You are on page 1of 10

Latar Belakang Indonesia yang merupakan suatu Negara yang demokratis tentunya mempunyai elemen, seperti masyarakat.

Masyarakat disini sangat berperan dalam pembangunan suatu Negara. Negara mempunyai hak dan kewajiban bagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap Negaranya. Seperti apakah hak dan kewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh masing-masing elemen tersebut. Dalam makalah ini akan mencoba membahas tentang hak dan kewajiban yang dilakukan oleh masing-masing elemen tersebut. Apakan hak dan kewajiban Negara terhadap warga negaranya? Dan apa pula hak dan kewajiban warga Negara terhadap negaranya? Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubunganhubungan manusia dalam masyarakat, dan yang paling nampak adalah unsur-unsur dari Negara yang berupa rakyat, wilayah dan pemerintah. Salah satu unsur Negara adalah rakyat, rakyat yang tinggal di suatu Negara tersebut merupakan penduduk dari Negara yang bersangkutan. Warga Negara adalah bagian dari penduduk suatu Negaranya. Tetapi seperti kita ketahui tidak sedikit pula yang bukan merupakan warga Negara bisa tinggal di suatu Negara lain yang bukan merupakan Negaranya sendiri. suatu Negara pasti mempunyai suatu undang-undang atau peraturan yang mengatur tentang kewarganegaraan. Peraturan tersebut memuat tentang siapa saja kah yang bisa dianggap sebagai warga Negara. Di Indonesia merupakan salah satu Negara yang mempunyai peraturan tentang kewarganegaraan tersebut.

Masalah
1. 2. 3. 4.

Apakah pengertian hak dan kewajiban itu? Siapakah yang berhak menjadi warga Negara disuatu Negara? Apakah wujud hubungan warga Negara dengan Negara ? Bagaimana pandangan idiologis atas hak dan kewajiban warga negara?

Pembahasan 1. Pengertian Hak dan Kewajiban Dalam konteks kata, hak dan kewajiban mengandung 2 kata yaitu hak dan kewajiban. Dari masing-masing kata tersebut tentunya mempunyai arti tersendiri. Menurut Prof. Dr. Notonegoro Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya

Ius artinya hukum atau dalil. jika menerima hak hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain. Kata yang kedua adalah kewajiban. Tapi kalau ada yang menganggap itu tidak penting pasti tidak akan melakukan hal itu. Soli berasal dari kata solum yang artinya negari atau tanah. . dikenal dengan adanya asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan asas kewaraganegaraan berdasarkan perkawinan. Kewajiban berasal dari kata wajib. tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. hak bisa berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunanya tergantung kepada kita sendiri contohnya hak mendapatkan pengajaran. Menurut pengertian tersebut. Dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab atau pembatasan atau beban yang timbul karena hubungan dengan sesama atau dengan Negara 2. a. Penentuan Warga Negara Indonesia Siapa saja yang dapat menjadi warga negara dari suatu negara? Setiap negara berdaulat untuk berwenang dalam menentukan siapa-siapa saja yang menjadi warga negara. Dalam menentukan kewarganegaraan seseorang. Disini kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksaakannya tanpa ada alasan apapun. Jadi harus pihak yang menerimannya lah yang melakukan itu. Asas Ius Soli Asas yang menyatakan bahawa kewarganegaraan seseorang ditentukan dari tempat dimana orang tersebut dilahirkan. Dalam penentuan kewarganegaraan didasarkan kepada sisi kelahiran. Sanguinis berasal dari kata sanguis yang artinya darah.diterima atau dilakukan melalui oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. dikenal dua asas yaitu asas ius soli dan ius sanguinis . Kalau memang menganggap bahwa pengajaran itu penting bagi kita pasti kita akan senantiasa belajar atau sekolah atau mungkin kuliah. Dalam hak mendapatkan pengajaran ini adalah tergantung dari diri kita sendiri. individu maupun kelompok ataupun elemen lainnya. Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan. Dr. Menurut Prof. Dari pengertian yang lain. Notonegoro wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melalui oleh pihak tertentu.

Jadi mereka dapat berbeda kewarganegaraan seperti halnya ketika belum berkeluarga. Asas persamaan derajat berasumsi bahwa suatu perkawinan tidak menyebabkan perubahan status kewarganegaaraan suami atau istri. Bipatride adalah istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan ganda (rangkap dua). Dengan adanya kedaulatan ini. pada dasarnya suatu negara tidak terikat oleh negara lain dalam menentukan kewarganegaraan. Appatride adalah istilah untuk orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Asas persamaan hukum didasarkan pandangan bahwa suami istri adalah suatu ikatan yang tidak terpecahkan sebagai inti dari masyarakat. Berdasarkan asas ini diusahakan status kewarganegaraan suami dan istri adalah sama dan satu. Dalam menyelenggarakan kehidupan bersama. Negara memiliki wewenang untuk menentukan warga negara sesuai dengan asas yang dianut negara tersebut. ketentuan tersebut tercantum dalam pasal 26 UUD 1945 sebagai berikut : . Asas Ius Sanguinis Asas yang mennyatakan bahwa kewarganegaraan sesorang ditentukan beradasarkan keturunan dari orang tersebut. Secara ringkas problem kewarganegaraan adalah munculnya apatride dan bipatride. penentuan kewarganegaraan dapat didasarkan pada aspek perkawinan yang mencakup atas asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat : 1. Bahkan dapat muncul multipatride yaitu istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan yang banyak (lebih dari 2) Warga Negara Indonesia. 2. Penentuan kewarganegaraan yang berbeda-beda oleh setiap negara dapat menciptakan problem kewarganegaraan bagi seorang warga. Selain dari sisi kelahiran. suami istri perlu mencerminkan suatu kesatuan yang bulat termasuk dalam masalah kewarganegaraan.b. Keduanya memiliki hak yang sama untuk menentukan sendiri kewarganegaraan. Negara lain juga tidak boleh menentukan siapa saja yang menjadi warga negara dari suatu negara. Negara Indonesia telah menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara.

b. Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 3. Sehat jasmani dan rohani 4. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga Negara. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 5. Orang-orang bangsa Indonesia asli.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Jika dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Pewarganegaraan adalah tatacara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan . Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang. Dalam Undang-Undang dinyatakan bahwa kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan. Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap 8. Orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang menjadi warga Negara. Beradasarkan hal diatas . Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun 6. Adapun Undang-Undang yang mengatur tentang warga negara adalah Undang-Undang No. 2. Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara. Telah berusia 18(delapan belas) tahun atau sudah kawin 2. tidak menjadi kewarganegaraan ganda 7. Penduduk ialah waraga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima)tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut 3. . kita mengetahui bahwa orang yang dapat menjadi warga negara Indonesia adalah : a.1.

yiatu asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarakan keturunan bukan negara tempat kelahiran b. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam Pasal 27 sampai pasal 34 UUD 1945. Peranan pada dasarnya adalah tugas apa yang dilakukan sesuai dengan status yang dimiliki. Hak utuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan nasional Indonesia g. Hak ekonomi untuk mendapat kan kesejahteraan social h. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia meliputi : a. Hak mendapatkan jaminan keadilan social Sedangkan kewajiban warga negara Indonesia terhadap negara Indonesia adalah : a. Asas Ius Soli scera terbatas. Bebarapa hak warga negara Indonesia antara lain sebagai berikut : a. Hak membela Negara c. Hubungan warga Negara dengan Negara Wujud hubungan anatara warga negara dengan negara adalah pada umumnya adalah berupa peranan. Hak kemerdekaan memeluk agama e. Asas kewarganegaraan tunggal. 3.Asas-asas yang dipakai dalam Undang-Undang No. yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini. Kewajiban dalam upaya pertahanan Negara . Hak mendapatkan pengajaran f. Kewajiban mentaati hukum dan pemerintahan b. yang diperuntukkan terbatas bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang. Asas Ius Sanguinis. yaitu asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang d. c. Hak berpendapat d. b. yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan berdasarakan negara tempat kelahiran. Kewajiban membela Negara c. Asas kewaraganegaraan ganda terbatas. dalam hal ini sebagai warga negara.

Selain itu ditentukan pula hak dan kewajiban negara terhadap warga negara. Tidak terlepas pada revolusi melawan imperialisme di bumi nusantara untuk menyatakan kemerdekaan. Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintah b. anatara lain sebagai berikut : a. pendidikan. Kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga Negara f. hak dan kewajiban warga negara yang telah tertuang dalam UUD 1945 mencakup berbagai bidang . . Kewajiban negara memberi jaminan social h. dan pertahanan. Tentu saja Pancasila sebagai landasan warga negara Indonesia dalam bertingkah laku. menurut Soekarno (2006) sebagai penggali dijelaskan bahwa Pancasila telah mampu mempersatukan bangsa Indonesia. air . ekonomi. Bidang –bidang ini antara lain. Hal inilah yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki semangat bersatu dari beragam suku bangsa yang berbeda. Idiologi Negara RI Berdasarkan pertanyaan diatas tentu sebuah hak dan kewajiban warga negara tidak lepas dari idiologi yang dianut oleh sistem kenegaraan. Bidang politik dan pemerintahan. Beberapa ketentuan tersebut. termsuk segala mekanisme pemerintahan pemerintahan. sosial. Hak negara untuk dibela c. Kewajiban negara untuk menajamin sistem hukum yang adil e. Kewajiban negara mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat g. Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara. Pancasila sebagai filsafat cita-cita dan harapan segenap bagsa Indonesia. Hak negara untuk menguasai bumi. 3. Pandangan Ideologis antara Hak dan Kewajiban a. Pancasila. Bahkan pada sila ke tiga disebutkan “ Persatuan Indonesia “. dan kekayaan untuk kepentingan rakyat d. keagamaan. Perbedaan itu lenyap ketika mereka menyadari arti persamaan sebagai bangsa Indonesia. Kewajiban negara memberi kebebasan beribadah Secara garis besar. Landasan utama bangsa indonesia adalah Pancasila.

Dengan demikian bersarkan teori yang dinyatakan Geovanni Gentle (Syahrian:2003) bahwa negara kesatuan Republik Indonesia adalah negara nasionalis. maka terciptalah komunitas. Kepentingan individu adalah kepentingan egois yang menitik beratkan pada kebutuhan pribadi. Melalui komunitas beragam ego individu melebur menjadi sejarah. Para pemuda bersumpah berbangsa satu. . Pada tataran subjektif individu mengenal hubungan antara manusia yang satu dan lainnya. Setelah individu mecapai tahapan roh objektif. Maka demi tujuan utama dibentuknya suatu negara harus terdapat otoritas negara menentukan pilihan atas beragam kehendak. Bukti-bukti yang telah diuraikan ini menunjukan negara Indonesia didirikan atas pondasi persatuan. tentu melebur menjadi kepentingan bersama. Negara tidak mungkin memberikan kepuasan atas setiap kepentingn individu dan beragam kehendak yang saling bersebragan. kebudayaan. Karena negara memiliki nilai-nilai kearifan sebagai pelayan. Warga negara harus rela memberikan loyalitasnya kepada negara diatas kepentingan pribadi. Beragam kepentingan individu dengan meninjau pada teori Gentle.Terlebih semangat persatuan bangsa Indonesia telah dikumandangkangkan pada sumpah pemuda. Tidak mungkin tanpa ototritas yag kuat sebuah negara mampu mnetukan pilihan yang terbaik bagi masa depan suatu bangsa. pada dasarnya individu memiliki kehendak atau ego. bertanah air satu dan menjunjung bahasa persatuan. pelindung dan pengayom bangsanya. Didasarkan tujuan kehidupan bersama dibentuklah negara. Bila masih terdapat kepentingan-kepentingan egoisme tentu pembelotan dari tujuan dibentuknya negara. Negara yang terdiri dari beragam identitas mampu disatukan atas nama persatruan. 1. Negara ibarat masa depan nasib bersama. Pada kondisi yang seperti ini harus terdapat persamaan persepsi atas seluruh warga negara. Inilah yang disebut kesadaran mutlak individu. Kewajiban Nasionalisme Menurut Gentle melalui idealisme murni yang terpengaruh dialektika Hegel.Dan melalui negara kepentingan-kepentingan individu telah melebur menjadi kepentingan bersama. bangsa atau peradaban.

Permasalahan Kebebasan Gagasan yang telah disampaikan oleh Lipman (1922) menjelaskan bahwa opini publik adalah ini dari pembahasan kebijakan. 1976).(Westergard dan Resler. Proses pemerintahan yang tidak sehat dan dianggap sebagai rahasia umum ini menunjukkan kuatnya aktor-aktor yang non legitimasi untuk bergentayangan mendominasi sebagai tuan-tuan kelompok penekan. Hal ini menandakan era keterbukaan. beragam pihak mampu mempengaruhi pemerintahan. Maka terbentuklah nilai komunalitas yang disebut kesadaran objektif.2. Artinya hak individu tidak diperbolehkan egois mempengaruhi kepentingan tatanan hidup bersama atas kepentingan pribadi. Keberadaan opini publik berfungsi sebagi beragam pihak untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan.(Gentile:1928). Kehendak yang dimulai dari kehendak individu. kapitalis mampu mempegaruhi keberadaan para pejabat untuk berkonspirasi mencari keuntungan. Bukan saja terbatas kepentingan individu. Termasuk pada kenyataan kebijakan pemerintah adalah hasil representasi kepentingan-kepentingan yang berjalan melalui tatanan sehingga diambil keputusan terbaik. hingga merambah pada kesadaran mutlak. Hak Warga Sebagai warga negara yang baik harus memahami bahwa segala kehendak warga negara yang melebur dalam lembaga negara adalah kehendak rakyat. akan tetapi hasil dari kepentingan banyak individu yang terakumulasi hubungan mahluk sosial. Bentuk-bentuk lain keberadaan pihak diluar wewenang yang mampu mempengaruhi negara adalah para borjuis. 3. Melalui jalur non strukturalis. . Melalui ruang publik maupun beragam proses kekuasaan. berinteraksi dengan konsekuensi identitas mahluk sosial. Hal ini adalah kenyataan yang tak dapat diingkari. Melalui ruang publik seseorang maupun kelompok memiliki kekuasaan di luar wewenang untuk ikut serta mempengaruhi kestabilan negara.

Hal lain yang terjadi dari kebebasan tersebut adalah beragam kelompok kepentingan yang terakumulasi dalam beragam kalangan. keberadaan pejabat maupun birokrat tidak lepas dari modal awal untuk memasuki ranah bagian penyelenggara pemerintahan. Tujuan negara sebagai lembaga yang menaungi rakyat menjadi ajang persaingan kepentingan. Wabah kapitalis terjadi melalui beragam aktifitas kebebasan beragam pihak melalui ruang publik. baik kapitalis NGO.Walaupun tidak dapat disangkal bahwa kapitalis atau pasar sebagai faktor signifikan mempengaruhi kebijakan. seseorang yang terkuatlah yang pantas menjadi pemimpin. Ini menafsirkan bahwa keberadaan aktor-aktor yang memiliki kekuasan menjadikan permasalahan baru. Pada posisi inilah terjadi tumpang tindih antara identitas birokrat dengan pedagang. yang memberikan pengabdiannya kepada negara. CSO dan birokratis terjadi persaingan dalam rangka kepentingan pribadi atau kelompok. Akibat dari sistem yang terjaga ini menjadikan rakyat sebagai korban kapitalis. Idealisme para birokrat tercemari oleh proses yang legal maupun ilegal. Konsekuensi yang terjadi persepsi tugas kepercayaan negara sebagai harapan masa depan bangsa. akan tetapi perlu terdapat pembatasan yang jelas antara kepentingan perseorangan sebagai saudagar dan pelaku birokrat. Tidak dibenarkan adanya kekuasaan yang tidak diimbangi wewenang. Hal yang banyak terjadi. Tentu berakibat pada lepasnya kewajiban sebagai warga negara yang baik. Maka tindakan-tindakan aktor-aktor tersebut menjadikan provokasi yang berlanjut kepada distabilitas dan intgrasi. Permasalahan mendasar pada negara yang memberikan era keterbukaan ini mewariskan permasalahan mekanisme birokrasi yang tidak lepas dari nilai-nilai kapitalis. menjadi kesempatan berbisnis mencari keuntungan maksimal. Solusi yang diberikan pada kasus ini adalah profesionalisme status. Seperti hal yang telah disampaikan oleh negarawan Jerman Adolf Hitler (2008) dalam bukunya Mein Kamf. . Aktoraktor tersebut mampu menjadikan kondisi negara tidak sehat.

Kewajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. 2. PANDANGAN IDIOLOGIS ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN Negara sebagai wadah bagi bangsanya dalam menuju kehidupan yang di amanatkan melalui Undang-undang. Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Dalam rangka penyeimbangan antara kedudukan antara warga negara dengan negara maka dibuatlah hak dan kewajiban. Hubungan warga Negara dengan Negara Hubungan institusi pemerintahan yang mengatasnamakan negara dengan warga negara memiliki timbal balik. Sedangkangkan ketetapan hukumnya mengacu pada 26 UUD 1945. Baik negara maupun warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk saling memberikan konstribusi. 3. 4. SESEORANG YANG BERHAK MENJADI WARGA NEGARA Seseorang berhak menjadi warga negara Indonesia didasarkan adanya asas-asas pribumi asli dan tanah kelahiran. a. Pengertian Hak dan Kewajiban. . b.Kesimpulan 1.