You are on page 1of 18

Sternoclavicular Syndrome

DISUSUN OLEH: M. ABDURRAHMAN ALHARAANI

Sindroma klinis • Dengan munculnya sabuk pengaman yang menyilang di dada . sendi ini dapat mengalami subluksasi atau dislokasi. yang dapat melemahkan kondisi pasien. Sendi ini sering mengalami trauma akibat trauma akselerasi/decelarasi serta trauma tumpul pada dada. . sindrome sternoclavicular lebih sering dijumpai oleh para dokter . • Pada trauma berat. Penggunaan yang berlebihan dan penggunaan yang salah dapat menyebabkan inflamasi akut pada sendi sternoclavicular .

• Nyeri yang berasal dari sendi sternoclavicular sering menyerupai . spondilitis ankilosis . • Sendi ini juga menjadi subjek invasi tumor primer malignan misalnya thymoma atau dari metastasis penyakit lain . rematoid arthritis . osteoarthritis . syndrome Reiter .• Karena sendi sternoclavicularsendi merupakan sendi asli . oleh karena itu rentan untuk berkembang menjadi arthritis . arthritis psoriasis.

pasien sering berusaha untuk memfiksasi sendi ini dengan menjaga bahunya kaku pada posisi netral. rasa myeri berkurang. Rasa hangat dan bengkak jika mengalami inflamasi akut . • Jika bahu diangkat. Pasien juga sering mengeluhkan .Gejala dan Tanda • Pada pemeriksaan fisik . • Sendi sternoclavicular dapat terasa lembut pada palpasi. • Nyeri dihasilkan ketika pasien meregangkan dan menarik bahu serta mengangkat lengan.

Pemeriksaan • Foto polos diindakasikan pada semua pasien yang mengeluh nyeri yang diduga berasal dari sendi sternocalvicular untuk menyingkirkan kelainan tulang yang tersembunyi . tes tambahan berupa pemeriksaan darah lengkap . • Berdasarkan dari presentasi klinis pasien . Injeksi anestesi lokal/steroid atau keduanya pada sendi sternoclavicular berfungsi sebagai manuver . termasuk tumor . • Pemeriksaan MRI di indikasikan jika ada kecurigaan ketidakstabilan sendi . tingkat sendimen eritrosit dan antinuclear antibody juga dapat dilakukan . prostate spesifik antigen .

DIAGNOSIS BANDING • Seperti dijelaskan sebelumnya . • Syndrom tietze yang nyerinya membesar dari kartilago atas costocondral . sindrom sternoclavicular dapat terjadi bersamaan dengan farktur iga dan fraktur sternum . nyeri dari sindrom sternoclavicular syndrome sering keliru dengan nyeri yang berasal dari jantung dan dapat membuat pasien salah datang ke departement emergensi dan melakukan pemeriksaan jantung yang tidak diperlukan. • Jika terjadi trauma . dimana pada foto polos sering dilewatkan dan membutuhkan scanning tulang radionuklir untuk pemeriksaan lebih lanjut.

dan beberapa penyakit sulit untuk di diagnosa . • Proses patologis yang menginflamasi pleura seperti emboli pulmonary . misalnya nyeri neuropati yang termasuk polineuropati diabetikum dan herpes zooster akut yang melibatkan syaraf thorakalis. . • Kemungkinan dari penyakit struktur mediastinum tetap ada .• Nyeri neuropati yang melibatkan dinding dada juga dapat membingungkan atau dapat terjadi bersamaan dengan sindrom sternoclaviculare .

Treatment • Penanganan awal dari nyeri dan gangguan fungsi yang berhubungan dengan sindrom sternoclaviculare harus menggunakan kombinasi dari OAINS dan penghambat COX-2. • Penggunaan kompres panas dan dingin juga dapat bermanfaat. dan menolong melindungi sendi sternoclaviculare dari trauma tambahan. • Untuk para pasien yang tidak bersepon dengan pengobatan diatas . injeksi dengan . • Penggunaan dari elastic clavicula untuk membebat dapat berguna secara simptomatik.

• Komplikasi mayor dari teknik injeksi yang disebutkan diatas ialah pneumotoraks . dokter harus hati hati dalam menyingkirkan penyakit jantung yang mendasari dan penyakit paru dan struktur mediastinum. • Infeksi meskipun jarang dapat terjadi . jika jarum yang ditusukkan terlalu keluar atau terlalu dalam atau menembus ruang pleura. . kemungkinan dari trauma terhadap isi dari mediastinum tetap merupakan kemungkinan yang selalu ada . Kegagalan dalam melakukan hal tersebut dapat menyebabkan hasil yang buruk. komplikasi ini dapat dihindarkan apabila dokter memberi perhatian yang lebih pada akurasi penusukan jarum. jika tidak menaati teknik aspetik .KOMPLIKASI • Karena banyak proses patologis yang menyerupai dari nyeri sendi sternoclavicular .

