MANUSIA, NILAI, NORMA DAN HUKUM

KELOMPOK :

PENGERTIAN NILAI,MORAL DAN HUKUM
• PENGERTIAN NILAI
a. CHENG (1955)
sesuatu yang potensial, terdapatnya hubungan yang harmonis dan kreatif sehingga berfungsi untuk menyempurnakan manusia.

b. Dictionary of Sociology anda Related Science
kemapuan yang diyakini terdapat pada suatu objek untuk memuaskan hasrat manusia.

c. Dardji Darmodihardjo d. Encylopedia Britanica
yang berguna bagi kehidupan manusia jasmani dan rohani kualitas objek yang menyangkut jenis apresiasi atau minat

Nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia.

•Pengertian Moral
Moral adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam berinteraksi dengan manusia. Moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya.

• Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi. • Moral dalam zaman sekarang mempunyai nilai implisit karena banyak orang yang mempunyai moral atau sikap amoral itu dari sudut pandang yang sempit. • Moral adalah nilai ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh.

•Pengertian Hukum
Definisi "hukum" dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997):
– peraturan atau adat, yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa, pemerintah atau otoritas. – undang-undang, peraturan dan sebagainya untuk mengatur kehidupan masyarakat. – patokan (kaidah, ketentuan). – keputusan (pertimbangan) yang ditentukan oleh hakim dalam pengadilan, vonis.

Hukum adalah peraturan-peraturan yang dibuat oleh badan yang berwenang yang berisi perintah ataupun larangan untuk mengatur tingkah laku manusia guna mencapai keadilan, keseimbangan dan keselarasan dalam hidup

Fungsi Nilai,Moral dan Hukum dalam Kehidupan
• Fungsi Nilai adalah sebagai daya dorong dan manusia adalah pendukung nilai. Manusia bertindak berdasar dan didorong oleh nilai yang diyakininya. • Fungsi Moral mengatur perbuatan manusia untuk melakukan kegiatan tertentu

• Fungsi Hukum 1. Sebagai alat pengukur tertib hubungan masyarakat. 2. Sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan sosial. 3. Sebagai penggerak pembangunan.

Proses terbentuknya Nilai, Moral, dan Hukum
merupakan proses yang berjalan melalui suatu kebiasaan untuk berbuat baik, suatu disposisi batin untuk berbuat baik yang tertanam karena dilatihkan, suatu kesiapsediaan untuk bertindak secara baik dan kualitas jiwa yang baik dalam membantu kita untuk hidup secara benar.

Perwujudan Nilai, Moral dan Hukum dalam kehidupan Masyarakat dan Negara
Perwujudan nilai-nilai, moral dalam keyakinan iman bisa saja diterapkan sebagai hukum jika norma moral yang terkandung di dalamnya bersifat universal. Oleh karena itu, etika, moral, norma dan nilai sering menjadi tuntunan dalam kehidupan masyarakat supaya kita dapat bertingkah laku dengan baik.

Tuntutan dan Sanksi Moral serta Hukum dalam Masyarakat & Negara
Etika keutamaan biasanya dikontraskan dengan etika kewajiban atau etika peraturan. Dalam etika kewajiban, tekanan diberikan kepada prinsip-prinsip yang mendasari tindakan manusia. Jadi, kriteria untuk menilai baikburuknya manusia adalah aturan dan prinsipprinsip yang berlaku dalam masyarakatnya.

Problematika Pembinaan Nilai Moral
1. Pengaruh Kehidupan Keluarga dalam Pembinaan Nilai Moral 2. Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Pembinaan Nilai Moral 3. Pengaruh Figur Otoritas Terhadap Perkembangan Nilai Moral Individu

4. Pengaruh Media Telekomunikasi Terhadap Perkembangan Nilai Moral 5. Pengaruh Media Elektonik dan Internet terhadap Pembinaan Nilai Moral

Sekian , TERIMA KASIH 