P. 1
2_Wahyuddin Bagenda

2_Wahyuddin Bagenda

|Views: 4|Likes:
Published by Denni Septiyaji

More info:

Published by: Denni Septiyaji on Nov 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2013

pdf

text

original

Perkembangan Industri dan Teknologi Fotovoltaik Dalam Negeri EBTKE CONEX 2012

Jakarta Convention Center – 18 Juli 2012

Grid Connected kerjasama dg BPPT . PV-Diesel –Bayu. Off Grid System.2 MW/tahun kerjasama dg BPPT dan Solarex Australia R & D Aplikasi Solar Panel dalam Sistem Hybrid PV-Diesel.Sejarah Len dalam Industri Solar Panel 2009 2007 2000 Peningkatan kapasitas produksi modul surya menjadi 3 MW/tahun Peningkatan kapasitas produksi modul surya menjadi 6 MW/tahun PLANNING: Kapasitas pabrik sel surya 60 MW/tahun terintegrasi dengan pabrik modul surya kapasitas 30 MW/tahun 2012 1997 1986 Desain Battery Control Unit (BCU) dan Electronic Ballast dg BPPT Transfer teknologi & produksi modul surya kapasitas 1.

Perkembangan Aplikasi PV pada Proyek-Proyek Dalam Negeri Solar Home System Hampir seluruh provinsi Pompa Air Tenaga Surya Sumatera. NTB PLTS Bandara Lampung PLTS Stasiun KA Slawi . Kalimantan Lampu Jalan Tenaga Surya Tol Cipularang PLTS Grid Connected Tiga Gili.

Potensi Pengembangan Energi Surya Nasional 580 EBTKE 2010 477 426 375 528 RUPTL PLN 2011-2020 225 175 125 324 275 25 2010 35 45 55 65 75 70 75 75 80 80 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 MW .

Pangsa Pasar Teknologi Fotovoltaik Dunia Sumber : Centrotherm. 2012 .

Hasil produksi Pabrik Solar Module diserap Kontraktor PLTS Dalam Negeri dan atau Luar Negeri . 50% hasil produksi pabrik Solar Cell diserap oleh Pabrikan Modul Dalam Negeri (APAMSI) dan atau Luar Negeri 3. Pemilihan teknologi berdasarkan kajian Tim BPPT/Ristek 2.Rantai Pasok Industri Eksisting dan Rencana Jangka Pendek UPSTREAM MIDSTREAM DOWNSTREAM PEMBANGUNAN 2012-2013 APAMSI 60 MWp (Crystalline) APSURYA AKJETI AKLI Retailer System Integrator EKSISTING Keterangan : 1.

Milestone Industri Fotovoltaik Nasional Pabrik Solar Wafering (Brick to Wafer) Pabrik Sel Surya 60 MWp (Wafer To Cell) Pabrik Ingot (SgSi to MCSi) Pabrik Solar Grade Si (MgSi to SgSi) Pabrik Metallurgical Grade Si (Kwarsa to MgSi) Pabrik Sel Module 60 MWp (Cell To Module) 2012-2013 2014-2017 2018-2022 2025-2030 .

5 miliar ton [Pusdatin KESDM 2008] Kesiapan industri hilir – sudah ada 6 industri solar modul dalam negeri berbasis teknologi polycrystaline • • Secara global market share mencapai 70% Kesiapan SDM yang mendukung .Dasar Pemilihan Teknologi Crystalline • Hasil kajian BPPT menyimpulkan teknologi yang sesuai dibangun di Indonesia adalah teknologi berbasis kristalin (FGD Sinkronisasi Kebijakan untuk Mendukung Industri Fotovoltaik Nasional – Kemenristek 06/09/10) • • Nilai investasi yang disesuaikan dengan nilai tambah output yang dihasilkan Ketersediaan raw material (potensi pasir kuarsa di Indonesia) • • Potensi cadangan deposit 17.

Edge Trimming 19. Encapsulation Foil 1 Lay-Up Line Produksi Solar Cell 13. Incoming Wafer Inspection 2. PSG Removal 6. Interconnection 16. Cover Glass Washing 12. Saw Damage Etching & Texturization 3. AR Coating & Passivation 7. Testing & Sorting APAMSI : Solar Panel 60 MWp/year Planning by Len : Solar Cell 60 MWp/year . Laser Diffusion 18. Encapsulation Foil 2 & Backsheet Lay-up 17. Tabbing & Stringing 14.Lay Out Integrasi Industri Fotovoltaik Dalam Negeri Line Produksi Modul Fotovoltaik 11. Edge Isolation 10. POCL2 Diffusion 4. Junction Box Setting 20. Sorting & Labeling 5. Lamination 1. String Lay-Up 15. Metallization 8. Fast Firing 9. Framing 21. Testing 22.

• Len siap bekerjasama dengan BUMN lain untuk secara bersama membangun kemandirian industri dan teknologi bidang Solar Energy di Indonesia menuju skala keekonomian : • • BUMN Tambang untuk pengolahan metalurgi pasir silika BUMN Infrastruktur dalam membangun IPP (Independent Power Producer) • BUMN Energi sebagai pengguna . Indonesia perlu memiliki industri hulu sendiri di bidang solar energy untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian.Kesimpulan • • Len telah melalui proses yang panjang dalam memutuskan untuk membangun industri PV di Indonesia. Manfaat : • • • Mengurangi ketergantungan terhadap impor solar cell Menyerap tenaga kerja baru di bidang industri fotovoltaik. Membuka peluang terbangunnya industri hulu pengolahan pasir kuarsa/silikon dengan adanya kebutuhan terhadap bahan baku solar cell.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->