P. 1
STUDI KASUS SISTEM PENDIDIKAN AMERIKA « Islam Adalah Jalan Hidupku

STUDI KASUS SISTEM PENDIDIKAN AMERIKA « Islam Adalah Jalan Hidupku

|Views: 19|Likes:
Published by amar_nahi_munkar

More info:

Published by: amar_nahi_munkar on Nov 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

http://taukhid.wordpress.com/2008/08/22/sistem-pendidikan-dalam-ideol...

Islam Adalah Jalan Hidupku

SISTEM PENDIDIKAN DALAM IDEOLOGI SEKULERKAPITALISME : STUDI KASUS SISTEM PENDIDIKAN AMERIKA
Agustus 22, 2008 — Taukhid About these ads Pemikiran-Pemikiran Dasar Sebagaimana halnya dengan ideologi-ideologi yang lain, ideologi sekuler memiliki pemikiran dan metode untuk semua aspek kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pendidikan. Ideologi sekuler-kapitalisme juga menjadikan sistem pendidikan sebagai salah satu sarana untuk mentransfer pemikiran-pemikiran mereka ke masyarakat dan mencetak para pengemban- pengemban baru ideologi ini. Bahkan lebih dari itu, bila dilihat dari sejarah awal ideologi ini, akan terlihat pentingnya peranan dunia pendidikan bagi ideologi sekuler-kapitalisme. Pemikiran-pemikiran awal ideologi sekuler muncul dalam benak kaum pemikir dan intelektual abad pertengahan Eropa. Penindasan dan pengekangan pemikiran yang dilakukan institusi gereja di abad pertengahan menyebakan lahirnya pemikiran-pemikiran tandingan dari kaum intelektual Eropa yang berupa konsep kebebasan. Perkembangan di Eropa, sebagai akibat kuatnya kaum menengah dan kaum intelektual, kemudian melahirkan revolusi industri, yang memunculkan kelompok berkuasa yang baru, yaitu para pemilik modal dan para pengusaha. Semenjak itulah, ideologi sekulerisme menjadi lebih dominan pada sektor ekonominya, dan lebih sering disebut sebagai ideologi kapitalisme. Walaupun begitu, peran penting para cendekiawan dan intelektual masih sangat kuat, karena mereka menjadi motor penggerak pemikiran-pemikiran ideologi ini, serta menjadi penjaga bagi keberlangsungan ideologi ini. Sinergi antara para intelektual dan para pemilik modal, menjadi bentuk sinergi baru mirip seperti sinergi para gerejawan dan raja sebelumnya. Para intelektual merupakan ujung tombak dalam perang pemikiran yang dikobarkan ideologi ini dalam menghadapi pemikiran-pemikiran ideologi lawan, seperti ketika akan menjajah suatu negara yang Oleh : Mirza Satriawan*

1 of 8

11/7/2012 10:57 AM

http://taukhid. mungkin di dalamnya terdapat suatu ideologi baik diemban oleh negara tersebut ataupun diemban oleh sebagian masyarakatnya.com/2008/08/22/sistem-pendidikan-dalam-ideol..wordpress. ataupun ketika berusaha mendominasi percaturan politik dunia. 2 of 8 11/7/2012 10:57 AM ..

sehingga kehidupan pun kemudian diatur berdasarkan pada pemikiran manusia. Untuk menjaga kebebasan berpendapat/berekspresi ini. dan dengan menggunakan negara maka biaya investasi untuk mencetak pekerjapekerja yang tangguh bagi mesin industri kapitalis. sehingga tujuan dari pendidikan dalam ideologi ini adalah untuk mencetak individu-individu yang profesional yang dapat mendukung keberlangsungan industri-industri mereka. dalam ideologi kapitalisme. maupun di masyarakat. Sehingga terkadang di suatu negera bentuk sistem pendidikannya tidaklah terstruktur rapi di bawah kendali negara. Bentuk pendanaan oleh negara dalam dunia pendidikan ternyata bervariasi antara satu negara barat dengan negara yang lainnya. tetapi hanya ada pada level pemerintah negara bagian. maka peran dan campur tangan negara dalam masalah sistem pendidikan. Dunia pendidikan difungsikan sebagai penopang bagi mesin industri kapitalisme. Hal ini karena pendidikan dipandang sebagai investasi. maka institusi pendidikan haruslah semaksimal mungkin. Negara seperti Jerman dan Austria. mandiri dan otonom. terdapat beberapa konsep-konsep yang hendak diwujudkan dan dijaga. demi tetap terjaganya sekulerisme. Jadi bukanlah tabu bagi negara. terutama dari segi kurikulum. lalu pemikiran dan pendapat yang sejalan dengan pemerintahlah yang akan dikembangkan. mendanai seluruh sistem pendidikannya. kebebasan berpendapat/berekspresi. dan kebebasan bertingkahlaku. Dalam hal pengaturan kehidupan yang menjadi asasnya adalah asas manfaat sedangkan tujuannya adalah mencapai kebahagian/kesejahteraan material semaksimal mungkin. dalam pendanaan maupun dalam pembuatan kurikulum/materi ajar. yaitu: konsep kebebasan kepemilikan. Banyak badan-badan sertifikasi sekolah maupun sertifikasi guru . akhirnya ditanggung oleh masyarakat melalui pajak. untuk ikut mendanai biaya pendidikan. Sebab bila tidak dikhawatirkan akan membatasi berkembangnya pemikiranpemikiran atau pendapat-pendapat tertentu. Untuk mencapai tujuannya. intinya adalah mencetak para pekerja yang baik. Untuk menjaga kebebasan berpendapat/berkespresi. Pemikiran ideologi sekuler kapitalisme dalam sistem pendidikan berlandaskan pada konsep. dan sebagian pendidikan tinggi. Seperti misalnya di USA. baik dalam dunia akademik.konsep serta asas-asas di atas. Konsep-konsep ini berintikan pada konsep kebebasan. maupun pemerintahan lokal (distrik atau kota). sistem pendidikan yang terstruktur tidak tampak dalam level pemerintah federal. Sedangkan negara seperti USA. kebebasan beragama/berkeyakinan. harus sangat minimal. mendanani hampir keseluruhan pendidikan rendah sampai menengah. yang menerapkan sosialisme negara.Pemikiran-pemikiran ideologi sekuler-kapitalisme didasarkan pada ide dasar pemisahan agama dari kehidupan. Karena itu terkadang negara diharuskan ikut mendukung bahkan mungkin juga total mendanai masalah pendidikan. dari tingkat rendah sampai perguruan tinggi.

pendapat para cendekiawan mereka yang mengembangkan pemikiranpemikiran ini.yang tidak terkait langsung dengan struktur pemerintah. dan juga kalangan agamawan. ketika di masa penindasan gereja dibandingkan dengan masa reinaissance. berhak dan boleh membuat institusi pendidikan. Untuk menjaga kebebasan kepemilikan. Juga dibolehkan untuk . Cara yang paling sering dipakai dalam dunia pendidikan adalah fakta sejarah bangsa Barat. maupun ke masyarakat umum melalui media massa. kepada para peserta didik. termasuk pemerintah. maka siapa saja. Penanaman ideologi sekuler-kapitalisme kebanyakan tidak dilakukan secara langsung melalui kurikulum tetapi melalui materi pendidikan lewat para pendidik maupun lewat pendapat. khususnya di tingkat menegah ke atas.

