BAB II Pembahasan Prinsip Dan Pembelajaran A. Pengertian Pembelajaran 1. Pengertian Pembelajaran 2. Pengertian Bahasa a.

Makna Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, dimana fikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan sesuatu pengertian, seperti dengan menggunakan lisan, tulisan, isyarat, bilangan, lukisan dan mimik muka.1 Bahasa sangat erat kaitannya dengan perkembangan berfikir individu. Perkembangan fikiran individu tampak dalam perkembangan bahasanya yaitu kemampuan membentuk

pengertian, menyusun pendapat, dan menarik kesimpulan. b. Tugas-Tugas perkembangan bahasa Anak dituntut untuk menuntaskan/menguasai 4 tugas pokok yang satu sama lainnya saling berkaitan, antara lain: 1. Pemahaman Adalah kemampuan memahami makna ucapan orang lain. 2. Pengembangan perbendaharaan kata Ini berkembang dimulai secara lambat pada usia 2tahun pertama. Kemudian mengalami tempo yang cepat pada usia pra sekolah dan terus meningkat pada anak masuk sekolah. 3. Penyusunan kata-kata menjadi kalimat

1

Syamsu yusuf, Psikologi Perkembangan anak dan Remaja, ( Bandung, Remaja Rosdakarya : 2011) h. 118

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa Ada 5 macam : 2 3 4 (perintah). b) Critisme yaitu penilaian anak terhadap ucapan atau tingkah laku orang lain c) Command (ancaman) d) Questions (pertanyaan) e) Answers (jawaban)4 d. Ucapan Kemampuan mengucapkan kata-kata merupakan hasil belajar melalui imitasi (peniruan) terhadap suara-suara yang didengar anak dari orang lain. Egontric speech yaitu anak berbicara kepada dirinya sendiri (monolog).2 4.119 Ibid.Pada umumnya berkembang sebelum usia 2tahun.3 c.120 Ibid . Socialized speech adalah yang terjadi ketika berlangsung kontak antara anak dengan temannya atau dengan lingkungannya. 2. dan threat Ibid. h. request (permintaan). Berbicara monolog berfungsi berfikir berfungsi yang untuk pada mengembangkan kemampuan anak umumnya dilakukan. Tipe perkembangan bahasa Ada 2 tipe perkembangan bahasa anak : 1. h. Bentuk kalimat pertama adalah kalimat tunggal/satu kata disertai dengan gesture untuk melengkapi cara berfikirnya. Perkembangan ini dibagi menjadi lima : a) Adapted information yaitu saling tukar gagasan atau adanya tujuan bersama yang dicari.

Pembelajaran Bahasa B. (hetzer & reindorf dalam E hurlock 1956) 4. Kondisi ini terjadi karena perbedaan kecerdasan/kesempatan belajar. Intelegensi Perkembangan bahasa dapt dilihat dari intelegensinya anak yang perkembangan bahasanya cepat pada umumnya mempunyai intelegensi normal/diatas normal. Hurlock mengemukakan hasil study mengenai keterlambatan mental bahwa: sepertiga diantara mereka yang dapat berbicara secara normal dan anak yang berada pada tingkat intelektual yang paling rendah maka mereka sangat miskin dalam berbahasanya.1. Untuk memelihara perkembangan bahasa anak secara 2. Status sosial ekonomi keluarga Beberapa study menunjukkan keluarga miskin bahwa anak yang berasal dari keterlambatan dalam mengalami perkembangan bahasanya dibandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga yang lebih baik. Faktor kesehatan Faktor ini sangat mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Jenis kelamin 3. Konseptual . terutama pada usia awal kehidupannya. Prinsip Dan Pembelajaran Bahasa 1. (Keluarga miskin diduga kurang memperhatikan perkembangan bahasa anaknya) atau kedua-duanya. Dan begitu juga sebaliknya. 3.

Fungsional . Integrasi 3.2.

1. Cerdas Melalui Bermain (Cara Mengasuh Multiple Intelegence pada Anak usia Dini) (Yogyakarta : PT Grasindo. Bermain Bermain adalah kegiatan yang dilakukan atas dasar suatu kesenangan dan tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Jika anak terlihat senang.4.5 Para ahli sepakat. Menyenangkan dalam artian dalam proses belajar anak tidak mengalami tekanan dan kegelisahan. gembira. Seperti yang diketahui bahwa salah satu tugas guru adalah membantu perkembangan anak dan menstimulasi semua kecerdasan mereka melalui berbagai metode dan cara. Herbert spencer (Catron & Allen) menyatakan bahwa anak bermain karena mereka punya energi lebih. Bermain merupakan inti dari progam perkembangan AUD yang paling tepat dan anak memiliki cara yang sesuai dengan diri mereka untuk menjadi lebih cerdas dari hari ke hari. Tanpa bermain anak akan bermasalah dikemudian hari. 1. salah satunya adalah melalui bermain. contohnya disaat guru sedang bercerita. serta ia merasa senang dan menikmati kegiatan yang sedang ia lakukan. atau anak dapat memberikan respons-respons pembelajaran itu dapat dikatakan menyenangkan. 2008) h. Hal ini menunjukkan bahwa anak sudah dapat memahami terhadap apa yang dibaca dan apa yang ia dengar. Apresiasif Dalam pembelajaran bahasa istilah apresiasif dimaknai dengan sesuatu yang “menyenangkan”. Prinsip pembelajaran yang menyenangkan dapat diamati saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Energi ini mendorong mereka untuk berarti prinsip 5 Tadkiroatun musfiroh. anak-anak harus bermain agar mereka dapat mencapai perkembangan yang optimal. Jadi prinsip apresiasif pembelajaran yang menyenangkan. .

