RELASI 1. Perkalian Cartesius (x) Notasi : A x B = {(a,b) | a ε A, b ε B} = himpunan dari semua pasangan terurut (a,b) yang memenuhi syarat a ε A dan b ε B. 2.

Fungsi Proposisi Definisinya pada perkalian himpunan A dan B adalah P(x,y) yang mengandung sifat :  untuk P(a,b) dimana a dan b disisipkan untuk variabel x dan y pada P(x,y) bernilai benar saja atau salah saja untuk sebarang pasangan (a,b) ε A x B contoh : a. P(x,y) = “ x bermain di y” adalah fungsi proposisi pada A x B dengan A adalah himpunan pemain sepakbola dan B adalah klub sepakbola Proposisi yang dapat dibuat : -. Andrey Shevchenko bermain di AC Milan (benar) -. David Beckham bermain di MU (benar) -. Luis Figo bermain di PSS (salah) 3. Relasi Relasi adalah proposisi yang bernilai benar Notasi R = (A, B, P(x,y))
A 1 2 3 4 B 1 2 3 4

 Relasi refleksif R= (A, A, P(x,y)); jhj setiap anggota himpunan A berelasi dengan dirinya sendiri R ={(1,1),(2,2),(3,3),(4,4)}  Relasi Nonrefleksif

jhj setiap anggota himpunan A tidak berelasi dengan dirinya sendiri R = {(1.y)).(2. jika a berelasi dengan b. jhj untuk setiap 2 anggota himpunan A (a. jhj ada 2 anggota himpunan A yang jika a berelasi dengan b maka b tidak berelasi dengan a R = {(1.3). P(x. A.2).1)} Relasi Simetris R = (A.3).c ε A) jika a berelasi dengan b. P(x.(4. P(x.2). jhj ada anggota himpunan A yang tidak berelasi dengan dirinya sendiri R ={(1.(4.b ε A).(4.1).R= (A. P(x.2).y)).b.(2. (a.(3. R = { (1.3)} Relasi Antisimetris R = (A. P(x.3).b) ε A dan (b.(4.3).y)). maka b juga berelasi dengan a R = {(1.(2.3). P(x.(2.2). jhj untuk 2 anggota himpunan A jika (a. A. A.4).(1.1)} Relasi Asimetris R = (A.4).y)).2).4)} Relasi Irrefleksif R = (A.4)}  Relasi Transitif R = (A.4).(2.y)). NB: jika a ≠ b maka mungkin a berhubungan dengan b atau d berhubungan dengan a tetapi tidak kedua-duanya.(2. berelasi dengan c maka a juga berelasi dengan c . maka a=b.y)).(1. jhj ada 2 anggota himpunan A yang jika a berelasi dengan b tetapi b tidak berelasi dengan a R = {(1. P(x.(3. jhj untuk setiap 3 anggota himpunan A.(2.a) ε B.(3.3). A.3). A.y)). A.4).2).2).(2.1)} Relasi Nonsimetris R = (A.(1.(3.(2.2). A.

3). tetapi (2. tetapi (1.(3.4) ε R -. P(x.3).2.b. A. A. A.7) ε R Relasi yang intransitif dari himpunan A R = {(1.(2.(1.a) ε R) c. dan (b.c ε A) jika a berelasi dengan b. R adalah relasi simetris. R adalah relasi refleksif. R adalah relasi transitif. P(x.4)}  Relasi Intransitif R = (A.(2.(1.(3.(2.7) ε R.c) ε R) .y)).7)} Relasi di atas bukan intransitif karena : -.y)).b) ε R.(5.(2.c ε A) jika a berelasi dengan b.4)}  Relasi Ekivalen R = (A.5) ε R -. jhj untuk ada 3 anggota himpunan A.b) ε R.2).3) ε R. berelasi dengan c maka a tidak berelasi dengan c Misal E = {1.(1.4) ε R.3)} Relasi Nontransitif R = (A. (untuk setiap 1 ε A.2).5).3). (a. maka (b.3} R = {(1.b. tetapi (2.2).(2.2) ε R dan (2.3). P(x.(2. berelasi dengan c maka a tidak berelasi dengan c R = {(1.3) ε R dan (3. jika (a.R = {(1.a) ε R) b. (a.(1.3) ε R -.5) ε R.2). tetapi (1.2) ε R dan (2.c) ε R maka (a.4).y)). (a. jhj untuk setiap 3 anggota himpunan A.(2. jhj a.5) ε R dan (5. jika (a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful