You are on page 1of 13

Satuan Acara Pembelajaran

Mata ajar Pokok bahasan Sub pokok bahasan Peserta didik Waktu Tempat

: KDM II : Mobilitas : Perubahan posisi : Mahasiswa DIII keperawatan semester 3 : 30 menit : Labor PSIK-PN

A. Tujuan Instruksional 1. Tujuan instruksional umum: Setelah menyelesaikan praktikum ini mahasiswa mampu melakukan latihan perubahan posisi. 2. Tujuan instruksional khusus Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa mampu: 1. Menjelaskan pengertian dari perubahan posisi 2. Menjelaskan tujuan dari perubahan posisi 3. Menjelaskan indikasi dari pemberian perubahan posisi 4. Menguraikan prinsip pemberian perubahan posisi 5. Melakukan latihan perubahan posisi

B. Garis Besar Materi 1. Pengertian perubahan posisi 2. Tujuan perubahan posisi 3. Indikasi perubahan posisi 4. Prinsip pemberian perubahan posisi 5. Latihan perubahan posisi C. Metode Pembelajaran Ceramah, Demonstrasi dan Redemonstrasi D. Media Pembelajaran Pantom, Laptop, OHP/OHT E. Kegiatan Belajar Mengajar

Kegiatan
Pembukaan 3 menit -

Pengajar
Mengucapkan salam Memperkenalkan diri Menjelaskan topik yang akan diajarkan dan waktu yang diperlukan Membuat kaitan dengan materi sebelumnya Menjelaskan definisi perubahan posisi Menjelaskan tujuan latihan perubahan posisi Menjelaskan indikasi perubahan posisi Menjelaskan prinsip pemberian latihan perubahan posisi Mendemonstrasikan latihan perubahan posisi -

Peserta Didik
Menjawab salam Mendengarkan Mendengarkan dan menyimak Mendengarkan Menyimak Menyimak Menyimak Menyimak

Isi 24 menit

-

Melihat dan menyimak

-

Memberikan kesempatan bertanya Memberikan pertanyaan tentang pengertian dari latihan perubahan posisi

-

Mengajukan pertanyaan Menjawab pertanyaan

-

Memberikan pertanyaan tentang tujuan dari latihan perubahan posisi

-

Menjawab pertanyaan

-

Memberikan pertanyaan tentang indikasi dari pemberian latihan perubahan posisi

-

Menjawab pertanyaan

-

Memberikan pertanyaan tentang prinsip dari pelaksanaan latihan perubahan posisi

-

Menjawab pertanyaan

-

Memberikan penguatan Meminta salah seorang peserta didik untuk melakukan redemonstrasi Melakukan redemonstrasi

kesimpulan 3 menit -

Memberikan penguatan Memberikan kesempatan peserta didik untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari Salam penutup Menyimpulkan yang telah dipelajari Menjawab Salam

F. Evaluasi 1. Sebutkan pengertian perubahan posisi? 2. Sebutkan tujuan dari perubahan posisi? 3. Jelaskan indikasi dari perubahan posisi? 4. Sebutkan prinsip dari pelaksanaan perubahan posisi? 5. Coba saudara peragakan gerakan latihan perubahan posisi?

G. Referensi Uliyah, M. dkk (2004). Buku saku praktikum kebutuhan dasar manusia. Jakarta, EGC Hidayat, A. Aziz Alimul (2009). Pengantar kebutuhan dasar manusia. Jakarta, Salemba Medika

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) PAYUNG NEGERI PEKANBARU PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
JENIS KETERAMPILAN LAHAN PRAKTEK TANGGAL NAMA MAHASISWA NIM TINGKAT NO.
1 2

: PERUBAHAN POSISI : : : : : NILAI 0 1 2

HAL-HAL YANG HARUS DINILAI
Tahap Pre Interaksi Cek catatan keperawatan dan catatan medis klien Persiapan alat dan bahan: a) Posisi fowler • bantal • selimut • tempat tidur khusus b) Posisi sim • bantal c) Posisi trendelenburg • bantal • selimut • tempat tidur khusus • balok penopang kaki di tempat tidur (jika ada) d) Posisi dorsal recumbent • bantal • selimut • tempat tidur khusus e) Posisi litotomi • bantal • selimut • tempat tidur khusus

f) Posisi Genu Pektoral • bantal • selimut • tempat tidur khusus Tahap Orientasi Berikan Salam, panggil Klien dengan namanya Jelaskan tujuan, prosedur dan lamanya tindakan pada Klien / keluarga dan minta pasien untuk dapat bekerja sama dalam tindakan keperawatan yang dilakukan

3 4

Tahap Kerja a) Posisi fowler / semi fowler Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Atur posisi klien, tinggikan kepala tempat tidur 45 – 600 Topang kepala dan punggung dengan bantal, buat posisi yang paling nyaman bagi klien (posisi duduk atau setengah duduk) 9 Pasang selimut klien 10 Cuci tangan setelah melakukan tindakan b) Posisi sim 11 12 13 14 Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien dalam posisi miki atau mika, kepala datar ditempat tidur, lalu sanggah tangan, kaki dan abdomen dengan bantal, posisi kaki difleksikan 15 Cuci tangan setelah melakukan tindakan 5 6 7 8

c) Posisi Trendelenburg 16 17 18 19 Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien,dalam posisi kaki lebih tinggi dari kepala, sanggah kaki dengan bantal dan pada kepala biarkan tanpa alas apapun, lalu letakan bantal di bawah lipatan lutut, biarkan tngan rileks tapi lurus tepat berada di samping paha kiri dan kanan

d) Posisi dorsal recumbent 21 22 23 24 Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, dalam posisi berbaring (terlentang), pakaian bawah dibuka, lalu tekuk lutut, renggangkan paha serta kedua kaki dan telapak kaki menghadap ketempat tidur. 25 Pasang selimut untuk menutupi daerah ekstremitas bawah yg terbuka 26 Cuci tangan setelah melakukan tindakan e) Posisi litotomi 27 28 29 30 Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, dalam posisi berbaring (terlentang), pakaian bawah dibuka, lalu angkat kedua paha dan tarik ke atas abdomen Pasang selimut untuk menutupi daerah ekstremitas bawah yg terbuka 31 Cuci tangan setelah melakukan tindakan f) Posisi Genu Pektoral 32 33 34 35 Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, minta klien dalam posisi menungging dengan kedua kaki di tekuk dan dada menempel pada matras tempat tidur 36 Cuci tangan setelah melakukan tindakan Tahap terminasi 37 Akhiri pertemuan dengan cara yang baik 38 Evaluasi hasil kegiatan (subjektif dan objektif) 39 Dokumentasikan: hari, tanggal, waktu, jenis tindakan yang diberikan, dan kenyamanan klien

KETERANGAN 0 = Tidak dilakukan sama sekali 1 = Dilakukan tetapi tidak sempurna 2 = Dilakukan dengan sempurna NILAI KETERAMPILAN = Jumlah nilai yang didapat X 100% Jumlah aspek yang dinilai (80) NILAI AKHIR = (Nilai response X 30%) + (Nilai keterampilan X 70%)

Pekanbaru, ………………. Penguji

(

)

LEMBAR JAWABAN
No 1 Pertanyaan Jawaban Sebutkan pengertian perubahan Perubahan posisi adalah merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara posisi? bebas, mudah, dan teratur dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas guna mempertahankan kesehatannya disesuaikan dengan tingkat gangguan. Sebutkan tujuan dari perubahan posisi? a) Posisi fowler / semi fowler 1. Mempertahankan kenyamanan 2. Memfasilitasi fungsi pernapasan b) Posisi sim 1. Memberikan kenyamanan 2. Melakukan huknah 3. Memberikan obat per anus (supositoria) 4. Melakukan pemeriksaan daerah anus c) Posisi Trendelenburg Melancarkan peredaran darah ke otak d) Posisi dorsal recumbent 1. Perawatan daerah genetalia 2. Pemeriksaan genetalia 3. Posisi pada saat proses persalinan e) Posisi litotomi 1. Memeriksa genetalia pada saat proses persalinan 2. Pemasangan alat kontrasepsi f) Posisi Genu Pektoral Pemeriksaan daerah rectum dan sigmoid 3 Jelaskan indikasi dari perubahan posisi? 4 Sebutkan prinsip dari pelaksanaan perubahan posisi? Untuk membantu Klien mendapatkan posisi yang tepat pada saat dilakukan tindakan keperawatan 1. 2. 3. 4. Lakukan sesuai kebutuhan Klien Aman Nyaman Bersih

2

Lampiran Ringkasan Materi
A. Pengertian perubahan posisi? Perubahan posisi adalah merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas, mudah, dan teratur dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas guna

mempertahankan kesehatannya disesuaikan dengan tingkat gangguan, seperti posisi Fowler, Sim, Trendelenburg, Dorsal Recumbent, Litotomi, Genu Pektoral (A.Aziz Alimul. Penerbit Salemba medika. 2009)

B. Tujuan dari perubahan posisi? 1. Posisi Fowler / semi fowler adalah posisi duduk atau setengah duduk, dimana bagian kepala tempat tidur lebih tinggi atau dinaikan. Posisi ini dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan dan memfasilitasi fungsi pernapasan klien. Caranya:       Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Atur posisi klien, tinggikan kepala tempat tidur 45 – 600 Topang kepala dan punggung dengan bantal, buat posisi yang paling nyaman bagi klien (posisi duduk atau setengah duduk) Pasang selimut klien Cuci tangan setelah melakukan tindakan

2. Posisi Sim adalah posisi miki atau mika. Posisi ini dilakukan untuk memberi kenyamanan, melakukan huknah, memberikan obat per anus (supositoria), melakukan pemeriksaan daerah anus. Caranya:    Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran

 

Atur posisi klien dalam posisi miki atau mika, kepala datar ditempat tidur, lalu sanggah tangan, kaki dan abdomen dengan bantal, posisi kaki difleksikan Cuci tangan setelah melakukan tindakan

3. Posisi Trendelenburg adalah Pada posisi ini pasien berbaring ditempat tidur dengan bagian kepala lebih rendah daripada bagian kaki. Posisi ini dilakukan untuk melancarkan peredaran darah ke otak. Caranya:     Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien,dalam posisi kaki lebih tinggi dari kepala, sanggah kaki dengan bantal dan pada kepala biarkan tanpa alas apapun, lalu letakan bantal di bawah lipatan lutut, biarkan tngan rileks tapi lurus tepat berada di samping paha kiri dan kanan  Cuci tangan setelah melakukan tindakan

4. Posisi Dorsal Recumbent adalah pada posisi ini pasien berbaring telentang dengan kedua lutut fleksi (ditarik atau direnggangkan) diatas tempat tidur. Posisi ini dilakukan untuk perawatan daerah genetalia, pemeriksaan genetalia, dan posisi pada saat proses persalinan. Caranya:     Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, dalam posisi berbaring (terlentang), pakaian bawah dibuka, lalu tekuk lutut, renggangkan paha serta kedua kaki dan telapak kaki menghadap ketempat tidur.   Pasang selimut untuk menutupi daerah ekstremitas bawah yg terbuka Cuci tangan setelah melakukan tindakan

5. Posisi Litotomi adalah pada posisi ini pasien berbaring telentang dengan mengangkat kedua paha serta kaki dan menariknya keatas bagian abdomen. Posisi ini dilakukan untuk memeriksa genetalia pada saat proses persalinan dan pemasangan alat kontrasepsi Caranya:       Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, dalam posisi berbaring (terlentang), pakaian bawah dibuka, lalu angkat kedua paha serta kaki dan menariknya ke atas abdomen Pasang selimut untuk menutupi daerah ekstremitas bawah yg terbuka Cuci tangan setelah melakukan tindakan

6. Posisi Genu Pektoral adalah Pada posisi ini pasien menungging dengan kedua kaki ditekuk dan dada menempel pada bagian alas tempat tidur. Posisi ini dilakukan untuk memeriksa daerah rectum dan sigmoid. Caranya:      Perawat cuci tangan Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Pasang sampiran Atur posisi klien, minta klien dalam posisi menungging dengan kedua kaki di tekuk dan dada menempel pada matras tempat tidur Cuci tangan setelah melakukan tindakan

C. Indikasi dari perubahan posisi? Untuk membantu Klien mendapatkan posisi yang tepat pada saat dilakukan tindakan keperawatan D. Prinsip dari pelaksanaan perubahan posisi? Lakukan sesuai kebutuhan Klien, Aman, Nyaman dan Bersih