pada masing-masing negara bagian. terutama dalam pengendalian keban yakan fungsi-fungsi publik seperti sekolah. maka untuk menjaga kebebasan beragama/berkeyakinan. termasuk dana untuk riset penelitian. Tidak boleh juga dalam institusi milik negara tadi adanya segala sesuatu yang bisa membuat institusi tersebut condong pada suatu kelompok dalam masyarakat. Termasuk juga dalam masalah kebebasan kepemilikan. baik dari masyarakat maupun dari pihak luar bahkan asing. maka konsepnya dalam berbagai bidang akan terasa pengaruhnya di negeri-negeri lain. yang ada adalah sistem pendidikan dalam artian terbatas. maka institusi tersebut tidak boleh mengajarkan pemikiran-pemikiran khusus agama tertentu. tidak ada . ataupun lembaga untuk mengkader orang-orang dengan pola agama tertentu. Amerika tidak memiliki sistem pendidikan nasional. pelayanan sosial dsb. tidak boleh memprioritaskan berdasarkan kepemilikan. Hal ini berdasarakan pada filosofi bahwa pemerintah (federal/pusat) harus dibatasi perannya. Sistem pendidikan di Amerika memiliki sifat yang khas yang berbeda dari sistem pendidikan di negara-negara lain. Kendali semacam itu harus berada di tangan negara bagian atau masyarakat dan pemerintahan lokal. akan kita berikan sekilas gambaran sistem pendidikan di USA. Untuk menjamin keadilan dalam kebebasan kepemilikan. ataupun memusuhi suatu kelompok dalam masyarakat. institusi pendidikan bebas dalam mencari sumber-sumber dananya sendiri. dalam hal dana-dana dari pemerintah untuk dunia pendidikan. kecuali sebatas sebagai ilmu. Sekilas Sistem Pendidikan di USA Untuk memberikan gambaran aplikasi penerapan konsep-konsep pemikiran sekulerkapitalisme dalam bidang pendididikan. Artinya.menjadikan institusi pendidikan itu sebagai suatu lembaga profit. Tetapi bila dilakukan oleh negara. Walaupun model sistem pendidikan di USA bukan merupakan satusatunya model penerapan konsep sekuler-kapitalisme dalam bidang pendidikan. suatu institusi pendidikan milik pemerintah maupun milik non pemerintah memiliki hak dan kesempatan yang sama terhadap dana-dana pendidikan dan riset tadi. tetapi karena saat ini USA merupakan negara adidaya. hal ini terutama karena sistem pemerintahannya yang mendelegasikan kebanyakan wewenang kepada pemerintahan negara bagian dan pemerintahan lokal (distrik atau kota). khususnya di Indonesia. Karena itu di Amerika dalam bidang pendidikan dasar dan menengah.

memperkuat nasional. Apa yang ada hanyalah semacam standar. . Walaupun begitu pemerintah federal (pusat) diberi wewenang terbatas untuk mengintervensi dalam masalah pendidikan. bahkan tidak ada kurikulum negara bagian.standar kompetensi lulusan yang ditetapkan oleh pemerintahan negara bagian ataupun pemerintahan lokal. kesamaan dalam peluang meningkatkan nasional. produktivitas pertahanan/ketahanan .menjamin pendidikan.kurikulum nasional. yaitu untuk : memajukan demokrasi. . bila terkait dengan empat hal.

Department of Education.Bentuk intervensi pemerintah pusat tidak dalam bentuk penentuan materi ajar. Tetapi lembaga akreditasi ini tidak terkait dengan pemerintah baik pusat maupun pemerintahan negara bagian. yang melakukan perangkingan terhadap unviersitas-universitas. membentuk kurikulumnya berdasarkan pada perkembangan pasar dunia kerja dan industri. Ketiadaan kurikulum maupun standar nasional maupun lokal di bidang pendidikan tinggi. semua universitas memiliki otonomi yang sangat besar dalam masalah akademik dan pendanaan. dan semuanya gratis. yang tentunya menguntungkan perusahaan karena mendapatkan sumberdaya manusia yang murah dengan kualitas yang memadai. Juga terdapat berbagai lembaga akreditasi regional maupun nasional. Total 2. secara terbatas. Dalam bidang pendidikan tinggi. Kebanyakan para politikus dan negarawan Amerika adalah alumni sekolah-sekolah elit semacam ini. dan biasanya hanya dapat diakses oleh kelompok elit dan keluarga-keluarga kaya di Amerika. Tetapi terdapat juga sejumlah sekolah swasta yang tidak mendapat dana dari pemerintah.9 persen dari total budjet pemerintah federal yang dialokasikan untuk pendidikan. khususnya kebanyakan majalah. Ini berarti sumbangan terbesar pendanaan pendidikan ada pada pemerintah negara bagian dan dana masyarakat. Lembagalembaga akreditasi tersebut memperoleh pengakuan melalui dua lembaga. Sebagian besar unversitas adalah universitas publik (negeri) yang dimiliki oleh negara bagian. Council of Higher Education Accreditation (CHEA suatu lembaga swasta – non pemerintah) dan US. Sebagian besar sekolah tingkat dasar dan menengah dimiliki dan didanai oleh negara bagian dan pemerintah lokal. yang mengakreditasi berbagai bidang pendidikan maupun bidang profesional. Sekolah semacam ini biasanya dikelola oleh lembaga keagamaan.9 persen dari dana federal tersebut hanya menyumbang antara 8 sampai 10 persen budjet pendidikan di seluruh Amerika. Kerjasama dengan pihak perusahaan/industri juga sering dilakukan. Lembaga-lembaga akreditasi tadi semacam yayasan non profit yang kebanyakan anggotanya adalah para profesional terkait bidang yang diakreditasi. tetapi lembaga-lembaga ini bukan lembaga pemerintah. Bentuk kerjasama dengan pihak industri. tetapi dalam bentuk usulan-usulan maupun program-program pendanaan dengan tujuantujuan tertentu. Sebagai akibatnya pendanaan pemerintah federal di bidang pendidikan sangat kecil. dan Business Week (menerbitkan Best Business Schools). Terdapat beberapa lembaga. dan biasanya sangat mahal tetapi memiliki kualitas yang terkenal. Sebanyak 92 dari 100 universitas terbesar di Amerika adalah . seperti US News and World Reports (menerbitkan America’s Best Colleges dan America’s Best Graduates Schools). Tidak ada kurikulum nasional dan juga tidak ada standarisasi kompetensi kelulusan di perguruan tinggi. sebagai gambaran di tahun 2005 hanya 2. menyebabkan kebanyakan universitas-unversitas di Amerika. dalam bentuk magang (internship). juga menentukan pola kurikulum yang ada di suatu universitas.

terutama peserta didik dalam bentuk SPP dan biaya-biaya lain. Walaupun didanai oleh negara bagian. Selebihnya budjet universitas publik. Universitasuniversitas publik tersebut dipimpin oleh board of trustees (semacam majelis wali amanat) yang bertanggung jawab kepada pemerintah negara bagian yang menjadi pemiliknya. SPP di universitas publik masih termasuk . kontrak-kontrak kerjasama dan sumbangan. bahkan hanya sekitar 10 sampai 30 persen budjet universitas publik yang berasal dari pemerintah negara bagian di mana universitas itu berada. Walaupun tidak semahal SPP univesitas privat/swasta. Tidak ada institusi pendidikan yang dimiliki negara federal kecuali beberapa akademi militer. tetapi sebagian pendanaan universitas-unversitas publik juga berasal dari masyarakat. spp mahasiswa. berasal dari hibah.universitas publik (negeri) yang dimiliki negara-negara bagian.

Tentu saja biaya kuliah di universitas-universitas ini sangat mahal. dan sering tidak mendapat keuntungan-keuntungan sebagaimana layaknya pekerja biasa di Amerika . Terlepas dari bentuk dan sistem pendidikan yang saat ini diterapkan di Amerika. sebaliknya universitas privat dapat bebas menbuka cabang di berbagai tepat termasuk di luar negeri.unversitas privat. Untuk membantu mengurangi beban biaya pendidikan.Bagaimana seharusnya materi yang diajarkan di sekolah . Universitas-universitas privat inilah yang banyak `mengekspor pendidikan’ ke berbagai negera. mencapai lima kali lipat dari biaya di universitas publik kebanyakan. Bila universitas publik tidak boleh membuka cabang di luar negara bagiannya. Kesemua hal di atas. menyebabkan universitas-universitas privat lebih berkualitas dan beberapa di antaranya menjadi universitas unggulan taraf internasional. Selain universitas-universitas publik.tinggi. hampir 25 posisi teratas dalam rangking-rangking berbagai bidang. universitas dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan biaya yang lebih murah. yang nantinya dilunasi ketika dia sudah lulus. kecuali dengan bantuan sistem pendanaan. dalam sejarah perkembangan Amerika terdapat beberapa hal fundamental yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan dikalangan para ahli-ahli mereka antara lain: 1. karena mahasiswa pekerja (student worker) ini digaji dengan honor yang lebih rendah dari honor pekerja biasa. maupun pekerjaan administrasi. Tetapi dalam bidang kualitas. kebanyakan universitas juga membuka pekerjaan untuk mahasiswanya. sehingga universitas privat memiliki peluang yang sama dalam mendapat dana riset seperti halnya universitas publik. Dengan mekanisme semacam ini. sehingga masyarakat dari kalangan menengah bawah kesulitan dalam memasukinya. dikuasai oleh universitas. Karena tidak menggunakan dana publik maka pengelolaan universitas. pemerintah federal berkewajiban untuk memperlakukan semua lembaga pendidikan secara sama. terdapat sejumlah universitas privat (swasta). seperti bekerja sebagai asisten riset. kecuali tiga atau empat posisi. Banyak juga siswa yang mengambil pinjaman khusus pendidikan (student loans) untuk biaya kuliahnya. ditambah dengan kebebasan dalam memperoleh dana-dana tambahan dari industri dan sumbangan pribadi yang tidak mudah diakses universitas publik. Ketika berkaitan dengan pendanaan riset.universitas privat ini lebih fleksibel dan bebas. Banyak siswa yang tidak akan dapat merasakan pendidikan tinggi kecuali mendapat bantuan berupa grant (hibah) atau scholarship(beasiswa). Mereka juga lebih bebas dalam memperoleh sumber-sumber pendanaan maupun bekerjasama dengan berbagai pihak (industri).

Bagaimana dibagi/didistribusi 3. pakar dari universitas Columbia dan pengarang banyak buku pendidikan. menginginkan sistem pendidikan menghasilkan warga negara yang . mengatakan bahwa akar penyebab perdebatanperdebatan tersebut adalah adanya tiga pemikiran kuat yang berbeda dalam masyarakat Amerika: 1.Siapa yang seharusnya menanggung beban biaya pendidikan 5.2.Seberapa banyak sumber daya kita yang harus dikerahkan untuk dunia pendidikan. R.Bagaimana pendidikan seharusnya pendidikan otoritas seharusnya mendistribusi 4.Freeman Bu s. Dan masih banyak lagi.Pemikiran nilai perekat.

3. Penanaman pemikiran-pemikiran barat ke benak masyarakat dilakukan dengan mendidik putra-putri kaum muslimin yang memiliki potensial dalam institusiinstitusi pendidikan mereka. Dengan itu mereka dapat mencetak pengemban dan pembela-pembela ideologi mereka langsung di negeri jajahan. di mana di sana ada ideologi tertentu (Islam) yang diemban oleh sebagian masyarakatnya. Bidang pendidikan telah menjadi andalan mereka untuk memasukkan pemikiran-pemikiran ideologi mereka ke benak umat. sadar atau tidak sadar mempropagandakan dan memperjuangkan pemikiran-pemikiran Barat dan merusak pemikiran. dan 2. maka penjajah akan dapat lebih leluasa mengendalikan sumberdaya manusia di negeri tersebut. Orang-orang ini. Ketika cengkraman penjajah Barat pada suatu negeri cukup kuat. sejak sebelum runtuhnya daulah khilafah Turki Usmani – dengan sekolah-sekolah misionaris yang menjadi awal penyebab keruntuhan daulah– sampai sekarang – dalam rangka menghabiskan sisa-sisa ideologi Islam sampai ke akar-akarnya. Ini dilakukan misalnya dengan memberikan dana bantuan penelitian di bidang-bidang non sains dan teknologi maupun kerjasama-kerjasama langsung antar perguruan tinggi terutama dalam bidang eksplorasi sumber daya alam. menginginkan nilai-nilai (minoritas) mereka terlayani. seperti misalnya kelompok Mafia Berkley yang terkenal di jaman orde baru. dan ilmu ekonomi. yang memformat sistem ekonomi Indonesia mengikuti program penjajah. Pemanfaatan Sistem Pendidikan dalam Penjajahan Dalam rangka penjajahan terhadap suatu negara. .efektif. Mereka juga secara sadar atau tidak sadar menjalankan program-program penjajah Barat. dan setelah kembali ke tengah-tengah masyarakatnya akan secara langsung atau tidak langsung. termasuk akses terhadap data-data penting sumberdaya alamnya. maka pihak kapitalis penjajah akan melakukan serangan pemikiran untuk melemahkan dan melenyapkan ideologi musuh serta memperkuat masuknya ideologi sekuler kapitaliseme di negeri tersebut. ilmu agama. melalui berbagai program beasiswa yang mereka tawarkan. biasanya berpotensi menduduki posisi-posisi penting di berbagai bidang. ilmu pemerintahan.Pemikiran modernisasi dan globalisasi.pemikiran Islam di tengah masyarkat.Pemikiran nilai-nilai pembeda. terpelajar bertanggungjawab. menekankan pentingnya membentuk `warga negara dunia’ dalam dunia yang saling berketergantungan. khususnya dalam bidang ilmu sosial-humaniora. Termasuk juga menjadikan para ilmuwan di negeri tersebut untuk bekerja bagi kepentingan mereka. dengan menjadikannya seperti sistem pendidikan dalam sistem sekuler kapitalisme. modern dan urban. setelah menyelesaikan pendidikan tingkat tinggi mereka. Selain itu dengan terbukanya (globalisasi) sistem pendidikan di negara tersebut. berikutnya mereka akan mengarahkan sistem pendidikan negara tersebut agar dapat menopang rencana mereka untuk menjajah negeri tersebut. seperti misalnya program beasiswa Fulbright (USA).

dipaksa agar memperkecil subsidi pendidikan ataupun menghilangkan subsidi negara pada institusi pendidikan milik negara. serta mengubah institusiinstitusi pendidikannya menjadi . yang biasanya lemah secara ekonomi.Dalam masalah pendanaan pendidikan. negara terjajah.

[ ] Referen si Greg Russell. yang murah dan menguntungkan para pemilik modal. e- . vol 5 no. tanpa tahun. karena dengan begitu kebanyakan SDM adalah tenaga teknis maupun tenaga kasar. The center on Education Policy. Munculnya lembaga akreditasi dan perangkingan swasta. e-journals of the U. yang merupakan copy paste dari sistem board of trustee di universitasuniversitas Amerika USA. yang akan ada hanya standar-standar kompetensi siswa.sekedar semacam “perusahaan milik negara”. Penerapan sistem pendidikan sekuler kapitalis serta masuknya pemikiran-pemikiran sekuler kapitalis dalam bidang pendidikan dapat sangat jelas dilihat di Indonesia. Demokrasi. Schools.S. Walhasil. Dalam masalah dana dari pemerintah (dana hibah maupun dana penelitian). of States. Akan kita lihat PTS menjadi lebih kuat lebih berkualitas dan lebih dominan dalam dunia pendidikan. The Standards Revolution In U. khususnya pendidikan tinggi. Kekurangan SDM berkualitas tinggi ini justru menjadi keuntungan bagi penjajah. Di bidang kurikulum pun sekarang tidak ada lagi kurikulum nasional. yang memiliki otonomi luas terpisah dari pemiliknya (pemerintah). The Federal Role in US Education. Orientasi kurikulum PT akan mengikuti perkembangan pasar.).Schroeder. Mahalnya pendidikan (khususnya pendidikan tinggi) bagi kebanyakan masyarakat. Bentuk Pemerintahan Berdasarkan Konstitusi (terj. lebih memperjelas pengaruh pemikiran sekuler kapitalis dalam sistem pendidikan tinggi. of States.. US Society and Values. Peran lembaga rangking perguruan tinggi asing pun sudah mulai terasa. sekarang memperlakukan antara PTS dan PTN secara sama.. Tiffany Dani .C. Desentralisasi sistem pendidikan dasar dan menengah. 2.). Walhasil negara tersebut akan kekurangan sumber daya manusia yang berpendidikan tinggi. pemerintah mulai mengubah perguruan tinggi-perguruan tinggi (PT) ne geri terkenal menjadi bentuk BHMN dan nantinya BHP. dan otonomi total (bidang pendanaan maupun akademik) universitasuniversitas milik negara. disertai dengan munculnya PT-PT swasta asing. dapat kita prediksi bila penjajahan sekuler kapitalisme dalam bidang pendidikan tidak dihentikan. Garis Besar Pemerintahan Amerika Serikat (terj. Office of International Information Programs. Akibatnya tentu adalah mahalnya biaya pendidikan. yaitu memiliki peluang yang sama untuk mendapat dana-dana tersebut. US Society and Values. Department of State. maka gambaran dunia pendidikan di Indonesia akan semakin suram. Office of International Information Programs – United States Dept. Richard C. Dept. 2000.. Munculnya sistem pinjaman siswa (student loans) untuk membayar biaya kuliah. US. Antara lain dalam bidang pendanaan. Washington D.S. June 2000. Keberadaan majelis wali amanat.

November 2005. vol 10 no. An Overview of U. US Society and Values. publication of Council for Higher Education Accreditation. Accreditation. vol 5 no. America’s “Top” Schools. Judith S. US Department of Anonim.ed. June 2000.gov Education – Overview .. 2. Anonim.. 2. Department of State.S. Eaton.journals of the U. Department of State. The Federal Role in Education in h p://www. tanpa tahun . . College Rankings.S. e-journals of the U.S. .

Possible Sources Of Financial Aid. The Cost Of College In The United States.S. November 2005. 2008 pada 7:44 am salam kenal Balas « MENGHADAPI LIBERALISASI PENDIDIKAN TINGGI AL-QASHA. At The Core Of U. 2.S.Robert H. . madzz Says: Agustus 23. . Kaitkata: khilafah1924. Department of State. June 2000. What Is A Large. How the Khilafah was Destroyed.com.. Bruininks. vol 10 no.. 2. ejournals of the U. Martina Schulze. . 2.S. 2. Department of State... 2. Department of State. vol 10 no. November 2005. vol 10 no. Tema: Garland oleh Stefan Nagtegaal and Steven Wi ens. Margaret S. 1 Komentar » Satu Tanggapan ke “SISTEM PENDIDIKAN DALAM IDEOLOGI SEKULER-KAPITALISME : STUDI KASUS SISTEM PENDIDIKAN AMERIKA” 1. . e-journals of the U.com . US Society and Values. ejournals of the U. vol 5 no. Wagner. Branson. Khilafah Publication.. US Society and Values. Anonim. Hizbut Tahrir. ejournals of the U. November 2005.S. PALESTINA.S. November 2005. Private Research University?. Department of State. e-journals of the U. Public Universities In The United States. Ikuti Follow “Islam Adalah Jalan Hidupku” Powered by WordPress. vol 10 no. DAN PENEGAKAN KHILAFAH » Blog pada WordPress. James W. Department of State. US Society and Values.S. Education. London 2000 Ditulis dalam Pendidikan. US Society and Values. US Society and Values. A Passion For Learning.org.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->