Article PDF

oleh: Ch.

Anita

Pendahuluan abai merah merupakan salah satu komoditas pertanian yang cukup menjanjikan. Saat langka, harga bisa membubung tinggi. Namun, kadangkala dapat membuat para petani susah karena “ingkar janji”, yaitu: pada saat produksi melimpah harganya bisa jadi merosot tajam. Selain itu, cabai merah sebagai salah satu tanaman hortikultura mudah mengalami kerusakan. Faktor-faktor penyebab kerusakannya adalah serangan hama dan penyakit tanaman, faktor fisiologis, fisis maupun mekanis. Kerusakan yang disebabkan oleh hama dan penyakit biasanya berasal dari lapangan. Lalat buah (Dacus dorsalis Hend) menjadi hama cabai merah. Sedangkan penyakit, bisa karena busuk buah antrakosa (Collectotrichum capsici Sydow) dan busuk phytophtora (Phytophthora capsici Leonian). Tingkat kerusakan ini dapat diminimalkan dengan penanganan pascapanen yang baik, cermat dan teliti. Dengan demikian harga cabai merah dapat terus stabil bahkan dapat meningkat. Selain itu, cabai merah juga dapat kita olah dulu menjadi berbagai produk sebelum

C

dipasarkan. Misalnya, cabai merah dikeringkan, dibuat serbuk, dijadikan saus dan bumbu. Juga bisa diolah menjadi manisan atau acar. Pemanenan Cabai merah siap panen bila telah benar-benar masak. Hal ini tampak dengan bagian buah yang seluruhnya berwarna merah. Pada umumnya umur panen 70-90 hari. Di dataran rendah masa panen pertama umur 75-80 hari, dengan rentangan waktu panen 2-3 hari. Sedangkan di dataran tinggi agak lambat yaitu pada tanaman berumur 90-100 hari dengan rentangan panen 3-5 hari. Rata-rata rentangan panen cabai merah berlangsung selama 1,5-2 bulan. Waktu panen perlu diperhatikan. Pilihan yang baik adalah saat cuaca cerah. Panen saat hujan akan merugikan diri sendiri. Karena hujan akan meningkatkan kadar air pada cabai sehingga dapat mempercepat pembusukan. Hasil panenan dapat diletakkan dalam keranjang bambu yang dialasi daun pisang. Bisa juga karung goni berserat/plastik atau bahan lainnya yang dapat digunakan. Tujuannya untuk mengurangi

SALAM # 8

september 2004

30

Saus cabai merah Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta.2%. Selanjutnya bisa langsung dipasarkan atau dikemas dulu dengan bahan sesuai keinginan konsumen. petani pun dapat menikmati labanya. Selanjutnya cabai siap diangkut ke rumah atau gudang. memasyarakatkan teknologi praktis penanganan pascapanen cabai merah. saus dimasukkan ke dalam botol yang telah disterilkan dan ditutup rapat. Jemur di bawah panas matahari selama 7-10 hari hingga kadar air tinggal 10%. Pengeringan dapat juga dilakukan dengan menggunakan oven atau alat lainnya. dipilih cabai yang baik tanpa cacat dan hanya yang berwarna merah saja 10 kg. Setelah tercampur rata. Mula-mula. lakukan pasteurisasi dengan mengukus botol cabai selama sekitar 30 menit Semoga dengan berbagai peningkatan teknis penanganan pascapanen cabai merah dapat membantu perekonomian para petani. dengan perbandingan 2 gr natrium bisulfit dalam 1 liter air panas selama 6 menit sampai betul-betul terendam semua. Anita Alumni Fakultas Biologi UGM. Penyortiran dan Pengemasan Begitu cabai merah sampai di rumah atau gudang. Salah satu produk olahan ini. Hal ini dapat diatasi dengan teknik pengeringan. Yogyakarta email: christina. merica bubuk 100 gr. Setelah dibuang tangkainya. baik dijual atau dipakai sendiri. Teknik ini dapat menjadi pilihan strategi untuk menggaet konsumen “penggemar cabai kering atau cabai bubuk”. Selesai perendaman. penyedap masakan. dicuci bersih agar bebas kotoran dan pestisida. kayu manis bubuk 30 gr. langsung dilakukan penyortiran atau seleksi. adalah saus cabai. cabai bisa langsung dikemas dalam kantung plastik atau digiling untuk dijadikan bubuk.com SALAM # 8 september 2004 31 . tidak lembab. sehat. Lamanya disesuaikan jumlah cabai. minyak wijen dan cuka. mulus dan tidak busuk. Setelah pengeringan. bila cabai merah tidak langsung kita jual. cabai diangkat dan dicelupkan dalam air untuk menghentikan pemanasan. Ditambah 0.id sumber: www. Dalam keadaan panas. Kemudian diamkan selama sekitar 20 jam.tercecernya cabai saat pengangkutan maupun terjadinya kerusakan mekanis pada cabai. hari demi hari cabainya satu demi satu bertambah jumlah yang membusuk dan harga yang anjlok. Kemudian tiriskan dalam tampah atau niru atau rak bambu. lalu dikukus hingga matang. garam halus. Produk Olahan Cabai Merah Cabai kering dan cabai bubuk Kadangkala terjadi hasil panen cabai tidak habis dikonsumsi. kadar air dapat diturunkan lagi.minggupagi. Juga penanganannya menjadi berbagai bentuk olahan sehingga cabai merah tetap memiliki nilai komersial. Caranya. Kirimlah ke daerah yang kurang produksi cabainya.anita@matalabiogama. pilihlah cabai yang masak. Akhirnya yang kita jual adalah cabai merah yang terbaik. Tangkai dibuang. lakukan pemanasan pendahuluan selama 5 menit. lalu didihkan. Lalu panaskan lagi selama 3 menit setelah mendidih. Cabai merah yang kurang baik kualitasnya akan disingkirkan. Agar lebih tahan lama. Konsumen dapat terus menikmati pedasnya cabai merah dalam berbagai variasi menu masakan maupun aneka sambal. sehingga kasus penumpukan cabai di suatu daerah yang menyebabkan harga turun dapat dihindari. gula pasir putih halus 2 kg. Ch. Tujuan perendaman agar warna cabai kering tahan seperti semula. Untuk menjaga kualitas hasil produksi dibutuhkan ruang penyimpanan yang sejuk. Rendam dalam larutan natrium bisulfit 0. bawang merah 300 gr. kecap inggris.025 gram zat pengawet natrium benzoat untuk 1 kg cabai. Petani seringkali bergulat dengan permasalahan ini.or. Penyimpanan Tentunya diperlukan penyimpanan. Sebelum diperdagangkan. cukup oksigen dan terhindar dari sinar matahari langsung. sesuai dengan standar mutu yang diterapkan. Kemudian digiling bersama bawang putih 300 gr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful