KEKONGRUENAN Dua bangun atau lebih dikatakan kongruen jika bangun-bangun tersebut memiliki bentuk dan ukuran

yang sama serta sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. Dari pengertian kongruen di atas, murid harus mengetahui syarat yang harus dipenuhi dalam kekongruenan yaitu:   Panjang sisi-sisi yang bersesuaian pada dua bangun datar tersebut memiliki perbandingan yang senilai Sudut-sudut yang bersesuaian pada kedua bangun tersebut sama besar

Berdasarkan kedua syarat tersebut, diharapkan murid telah memahami konsepkonsep maupun materi-materi yang terkait dengan kekongruenan seperti garis dan sudut, segitiga dan segiempat, perbandingan, dan teorema phytagoras. Berikut akan dijelaskan bahwa materi kekongruenan memiliki koneksi dengan materi-materi yang telah dipelajari sebelumnya di kelas VII dan kelas VIII. 1. Perbandingan (kelas VII semester 1) 2. Persamaan Linier Satu Variabel (kelas VII semester 1) Persamaan Linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda sama dengan (=) dan hanya mempunyai satu variabel berpangkat satu. Bentuk umum persamaan linear satu variabel adalah ax + b = 0 dengan a ≠ 0. Seringkali pada kesebangunan terdapat soal-soal yang meminta murid untuk bisa menentukan panjang suatu sisi dari sebuah bangun datar dimana bangun tersebut sebangun dengan bangun datar yang lain. Dapat juga menentukan panjang sisi pada bangun yang memiliki sisi yang kongruen. Misalnya,

Karena setiap sisi pada bangun segilima di atas kongruen, maka PR = PS. PR = PS 5x + 3 = 2x + 21 5x – 2x + 3 – 21 = 0 3x – 18 = 0 3x = 18 x = 18/3 x =6

4. panjang PS adalah 2x + 21 = 2(6) + 21 = 12 + 21 = 33cm 3. Oleh sebab itu. kekongruenan memiliki koneksi dengan materi garis dan sudut dimana materi tersebut telah dipelajari di kelas VII. dalam menentukan dua bangun datar pun memiliki syarat yaitu sudut-sudut yang bersesuaian pun harus sama besar. Segitiga dan Segiempat (kelas VII semester 2) 5. Garis dan Sudut (kelas VII semester 2) Selain perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian harus senilai. Teorema Phytagoras (kelas VIII semester 1) .Jadi. sudut-sudut yang bersesuaian sama besar yaitu. Misalnya dapat dilihat pada contoh berikut Oleh karena .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful