BAB I PENDAHULUAN

1.1.Latar belakang Metode-metode dan model yang dikembangkan dalam ilmu komunikasi sebenarnya berasal dari sejumlah perspektif dan teori di luar khazanah disiplin komunikasi. Ada pendekatan struktural-fungsional yang diilhami ilmu sosiologi, teori sistem dan informasi dari matematika, perspektif mekanistis dari fisika, perspektif psikologis dari psikologi sosial, dan lain-lain. Proses ini merupakan hasil pengembangan ilmu komunikasi dari komponen filsafat epistemologi. Model biasa dibangun agar membantu proses identifikasi, penggambaran atau kategorisasi komponen-komponen yang relevan dari suatu proses. Sebuah model dapat dikatakan sempurna, jika ia mampu memperlihatkan semua aspek yang mendukung terjadinya suatu proses. Misalnya, dapat menunjukkan keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya dalam suatu proses, dan keberadaannya dapat ditunjukkan secara nyata.

1.2.Tujuan    Untuk mengetahui model-model komunikasi Untuk mengetahui tentang apa saja yang terkait dalam model-model komunikasi Untuk menganalisa studi kasus mengenai model-model komunikasi

1

Severin dan James W. Aubrey Fisher. dan ini pada gilirannya mengimplikasikan suatu teori mengenai fenomena yang diteorikan. mengatakan bahwa model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan. Dalam pandangan Sereno dan Mortensen (dalam Mulyana. suatu model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. model membantu merumuskan suatu teori dan menyarankan hubungan.1. Model dapat berfungsi sebagai basis bagi suatu teori yang lebih kompleks. 2001:121). Gordon Wiseman dan Larry Barker (dalam Mulyana. alat 2 . Oleh karena itu model bisa disebut sebagai gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori atau penyederhanaan teori. Model dapat dikatakan sebagai gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori. Model komunikasi merupakan alat untuk menjelaskan atau untuk mempermudah penjelasan komunikasi. Fungsi model komunikasi paling tidak bisa melukiskan proses komunikasi. Dengan kata lain. sistem. Perbedaan pokok antara teori dan model adalah: teori merupakan penjelasan. atau matematikal.BAB II PEMBAHASAN 2. model adalah teori yang lebih disederhanakan. unsur. 2001:123) menjelaskan tiga fungsi model komunikasi yaitu melukiskan proses komunikasi. Model dapat berbentuk gambar-gambar grafis.Pengertian Model Komunikasi Model adalah representasi simbolik dari suatu benda. Bagi Werner J. menunjukkan hubungan visual dan membantu dalam menemukan dan memperbaiki kendala komunikasi dalam perspektif teoritik. model sering dicampuradukkan dengan teori. Oleh karena hubungan antara model dengan teori begitu erat. sementara model hanya merupakan representasi. atau gagasan. Tankard. verbal. suatu model mengimplikasikan penilaian atas relevansi. Oleh karena kita memilih unsur-unsur tertentu yang kita masukkan dalam model. membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. menunjukkan hubungan visual. sifat atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. proses. Jr.

Dalam mazhab ini mereka tertarik dengan bagaimana pengirim dan penerima mengkonstruksi pesan (encode) dan menerjemahkannya (decode). Pada dasarnya model komunikasi juga mempunyai sifat dan fungsi untuk menjelaskan suatu fenomena yang diamati. disebut sebagai model-model dasar. Kelompok kelima mencakup model-model komunikasi tentang sistem. Kelompok keempat berisikan model-model yang memusatkan perhatian pada khalayak.2 Jenis model-model Komunikasi John Fiske (1990) menyebut ada dua mazhab utama yang tercermin dalam model komunikasi. dan dengan bagaimana transmiter menggunakan saluran dan media komunikasi. Mazhab kedua melihat komunikasi sebagai produksi dan pertukaran makna. misalnya dalam bentuk hipotesis yang harus diuji melalui perhitungan statistik. penyebaran dan dampak komunikasi masa terhadap perorangan. seperti perilaku alam. produksi. Terkadang ada beberapa model yang tampak bertentangan. tidak jarang menggunakan model matematik. model-model komunikasi dapat dibagi dalam lima kelompok. Kelompok ketiga meliputi model-model tentang efek komunikasi massa terhadap kebudayaan dan masyarakat.untuk menjelaskan teori dan menyarankan cara-cara untuk memperbaiki konsepkonsep. 3 . Secara umum. Hal ini berkenaan dengan bagaimana pesan berinteraksi dengan orang-orang dalam menghasilkan makna. Kondisi i disebabkan karena adanya paradigma yang berbeda itu. Kelompok pertama. seleksi dan alur media massa 2. Mazhab ini cenderung membahas kegagalan komunikasi dan melihat ke tahaptahap dalam proses tersebut guna mengetahui di mana kegagalan tersebut terjadi. Kelompok kedua menyangkut pengaruh personal. misalnya model S-R (stimulus-respons) dan model interaksional. Pertama mazhab proses yang melihat komunikasi sebagai transmisi pesan. sehingga ilmuwan sosial yang berpandangan objektif/positivistik menganggap bahwa ada keteraturan dalam perilaku manusia (manusia cenderung dianggap pasif).

seorang ahli ilmu politik dari Yale University. biasanya lebih banyak menggunakan model verbal. buku.Sedangkan di sisi lain ilmuwan sosial berpandangan subyektif/interpretif/ fenomenologis. televisi. surat. 4 . radio. sebagai salah satu versi dari model simbolik. Pertanyaan ketiga adalah to whom. Dia menggunakan lima pertanyaan yang perlu di tanyakan dan di jawab dalam melihat proses komunikasi. gerakan badan. Yang dimaksudkan dengan media adalah alat komunikasi. says what ( mengatakan apa ). yang menganggap bahwa manusia aktif. in which medium atau dalam media apa . Beberapa contoh model komunikasi. seperti yang tampak pada model-model komunikasi yang bersifat linear. Akan tetapi. kontak mata. kedua kubu tersebut sama-sama sering menggunakan model diagramatik. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah tidak semua media cocok untuk maksud tertentu. untuk menjelaskan fenomena komunikasi secara umum atau mendasar. Pertanyaan ini maksudnya menanyakan siapa yang menjadi audience atau penerima dari komunikasi. seperti berbicara. Pertanyaan kedua adalah says what atau apa yang dikatakan. Pertanyaan ini adalah berhubungan dengan isi komunikasi atau apa pesan yang disampaikan dlam komunikasi tersebut. penggunaan model diagramatik juga memang lebih lazim di kalangan ilmuwan positivis daripada dikalangan ilmuwan fenomenologis. Bila dilihat lebih lanjut maksud dari model Lasswell ini akan kelihatan bahwa yang dimaksud dengan pertanyaan who tersebut adalah menunjuk kepada siapa orang yang mengambil inisiatif untuk memulai komunikasi. to whom atau kepada siapa. dan dengan what effect atau apa efeknya. Hanya saja. Pertanyaan keempat adalah through what atau melalui media apa. dan gambar. Yang memulai komunikasi ini dapat berupa seseorang dan dapat juga sekelompok orang seperti organisasi stsu persatuan. Model Lasswell Salah satu model komunikasi yang tua tetapi masih digunakan orang untuk tujuan tertentu adalah model komunikasi yang dikemukakan oleh Harold Lasswel ( Forsdale 1981 ). yaitu who ( siapa ). 1. sentuhan.

3. 2. Aristoteles mengemukakan tiga unsur yang harus ada dalam proses komunikasi : 1. Siapa Anda (etos-kepercayaan anda) Apa argumen Anda (Logos-logika dalam pendapat Anda) Dengan memainkan emosi khalayak (pathos-emosi khalayak) Salah satu kelemahan model ini adalah bahwa proses komunikasi dipandang sebagai suatu yang statis dan tidak mempedulikan saluran. yang intinya adalah persuasi Model Aristoteles adalah model yang paling klasik atau disebutbjuga model retoris.Pertanyaan terakhir dari model Lasswell ini adalah what effect atau apa efeknya dari komunikasi tersebut. efek. Aristoteles adalah orang pertama yang merumuskan model komunikasi verbal pertama. model ini juga berfokus pada komunikasi yang disengaja (komunikator mempunyai keinginan secara sadar untuk merubah sikap orang lain). 3. model ini merupakan penggambaran dari komunikasi retoris. persuasi dapat dicapai oleh : 1. Proses komunikasi terjadi ketika ada seorang pembicara berbicara kepada orang lain atau khalayak lain dala rangka merubah sikap mereka. Akan tetapi perlu diingat. Pembicara (speaker) Pesan (message) Pendengar (listener) Menurut Aristoteles. Model Shannon dan Weaver 5 . Oleh karena itu. tokoh paling dini yang mengkaji komunikasi. Disanping itu. bahwa kadang-kadang tingkah laku seseorang tidak hanya disebabkan oleh faktor hasil komunikasi tetapi juga dipengaruhi factor lain. 3. Pertanyaan mengenai efek komunikasi ini dapat menanyakan 2 hal yaitu apa yang ingin dicapai dengan hasil komunikasi tersebut dan kedua. 2. dan kendala-kendala. umpan balik. Model Arisroteles Aristoteles adalah filosof Yunani. konu8mikasi publik atau pidato. 2. apa yang dilakukan orang sebagai hasildari komunikasi.

foto. Model ini berbeda dengan model Lasswell mengenai istilah yang digunakan bagi masingmasing komponen. a. sentuhan dan kontak mata. radio.Model komunikasi lain yang banyak digunakan adalah model komunikasi dari Claude Shannon atau lebih dikenal dengan model Shannon Wever. telepon. penyandian pesan juga berasal dari tubuh tetapi diperluas melalui jarak jauh dengan transmitter. Signal yang cocok dengan otot-otot tubuh dan indera adalah anggukan kepala. b. Pada otak ini terdapat kemungkinan message / pesan yang tidak terbatas jumlahnya. Pemilihan transmitter ini tergantung pada jenis komunikasi yang digunakan. Kita dapat membedakan dua macam komunikasi yaitu komunikasi tatap muka dan komunikasi mesin. di mana alat-alat yang digunakan sebagai perluasan dari indera. Tugas utama dari otak adalah menghasilkan suatu pesan atau suatu set kecil pesan dari berjuta-juta pesan yang ada. televisi. Transmitter Langkah kedua dari model Shannon adalah memilih transmitter. Pada komunikasi yang menggunakan mesin. Pada komunikasi tatap muka yang menjadi transmitternya adalah alat-alat pembentuk suara dan dihubungkan dengan otot-otot serta organ tubuh lainnya yang terlibat dalam penggunaan bahasa nonverbal . televisi perluasan dari mata dan begitu juga dengan alat komunikasi lainnya. c. Misalnya radio adalah perluasan dari suara manusia. Penerima dan Decoding 6 . d. Dalam komunikasi tatap muka signal yang cocok dengan alat-alat suara adalah berbicara. Sumber Informasi ( Information Source ) Dalam komunikasi manusia menjadi sumber informasi adalah otak. sedangkan pada komunikasi yang menggunakan mesin-mesin alat komunikasi yang berfungsi sebagai transmitter adalah alat itu sendiri seperti. Penyandingan (Encoding ) Pesan Penyandingan ( encoding ) pesan diperlukan untuk mengubah ide dalam otak kedalam suatu sandi yang cocok dengan Transmitter. dan film.

penciuman dan sebagainya kemudian signal itu diuraikan dan diinterpretasikan dalam otak. Gangguan ini selalu ada dalam tiap-tiap komunikasi. Penerima pesan telah menerima signal mungkin melalui pendengaran. Pada komunikasi tatap muka kemungkinan transmitter menyandikan pesan dengan menggunakan alatalat suara dan otot-otot tubuh. Sumber Gangguan (Noise) Dalam model komunikasi Shannon ini terlihat adanya faktor sumber gangguan pada waktu memindahkan signal dari transmitter kepada si penerima. mata menerima dan menguraikan sandi gerakan badan dan kepala.Istilah Shannon mengenai penerima dan decoding atau penginterpretasian pesan seperti berlawanan dengan istilah penyandian pesan. f. Misalnya telinga menerima dan menguraikan sandi pembicaraan. kilatan mata dan signal lainnya yang dapat dilihat mata.  Mengarahkan signal dengan persis. Misalnya pada waktu anda berbicara dengan teman di jalan kedengarannya suara mobil lewat anak-anak berteriak yang semuanya itu mengganggu pembicaraan anda sesaat dan gangguan itu dinamakan noise. Misalnya kalau kita berbicara dengan seseorang di jalan yang suasananya hiruk pikuk. taktik lain yang bisa dipakai untuk mengatasi gangguan adalah 7 . Seperti halnya dalam pembicaraan diatas. Tujuan (Destination) Komponen terakhir dari Shanon adalah destination (tujuan) yang dimaksud oleh si komunikator. Untuk menetralkan gangguan ini Shannon mengemukakan empat cara seperti berikut :  Menambah kekuatan ( power ) dari signal. ingatan atau pemikiran mengenai kemungkinan dari arti pesan. Oleh sebab itu kita harus siap menetralkan gangguan dan tidak terkejut dengan kehadirannya. Jelaslah jika seorang individu pada komunikasi tatap muka kekurangan satu atau lebih organ tubuh maka penerimaan pesan akan menjadi macet. Destination ini adalah otak manusia yang menerima pesan yang berisi bermacam-macam hal. Penerima dalam hal ini adalah alat-alat tubuh yang sederhana yang sanggup mengamati signal. penglihatan. e. kita perlu memperkeras suara kita dalam berbicara supaya tidak diteln suara hiruk pikuk dan agar dapat didengar oleh lawan kita berbicara.

maka sedikit kemungkinan pesan yang diterima diinterpretasikan dengan benar. Balikan adalah penting dalam proses komunikasi karena akan menceritakan kepada kita bagaimana pesan yang dikirimkan diinterpretasikan oleh yang menerima pesan. dengan gerakan kepala. Model Schraumn Wilbur Schraumn memberikan model proses komunikasi yang agak berbeda sedikit dengan dua model sebelumnya. Bila penerima pesan memberikan balikan kepada si pengirim maka si penerima berubah menjadi si pengirim atau sumber sehingga komunikasi tidak satu arah lagi tetapi satu lingkaran.berbicara dekat sekali dengan lawan berbicara sehingga suara kita itu dapat menetralkan gangguan suara lain. gerakan badan. kebudayaan yang sama. sentuhan. Sebagai tambahan terhadap dasar pertama. tetapi dalam suasana yang hiruk pikuk pengulangan kata-kata kunci dalam pembicaraan perlu dilakukan untuk membantu memperjelas pesn yang disampaikan. dapat digunakan taktik lain untuk menetralisir gangguan yaitu dengan memperkuat pesan dengan signal lain misalnya. 8 . Oleh karena Schraumn menyadari pentingnya balikan dalam komunikasi. Model ini sama dengan model-model sebelumnya yaitu memperlihatkan proses komunikasi yang satu arah dan tidak dua arah. akhirnya menyempurnakan model ini menjadi model dua arah.. Seorang individu dapat dipandang sebagai pengirim atau penerima pesan. Dia memperlihatkan pentingnya peranan pengalaman dalam proses komunikasi.  Menggunakan signal lain. latar belakang yang sama. Schraumn mengatakan jika tidak ada kesamaan dalam bidang pengalaman. Redudansi dalam situasi yang normal kurang baik digunakan. Bidang pengalaman akan menentukan apakah pesan dikirimkan diterima oleh sipenerima sesuai dengan apa yang dimaksudkan oleh sipengirim pesan. bahasa yang sama. 4.  Redudansi. dan sebagainya.

