita. Arteri di daearah tengkorak. Apabila terdapat sumbatan pada arteri oftalmika akan terjadi stroke dan kebutaan . yaitu : Arteri serebri media Yang merupakan lanjutan dari arteri karotis interna sesudah subarakhnoid. yang terbagi menjadi 2 bagian : a. 2. Terbagi 2. dimana pembuluh darah interna yang ada di tengkorak. dimana orbita itu sendiri memperdarahi mata.

Arteri karotis eksterna Arteri ini memperdarahi daerah wajah. Arteri serebri anterior. tiroid. lidah dan farinx . terbagi atas 3 bagian. yaitu : Nukleus kaudatus Puntamen Lobus frontalis  Apabila terjadi sumbatan pada arteri serebri anterior ini akan terjadi : Hemiplegi. kontralateral. paralysis dan gangguan sensori b.

akhir yang postsynaptic yang berisi reseptor untuk neurotransmiter dan. sebuah sinaptik sumbing atau ruang antara ujung presynaptic dan postsynaptic. mitokondria dan organel sel lainnya.SINAP Sinaps adalah celah kecil yang memisahkan neuron Sinaps ini terdiri dari: akhir yang presynaptic yang berisi neurotransmitter. .

 Setelah berikatan.Synapse  Suatu sinaps adalah persambungan diantara neuron. neuron yang berada di luar sinaps merupakan neuron pasca sinaps. . Neuron yang mentransmisikan informasi adalah neuron prasinaps.  Neurotransmitter kemudian berdifusi melintasi celah sinaps dan berikatan dengan reseptor pascasinaps.  Sinaps listrik memungkinkan ion mengalir langsung dari satu neuron ke yang lain  Sinaps kimia adalah situs pelepasan dan pengikatan neurotransmiter. neurotransmiter dilepaskan dari sinaps dengan pemecahan enzimatik atau pengambilan kembali (reuptake) ke terminal prasinaps atau astrosit. dan Ca2+ memasuki sel dan memperantarai pelepasan neurotransmiter. yang akan menyebabkan terbukanya saluran ion. Bila impuls mencapai ujung (terminal) aksonal prasinaps. saluran Ca2+ terbuka.

 Sinaps aksodendritik merupakan titik temu antara ujung axon sel saraf dengan dendrit sel syaraf lain  Synapsis axoaxonik kontak antara akson dr neuron yang satu dg akson neuron yang lain = axoneuritik .Macam synaps  Sinaps akso somatik : merupakan ttk temu antara ujung akson 1 sel saraf dengan soma ( badan sel ) dari neuron lain.

 Melanjutkan perambatan impuls dengan bantuan neurotransmitter.Ciri-ciri sinaps  Hanya mengantar impuls ke satu arah .  Dapat menambah kuat rangsang hingga mencapai nilai ambang perangsangan  Sangat peka terhadap kelelahan .  Pengaruhnya dapat mengaktifkan atau menghambat. . penurunan kemampuan hantaran impuls .  Memperlambat perambatan impuls .  Peka terhadap senyawa kimia atau obat-obatan.  Peka terhadap kekurangan kadar O2.

.

. Neurotransmiter berdifusi di celah sinaptik. 1. Ion-ion kalsium menyebabkan vesikel sinaptik untuk sekering dengan membran sel.  3.  2. Pada akhir dari neuron pra-sinapsis ada tegangan-gated saluran kalsium. melepaskan isinya (bahan kimia neurotransmiter) oleh eksositosis. menyebabkan ion kalsium mengalir ke dalam sel. Ketika potensial aksi mencapai sinaps saluran ini terbuka.

Produk kerusakan diserap oleh neuron pra-sinapsis oleh endositosis dan digunakan kembali mensintesis neurotransmitter lagi. jika ambang batas tersebut tercapai. yang dapat memulai potensial aksi. .  6. menyebabkan saluran untuk membuka. Neurotransmitter mengikat ke neuroreceptors di membran post-sinaptik. sehingga ion natrium mengalir masuk  5. Neurotransmitter dipecah oleh enzim tertentu di celah sinaptik. Dalam contoh yang ditunjukkan ini adalah saluran natrium. misalnya enzim acetylcholinesterase memecah acetylcholine neurotransmitter. 4. menggunakan energi dari mitokondria. Hal ini menyebabkan depolarisasi membran sel possinaptik.

inside is negative relative to outside .Membran sel semipermeabel K+ Na+ ClOutside of Cell Cell Membrane at rest K+ Na+ ClInside of Cell Sodium and Chloride cannot pass through A- .70 mV Potassium (K+) can pass through to equalize its concentration Result .

akson mengandung cairan bermuatan negatif. sedangkan disekelilingnya ion positif  polarisasi  Potensial di bagian dalam -65 sampai -70 mV  Muatan ke daerah dendrit lebih positif  Jika potensial istirahat meningkat melampaui ambang suatu potensial aksi mulai berjalan dr badan sel ke akson .Potensial istirahat  Pada kondisi istirahat.

Depolarisasi mengawali PA  Jika terjadi stimulasi. PA membuka pintu aksonmembran  ion muatan + (Na+) masuk ke akson  depolarisasi  Bagian dalam sel dg cepat berubah menjadi lebih positif dibandingkan bag. luar .

menjaga kondisi di dalam menjadi bertegangan negatif  repolarisasi .Repolarisasi  Berlanjut sampai nilai ambang tercapai  impuls dihantarkan dari akson ke dendrit neuron berikutnya  kembali ke posisi istirahat  Sth depolarisasi ion K+ bergerak keluar.

Hiperpolarisasi  Repolarisasi mengakibatkan tegangan di bawah potensial istirahat  Sel saraf pada saat ini tidak menghasilkan potensial aksi lagi  Disebut periode refraktori .

.Reseptor  Reseptor merupakan bagian system saraf yang bersifat sangat peka terhadap rangsang krn memiliki derajat iritabilitas yang sangat tinggi dan berfungsi sebagai transduser.

badan Messner ( rasa sentuh ). retina mata ( cahaya ). rangsang tdk kontak langsung dengan reseptor .Reseptor berdasarkan sumber rangsang Exteroseptor reseptor yg menerima sumber rangsang dari luar tubuh. Contoh organ corti pada telinga ( suara). badan crause ( rasa dingin ). kontak langsung dengan reseptor. Contoh : badan paccini ( rasa tekan ). badan ruffini ( rasa panas ).  Reseptor kontak rangsang .  Reseptor tele. .

 Viceroseptor : terdapat pd organ 2 saluran pencernaan . pernafasan . . peredaran darah dll. Contoh . Sensasi yang timbul rasa lapar .  Proprioseptor terdapat dalam otot .Interoseptor reseptor yg menerima sumber rangsang yg berasal dr dlm tubuh sendiri. pusing dsb. haus .  Oleh karena mekanik dan kimia . muscle spindle dan golgi tendon fiber ( rasa sakit).

 Kemoreseptor rangsang berupa zat kimia . badan karotikus . dan aortikus untuk perubahan pH darah.Sumber berupa rangsang mekanis contoh ujung saraf bebas diseluruh permukaan tubuh. sel alfactori. .Reseptor berdasarkan macam rangsang  Mekanoreseptor . contoh putting pengecap .

contoh sel batang dan sel kerucut pada retina mata.  Nocireseptor merupakan reseptor yg mendeteksi kerusakan pada jaringan . .  Fotoreseptor rangsang berupa gelombang cahaya . contoh badan Ruffini dan badan Krause. Contoh kerusakan muuscle fiber dan golgi tendon fiber. baik kerusakan fisik maupun kimia. Termoreseptor rangsang berupa perobahan suhu.

 Transmisi sinyal antara neuron-neuron dan antara neuronotot (juga neuron-kelenjar) seringkali dimediasi secara kimiawi oleh neurotransmitter (penghantar impuls saraf) .

Tugas : Pleksus koroideus Arteri vertebralis Reseptor membran .