BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi dan informasi, seiring dengan terciptanya alat-alat pendukung dari teknologi dan informasi tersebut. Perkembangan Teknologi informasi ini pun kini telah mencapai berbagai bidang dan lapisan masyarakat. Dengan dukungan tersebut, suatu organisasi memiliki keunggulan dalam mengaudit sistem informasi akuntansi berbasis komputer, pada upaya meningkatkan penyediaan informasi terhadap proses pengambilan keputusan oleh manajemen dalam pengembangkan maupun penyusunan suatu sistem, sehingga senantiasa memiliki sinergi untuk eksis dalam dunia bisnis. Sistem informasi Akuntansi adalah serangkaian prosedur dalam mengumpulkan data, memproses berbagai transaksi yang secara langsung mempengaruhi pemrosesan transaksi menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna sehingga dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan serta bisa dilakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi. Teknik-teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antar subsistem. Sistem teknologi informasi akuntansi zaman sekarang telah berbeda dengan zaman dahulu yang lebih banyak dilakukan secara manual. Sistem manual dalam mengerjakan operasi perusahaan memiliki kelemahan-kelemahan, seperti lambatnya pengerjaan dan kurangnya keamanan dalam arsip data. Dengan adanya sistem teknologi zaman sekarang mempermudah dalam perancangan hingga berjalannya suatu proses operasi suatu perusahaan. Dalam dunia bisnis travel, keunggulan dalam kecepatan sangat dibutuhkan dalam memuaskan kebutuhan pelanggan. Kebutuhan pelanggan akan informasi dan proses ticketing. merupakan salah satu bagian terpenting dalam perusahaan travel.Ticketing saat ini dapat dilakukan dengan mudah, baik secara online maupun manual,itu semua dilakukan tidak lain dikarenakan pihak perusahaan ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi customer. Bisnis travel meliputi didalamnya proses reservasi dan ticketing. Diawali dengan datangnya konsumen, memasukkan data hingga tercetaknya tiket yang dipesan pelanggan. Selanjutnya proses yang terjadi dalam travel (reservasi dan ticketing) akan dijelaskan lebih rinci dalam makalah berikut.

1

B. Menggambarkan DFD dan Flowchart usaha travel “GRAFERA”. 2 . Rumusan Masalah     Bagaimana sistem operasi dalam sebuah perusahaan jasa travel ? Apa saja input dan output yang terjadi dalam bidang travel ? Bagaimana bentuk DFD dan Flowchart pada usaha travel “GRAFERA” ? Bagaimana sistem informasi teknologi dalam usaha travel “GRAFERA” ? C. Tujuan Penulisan      Menjelaskan secara umum sistem teknologi informasi akuntansi. Menjelaskan proses yang terjadi dalam bidang travel “GRAFERA”. Metodologi Penulisan Sistem penulisan yang digunakan penulis dalam makalah ini dengan cara penelitian ke lapangan dan membaca dari buku-buku referensi atau situs online dan menuliskannya kembali. Memaparkan sistem operasi yang terjadi dalam sebuah perusahaan jasa travel. Menjelaskkan apa saja input dan output yang ada dalam bidang travel. D.

Suriasumantri. 2009:92) mengemukakan bahwa seorang peneliti harus menguasai teori-teori ilmiah sebagai dasar menyusun kerangka 3 .BAB II KERANGKA PIKIR Bagan START Wawancara / Interview Pengumpulan Data Perancangan Flowchart Perancangan Data Flow Diagram Perancangan Database Perancangan Program End Kerangka berpikir yang baik akan menjelaskan secara teoritis pertautan antara variabel yang akan diteliti. 1986 dalam (Sugiyono.

Dalam penelitian kali ini. Melalui flowchart/DFD ini. Setelah melihat langsung bagaimana proses alur kinerja dalam sebuah travel. kami mengawali proses penelitian dengan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan travel melalui proses wawancara dengan pihak manajemen travel. