BAB I KONSEP DAN MODEL MANAJEMEN STRATEGIS

1.1

Definisi Manajemen Strategis

Manajemen Strategis (Strategic Management) dapat didefinisikan seni dan ilmu unuk memformulasikan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuannya. manajemen, Manajemen pemasaran, Strategi berfokus pada mengintegrasikan produksi/ operasi, keuangan/ akuntansi,

penelitian dan pengembangan, dan sistem informasi computer untuk mencapai keberhasilan organisasi. Tujuan manajemen strategis adalah untuk mengekploitasi dan menciptakan peluang baru yang berbeda untuk masa mendatang.

1.2

Pengertian Strategi

Menurut Webster’s Dictionary (2000: 725) “strategy as the skillful employment and coordination of tactics” and “as artful planning and management”. Istilah strategi berasal dari kata Yunani yaitu: strategeia, yang artinya seni atau ilmu untuk menjadi seorang jenderal. Pada zaman dahulu, konsep ini dipandang tepat menghadapi situasi perang yang berkepanjangan dalam mempertahankan wilayah kekuasaan. Pada waktu itu, seorang jenderal diperlukan untuk memimpin suatu angkatan perang untuk dapat memenangkan perang. Oleh karena itu, strategi juga dapat diartikan sebagai suatu rencana untuk memimpin suatu angkatan perang untuk mampu memenangkan perang.

1 | Page

Selain itu, strategi juga dapat diartikan sebagai suatu rencana dalam membagi dan mengerahkan kekuatan militer dan material pada daerahdaerah tertentu dalam mencapai tujuan tertentu. Perlu diketahui bahwa strategi militer selalu didasarkan pada pemahaman kekuatan dan pembidikan posisi lawan, karakteristik fisik dan medan perang, kekuatan dan karakter sumber daya yang tersedia, sikap orang-orang yang menempati teritorial tertentu, serta antisipasi terhadap setiap perubahan yang mungkin terjadi. Jadi, konsep strategi militer seringkali diadaptasi dan diterapkan dalam dunia bisnis, misalnya konsepnya Sun Tsu, Hannibal, dan Carl Von Clausewitz. Dalam konteks bisnis, strategi menggambarkan arah bisnis yang mengikuti lingkungan yang dipilih dan merupakan pedoman dalam mengalokasikan sumber daya dan usaha suatu organisasi. Stoner dan Freeman (1992) mendefinisikan konsep strategi berdasarkan dua perspektif yang berbeda, yakni:
1. Dari perspektif apa yang ingin dilakukan oleh suatu organisasi

(intends to do). Strategi didefinisikan sebagai suatu program untuk menentukan dan mencapai misinya. tujuan Strategi organisasi dalam hal dan ini mengimplementasikan

mengandung makna bahwa manajer memainkan peran yang aktif dan secara sadar dan rasional dalam merumuskan strategi organisasi. Pandangan ini lebih banyak diterapkan dalam lingkungan yang selalu berubah.
2. Dari perspektif apa yang akhirnya dilakukan (eventually does) oleh

perusahaan. Strategi dalam pandangan ini didefinisikan sebagai suatu pola respon organisasi terhadap lingkungannya sepanjang waktu. Dengan definisi ini, organisasi memiliki strategi, tetapi tidak pernah dirumuskan secara eksplisit. Manajer yang reaktif tepat menerapkan pandangan ini. Manajer seperti ini biasanya hanya menanggapi dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan secara pasif apabila diperlukan.
2 | Page

1. kita diharapkan dapat untuk mengidentifikasikan masalah-masalah dengan cara melihat gejalagejala yang ada. 2. penting kiranya dipahami tentang proses berpikir strategi dan pengertian strategi. kita diharapkan mampu menganalisis masalahmasalah dengan mencari faktor-faktor penyebabnya. yaitu: 1. 3. Penentuan Metode (Method Determination) Pada tahap ini. kita diharapkan bisa mengelompokan masalahmasalah sesuai dengan sifatnya agar kemudahan pemecahannya. Perencanaan Implementasi (Implementation Planning) Pada tahap yang akhir ini.3 Berpikir Strategis Sebelum membicarakan model manajemen strategi. Identifikasi Masalah (Problems Identification) Pada tahap awal ini. Berpikir strategi sangat penting dan berguna dalam pengambilanm keputusan untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam suatu perusahaan. Ada beberapa tahap dalam proses berpikir strategi. kita diharapkan mampu menentukan metode yang paling tepat untuk penyelesaian masalah. 3 | Page . kita dituntut untuk bisa menerapkan metode yang telah ditetapkan. Proses Abstraksi (Abstraction Process) Pada tahap ini. 4. 5. Oleh Karen aitu. Pengelompokan Masalah (Problems Classification) Pada tahap ini. kemudian kita dituntut lebih teliti untuk dapat menyusun metode pemecahannya.

IDENTIFIKASI MASALAH PENGELOMPOKAN MASALAH PERENCANAAN IMPLEMENTA PROSES PENENTUAN 4 | Page .

4 Elemen Manajemen Strategis 5 | Page .IDENTIFIKASI MASALAH PENGELOMPOKAN MASALAH PERENCANAAN IMPLEMENTA PROSES PENENTUAN 1.

Objektif lebih kepada penetapan target secara spesifik dan sedapat mungkin terukur.Analisis lingkungan dilakukan dengan tujuan utama adalah untuk melihat kemungkinan-kemungkina peluang yang bisa muncul serta ancaman yang bisa terjadi yang diakibatkan oleh adanya perubahan-perubahan. pasar yag dilayani dan hal-hal lain yang secara spesifik berhubungan langsung dengan bisnis. yang terjadi baik pada lingkungan bisnis maupun lingkungan internal organisasi. 6 | Page . Misi akan secara spesifik menekankan tentang produk yang diproduksi. Sedangkan menetapkan visi dimaksudkan untuk memberikan arah tentang akan menjadi apa atau seperti apa organisasi/ perusahaan dimasa yang akan datang. yang ingin dicapai oleh perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu. atau secara lebih ringkas suatu pandangan kedepan tentang perusahaan.

Analisis lingkungan bisnis untuk mendeteksi peluang (opportunities) dan ancaman (threats). (strengths) dan kelemahan (weaknesses). strategi. menetapkan tujuan jangka panjang. berikut ini diuraikan komponen utama dan tahap manajemen strategis. Untuk memahami konsep ini. (4) Mengalokasikan sumberdaya sehingga yang telah budaya diformulasikan yang dapat dijalankan. manajemen strategis merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan kekuatan perusahaan (company’s strengths) dengan mengeksploitasi peluang bisnis (business opportunities) guna mencapai tujuan perusahaan (company’s goals) yang sesuai dengan misi (mission) yang telah ditentukan. untuk (3) (1) (3) Menetapkan strategi yang digunakan. (2) Pemilihan perusahaan strategi. merumuskan alternative strategi. Memotivasi karyawan. 3. (5) mengembangkan mendukung . yakni: 1. Formulasi strategi mengembangkan mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal perusahaan. Implementasi strategi strategi tujuan alternative. menentukan kekuatan dan kelemahan internal. Menetapkan kebijakan. 2. Analisis profil perusahaan termasuk untuk mengidentifikasi visi kekuatan dan misi. artinya bahwa manajemen strategis merupakan suatu himpunan keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja jangka panjang suatu perusahaan. Pada tahap ini penekanan lebih diberikan kepada aktivitas-aktivitas utama antara lain: (1) Menyiapkan 4. mensyaratkan (2) Menetapkan strategi 7 | Page tahunan. dan memilih strategi tertentu yang akan dilaksanakan.1.5 Konsep Dasar Proses Manajemen Strategis Pada dasarnya. Sehubungan dengan itu Wheelen dan Hunger (1995:7) mengartikan manajemen strategis (strategic management) ”is the set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a corporation”.

(3) implementasi strategi (strategy implementation). dan (4) evaluasi dan kontrol (evaluation and control). (6) Menyiapkan anggaran. Lebih jelasnya mengenai ke empat fase dimaksud dapat dilihat dalam disain Gambar penulis sebagai berikut. 8 | Page . (2) mengukur kinerja. (3) mengambil tindakan korektif. dan (8) Menghubungkan kinerja karyawan dengan kinerja Strategi adalah tahap final dalam manajemen strategis. organisasi. Berdasarkan model Manajemen Strategis versi Wheelen dan Hunger (1995:7). yakni: (1) analisis lingkungan (environmental scanning). Ada tiga aktivitas dasar evaluasi strategi yaitu (1) meninjau ulang faktor internal dan eksternal saat ini. 5. (2) perumusan strategi (strategy formulation). Evaluasi (7) Mengembangkan dan memberdayakan system informasi.Menciptakan struktur organisasi yang efektif. Evaluasi dan pengawasan kinerja nyata suatu perusahaan. sesungguhnya sejak awal mereka membagi proses manajemen strategis ke dalam empat elemen dasar.

maka komponen manajemen strategis di atas sebenarnya mengikuti 9 | Page .FASE IV EVALUASI DAN PENGAWASAN FASE I ANALISIS LINGKUNGAN FASE III IMPLEMENTASI STRATEGI FASE II FORMULASI STRATEGI Berdasarkan Gambar di atas dan dikaitkan dengan fungsi manajemen.

5. yang diawali dengan perencanaan. khususnya para pesaing pada core bisnis yang sama.siklus fungsi manajemen. 3. berdasarkan uraian tentang komponen manajemen strategis di atas. 4. Keputusan-keputusan (decisions) harus dikoordinasikan antar bagian sepanjang waktu. strategi akan menentukan berhasil atau 10 | P a g e . Sumber daya yang dimiliki terbatas. 1. 2. Sejalan dengan pentingnya strategi. Artinya. Ada ketidakpastian mengenai pengendalian inisiatif. maka Jain (1990) mengatakan bahwa setiap organisasi membutuhkan strategi apabila menghadapi situasi berikut: 1. pengarahan hingga ke pengawasan.6 Tidak Pentingnya Strategi dapat dipungkiri lagi bahwa dengan pertumbuhan dan perkembangan berbagai jenis perusahaan yang dilengkapi dengan pesatnya kemajuan tekonologi informasi. 6. Dengan demikian. Sementara Porter dalam Wheelen dan Hunger (1995:1) mengatakan bahwa ”the reason why firms succeed or fail is perhaps the central question in strategy”. maka strategi merupakan kebutuhan yang fital dan sangat penting dalam menjalankan roda perusahaan menghadapi berbagai macam tantangan baik internal maupun eksternal. pengorganisasian. Komitmen (commitment) terhadap sumberdaya tidak dapat diubah lagi. maka pengertian manajemen strategis dapat disimpulkan sebagai suatu kesatuan keputusan dan tindakan untuk menghasilkan suatu formulasi dan implementasi rencana yang didisain dan terkontrol dalam mencapai sasaran atau tujuan suatu perusahaan. Ada ketidakpastian (uncertainity) mengenai kekuatan daya saing organisasi.

eksekutif.gagalnya suatu perusahaan. Berdasar beberapa pengertian di atas. sedangkan taktik (tactics) adalah saat dimana memutuskan bagaimana mengerjakan sesuatu. 1. Karl Van Clausewitz berpendapat bahwa strategi merupakan suatu seni menggunakan pertempuran. Brucker berpendapat bahwa strategi adalah mengerjakan sesuatu yang benar (doing the right things) dan taktik adalah mengerjakan sesuatu dengan benar (doing the things right). Selain itu. Manfaat Finansial 11 | P a g e . sedangkan strategi adalah penjabaran arah yang akan ditempuh perusahaan di masa yang akan datang. sedangkan taktik merupakan seni menggunakan tentara dalam sebuah 1. karyawan dan pihak lain yang berkepentingan. mengingat perannya yang sangat menentukan. pertempuran untuk memenangkan suatu perang.7 Manfaat Manajemen Strategis Manajemen strategis memiliki peran yang signifikan dalam membantu perusahaan untuk mencapai tujuannnya. maka taktik merupakan rentetan dari pelaksana kerja atau penjabaran operasional dari strategi untuk mencapai tujuan. maka penentuan strategi menjadi sesuatu hal yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan. Ada beberapa pendapat pakar untuk membedakan strategi dengan taktik. Dari pengertian yang paling sederhana dapat dibedakan bahwa strategi (strategy) adalah saat dimana memutuskan apa yang harus dikerjakan. Manajemen stretegis berfungsi sebagai sarana untuk mengkomunikasikan tujuan erusahaan dan jalan yag hendak ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut kepada pemilik. Namun demikian strategi perlu dibedakan dengan taktik. Oleh karena itu.

8. 4. 11. Memberikan pandangan objektif atas masalah manajemen. 5. 2. 12 | P a g e dasar untuk mengklarifikasi tanggung jawab .Mendorong pemikiran ke masa depan. penentuan prioritas. 9. Meminimalkan efek dari kondisi dan perubahan yang jelek. 6.Memberikan individu. Merepresentasikan kerangka kerja untuk aktivitas control dan koordinasi yang lebih baik. Memungkinkan alokasi sumber daya dan waktu yang lebih sedikit untuk mengoreksi keputusan yang salah atau tidak terencana. Memungkinkan untuk identifikasi. 10. Manfaat Nonfinansial: 1. 2. Memungkinkan agar keputusan besar dapat mendukung lebih baik tujuan yang telah ditetapkan. 12. Memungkinkan alokasi waktu dan sumber daya yang lebih efektif untuk peluang yang telah teridentifikasi. 3. Menciptakan kerangka kerja untuk komunikasi internal diantara staf. dan antusias untuk menghadapi masalah dan peluang.Mendorong terciptanya sikap positif terhadap perubahan.Manfaat paling utama adalah tendensi untuk menaikkan tingkat keuntungan perusahaan meskipun kenaikan keuntungan tidak secara otomatis dengan menerapkan manajemen strategis. 13. 7. Membantu mengintegrasikan perilaku individu kedalam usaha bersama. terintegrasi.Menyediakan pendekatan kooperatif. dan eksploitasi peluang.

9 Bahaya Dalam Perencanaan Strategis 1. 10. 13 | P a g e .Perbedaan pendapat yang jujur. Puas dengan kesuksesan. 2. 11. 12.Kepentingan pribadi. 7. Menggunakan perencanaan strategis untuk memiliki control atas keputusan dan sumberdaya. 1. Struktur penghargaan (remunerasi) yang buruk. 4.Ketakutan atas sesuatu yang tidak diketahui. 9.8Alasan Beberapa Perusahaan Tidak Melakukan Perencanaan Strategis 1. 1. 6. Takut gagal.Memberikan tingkat kedisiplinan dan formalitas kepada manajemen suatu bisnis. Sibuk menyelesaikan maslah yang lain. Membuang-buang waktu. Kemalasan. 13. Terlalu percaya diri.14. 5. Terlalu mahal. 8. Pengalaman buruk di masa lalu.Kecurigaan. 3.

7. 14 | P a g e . 6. Gagal melibatkan staf kunci dalam semua fase perencanaan. yang senantiasa bekerja tanpa panduan. Melakukan perencanaan strategis hanya untuk memenuhi persyaratan undang-undang atau akreditasi.2. 8. Mendelegasikan peencanaan kepada pembuat rencana. 10.Terlalu formaldalam perencanaan sehingga fleksibilitas dan kretifitas tidak muncul. 11. Manajer tingkat atas membuat banyak keputusan intuitif yang bertentangan dengan rencana formal. 4. Manajer tingkat atas tidak secara aktif mendukung proses perencanaan strategis. 3. 9. Gagal menggunakan rencana sebagai standar untuk mengukur kinerja. Gagal dalam mengkomunikasikan rencana kepada staf.Memandang perencanaan sebagai sesuatu yang tidak perlu atau tidak penting. bukan melibatkan semua manajer. 5. Gagal untuk menciptakan iklim yang mendukung perubahan.Menjadi terlalu sibuk dengan maslah saat ini sehingga perencnaan tidak memadai atau tidak ada sama sekali. 12.

KODAK. 15 | P a g e . menghadirkan bermacam macam produk dari baterai hingga penganalisis darah. Dalam jangka waktu sepuluh sampai dua puluh tahun kemudian Pak Dul berangan angan bahwa tokonya itu kemudian akan menjadi mini market dengan ukuran took yang jauh lebih besar serta barang barang yang lebih komplit. Berkat produk yang tepat. produksi yang bersifat masal dan pemasaran yang cerdik. ia hanya ingin agar fotografi menjadi popular dan murah. perusahaan yang didirikan olehnya. akhirnya ia berhasil. dari vitamin C hingga CD. pak Dul mendirikan toko kelontong yang menyediakan kebutuhan untuk masyarakat sekitar.BAB II VISI dan MISI Apa yang ada dibenak kita saat membaca cerita semacam ini? “Dirumahnya. Pada tahun 1990. Dalam proses itu. Hal ini karena pak Dul melihat bahwa lahan persawahan yang sangat luas yang persis berada didepan rumah dan kampungnya saat ini sedang giat giatnya digarap oleh para pengembang untuk dijadikan perumahan berkelas real estat.” Atau bagaimana tanggapan kita dengan cerita sukses seperti George Eastman? Ketika Eastman memulai usahanya pada tahun 1880. ia mendirikan sebuah perusahaan multinasional dengan beragam produk.

suatu mimpi mengenai masa depan yang semestinya. Banyak hal yang tidak terlihat walaupun hal itu berada pada jangkauan pandangan kita. Jika ada satu rahasia sukses. Pak Dul dan took kelontongnya menunjukkan usaha untuk menerjemahkan visi ke dalam aktivitas real. dibalik kedua cerita tersebut. diantaranya adalah: a. suatu cita cita. karna hal itu tidak berada dalam jangkauan intelektual kita. Sedangkan George Eastman dengan kodaknya merupakan kisah sukses dari visi yang telah diimplementasikan atau direalisasikan sehingga menghasilkan bisnis yang dikelola oleh perusahaan hingga mencapai level atau tingkatan perusahaan multinasional dengan memberikan keuntungan yang luar biasa. Hal yang paling penting dibutuhkan dalam kedudukan sebagai atasan adalah pandangan. 3. Kazuo Wada – Yaohan International).1. c.dan Kodak merupakan salah satu di antara dua puluh lima perusahaan papan atas di Amerika Serikat. Henry David T. akan tetapi apa yang dilakukan oleh Pak Dul ini masih berada pada tahap awal. dasarnya adalah kemampuan untuk memahami pandangan orang lain dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang dia sebaik yang Anda miliki. 2. b.1 Visi Apa yang tersirat dari cerita diatas adalah bahwa adanya unsure yang secara umum dikenal sebagai visi.1 Definisi Visi Ada beberapa definisi atau pengertian tentang visi. 16 | P a g e . Henry Ford.

10. Tampak adanya unsure waktu yang dinyatakan dalam kata pandangan yang “jauh”. Misi perusahaan merupakan tujuan dan alasan mengapa perusahaan ada. para manajer efektif harus membuka diri terhadap perubahan dan mencoba mengatisipasi masalah sebelum terjadi. 3.2 Misi Apabila seseorang atau kelompok orang mendirikan organisasi atau perusahaan tidak hanya sekedar berdiri atau tidak sekedar ikut ikutan meskipun pada kenyataannya hal tersebut sering terjadi. atau 20 tahun. 17 | P a g e . Alat alat ini bersifat untuk membantu manajer mengerti data. para manajer harus fleksibel dan perlu mengembangkan suatu visi. kepada situasi dan kondisi. tujuantujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Banyak alat ilmu manajemen berupa model yang membantu manajer dalam mengambil keputusan.Terdapat poin poin yang bisa dipersamakan untuk menghasilkan suatu definisi singkat tentang visi dengan menggunakan kalimat sederhana berikut: Visi adalah suatu pandangan yang jauh tentang perusahaan. Semuanya sangat tergantung kepada konteks. Misi akan memberi arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Tapi secara logika orang mendirikan organisasi atau perusahaan pasti mempunyai tujuan. namun ada kekurangannya. Untuk itu. bahkan lebih penting bagaimana melihat perubahan menciptakan peluang. artinya tidak ada patokan atau standar baku bahwa yang dinamakan dengan visi berlaku untuk jangka waktu 5. Oleh karena itu. Satu hal harus diingat adalah bahwa factor waktu sangat bersifat relative. Contoh paling sederhana adalah ketika bisnis properti sedang marak maraknya terutama di wilayah Jabotabek maka orang ramai ramai mendirikan perusahaan properti.