SERRATUS ANTERIOR MUSCLE SYNDROME .

Sindroma serratus anterior dapat menyerupai nyeri infark miokard dan . • Nyeri dapat menjalar ke bawah ipsilateral ekstremitas atas sampai pada telapak jari manis dan jari kelingking. • Sindrom musculus serratus anterior merupakan salah satu yang jarang terjadi ditandai dengan nyeri dada bagian depan. • Intensitas nyeri pada sindrom serratus anterior : ringan sampai menengah. Nyeri dari sindroma otot serratus anterior terjadi sebentar dan hilang timbul. Kelainan yang jarang ditemukan membuat diagnosis dan penanganan yang salah.Sindrom Klinis • Sindroma nyeri dinding dada sering ditemukan dalam praktek dokter. Sindrom ini merupakan kumpulan dari gejala yang terdiri dari rasa nyeri pada tulang rusuk ke 5 – 7 pada garis mid aksila.

pergerakan dari dinding dada dan bahu. • Tanda lompat akan positif ketika titik pemicu tersebut distimulasi. .TANDA & GEJALA • Pada pemeriksaan fisik . • Nyeri timbul ketika ada perabaan pada titik pemicu. Titik pemicu pada lateral border dari skapula dapat muncul dan memungkinkan sebagai tempat untuk terapi injeksi. pasien yang mengalami nyeri jika titik yang memicu rasa nyeri pada tulang rusuk 5 – 7 pada garis midaxilla distimulasi. • Nyeri bisa menjalar sampai pada jari manis dan kelingking.

tes tambahan berupa pemeriksaan darah lengkap . termasuk tumor. • Berdasarkan dari presentasi klinis pasien . • Elektromiography diindikasikan pada pasien yang mengalami nyeri sindroma otot serratus anterior untuk membantu menyingkirkan radiculopati servikal dan pleksopati yang dapat dipertimbangkan karena nyeri yang menjalar sampai ke lengan.DIAGNOSIS • Foto polos diindi kasikan pada semua pasien yang mengeluh nyeri yang diduga berasal dari nyeri sindroma otot serratus anterior. prostate spesifik antigen . untuk menyingkirkan kelainan tulang yang tersembunyi . tingkat sendimen eritrosit dan antinuclear antibody dapat dilakukan. . • Pemeriksaan MRI di indikasikan jika ada kecurigaan adanya massa retrosternal seperti thymoma.

dan . sindrom otot serratus anterior dapat terjadi bersamaan dengan fraktur iga dan fraktur sternum . • Jika terjadi trauma.Diagnosis Differensial • Seperti dijelaskan sebelumnya . nyeri sindrom otot serratus anterior sering keliru dengan nyeri yang berasal dari jantung dan dapat membuat pasien salah datang ke departement emergensi dan melakukan pemeriksaan jantung yang tidak diperlukan. • Syndrome tietze yang nyeri akibat pembesaran dari kartilago atas costocondral dihubungkan dengan infeksi virus bisa membingungkan dengan sindrom sternalis. dimana pada foto polos sering dilewatkan dan membutuhkan scanning tulang radionuklir untuk pemeriksaan lebih lanjut.

• Proses patologis yang menginflamasi pleura seperti emboli pulmonary . dan beberapa penyakit sulit untuk di diagnosa. • Kemungkinan dari penyakit mediastinum tetap ada.• Nyeri neuropati yang melibatkan dinding dada juga dapat membingungkan atau dapat terjadi bersamaan dengan sindrom sternoclaviculare . infeksi dan tumor perlu juga mendapat . misalnya nyeri neuropati yang termasuk polineuropati diabetikum dan herpes zooster akut yang melibatkan syaraf thorakalis.

• Untuk para pasien yang tidak bersepon dengan pengobatan diatas . injeksi dengan anestesi lokal dan kortikosteroid dapat menjadi langkah selanjutnya. . • Penggunaan kompres panas dan dingin juga bermanfaat.Treatment • Penanganan awal dari nyeri sindrome otot serratus anterior harus kombinasi OAINS dan penghambat COX-2 . • Penggunaan dari sabuk elastik iga untuk membebat dapat membantu memberikan bantuan simptomatik.

• Mengingat kedekatan dari rongga pleura . pneumothoraks setelah injeksi pada otot serratus anterior . .Komplikasi dan penyulit • Problem utama dari perawatan pasien ini adalah kegagalan untuk mengidentifikasi patologi yang serius dari thoraks dan atau mediastinum. Kira-kira 25% pasien akan mengeluh terjadi peningkatan rasa nyeri yang sementara setelah injeksi dan pasien harus diberitahu sebelumnya.

SELESAI TERIMA KASIH .