7. Model DeFleur Model ini menggambarkan model komunikasi massa ketimbang komunikasi antarpribadi. 9 . kebudayaan. Model Berlo Model-model komunikasi makin hari makin dikembangkan di antaranya yang paling terkenal model yangf dikembangkan oleh David Berlo pada tahun 1960. pengetahuan. Meskipun dalam model itu komunikator 1 dan komunikator 2 memiliki unsur-unsur yang sama yang juga didefinisikan sama : masukan. pesan. perasaan. dan sistem social dari sumber atau orang yang mengirim pesan merupakan factor penting dalam menentukan isi pesan. Akan tetapi pada masing-masing komponen tersebut ada sejumlah faktor kontrol. Model komunikasi Berlo di samping menekankan ide bahwa meaning are in the people atau arti pesan yang dikirimkan pada orang yang menerima pesan bukan pada kata-kata pesan itu sendiri . unsur-unsur tersebut tetap berada dalam muatannya. dan alat peraba. perlakuan atau treatment dan penyandian pesan. pemancar. Modelnya hanya memperlihatkan proses komunikasi satu arah dan hanya terdiri dari empat komponen yaitu sumber. gangguan.5. dengan memasukkan perangkat media massa dan perangkat umpan balik. Saluran yang dapat digunakan dalam komunikasi adalah penglihatan. saluran dan penerima atau receiver. yaitu komunikasi dua-orang (diadik). sikap.Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa interpretasi pesan terutama tergantung kepada arti dari kata atau pesan yang di tafsirkan oleh si pengirim atau si penerima pesan. Model Tubbs Model ini menggambarkan komunikasi paling mendasar. Modelnya merupakan perluasan dari model-model yang dikemukakan para ahli lain. Faktorfaktor ini juga berpengaruh kepada penerima pesan dalam menginterpretasikan isi pesan yang dikirimkan. penerima dan sasaran sebagai fase-fase terpisah dalam proses komunikasi massa. penyaring. Ia menggambarkan sumber. 6. saluran. pendengaran. pesan. Faktor ketrampilan. penciuman.

Pupuk di Serang Masih Langka Meski distribusi pupuk bersubsidi sudah dialihkan dari PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) kepada PT Pupuk Petani Kujang. Seharusnya semua daun padi berwarna hijau pada saat ini.“Pada tahun 2007 saya membe lipupuk UREA per 50 kilogram seharga Rp 65.Petani asal Kaligandu. agar cukup untuk ditaburkan di areal sawahnya. Halitu terbukti dari banyaknya petani yang masih susah untuk mendapatkan pupuk urea. itu pun jika ada.3 Contoh Kasus Model Komunikasi Kasus 1. dan hasilnya seperti yang anda lihat.” tambahnya. “Itupun jika pupuk Urea yang telah dipesan telah datang.Serang yang tidak tergabung dalam kelompok tani. Dan sekarang pupuk UREA naik sebsar Rp 85. mendapatkan pupuk jauh-jauh jenis urea di pengecer. jika petani tidak dikenal oleh pedagang pupuk di pengecer.” ungkapnya.Ia juga mengeluhkan. kebanyakan ujung daunnya menguning keemasan.000. ini akibat kurang diberi pupuk urea. ia juga harus menitipkan KTP.” ungkapnya. akhirnya ia hanya bisa menunggu hingga pupuk yang dipesannya tiba. agar padi bisa dipanen.” ungkapnya Karena persediaan Pupuk UREA yang terbatas. harus namun memesan para petani hari masih untuk kesulitanmendapatkannya. “Ini semata saya lakukan agar sawah saya bisa sepenuhnya diberikanurea. semua ujung daun padi kering berwarna kuning keemasaan karena kurang urea. melainkan hanya setengahnya saja. “Lihat sawah saya.Namun. Bahkan. 10 . tak jarang ia sering mengoplos pupuk urea dengan garam. kata Encep. meski harus dioplos dengan garam. sipembeli wajib meninggalkan kartu tanda penduduk (KTP).000 tanpa ada kelangkaan. Encep Effendi menjelaskan.persediaan pupuk urea bersubsidi di tingkat pengecer masih sangat terbatas.2. pupuk UREA tersebut tidak diberikan sepenuhnya.Saat membeli pupuk. maka selain harus memesan pupuk urea terlebih dahulu. setelah peneyerbukan yang memakan waktuwaktu 20 hari. karena di toko pupuk pun belum ada persediaan. Pupuk urea seharusnya telah tersedia. bila pengecer tidak mengenal pembeli pupuk.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang. seperti NPK.898 ton.Pelayan itu menambahkan. Pusri kepada PT. 11 . alokasi pupuk untuk Kabupaten Serang sebesar 15. “Seringkali saya lihat. “PT. Kujang.Ia juga menambahkan.Di tempat terpisah. Sedangkan pada tahun kemarin sebsar18. Kebutuhan tersebut wajib disediakan oleh pemerintah dan pengusaha. Abdul Muhyimembenarkan tentang masih terjadinya kelangkaan pupuk di wilayahnya. tidak banyak membawa perubahan dalam mengatasi kelangkaan pupuk yang semakinsering terjadi.” keluh pelaya toko yang tidak ingin menyebutkan namanya itu.Seorang pelayan di Toko Pupuk Patah Jaya. Kasus atau contoh aplikasi komunikasi searah diatasdikutip dari Koran Banten.” katanya. Tokonya juga mengalami kesulitan untuk menjual pupuk bersubsidi karena memang belum mendapatkan pasokan.karena di tokonya tidak terdapat pupuk urea.000 ton karena digabung dengan Kota Serang. Iamencontohkan. Seperti yang telah dibahassebelumnya bahwa komunikasi searah adaalah komunikasi yang tanpa adaanyaproses timbal balik atau Tanya jawab dan biasanya komunikasi searah terdapatpada media-media massa.Ia juga memaparkan. pengalihan distribusi pupuk dari PT. sebenarnya para petani membutuhkan pupuk urea dengan skala besar hanya sekali dalam setahun. di Pasar Rau Serangmengatakan..” urainya. untuk wilayah Bojonegara yang membutuhkan 186 ton pupuk bersubsidi. bagi para distributor wajib memiliki gudang yang jelas. petani mengelilingi wilayahSerang selama berhari-hari. para petani yang terpaksa membeli pupuk jenis lain. hanya untuk mencari pupuk urea.“Kami masih kesulitan untuk menj ual pupuk bersubsidi karena belum mendapatkan kiriman. Kujang begitu membawa pupuk wajib mengawal sampai gedung distributor. saat ini baru dipasok sembilan ton dari jatah 200 ton. pada tahun 2009 ini.

Kelompok ketiga meliputi model-model tentang efek komunikasi massa terhadap kebudayaan dan masyarakat. seleksi dan alur media massa Selain itu juga suatu model merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata. Kelompok keempat berisikan modelmodel yang memusatkan perhatian pada khalayak. model-model komunikasi dapat dibagi dalam lima kelompok. Kelompok kedua menyangkut pengaruh personal.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa model komunikasi adalah gambaran yang sederhana dari proses komunikasi yang memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. penyebaran dan dampak komunikasi masa terhadap perorangan. Kelompok kelima mencakup model-model komunikasi tentang sistem. produksi. 12 . Secara umum. Kelompok pertama. Sehingga suatu model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. disebut sebagai model-model dasar.

Konsep dan Model Komunikasi http://rumakom.wordpress. Model-Model Komunikasi http://dwikorisitaresmi.wordpress.ub. Pengertian. 2010.com/2010/10/31/pengertian-konsep-dan-modelkomunikasi/ diakses senin 05 November 2012 13 .com/2010/08/23/model-modelkomunikasi/ diakses senin 05 November 2012 Anonym 2010.DAFTAR PUSTAKA Samsul Hadi. 2010. Dwikori Sitaresmi.id/tugastik/2010/06/02/model-komunikasi/ diakses senin 05 November 2012 D.ac. Model Komunikasi http://blog.