You are on page 1of 6

PENGINTEGRASIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA KE DALAM SILABUS MATA PELAJARAN

PENGINTEGRASIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA KE DALAM SILABUS MATA PELAJARAN A. Latar Belakang Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa merupakan inti tujuan pendidikan nasional. Hal ini berarti bahwa pembinaan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa bukan hanya tugas dari bidang kajian atau bidang kegiatan tertentu secara terpisah, melainkan tugas pendidikan secara keseluruhan sebagai suatu sistem. Artinya, sistem pendidikan nasional dan seluruh upaya pendidikan sebagai suatu sistem yang terpadu harus secara sistematis diarahkan untuk menghasilkan manusia yang utuh, yang ciri pokoknya ialah manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Tantangan yang paling besar muncul dari globalisasi yang membawa serta perubahan sosial dan persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai sosial, budaya, ekonomi, dan nilai-nilai keagamaan. Dilihat dari segi positifnya, perkembangan tersebut justru merupakan tantangan untuk lebih diperkuatnya kualitas nilai-nilai pendidikan karakter bangsa peserta didik guna mengurangi dampak negatif globalisasi. Oleh sebab itu perlu penataan pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter bangsa ke dalam setiap mata pelajaran dan pengembangannya diwujudkan dalam proses pembelajaran, sehingga terjadi proses internalisasi dan personalisasi bersamaan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. B. Silabus Mata Pelajaran 1. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. 2. Prinsip-Prinsip Pengembangan Silabus. a. Ilmiah Keseluruhan muatan/substansi dan kegiatan yang terdapat dalam silabus harus benar-benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara keilmuan. b. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengn tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional dan spiritual peserta didik. c. Sistematis Komponen-komponen silabus harus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. d. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara Standar Kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian dan sumber belajar. e. Memadai Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. f. Aktual dan Kontekstual.

afektif dan psykomotor). penelitian. materi pembelajaran. karya wisata dsb.Cakupan indikator. pengalaman sosial yaitu peluang berinteraksi. dan keluasan materi pembelajaran. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. mendemonstrasikan misalnya wawancara dengan tokoh. mempertanyakan ja-waban. melakukan perenungan. mendengarkan (ceramah. misalnya membaca. sosial. bekerjabakti. Rumusan materi pembelajaran berupa:♣ o kata benda atau kata kerja yang dibendakan o topik-topik atau tema-tema c. • relevansi dengan karakteristik daerah. • keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran • keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. • Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. dan spritual peserta didik. g. • tingkat perkembangan fisik. • Aktualitas. Menganalisis Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar • urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. • struktur keilmuan. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman pesera didik. menjawab. dan peristiwa yang terjadi. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kogitif. Mengidentifikasi materi pembelajaran. percobaan. emosional. dan • alokasi waktu. kunjungan. film). • Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. h. Mengembangkan kegiatan pembelajaran. teknologi. Langkah-langkah Penyusunan Silabus. peserta didik dengan guru. a. sumber belajar. • relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. bermain peran. pengumpulan dana . • kebermanfaatan bagi peserta didik. saling bertanya. Mengidentifikasi materi pembelajaran mempertimbangkan: • potensi peserta didik. kedalaman. 3. pengalaman fisik yaitu menggali informasi dengan memanfaatkan seluruh indera misalnya kegiatan pengamatan. pertunjukan. berita radio). berdiskusi. berkomentar. menonton (televisi. intelektual. • Dalam rangka menetapkan kegiatan pembelajaran gunakan kata-kata operasional seperti berikut ini: • Kegiatan Pembelajaran diimplementasikan sebagai pengalaman belajar yaitu aktivitas belajar siswa baik di dalam maupun di luar kelas yang bersifat unik dan spesifik • Pengalaman Belajar dapat berupa pengalaman mental yaitu memperoleh informasi melalui indera dengar dan lihat. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi • Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. melakukan pameran. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. b. bekerjasama. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. lingkungan.

daftar pertanyaan untuk wawancara.. * membaca buku sumber tentang … * mendemontrasikan… * mengamati kejadian. ramalan. dan penilaian diri.struktur . bagan. pengetahuan.. dan potensi daerah • Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. diagram. * menyusun .poster.. e.. * mendeskripsikan.. * membaca ………….. grafik.. perilaku * mengkaji ……. yaitu: . buku harian...denah.... Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian. * melakukan … (wawancara..... Merumuskan indikator pencapaian kompetensi • Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap... resensi buku) dan pengalaman belajar lainnya yang dapat mengarahkan ketrampilan berpikir dan mengaplikasikan pengetahuan d. penggunaan portofolio... dan keterampilan • Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.• Model rumusan pengalaman belajar: * menggali informasi melalui … * mengolah informasi… * berdiskusi tentang …. * mengoleksi ……… . * mengklasifikasi . atau setara.. komik. * menghitung .. * memberikan gagasan .. (pertanyaan.. satuan pendidikan. * Menggambar. chart.. pembicaraan... catatan hasil penjelasan/pengamatan. pendapat) * mengelompokkan ………. Menentukan penilaian • Penilaian merupakan serangkaian kegiatan utk memperoleh. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. (pantun. (rangkuman. artikel) * bernegosiasi ……… * menyimak untuk menangkap gagasan pokok …. pajangan) * praktek ……… (budi pekerti.. grafik. * menunjukkan .…… * membuat ……...contoh. * menata ……… (buku. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. * membuat peta. * Membandingkan . * menulis ………. sinopsis... denah. artikel) * berceritera ……… * mengisi ………… * mengajukan …….. * menjelaskan. * mensimulasikan … * membuat matrik… * mengamati terhadap … * melakukan wawancara ….. * menguraikan . * menemukan … melalui …. pengamatan kinerja. * bermain peran ………… * melakukan permainan ………. • Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah.... apabila kata kerjanya masih general. cergam. • Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan....... * menggambar dan mengarang tentang …….. model. ekstrapolasi.. * dsb.. sikap. jurnal. menganalisis. * menggolongkan berbagai ... kamus. penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. musyawarah) * mengunjungi … untuk melakukan * mengkritisi ……… (tulisan. peristiwa.. gambar seri. * menggambarkan . • Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua) • Indikator menggunakan Kata Kerja Operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi : * membedakan * mengidentifikasi ... apabila kata kerjanya sudah operasional dengan kata kerja dalam KD maupun SK.

• Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. keluasan. pendidikan jasmani dan kesehatan. keamanan. sekolah dan masyarakat lokal. artinya. dan . Dengan demikian nilai-nilai pendidikan karakter bangsa itu benar-benar dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. g. karakter dikembangkan sebagai dampak pembelajaran (instruksional) dan juga dampak pengiring. alam. teori. Pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dalam silabus mata pelajaran tersebut dapat ditempatkan pada kolom materi pembelajaran. tingkat kesulitan. ekonomi. • Sumber belajar adalah rujukan. karena memang misinya adalah mengembangkan nilai dan sikap maka pengembangan karakter harus menjadi fokus utama yang dapat menggunakan berbagai strategi/metode pendidikan karakter. regional. dan keagamaan. kegiatan pembelajaran. nara sumber. mata pelajaran lainnya yang secara formal memiliki misi utama selain pengembangan karakter. Pengintegrasian Nilai-nilai Pendidikan Karakter Bangsa ke dalam Silabus Mata Pelajaran Pengintegrasian adalah proses terencana untuk memadukan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam setiap mata pelajaran dan atau ke dalam proses pembelajaran setiap mata pelajaran. dan ketrampilan. sosial. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran • Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. Menentukan alokasi waktu. prosedur. sehingga terjadi proses internalisasi dan personalisasi nilai-nilai pendidikan karakter bangsa bersamaan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. • Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. Materi nilai-nilai pendidikan karakter bangsa bukanlah bahan ajar biasa. Penempatan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa seyogyanya memperhatikan berbagai aspek kehidupan ideologi. dan indikator pencapaian kompetensi C. matematika. indikator pencapaian kompetensi. wajib mengembangkan rancangan pembelajaran pendidikan karakter yang diintegrasikan kedalam silabus/substansi/kegiatan mata pelajaran sehingga memiliki dampak pengiring bagi berkembangnya karakter dalam diri peserta didik. seni. Dengan kata lain nilai-nilai pendidikan karakter bangsa menjadi bagian tak terpisahkan dari dampak pembelajaran setiap mata pelajaran dalam isi materi pelajaran yang relevan maupun dalam proses pembelajaran. • Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. IPS. nilai-nilai itu tidak dijadikan pokok bahasan yang dikemukakan seperti halnya ketika mengajarkan suatu konsep. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. PKn. Untuk kedua mata pelajaran tersebut. bahasa Indonesia. IPA. sosial. Di samping itu.• Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. budaya. kedalaman. dan budaya. juga memperhatikan siklus kehidupan peserta didik mulai dari lingkungan kehidupan keluarga. politik. nasional. yang dilakukan berdasarkan indikator • Menggunakan acuan kriteria • Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan • Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut • Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan f. ataupun fakta seperti dalam mata pelajaran agama. Menentukan sumber belajar. serta lingkungan fisik. Khusus bagi mata pelajaran Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hal ini dimaksudkan agar nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dapat diwujudkan dalam proses pembelajaran.

dan didengar. Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. 6. tindakan. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. Suatu hal yang harus diingat bahwa satu aktivitas belajar dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan dalam ranah kognitif. peserta didik perlu mengetahui pengertian dari suatu nilai yang sedang mereka tumbuhkan pada diri siswa melalui tahapan pembentukan. Oleh karena itu. Demokratis Cara berfikir. Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. dan mengakui. dan pekerjaan. Konsekuensi dari prinsip ini. Materi pelajaran biasa digunakan sebagai bahan atau media untuk mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa. bertindak. 3. dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. Semangat Kebangsaan Cara berpikir. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 9. nilai-nilai pendidikan karakter bangsa tidak ditanyakan dalam ulangan ataupun ujian. sikap. tetapi menggunakan materi pokok bahasan itu untuk mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa. NILAI DESKRIPSI 1. atau di tempat lain dalam silabus. dilihat. guru tidak perlu mengubah pokok bahasan yang sudah ada. Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. 11. 8. serta menyelesaikan tugas dengan sebaikbaiknya. suku. Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya. bersikap. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. pengembangan dan pemantapan. sosial. dan bekerja sama dengan orang lain. Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain. bersikap. 13. 12. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. . 7. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. kepedulian. dan psikomotor. Walaupun demikian. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas. Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Cinta Tanah Air Cara berfikir. bergaul. pendapat. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. 10. lingkungan fisik. dan politik bangsa. Sebagai dampak pengiring maka guru tidak harus mengembangkan proses belajar khusus untuk mengembangkan nilai. budaya. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. etnis. afektif. atau membuat kolom tersendiri dengan judul Pengintegrasian Pendidikan Karakter Bangsa dan berisi Nilai dan Diskripsi Nilai. serta menghormati keberhasilan orang lain. 5. 4. dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain 2.pengalaman belajar/kegiatan pembelajaran. ekonomi.

mengkaji Standar Komptensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Standar Isi (SI) untuk menentukan apakah nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang tercantum itu sudah tercakup di dalamnya. dan f. d. 15. masyarakat. terhadap diri sendiri. memberikan bantuan kepada peserta didik. yang seharusnya dia lakukan. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. menggunakan tabel 1 yang memperlihatkan keterkaitan antara SK dan KD dengan nilai dan indikator untuk menentukan nilai yang akan dikembangkan. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya. lingkungan (alam. Nilainilai tersebut dicantumkan dalam silabus dan RPP. Pengintegrasian dalam mata pelajaran Pengembangan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakater bangsa diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran.14. e. baik yang mengalami kesulitan untuk menginternalisasi nilai maupun untuk menunjukkannya dalam perilaku. mencantumkankan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dalam tabel 1 itu ke dalam silabus. Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. 17. 18. Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. perkataan. mengembangkan proses pembelajaran peserta didik secara aktif yang memungkinkan peserta didik memiliki kesempatan melakukan internalisasi nilai dan menunjukkannya dalam perilaku yang sesuai. 16. . b. Cinta Damai Sikap. mencantumkan nilai-nilai yang sudah tertera dalam silabus ke dalam RPP. c. negara dan Tuhan Yang Maha Esa. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. sosial dan budaya). Pengembangan nilai-nilai itu dalam silabus ditempuh melalui cara-cara berikut ini: a.