You are on page 1of 22

1

PROJECT MANAGEMENT
( week 5 )

Project Management Techniques

Gantt chart Critical Path Method (CPM) Program Evaluation & Review Technique (PERT)

1984-1994 T/Maker Co.

Gantt Chart
3

Activity Design Build

Time Period
J F M A M J J

Test

Bar Chart
Tahun
4

2004

2005

Item Brief Design Bill of quantity Await return of Bids

M A M J J A S O N D J F M A

Examine Bids
Demolition Construction ExternaL works Move in

Keunggulan dan kelemahan


5

Keunggulan : Mudah dibuat dan dipahami Kelemahan :

Tidak menunjukkan secara spesifik hubungan antar satu kegiatan dengan yang lainnya, sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan antar kegiatan. Sukar untuk di update Untuk proyek yang bersifat kompleks akan mengurangi kemampuan penyajian secara sistematis

PERT / CPM
Network planning methods that generate:
6

Relationship between activities Project duration Critical path Slack for non critical activities Crashing (cost / time trade-offs) Resource usage

CPM Method
7

Sistem Notasi :
Arrow

System Node System

Arrow System:
Activity

: Activity:

Dummy

Event

Rule of Network Diagram


8

1. Suatu Asktivitas hanya dapat dimulai apabila aktivitas yang mendahuluinya ( predecessor) telah selesai 2. Hanya ada satu initial event dan sebuah terminal event 3. Panjang pendek anak panah tidak memiliki arti 4. Penomoran dari kecil kebesar 5. Keterangan kegiatan ditulis di atas anak panah, kurun waktu di bawahnya. 6. Hindarkan sejauh mungkin garis yang saling menyilang.

Critical path
9

Notation
ES:

Earliest Starting time EC: Earliest Completion time LS: Latest Starting time D : Activity duration

Rules of AoA :
10

Rule 1

Unless otherwise stated, the starting time of a project is set equal time zero. That is, the first node, node 1, in the network has an ES of zero, thus : ES(1)=0

Rule 2

ES for any activity for any node ( activity j) is equal to the maximum of the EC of immediate predecessor of the node:
ES(i) = Max{EC(j)} for j P(i) P(i) ={set of immediate predecessors of activity

11

Rule 3
EC

of activity i is the activitys ES plus its estimated time, ti


EC(i) = ES (i) + ti

Rule 4
EC

of a project is equal to the ES of every last noden, in the project network.


EC ( Project)= EC(n)

Rule 5
Unless the LC of a project is explicitly specified, it is set equal to the EC of the project. This is called the Zero project slack convention
LC ( Project)= EC (Project)

Rule 6
If a desired deadline, Tp is specified for aproject, then
LC ( Project = Tp
12

13

Rule 7
LC for activity j is the smallest of the latest start time of activitys immediate successors.
LC(j)= Min i S(j) where S(j)={ immediate successors of activity j}

Rule 8
LS for activity j is LC minus activity time: LS(j)=LC(j)-ti

Project Network Techniques (PNT)


14

Project Network Techniques atau PNT digunakan untuk memudahkan dan memberi solusi dalam menghadapi permasalahan apabila kita menggunakan Bar Chart, misalnya ketergantungan kegiatan satu dengan yang lain atau kapan kegiatan akan bisa dimulai dan bagaimana pengaturannya.

15

Terdapat 2 (dua) metoda yang selama ini digunakan yaitu : 1. Activity on Arrow (AoA) 2. Activity on Node

a).

b).

Elemen dalam Diagram AoA


16

1.

Activitas Adalah kegiatan yang harus dilakukan dan diselesaikan sesuai jadwal. 2. Event. Adalah kegiatan yang diawali oleh satu permulaan dan diakhiri oleh selesainya pelaksanaan. (start and finish of an activity).

Konvensi yang dipakai dalam AoA 1. 2. Urutan waktu mengalir/berjalan dari kiri ke kanan (sesuai tanda panah) Head node (preceding node) selalu mempunyai penomoran yang lebih kecil dari tail node (succeeding node)

Activity

1
preceding node

Membuat saluran 7 hari kerja Duration

2
succeeding node

Cara menggambarkan EVENT dan Activity dalam AoA


1
17

Menggali Parit

Angka 1 dan 2 adalah EVENT Menggali parit disebut dengan ACTIVITY atau aktivitas Dari event 1 ke event 2 terdapat kegiatan Menggali Parit
Cara penggambaran lain bisa juga berbentuk belok seperti dibawah ini .
Menggali Parit A).

2
C).

Menggali Parit

1 1 1 B). Menggali Parit 2 2

Dasar-dasar umum penggambaran EVENT dan ACTIVITY


1
18

B C

4
E

2 1 A B C D 8

A harus selesai sebelum B mulai. C baru mulai setelah A selesai D bebas kapan bisa mulai E mulai setelah A,B,C dan D selesai

1 G 2 3 H K

A B C Merger Mode 7 K 8

2
3 4 5 6

10

11 1

E
F 9 J

3 4 5

B C

Model Dasar bentuk AoA

Burst Mode

Model Dasar bentuk AoA 1 2 3 4 5 6

A
B 7 G

19

Ketentuan dasar dimulainya suatu EVENT

Suatu EVENT tidak dapat telah direalisir atau bisa dicapai /terjadi sebelum kegiatan /aktivitas yang mendahuluinya selesai dikerjakan. Contoh : EVENT 10 hanya dapat terjadi bila kegiatan 7-10, 8-10 dan 9-10 selesai. Tidak satupun kegiatan dapat dimulai bila TAIL EVENT belum selesai dikerjakan. Contoh : Aktivitas 10-11 tidak dapat dimulai bila EVENT 10 belum selesai

C
D E F 9 J 8 H 10 K 11

Looping

Kekeliruan Logic Yang Sering Terjadi

Yang benar

Dangling (tidak ada titik akhir penyelesaian)


Yang benar

Aktivitas Dummy
20

Bertujuan agar : terlihat adanya hubungan ketergantungan antara dua peristiwa (event) maka diadakan kegiatan fiktif yang dinamakan dummy dan digambarkan dengan garis terputus dibutuhkan karena untuk keperluan kemudahan perhitungan pada komputer.

Menggambar Network
Dalam menggambarkan menurut AoA, perlu dicatat bahwa yang penting harus dipenuhi aturan sebagai berikut : Kegiatan yang berbeda bisa dilukiskan dengan satu anak panah yang berbeda pula. Satu anak panah biasanya merupakan tanggung individu. Network yang lebih detail umunya lebih mudah dalam menentukan keputusan
Item Desain menara Persiapan gambar Material Pengawasan Konstruksi Developm Gbr Jadi Model Final ST Disamping itu perlu pula difahami agar kelancaran dan tujuan proyek terjamin, maka diperlukan kesiapan semua potensi yang diperlukan :

21

Finishing
Serah terima

Apa yang harus disiapkan sebelum pekerjaan dimulai?

Resposibility

Apa yang dapat dikerjakan setelah satu kegiatan selesai dikerjakan?

Squence

22

SELAMAT BELAJAR