menggerakkan tubuh. h.melakukan aktifitas sehingga mereka terbebas dari perasaan tertekan. 4 Ibid. 90 . tangan. 6 7 8 Ibid. dan disini anak akan mampu berinteraksi dengan teman-temannya sehingga tanpa disadari perkembangan intelegensi bahasa dan kompetensi sosial anak dapat berkembang secara optimal dan baik. (d) semua anak ikut serta secara bersama-sama sesuai peran masing-masing. (b) dorongan bermain muncul dari anak dan bukan paksaan orang lain. (e) anak berlaku purapura atau memerankan sesuatu. tidak merasa diwajibkan. (g) anak berlaku aktif. (c) anak melakukan karena spontan dan sukarela. 5 Ibid. visual. dan tidak sekedar melihat. Permainan untuk stimulasi kecerdasan bahasa Tujuaan umum permainan pengembangan kecerdasan bahasa meliputi : • • • Merangsang minat baca anak Merangsang kesadaran fonemik Merangsang kesadaran grafofonemik (hubungan huruf dan bunyi) Merangsang kepekaan struktur kata dan kalimat Mengembangkan kosa kata Mengembangkan seni berbahasa (sastra)8 • • • a. dan (h) anak bebas memilih. 2. melompat. (f) anak menetapkan aturan main sendiri. h. h. dan kinestetik. bermain bersifat fleksibel. Permainan gambar buah Permainan ini menstimulasikan kecerdasan musikal. Ciri-ciri bermain antara lain adalah (a) menyenangkan dan menggembirakan bagi anak. 6 Dengan itu anak-anak akan lebih dapat mengaktualisasikan diri dan mengembangkan pola fikir mereka dengan sesuatu hal yang menyenangkan yang sedang dilakukannya tanpa paksaan dari pihak manapun.7 Jelas bahwasanya bermain dapat memberikan rangsangan yang positif bagi anak.

Contoh : A P E L c. yang bertuliskan nama panggilan anak. Permainan mencari huruf yang sama Permainan ini merangsang kesenangan anak terhadap huruf dengan bunyi. seperti.Alat dan bahan: • • • Gambar buah-buahan dan nama dibawahnya Lem Kertas bertulis nama nama-nama buah dan gambar. grafemik/bentuk huruf. ina. Permainan menempel huruf yang hilang Merangsang struktur dalam kata. mengenal komposisi huruf. rudi. dan mengasah kecerdasan musikal. Contoh : b. Alat dan bahan: Kertas karton ukuran 5x12 cm. keinginan anak untuk mengopi tulisan. membandingkan bentuk huruf dan juga merangsang kecerdasan kinestetik Alat dan bahan • • Gunting yang berujung tumpul Tulisan nama-nama buah pada permainan . Permainan bertukar nama Merangsang anak mengenal dirinya sendiri secara tertulis. d. Alat dan bahan: . Kertas dibuat sejumlah anak.

• • Gambar dan nama dipasang didinding Kertas bertulis kata-kata yang sama dengan nama gambar didinding. Contoh: . melihat. naik. dan merangsang interpersonal dan visual-spasial. jangan katakan Beri kesempatan anak menebak kata tersebut Cerita pertama dilakukan dengan peragaan guru seperti berjalan. merangsang kemampuan berbahasa. Caranya : • • • • Berceritalah menggunakan beberapa kalimat Berhentilah pada kata kerja tertentu. kepekaan menggunakan bahasa secara praktis. Permainan tebak kata Merangsang kepekaan menyusun kalimat/struktur. tetapi dihilangkan vokalnya • Beberapa huruf lepas untuk ditempel dan dilem e.

Permainan apa yang terjadi j. Permainan kalau ini kalau itu h. Permainan ayo tirukan 3.f. Permainan benda apa namanya i. Aspek perkembangan bahasa anak usia dini meliputi . Permainan membalik kalimat lucu g.

kosa kata anak berkembang dengan pesat. Kosa kata Seiring dengan perkembangan anak dan pengalamannya berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya: i. penolakan dan pendapatnya dengan menggunakan kata-kata dan kalimat yang tepat.1. anak telah menggunakan bahasa lisan dengan susunan kalimat yang baik. Misalnya: “Rita memberi kucing makan “bukan” kucing rita makan memberi”. Misalnya “tidak mau” untuk menyatakan penolakan. u menjadi ibu. b. 2. 4. Fonem (bunyi kata) Yaitu kemampuan anak untuk merangkaikan bunyi yang didengarnyamenjadi satu kata yang mengandung arti. Sintak/tata Walaupun anak belum mempelajari tat bahasa akan tetapi melalui contohcontoh berbahasa yang didengar dan dilihat anak dilingkungannya. Senmatik ( penggunaan kata sesuai dengan tujuannya)’ Anak sudah dapat mengekspresikan keinginan. 3. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful