Dasar-dasar Logika Kuliah 10

 

     

Silogisme yang premis mayornya adalah proposisi hipotetis atau proposisi majemuk, dan premis minornya mengakui atau menolak salah satu bagian dari premis mayor. Jika anda belajar (antecendent) maka nilai anda bagus (consequent) Anda belajar Jadi nilai anda bagus

 

Mengakui antecendent adalah mengakui consequent
     

Jika Plato kuliah maka dia hadir Plato kuliah Jadi dia hadir

 

Mengakui consequent belum tentu mengakui antecendent
     

Jika Plato kuliah maka dia hadir Plato hadir Jadi dia kuliah

 

Menolak consequent berarti menolak antecendent
     

Jika Zeno bekerja, ia sehat Zeno tidak sehat Jadi dia tidak bekerja

 

Menolak antecendent belum berarti menolak consequent
     

Jika Zeno bekerja, ia sehat Zeno tidak bekerja Jadi dia tidak sehat

Proposisi konjungtif: proposisi yang hanya benar jika dua term yang menjadi komponennya juga benar (disimbolkan dengan ●)   Saya manusia dan mahasiswa   Nilai proposisi konjungtif : p q p●q
 

T T F F

T F T F

T F F F

Proposisi disjungtif: proposisi yang benar jika dua term atau salah satu term yang menjadi komponennya benar (disimbolkan dengan v)   Rajin belajar atau nilai anda jelek   Nilai proposisi disjungtif : p q pvq
 

T T F F

T F T F

T T T F

Proposisi kondisional: proposisi yang terdiri dari antecendent yang menjadi kondisi bagi consequent (simbolnya ⊃ )   Jika hujan maka aku tidak pergi   Nilai proposisi disjungtif : p q p⊃q
 

T T F F

T F T F

T F T T

Proposisi ekuivalen: proposisi yang benar jika dua term yang menjadi komponennya bernilai sama (disimbolkan dengan ≡)   Kita nonton film jika dan hanya jika saya punya uang p q p≡q   Nilai proposisi disjungtif : T T T
 

T F F

F T F

F F T

  Silogisme
  Jika

yang premis mayornya merupakan proposisi kondisional
mengumpulkan tugas, anda mendapatkan nilai   Anda mengumpulkan tugas   Jadi anda mendapatkan nilai

 

Memiliki dua corak:   Modus ponens   Modus tollens

  Modus

ponens: jika antecendent diakui pada premis minor, consequent harus juga diakui pada kesimpulan
p⊃q p q
P Mayor P Minor Simpulan

p T T F F

q T F T F

p⊃q T F T T

p T T F F

q T F T F

  Modus

tollens: jika consequent ditolak pada premis minor, antecendent harus juga ditolak pada kesimpulan
p⊃q ~q ~p
P Mayor P Minor Simpulan

p T T F F

q T F T F

p⊃q T F T T

~q F T F T

~p F F T T

  Silogisme
  Jika

kondisional dapat terdiri dari tiga proposisi kondisional:
hujan, air telaga akan kotor   Jika air telaga kotor, kita tidak dapat berenang   Jadi apabila hujan, kita tidak dapat berenang p⊃q q⊃r p⊃r

  Silogisme

yang premis mayornya berbentuk proposisi disjungtif

pvq ~p q

  Anda

atau saya yang sedang berbicara   Anda tidak sedang berbicara   Saya yang sedang berbicara

 

Penyimpulan yang paling kompleks dalam silogisme adalah dilema karena melibatkan empat pernyataan atau term.
  Jika

cuaca cerah, kita pergi memancing   Jika turun hujan, kita pergi main bilyar   Baik hujan maupun cerah cuaca hari ini   Jadi kita pergi memancing atau pergi main bilyar

(p ⊃ q) ● (r ⊃ s) pvr qvs

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful