You are on page 1of 21

PERTUMBUHAN MENAJUBKAN DI TRIMESTER PERTAMA Meski masih hidup secara sel, semua cikal bakal organ penting janin

terbentuk di trimester ini. Sayangnya, kurun waktu ini pun amat rawan terhadap kemungkinan terjadi kecacatan fatal. Pembagian tahapan usia kehamilan menjadi 3 trimester, jelas dr. Judi Januadi Endjun, Sp.OG, Sonologist, pada dasarnya bertujuan membantu mengelompokkan waktu perkembangan. Sehingga mudah untuk mempelajari proses fisiologis pembentukan janin. Trimester pertama, contohnya, merupakan waktu pembentukan sekaligus perkembangan pesat dari semua sistem dan organ tubuh bayi. Di kurun waktu inilah dimulai keajaiban kuasa Sang Khalik: sebuah sel telur yang telah dibuahi berubah menjadi organisme yang secara anatomik memiliki wujud manusia. MINGGU KE-1 Merupakan perkembangan awal sejak ovulasi sampai implantasi. Spermatozoa bergerak dengan cepat dari vagina ke rahim dan selanjutnya masuk ke saluran telur akibat kontraksi otot-otot rahim dan saluran telur. Dari sekitar 200-300 juta spermatozoa yang dipancarkan ke saluran kelamin wanita, tinggal 300-500 yang mencapai tempat pembuahan, meski nantinya hanya 1 yang dibutuhkan untuk pembuahan. Hanya sperma terbaik yang dapat membuahi sel telur. Sekitar 80 jam sejak ovulasi, hasil konsepsi (pembuahan) ini berada di ampulla tuba fallopii, yakni bagian terluas pada saluran telur yang terletak dekat dengan rahim. Sintesa inti sel telur dan inti sel sperma inilah yang memungkinkan kromosom-kromosom dari masingmasing inti sel melebur, memadukan semua gen, ciri fisik, sifat, dan temperamen dari ayah-ibu pada bayi mereka. Selanjutnya, hasil pembuahan ini melanjutkan perjalanannya menuju isthmus tuba (bagian saluran telur tersempit yang memanjang dan menciut antara pangkal saluran telur dan bagian pojok rahim/kornu uteri), sebelum memasuki rongga rahim dalam bentuk embrio. Sekitar 30 jam setelah terbentuk, zigot kemudian membelah diri. Mulamula menjadi 2 sel, selanjutnya membelah diri secara deret ukur tanpa

henti dengan selang waktu antara 12 dan 15 jam. Sambil terus membelah, zigot yang terdiri dari 12-16 sel dan berbentuk mirip buah anggur yang disebut morula, bergerak menggelinding dari tuba falopii menuju rahim. Dibantu hormon yang dihasilkan oleh rahim, morula memantapkan implantasinya pada lapisan endometrium (desidua) di dalam dinding rahim. Dari hari ke hari, sel-sel morula terus membelah dan berkembang jadi embrio. Sambil terus membelah sesuai pola deret ukur, sel-sel embrio menyusun diri membentuk tiga lapisan sel. Sel paling luar disebut ektoderm, yang tengah mesoderm, dan lapisan terdalam disebut endoderm. Ketiga kelompok sel inilah yang membentuk seluruh tubuh embrio beserta organ pelengkapnya.

MINGGU KE-2 Di minggu ini, embrio diperkirakan berukuran 0,1-0,2 mm. Sementara hCG (human Chorionic Gonadotropin yang sering disebut hormon kehamilan) baru dapat dideteksi dalam darah ibu pada hari ke-10 atau 11 setelah pembuahan, meski sebelumnya sudah dapat dideteksi lewat media kultur. Karena itulah, kendati sebetulnya sudah dalam keadaan hamil, bila tes urin dilakukan sebelum hari ke-10 sejak terlambat haid, bisa saja hasilnya negatif. Jadi, untuk memastikan kehamilan, pemeriksaan serupa harus diulang beberapa hari kemudian. MINGGU KE-3 Pada hari ke-15 sampai ke-17, embrio diperkirakan berukuran 0,4 mm. Hanya dalam hitungan hari, yakni pada hari ke-17 sampai ke-19, ukurannya meningkat jadi sekitar 1,0-1,5 mm. Di minggu ini, cikal-bakal sistem pembuluh darah dan sistem saraf mulai terbentuk. Bahkan, di hari-hari terakhir saat cikal-bakal jantung janin mulai terbentuk, ukuran embrio sudah mencapai 1,5-2,5 mm. Pembentukan mata pun mulai terjadi, meski rongga mata baru akan tampak jelas di minggu ke-6. Secara keseluruhan, pada minggu ini sudah terdapat materi genetik, termasuk warna rambut, bentuk mata, dan intelegensi si calon bayi.

Cikal-bakal otak sudah bisa dibedakan menjadi tiga bagian utama (prosensefalon. Jamu-jamuan dan dan obat-obat penyubur yang tak terkontrol. MINGGU KE-4 Dengan ukuran sekitar 2 hingga 3. dan rombensefalon) yang kelak akan menjalankan fungsi masing-masing. Plasenta atau yang biasa disebut ari-ari juga terbentuk pada minggu ini. terbukti menyebabkan kecacatan pada tangan dan kaki. pada kedua sisi tubuh sebelah bawah muncul tonjolan serupa yang merupakan cikal-bakal kaki. sampai mensuplai nutrisi dan oksigen. saat tunas tangan memipih. juga bisa berdampak buruk. hingga bayi yang dilahirkan akan mengalami kelainan darah dan kelainan kulit yang dikenal sebagai grey syndrome. misal.Di kedua sisi tubuh embrio tumbuh suatu tonjolan kecil berupa sekelompok sel yang merupakan cikal-bakal tangan.5 mm. Mulai tak terbentuknya lubang vagina sampai kemungkinan si anak terkena kanker vagina kelak saat ia besar. Dari menyediakan hormonhormon yang diperlukan untuk tumbuh kembang dan proses pembedaan sesuai jenis kelamin janin. ternyata berpeluang menimbulkan kelainan pada alat kelamin bawah. Di samping itu. Semisal berupa tonjolan daging lantaran tak mencapai panjang dan bentuk anggota tubuh yang semestinya. Demikian juga streptomisin dalam pengobatan TBC yang bisa menimbulkan gangguan pada telinga. Fungsinya bagi janin sangat banyak. Selang beberapa hari kemudian. Pada minggu ini pula saraf-saraf spinal yang kelak menjadi cikalbakal tulang belakang sudah mengalami penebalan. ia juga berfungsi sebagai alat pernapasan dan pembuangan sisa- . Malnutrisi pada ibu hamil akan merusak perkembangan otak janin. di antaranya thalidomide (semacam obat penenang) yang dikonsumsi di awal-awal kehamilan. Sementara cikalbakal telinga sudah terlihat meski masih berupa gelembung. Atau kloramfenikol yang bisa membuat sumsum tulang janin rusak. Beberapa jenis obat antimual dan obat tidur. Yang mengandung DES (dietil bestrol). mesensefalon. jantung mulai berdenyut dan sistem peredaran darah sudah melaksanakan fungsinya meski masih dalam taraf yang sangat sederhana.

MINGGU KE-7 Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm. MINGGU KE-5 Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran antara 5-7 mm. Demikian pula sistem pencernaan makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikalbakal usus besar dan usus buntu. Begitu juga struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. kandung kemih. Pembesaran kepala relatif stabil. bahkan otot-otot punggung. MINGGU KE-6 Saat ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 7-9 mm. pembuluhpembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas masing-masing. Ujung hidung dan tonjolan telinga tampak jelas membentuk cikal-bakal . Ruas-ruas tulang belakang sudah terbentuk meski masih terlihat samar. penciuman. Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus endolimfatikus.sisa metabolisme janin. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Di tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. sementara tubuhnya yang menyerupai bentuk kubus mengalami pemanjangan meski masih membungkuk seperti udang. Kekurangan asam folat atau anemia akut bisa mengakibatkan janin mengalami fetal neural tube defect (gangguan tabung saraf) dengan tak terbentuknya sebagian tulang belakang janin sampai kepala dan otak janin. jari-jemari. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan mulai bisa "terbaca". yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam selaput labirin telinga dalam. Bagian ujung yang semula terlihat seperti ekor kecebong menghilang akibat nekrosis atau kematian jaringan secara fisiologis. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati pun sudah terbentuk. Organ tubuh lain yang juga mulai berkembang di usia kehamilan ini adalah pembungkus saraf.

Tunas-tunas lengan sudah menyiku. Begitu juga persendian pada bahu. Semua organ tubuh juga mulai bekerja. Sistem saraf pusat. pembuluh-pembuluh nadi.daun telinga yang sesungguhnya. ukuran embrio mencapai kisaran 27-31 mm. hingga kian memperjelas cikal-bakal kemancungan hidung si janin. sementara jari-jari tangan pun sudah mengarah terpisah satu sama lain. Secara keseluruhan makin menyerupai bayi dengan taksiran berat sekitar 5 gram. begitu juga kelopak mata serta daun telinga luar. meski belum sempurna. Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar berjalan. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. panggul. Di minggu ini pula proses penulangan tubuh dimulai. Tubuh yang ringkih ini pun . Meski masih lemah. MINGGU KE-8 Pada akhir masa embrional ini. Semisal otak yang mulai mengirim sinyal/perintah ke organ-organ tubuh atau hati yang mulai memproduksi sel-sel darah. Sedangkan pemisahan jemari kakinya samar terlihat. Langit-langit mulut mulai terbentuk. Sedangkan batas-batas antara cikal-bakal lengkung ruas tulang belakang dan ruas-ruas tulang iga baru tampak sebagai alur-alur memanjang. permulaan dari rangka tubuh secara keseluruhan sudah rampung dan lengkap terbentuk dalam minggu ini. dan lutut mulai kelihatan. dan saluran usus makin berkembang. Kendati kelopak mata masih terlihat samar. meski telapak kakinya masih rata.

kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Dalam arti. termasuk gerakan menggeliat. Gerakan demi gerakan kaki dan tangan. rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. meluruskan tubuh dan menundukkan kepala.mulai bisa bergerak secara tak teratur. sudah bisa dirasakan ibu. yang jika dijumlahkan ratarata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam. MINGGU KE-11 Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6. Jenis kelamin perempuan bisa diidentifikasikan secara jelas di minggu ini. janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Sementara perempuan masih sesekali meragukan. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. MINGGU KE-9 Bila jenis kelaminnya laki-laki. di usia ini sudah bisa jelas dipastikan. . Sesekali di usia ini janin sudah menguap. misal. Baik rambut.5 cm. MINGGU KE-10 Pada beberapa janin. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Aktivitas menelan janin. tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Panjangnya menjadi sekitar 10 cm dengan berat 20 gram. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. aktivitas menelan dan menggerakkan tangannya secara bebas baru dimulai minggu ini. Dalam minggu ini pula pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan.

bergelung. janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar.. Agar proses tumbuh kembang janin tak terganggu. Di usia ini umumnya ibu bisa mendengar denyut jantung bayinya. Namun waspadai pertambahan berat badan yang berlebih. Sp. Sistem pencernaan mampu menghasilkan kontraksi untuk mendorong makanan ke seluruh usus dan mampu menyerap glukosa secara aktif. PERKEMBANGAN JANIN TRIMESTER KEDUA Ditandai dengan percepatan pertumbuhan dan pematangan fungsi seluruh jaringan dan organ tubuh. di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan semisal thalassemia dan sindroma Down. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher rahim/transervikal. jelas ginekolog RSAB Harapan Kita yang juga berpraktek di RSIA Hermina. bakteri. hindari penyakit kronis sebelum kehamilan maupun . Hasnah Siregar. penyakit maupun zat berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio.OG. memanjang. Atau akibat pengaruh virus. yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan pada kromosom. Bila diinginkan. Hj. MINGGU KE-12 Struktur yang telah terbentuk akan terus bertumbuh dan berkembang kian sempurna. dengan memakai alat khusus yang disebut fetal dophtone. Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada orang tua. Di minggu ini sistem rangka tubuh memiliki pusat pembentukan tulang/osifikasi pada sebagian besar tulang.Bahkan. atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri. dr.

lever. . Herpes. ataupun gangguan perkembangan otak dan ginjal. jantung. Klamidia. Kerangka/tulang belulangnya sudah terbentuk di minggu-minggu sebelumnya dan di minggu-minggu selanjutnya akan berosifikasi/menahan kalsium dengan sangat cepat.penyakit infeksi yang mungkin terjadi saat kehamilan. bisa menyebabkan gangguan pada air ketuban maupun fungsi lain akibat ada gangguan metabolisme tubuh janin. Rahim dapat teraba kira-kira 10 cm di bawah pusar. MINGGU KE-14 Panjangnya mencapai kisaran 80-an mm atau 8 cm dengan berat sekitar 25 gram. Sementara telinga bagian luar terus berkembang dan menyerupai telinga normal. Gangguan penyakit-penyakit tersebut berpeluang menimbulkan ketidaksempurnaan pada tumbuh kembang tulang belulang janin. yakni kira-kira tinggal sepertiga panjang tubuhnya. klep paru-paru. Seperti asma. Leher pun terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Telinga janin menempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala. MINGGU KE-13 Panjang janin (dari puncak kepala sampai sakrum/bokong) ditaksir sekitar 65-78 mm dengan berat kira-kira 20 gram. seringan apa pun. ginjal dan diabetes serta infeksi TORCH-KM (Toksoplasma. Kulit janin yang masih sangat tipis membuat pembuluh darah terlihat jelas di bawah kulitnya. Citomegalovirus. Pertumbuhan kepala bayi yang saat ini kira-kira separuh panjang janin mengalami perlambatan dibanding bagian tubuh lainnya. Rubella. Bahkan. Demikian pula mata mengarah ke posisi sebenarnya. TBC. Perlambatan ini berlangsung terus. Kedua cikal bakal matanya makin hari kian bergeser ke bagian depan wajah meski masih terpisah jauh satu sama lain. Seluruh tubuh janin ditutupi rambut-rambut halus yang disebut lanugo. hingga di akhir kehamilan akan tampak proporsional. hingga tulangnya jadi lebih keras. Mikoplasma). demam yang merupakan gejala infeksi/penyakit.

kelainan/gangguan tadi tak bisa ditangani selagi masih di rahim seperti halnya di negara-negara maju. Namun dianjurkan tak memakai krim jenis steroid semisal hidrokortison yang dikhawatirkan bakal terserap ke dalam sistem peredaran darah ibu dan bisa mengacaukan kerja hormonal. MINGGU KE-16 Kini panjangnya mencapai taksiran 12 cm dengan berat kira-kira 100 gram. amat dianjurkan mulai mengenakan baju hamil. meski bisa diketahui sejak masa janin. terutama di sekitar perut akan melar karena mengalami peregangan luar biasa guna mengakomodasi pembesaran rahim. Sayangnya. Sebab. Bahkan.Sedangkan alat-alat kelamin bagian luar juga berkembang lebih nyata. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya. seumpama jari dempet. hingga demi kenyamanan si ibu maupun janinnya. Semisal bagaimana perkembangan otak. MINGGU KE-15 Panjang janin sekitar 10-11 cm dengan berat kira-kira 80 gram. serta adakah kebocoran pada klep atau bagian lain dari jantung. kulit dan otot-otot. payudara. saluran pencernaannya mengalami penyempitan atau tidak. mata dan ginjalnya. Refleks gerak bisa dirasakan ibu. bokong dan panggul. Kehamilan makin terlihat. Juga bisa diketahui apakah ada anusnya atau tidak. Rambut halus di atas bibir atas . paru-parunya berkembang baik atau tidak. meski masih amat sederhana yang biasanya terasa sebagai kedutan. Termasuk jika terlihat kecacatan berupa bibir sumbing atau kelainan jemari. Garisgaris regangan yang disebut striae umumnya muncul di daerah perut. di rumah-rumah sakit besar atau rumah sakit pendidikan dengan alat-alat bantu yang serba canggih. Boleh-boleh saja memakai lotion/losion khusus sekadar untuk menyamarkannya karena memang tak mungkin hilang. seluruh perkembangannya bisa dipantau.

Termasuk detak jantung ibu bahkan suara-suara di luar diri si ibu. yakni kelainan kongenital yang berkaitan dengan saraf tulang belakang. kadar alfafetoprotein yang rendah bersignifikasi dengan Sindrom Down. Sementara jumlah alfafetoprotein ini sendiri dapat diukur dengan pemeriksaan air ketuban/amniosentesis dengan menyuntikkan jarum khusus lewat dinding perut ibu. Akibatnya. Bila kadar protein ini berlebih bisa merupakan pertanda ada masalah serius pada janin. rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. Tungkai kaki yang di awal pembentukannya muncul belakangan. janin juga mulai mampu mengenali dan mendengar suarasuara dari luar kantong ketuban. jari-jemari kaki dan tangannya dilengkapi dengan sebentuk kuku. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati. Pertumbuhan rahim yang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang. melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin. seperti suara gaduh atau teriakan maupun sapaan lembut. seperti spina bifida. Bahkan. MINGGU KE-17 Panjang tubuh janin meningkat lebih pesat ketimbang lebarnya. menjadi 13 cm dengan berat sekitar 120 gram. yaitu protein yang hanya dijumpai pada darah ibu hamil.dan alis mata juga tampak melengkapi lanugo yang memenuhi seluruh tubuhnya. Rasa nyeri atau tak . Pada usia ini janin memproduksi alfafetoprotein. Akibatnya. lalu mengubahnya jadi biliverdin yang disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme. Sistem pencernaan janin pun mulai menjalankan fungsinya. hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. hingga kerap terasa menusuk ulu hati. Sebaliknya. Hati yang berfungsi membentuk darah. Dalam waktu 24 jam janin menelan air ketuban sekitar 450-500 ml. Bila terjadi asfiksia (gangguan oksigenasi) akan muncul rangsangan yang membuat gerak peristaltik usus janin meningkat sekaligus terbukanya sfingter ani ("klep" anus). kini lebih panjang daripada lengan. Di usia ini. janin mengeluarkan mekoneum yang membuat air ketuban jadi kehijauan. terutama bila ada gerakan mendadak.

ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. gerakan bayi mulai bisa dirasakan di minggu ini. Lemak ini berperan penting untuk menjaga kestabilan suhu dan metabolisme tubuh. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar. Keluhan ini makin bertambah bila kenaikan berat badan tak terkendali. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu. lapar atau merasakan hal lain. Nah. Selain itu. Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Sementara pada beberapa ibu yang pernah hamil. janin pun merasakan hal sama. di minggu ini makin sempurna perkembangannya. sedih. jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebab apa pun. MINGGU KE-19 Panjang janin diperkirakan 13-15 cm dengan taksiran berat 200 gram. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan. biasakan berbaring miring ke kiri. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4. sempatkan sesering mungkin mengistirahatkan kaki dengan mengangkat/mengganjalnya pakai bantal. Sedangkan bila kehamilan tersebut merupakan kehamilan pertama. Lemak yang juga sering disebut jaringan adiposa mulai terbentuk di bawah kulit bayi yang semula sedemikian tipis pada minggu ini dan minggu-minggu berikutnya. yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan.nyaman ini disebut nyeri ligamen rotundum. Kendati masih samar dan tak selalu bisa dirasakan setiap saat sepanjang hari. Untuk mengatasinya. MINGGU KE-18 Taksiran panjang janin adalah 14 cm dengan berat sekitar 150 gram. gerakan yang sama umumnya baru mulai bisa dirasakan pada minggu ke-20. hindari berdiri terlalu lama dan mengangkat beban berat. Sementara peningkatan mobilitas persendian ikut mempengaruhi perubahaan postur tubuh sekaligus menyebabkan keluhan punggung. kemungkinan .

Hindari pula olahraga peregangan ataupun yang bersikap kompetitif. Pada minggu ini. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1500 ml. MINGGU KE-21 Beratnya sekitar 350 gram dengan panjang kira-kira 18 cm. Agar anemia tak mengancam kehamilan. si ibu kian mampu beradaptasi dengan kehamilannya. Dengan perut yang kian membuncit dan keseimbangan tubuh yang terganggu. baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun suplemen yang dianjurkan dokter. semisal golf atau bahkan lomba lari. saraf dan sejumlah besar lemak. bukan saatnya lagi melakukan olahraga kontak seperti basket yang kemungkinan terjatuhnya besar.besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. namun bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi. MINGGU KE-22 Dengan berat mencapai taksiran 400-500 gram dan panjang sekitar 19 cm. ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluhpembuluh darah kecil. Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan. Tak heran bila ibu amat menikmatinya karena keluhan mual-muntah sudah berlalu dan kini nafsu makannya justru sedang menggebu. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari. hingga ia mesti berhati-hati agar . MINGGU KE-20 Panjang janin mencapai kisaran 14-16 cm dengan berat sekitar 260 gram. Seiring perkembangannya yang pesat. yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan. Kekhawatiran bakal terjadi keguguran juga sudah pupus. telapak tangan maupun telapak kaki. kebutuhan darah janin pun meningkat tajam.

tak terjadi pertambahan berat badan yang berlebih. Pendengarannya berfungsi penuh. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami "modifikasi" sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia. Kendati begitu. MINGGU KE-25 Berat bayi kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Yang termasuk . Bila ada indikasi medis. Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Hanya saja rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini. kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Ciri khas usia kehamilan ini adalah substansi putih mirip pasta penutup kulit tubuh janin yang disebut vernix caseosa. MINGGU KE-24 Janin makin terlihat berisi dengan berat yang diperkirakan mencapai 600 gram dan panjang sekitar 21 cm. Fungsinya melindungi kulit janin terhadap cairan ketuban maupun kelak saat berada di jalan lahir. umumnya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan bayi terganggu atau tidak. Terbukti. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya. Rahim terletak sekitar 5 cm di atas pusar atau sekitar 24 cm di atas simfisis pubis/tulang kemaluan. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata. MINGGU KE-23 Tubuh janin tak lagi terlihat kelewat ringkih karena bertambah montok dengan berat hampir mencapai 550 gram dan panjang sekitar 20 cm. janin mulai bereaksi dengan menggerakkan tubuhnya secara lembut jika mendengar irama musik yang disukainya.

Ketidaknormalan seputar denyut jantung harus dicermati karena bukan tak mungkin merupakan gejala ada keluhan serius. MINGGU KE-26 Di usia ini berat bayi diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. Di . kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. hingga suplai nutrisi jadi terhambat. Tentu saja harus ada sejumlah syarat ketat yang mengikuti. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar. Sementara rasa tak nyaman berupa keluhan nyeri pinggang.indikasi medis di antaranya hipertensi ataupun preeklampsia yang membuat pembuluh darah menguncup. terjadi IUGR (Intra Uterin Growth Retardation atau perkembangan janin terhambat). Tak jarang ibu hamil jadi terkena sembelit. akan dipertimbangkan untuk membesarkan janin di luar rahim dengan mengakhiri kehamilan. rumah sakit yang merawat bayi-bayi prematur haruslah rumah sakit bersalin khusus yang lengkap dengan ahli-ahli neonatologi (ahli anak yang mengkhususkan diri pada spesialisasi perawatan bayi baru lahir sampai usia 40 hari). MINGGU KE-27 Bayi kini beratnya melebihi 1000 gram. rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. namun terpaksa bolak-balik ke kamar mandi karena beser. terutama saat bayi bergerak. tiba-tiba muncul gangguan asma selama kehamilan. Sebab. Begitu juga bila semula tidak ada. normalnya 120-160 denyut per menit. Akibatnya. Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah. Termasuk usus kecil. Jika dari hasil pantauan ternyata tak terjadi perkembangan semestinya. kantung kemih dan rektum. Selain fasilitas NICU (neonatal intensive Care Unit). Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Di antaranya.

. Menurut Dr. MINGGU KE-28 Puncak rahim berada kira-kira 8 cm di atas pusar. di trimester ini penambahan berat bayi berkisar 150-200 gram per minggu. pertambahan berat dan panjang bayi hanya bisa dinilai dengan taksiran-taksiran tertentu melalui pemeriksaan luar maupun pemeriksaan USG yang lebih akurat. Namun berbeda dengan balita yang pertambahan berat dan panjang tubuhnya antara lain bisa dipantau dengan KMS (Kartu Menuju Sehat). Walaupun dipicu oleh faktor genetik. Tubuhnya masih terlihat kurus meski mencapai berat sekitar 1100 gram dengan kisaran panjang 35-38 cm. Ali Sungkar. Sementara retina yang berada di bagian belakang mata. waspadai tanda-tanda perburukan dari kehamilan. sementara denyut jantungnya pun kian mudah didengar. PERKEMBANGAN JANIN TRIMESTER KETIGA Kendati masing-masing fungsi organ tubuh semakin matang. Sp. Lensa jadi berkabut atau keputihan. Kendati dibanding minggu-minggu sebelumnya lebih berisi dengan bertambah jumlah lemak di bawah kulitnya yang terlihat kemerahan. membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak.OG dari Subbagian Fetomaternal Bagian Kebidanan RSUPN Cipto Mangunkusumo/FKUI.minggu ini kelopak mata mulai membuka. Jika terjadi "kesalahan" pembentukan lapisan-lapisan inilah yang kelak memunculkan katarak kongenital/bawaan saat bayi dilahirkan. katarak bawaan ini ditemukan pada anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang terserang rubella pada usia kehamilan di minggu-minggu akhir trimester dua. Gerakan janin makin kuat dengan intensitas yang makin sering. Di antaranya preeklampsia yang bisa berakibat fatal.

MINGGU KE-30 Beratnya mencapai 1400 gram dan kisaran panjang 38 cm. Bila dilahirkan di minggu ini. Meski dengan perawatan yang baik dan terkoordinasi dengan ahli lain yang terkait. Bagilah kebahagiaan saat merasakan gerakan si kecil pada suami dengan memintanya meraba perut Anda. Aktifnya gerakan ini tak mustahil akan membentuk simpul-simpul. Mulai denyutan halus. kemungkinan hidup bayi prematur pun cukup besar. Bila sampai membentuk simpul mati tentu sangat membahayakan karena suplai gizi dan oksigen dari ibu jadi terhenti atau paling tidak terhambat. sakit . Kelahiran prematur mesti diwaspadai karena umumnya meningkatkan keterlambatan perkembangan fisik maupun mentalnya. Puncak rahim yang berada sekitar 10 cm di atas pusar memperbesar rasa tak nyaman. terutama pada panggul dan perut seiring bertambah besar kehamilan.Jumlah jaringan otak di usia kehamilan ini meningkat. MINGGU KE-31 Berat bayi sekitar 1600 gram dengan taksiran panjang 40 cm. Begitu juga rambut kepalanya terus bertumbuh makin panjang. ia mampu bernapas meski dengan susah payah. kendati masih terdengar lirih. Waspadai bila muncul gejala nyeri di bawah tulang iga sebelah kanan. sikutan/tendangan sampai gerak cepat meliuk-liuk yang menimbulkan rasa nyeri. Alis dan kelopak matanya pun terbentuk. sementara selaput yang semula menutupi bola matanya sudah hilang. Kemampuannya bertahan untuk hidup pun masih tipis karena perkembangan paru-parunya belum sempurna. MINGGU KE-29 Beratnya sekitar 1250 gram dengan panjang rata-rata 37 cm. Ia pun bisa menangis.

Terlebih bila terjadi perburukan kondisi. Gangguan semacam ini tak hanya berbahaya pada ibu. tapi juga si bayi. Cermati pula gangguan aliran darah ke anggota tubuh bawah yang membuat kaki jadi bengkak. mesti ekstra hati-hati. hingga biasanya dipertimbangkan untuk dilahirkan. Di minggu ini mesti diwaspadai terjadi abrupsio plasenta atau plasenta lepas . Mulai minggu ini biasanya kunjungan rutin diperketat/lebih intensif dari sebulan sekali menjadi 2 minggu sekali.kepala maupun penglihatan berkunang-kunang. Itu sebab. MINGGU KE-33 Beratnya lebih dari 2000 gram dan panjangnya sekitar 43 cm. Sebab dengan jumlah darah yang makin banyak. Pada gangguan ringan. Terutama bila disertai tekanan darah tinggi yang mencapai peningkatan lebih dari 30 ml/Hg. Pada mereka yang mengalami gangguan jantung dan tekanan darah. hipertensi dan preeklampsia. Umumnya hemodilusi atau pengenceran darah mengalami puncaknya pada minggu ini. pemeriksaan tekanan darah rutin dilakukan pada setiap kunjungan ke bidan/dokter. tentu makin besar pula peluang terjadi penjepitan di pembuluh-pembuluh darah. anjuran untuk lebih banyak beristirahat dengan berbaring miring sekaligus mengurangi aktivitas. beban kerja jantung pun meningkat. Dampak lebih lanjut adalah tekanan darah meningkat. bisa membantu. Untuk ibu hamil dengan kelainan jantung. MINGGU KE-32 Pada usia ini berat bayi harus berkisar 1800-2000 gram dengan panjang tubuh 42 cm. semisal tekanan darah tak kunjung turun.

MINGGU KE-35 Secara fisik bayi berukuran sekitar 45 cm dengan berat 2450 gram. jantung dan organ lain. terutama evaluasi terhadap otak. hipertensi. MINGGU KE-34 Berat bayi hampir 2275 gram dengan taksiran panjang sekitar 44 cm. Penyebabnya tak diketahui pasti. kehamilan risiko tinggi ataupun kehamilan lewat waktu. Yang juga mesti diwaspadai adalah kantung air ketuban pecah/bocor. denyut jantung dan banyaknya cairan ketuban. Sedangkan pemeriksaan lain yang biasa dilakukan adalah tes nonstres dan profil biofisik. Dalam profil biofisik digunakan skor 0 sampai 2 dengan 5 poin yang dievaluasi. keabnormalan rahim. Bisa terlepas sebagian maupun terlepas total yang berujung dengan syok pada ibu akibat kehilangan darah dalam jumlah besar maupun kematian bayi. pada ibu pengidap diabetes. tonus yang dievaluasi berdasarkan gerakan lengan dan atau tungkai. Kematangan fungsi paru-paru ini sendiri akan dilakukan lewat pengambilan cairan amnion untuk menilai lesitin spingomyelin atau selaput tipis yang menyelubungi paru-paru. Ibu perokok dan peminum alkohol diprediksi lebih berkemungkinan mengalami masalah ini. kehamilan yang bayinya tak banyak bergerak.dari dinding rahim. yakni pernapasan. Ini sangat penting karena kematangan paru-paru sangat menentukan life viabilitas atau kemampuan si bayi untuk bertahan hidup. Idealnya. namun diduga akibat trauma pada ibu semisal saat kecelakaan/benturan yang sangat keras. di minggu ini dilakukan tes untuk menilai kondisi kesehatan si bayi secara umum. mulai minggu ini bayi umumnya sudah matang fungsi paru-parunya. Tak ada cara lain selain segera hubungi dokter. maupun kekurangan asam folat. gerakan tubuh. . tali pusat yang pendek. Penggunaan USG bisa dimanfaatkan untuk pemeriksaan ini. disarankan persalinan segera dilakukan. Namun yang terpenting. Bila nilainya rendah. Pemeriksaan biofisik biasanya dilakukan bila diduga bayi mengalami IUGR (Intrauterin Growth Retardation).

yakni maksimal 1 kg setiap bulan. Di antaranya dengan pemantauan tekanan darah dan kenaikan berat badan yang tak lazim. di usia ini bayi dikatakan aterm atau siap lahir karena seluruh fungsi organ-organ tubuhnya bisa matang untuk bekerja sendiri. Sementara dari ketiga faktor penyebab tersebut. Kendati sebagian kecil di antaranya dengan posisi sungsang. Sedangkan kasus-kasus perdarahan dan infeksi bisa saja terjadi meski ANC-nya oke. Kepala bayi biasanya masuk ke jalan lahir dengan posisi siap lahir. infeksi dan preeklampsia. Mulai minggu ini pemeriksaan rutin diperketat jadi seminggu sekali. Tujuannya tak lain untuk meminimalisir risiko-risiko yang mungkin muncul mengingat penyebab terbanyak kematian ibu melahirkan (maternal mortality rate) di Indonesia adalah perdarahan. yang bisa dicegah dengan pemeriksaan ANC (antenatal care) yang baik cuma preeklampsia. Jauh lebih . MINGGU KE-38 Berat bayi sekitar 3100 gram dengan panjang 48 cm. Rasa cemas menantinantikan saat melahirkan yang mendebarkan bisa membuat ibu mengalami puncak gangguan emosional. Namun obat-obat golongan antidepresan tak diberikan karena dianggap tak aman. MINGGU KE-37 Dengan panjang 47 cm dan berat 2950 gram. Ataupun pada bayi besar namun tak cocok dengan pertumbuhan usia sebenarnya.MINGGU KE-36 Berat bayi harusnya mencapai 2500 gram dengan panjang 46 cm. Tes kematangan paru di minggu ini perlu dilakukan bila muncul keraguraguan akan taksiran usia kehamilan. perlunakan jalan lahir guna mengetahui sudah mencapai pembukaan berapa. Di minggu ini biasanya dilakukan pula pemeriksaan dalam untuk mengevaluasi kondisi kepala bayi. Apalagi semua obat antidepresan akan melewati plasenta yang akan berpengaruh pada bayi. Terutama pada pasien yang tak ingat kapan menstruasi terakhir dan bagaimana pola/siklus haidnya.

pada akhir proses pertumbuhan embrio menjadi seorang manusia. Sementara kapan persisnya plasenta mengalami penurunan fungsi sama sekali tak bisa diprediksi. Benar-benar mengagumkan! . Penurunan fungsi plasenta bisa diketahui berdasarkan evaluasi terhadap fungsi dinamik janin. Kalau fungsi arus darahnya tak baik. napas dan gerak bayi serta denyut jantungnya lewat pemeriksaan CTG (kardiotokografi). testisnya sudah turun ke skrotum. Di minggu ini pula dokter yang menangani biasanya siaga menjaga agar kehamilan jangan sampai postmatur atau lewat waktu. arus darah. Meski biasanya akan ditunggu sampai usia kehamilan 40 minggu. Betul-betul cukup bulan dan siap dilahirkan. plasenta tak mampu lagi menjalani fungsinya untuk menyerap suplai makanan dari ibu ke bayi. Dari hasil evaluasi tersebut akan dinilai apakah memungkinkan dan memang saatnya untuk memberi induksi persalinan. beratnya mencapai sekitar 8 juta kali lebih besar dibanding berat sel telur yang membentuknya.bijaksana bila ibu melakukan relaksasi dengan melatih pernapasan sebagai bekal menjelang persalinan. MINGGU KE-40 Panjangnya mencapai kisaran 45-55 cm dan berat sekitar 3300 gram. bayi rata-rata akan lahir di usia kehamilan 38 minggu. USG maupun doppler. labia mayora (bibir kemaluan bagian luar) sudah berkembang baik dan menutupi labia minora (bibir kemaluan bagian dalam). Bila dihitung-hitung. MINGGU KE-39 Di usia kehamilan ini bayi mencapai berat sekitar 3250 gram dengan panjang sekitar 49 cm. hingga kekurangan gizi. tentu tak dianjurkan lahir per vaginam yang justru berisiko bayi mengalami hipoksia. sedangkan pada wanita. Tak heran kalau bayi postmatur umumnya berkulit kering/keriput atau malah mengelupas. Karena bila terjadi hal demikian. Jika laki-laki.