Pasar 4. Customer 2. Memberikan dasar bagi pengalokasian sumber daya. Filosofi perusahaan 7. Seluruh informasi tersebut bersifat spesifik dan langsung berhubungan dengan organisasi atau perusahaan yang bersangkutan beberapa informasi dasar yang biasanya terdapat dalam statement misi adalah: 1. Tujuan/objective 6. Image 18 | P a g e . Concern untuk pertumbuhan.2.2 Informasi Dalam Statement Misi: Dalam statement misi banyak informasi yang dapat kita dapatkan tentang organisasi atau perusahaan. Membantu untuk lebih memfokuskan usaha pencapaian tujuan. 5. 3. survive 8. sebagai berikut: 1. keuntungan.2. Teknologi 5. Sebagai dasar dalam pengembangan organisasi.3. 2. Menetapkan kerangka tanggung jawab dalam perusahaan. Concern terhadap karyawan 9. 4.1 Mengapa Misi Penting Misi di dalam perusahaan/organisasi menjadi sesuatu yang penting dan ada beberapa alas an mengapa misi dikatakan penting. Membantu mencegah terjadinya konflik dalam organisasi. 3. Produk atau Jasa perusahaan 3.

sedangkan visi untuk menjawab pertanyaan.”What do we want to become”. “What is our business”.Visi dan Misi Secara sederhana dapat dikatakan bahwa statement misi lebih ditujukan untuk menjawab pertanyaan. BAB III 19 | P a g e . Dengan membaca kedua statement baik visi maupun misi maka orang akan tahu perusahaan apa yang memiliki statement tersebut serta hendak kemana perusahaan itu akan dibawa atau akan berkembang menuju kemana.

20 | P a g e . banyak sekali pengelompokkan variabel yang diperkirakan berpengaruh nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi. dan pada era globalisasu perubahan berlangsung dengan cepat dan dalam intensitas yang tingi pula. 3.Analisa Lingkungan Eksternal Perubahan akan selalu terjadi. Perubahan itu juga terjadi pada lingkungan bisnis baik yang memberikan pengaruh baik maupun memberikan pengaruh buruk. Untuk maksud tersebut.2 Tujuan Analisa Lingkungan Tujuan dilakukannya analisa lingkungan adalah agar organisasi dapat mengantisipasi lingkungan organisasi sehingga dapat bereaksi secara cepat dan tepat untuk kesuksesan organisasi. bertujuan mengidentifikasikan peluang tantangan yang mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mencapai 3.1 Pengertian Analisa Lingkungan Analisa lingkungan yang adalah proses untuk monitoring terhadap lingkungan dan organisasi tujuannya. Perubahan pada lingkungan tersebut harus terus diantisipasi karena pengaruh yang signifikan akan menentukan koreksi yang harus dilakukan terhadap strategi atau bahkan mungkin juga dapat mempengaruhi visi dan misi perusahaan.

diluar tidak jangkauan melakukan dapat Komponen organisasi. intervensi tersebut artinya terhadap cenderung berada organisasi/perusahaan komponen tersebut.3 Lingkungan Eksternal Bisa dikatakan sebagai komponen atau variabel lingkungan yang berada atau berasal dari luar organisasi/perusahaan.4 Dimensi Analisa Lingkungan Eksternal 21 | P a g e .KOMP ONEN SOSI AL GENERAL OPERATING ENVIRONMENT KOMPONEN: International Supplier Customer Tenaga Kerja Persaingan KOMPONEN EKONOMI ORGANISASI/PERUSA INTERNAL ENVIRONMENT KOMPONEN: Politik. tinggal bagaimana organisasi berkompromi atau menyiasati komponen tersebut. Teknologi. 3. Legal 3. Komponen tersebut lebih cenderung diperlakukan sebagai sesuatu yang given atau mau tidak mau harus diterima.

Pertama. sementara teknologi lainnya baru akan mulai. Perubahan teknologi akan menghadirkan peluang dan sebaliknya adanya alternatif teknologi baru juga akan menghadirkan ancaman. penjualan produk dengan teknologi lama tetap dilanjutkan untuk waktu tertentu. adalah relatif sulit untuk memprediksi hasil nyata dari suatu teknologi baru. Biasanya pemanfaat berjalan dari sebagian pasar atau produk. Kedua. Sebagai contoh dalam industri printer komputer. Daur Hidup Teknologi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yang dapat berpengaruh sesaat dalam memprediksi dampak teknologi baru. yang contoh. 22 | P a g e tiba-tiba . tidak langsung seluruh produk akan berubah. Sebagai industri televisi kabel. menjadikan bisnis menjadi tidak Karena kadang-kadang teknologi suatu saat bisnis ada yang sukses tetapi kadang juga justru sehat. mempermudah dan lebih jelas dalam menikmati siaran televisi di rumah dibanding televisi dengan bantuan dari sinyal satelit. yaitu printer dot matrix dan ink jet systems mengalami penurunan dan printer laser mengalami masa pertumbuhan. kadang-kadang justru menjadi untuk mengatasi transisi perubahan ke teknologi baru. Perubahan teknologi tidak sekaligus langsung berpengaruh dalam suatu produk tetapi masih perlu waktu. Beberapa teknologi memiliki daur hidup. karena butuh studi yang mahal untuk pemanfaatan pertama kalinya. karena dengan demikian perusahaan akan dapat mengantisipasinya.Teknologi Salah satu dimensi dalam analisis lingkungan adalah trend perubahan teknologi atau penerapan teknologi yang berkembang di pasar atau industri yang selanjutnya akan mempengaruhi strategi. Dampak Teknologi Baru Hal ini merupakan masalah masalah kritis penting.

Ada Contoh : beberapa damapak yang produk bahan makanan atau kosmetik memperlihatkan terhapa strategi berbagai perusahaan. peran penting jalan raya bebas hambatan. Sebagian kecil pesaing ber ekperimen dengan teknologi alternativ yang kelihatannya beresiko dan tidak ekonomis. masa penurunan kereta api. Foster mengajukan tiga tanda-tanda suatu teknologi akan memasuki masa penurunan dan siap untuk diganti yang lain : 1. 1982). Pemerintah Adanya perubahan dan munculnya undang-undang atau peraturan baru dapat menampilkan ancaman dramatis perbankan. Ramalan Tehnologi Baru. Gottschalk. Tingkat kinerjanya mendekati kendala secara phisik. 2.Richard N. WallStreet Journal. 3. Maka disinilah perlu adanya analisis dampak silang (cross impact). Ada suatu studi yang menyatakan bahwa isu-isu yang dikeluarkan pemerintah akan berdampak dalam putaran delapan tahunan (Earl C. Richart N Foster memperlihatkan 21 artikel mengenai arah dan kejadian yang membuat ramalan dalam majalah Fortune selama tahun 1930-1940. 23 | P a g e dan peluang. Sebuah study menunjukkan bahwa keberhasilan lebih dari permalan perubahan ditun-jukkan artikel teknologi dimasa lalu bisa diaandalkan. R & D hasi kerjanya menjadi tidak efektif dan orientasi kerjanya lebih banyak pada prosesnya dari produk baru. Pada lima tahun pertama. putusnya mata rantai genetika. Dari studi tersebut terlihat bahwa ada dampak yang cukup sensitif dalam suatu pengembanganteknologi pada teknologi lainnya. beberapa isu belum kentara tapi bisa dideteksi mas media dan beberapa . Adanya deregulasi perbankan mempun-yai pengaruh yang terhadap maraknya industri Jr. Ada sebuah tahun 1940 yang pada menghasilkan suatu akan adanya vitamin sintesis . kegemaran nonton TV di setiap rumah.

Kebudayaan Bahwa arah perubahan budaya dapat mendatangkan ancaman dan peru-sahaan. Ekonomi Evaluasi tingkat industri strategi termasuk mempertimbangkan pengangguran dan pertumbuhan tentang ekonomi. Pada tahun kelema atau keenam pers nasional menjadi interes. Pendirian toko peluang sepanjang ada kesuaian dengan nilai valuta asing perlu dilakukan. Mereka masing-masing strategi harga . mempunyai kesimpulan yang ada hubungannya dengan perancang pakaian produk terkenal dan Demografi 24 | P a g e . Bahwa mereka sering keluar rumah untuk mengisi waktu luang dengan berbelanja dan lebih banyak bekerja untuk mendapatkan jabatan. Pada tahun 1980-an contohnya terjadi depresi lebih hebat pada pasar daripada ekonomi kebanyakan lainnya. cukup dengan melihat kondisi ekonomi pada individual. padat modal membutuhkan waktu yang tepat pada situasi sehat daripada saat ekonomi lesu. kondisi ekonomi yang kenyataan lapangan umunya akan dapat mengukur kesehatan ekonomi indus-tri automobil dan industri terkait seperti besibaja. dan akhirnya tindakan pemerintah ada hasilnya. Dengan demikian mempengaruhi besar industri valuta asing. Investasi Biasanya pada dalam terutama inflasi dan dasar kondisi kesehatan ekonomi yang diukur dari ekonomi.masyarakat. Peramalan tentang kondisi valuta asing akan maka analisa neraca pembayaran dan relevan jika dikaitkan faktor-faktor yang dengan suatu industi dengan pesaing multinatsional. Contoh di sebagaian automobil sangat sensistif terhadap perubahan nilai pengecer pakaian akan sangat baik didasarkan studi tentang proyeksi gaya hidup wanita.

Apakah faktor demografis pendapatan. membuat dari mereka sendiri seolah-olah merasa perputaran hidupnya. Contohnya populasi hispanik tumbuh lebih cepat sekitar lima kali lebih cepat daripada populasi non hispanik dan mencapai penda-pat yang baik. Populasi Asia dan AS sekitar 5 juta orang di AS akan bertambah 165 % pada tahun 2000. hal itu berarti bahwa ada pasar bagi membangun kepercayaan terhadap suatu mempengaruhi dengan baik garis bertambah secara cepat dan mendukung semua perusahaan dan industri besar strategi perusahaan. Hal ini memungkinkan kesempatan yang nyata bagi produkproduk yang dikhususkan pada wanita dewasa. Suatu studi telah menmadai kekuatan dan kelanjutan arah menuju pertumbuhan populasi wanita diantara umur 40-70 tahun. 25 | P a g e .Tren demografi dapat menjadi kekuatan utama pasar. pendidikan dan letak mempengaruhi Ledakan bayi arah ukuran pasar atau bagian pasar ? Apakah yanglahir 77 juta atau 31 % dari populasi bergerak AS telah melewati demografis menunjukkan peluang atau ancaman. bayi tanpa Populasi harus tehnis separuh kelahiran itu merupakan kelahiran pertama bagi orangtuanya. Lebih jauh kebangkitan luas urban di pusat kota telah mempunyai implikasi pertimbangan kepada develeper real estate dan pengecer seperti pada awal perkembangan daerah pinggiran. Beberapa varabel grograpi. Gerakan bisnis dan populasi kedalam luas yang berbeda pada suatu negara mempunyai implikasi pada beberapa pelayanan organisasi seperti pada komisi kamar dagang pengusaha realistis dan perubahan asuransi. Kelompok ini memiliki pendapat perkapita lebih tinggi mempunyai waktu luang lebih banyak dan mempunyai urusan rumah yang leibh sedikit daripada wanita yang lebih muda. Lonjakan kelahiran bayi terakhir yang hampir produk merk. Studi menjelaskan bahwa wanita model ini tidak puas dengan pilihan produk yang ada karena secara rela-tif hanya sedikit produk yang diperuntukkan mereka. yang mendasari kekuatan demograpi meliputi umur. Sedikit tambahan wanita-wanita ini lebih boros dalam membelanjatkan uang dari pada masa mudanya.

pakian dan berbagai komponen budaya lainnya ? mengapa terjadi ? Apa implikasinya ? DEMOGRAFI Bagaimana pengaruh trend demografi terhadap ukuran pasar dalam industri ini atau sub-pasar ? Apakah trend demografi akan menjadi peluang atau ancaman ? MASALAH UMUM EXTERNAL Ada kejadian dan kecenderungan apa yang akan terjadi ? Apakah nampak ada peluang atau ancaman ? Ketidakpastian bidang permasalahan strategis apa yang menjadi kunci. kecenderungannya atau hal-hal yang 26 | P a g e .Analisis Lingkungan Eksternal TEKNOLOGI Apakah teknologi yang ada akan menuju kedewasaan ? Perkembangan teknologi apakah yang terjadi atau trend teknologi apa yang akan berdampak pada industri ? PEMERINTAH Peraturan (UU) apakah yang akan mungkin berubah ? Apakah ada pajak atau iuran lain yang akan dikembangkan ? Apakah ada resiko perubahan politik di pemerintahan ? ECONOMI Bagaimana prospek ekonomi dan tingkat inflasinya ? Bagaimana pengaruhnya pada strategi ? BUDAYA Bagaimana kondisi budaya sekarang dan trendnya dalam gaya hidup masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful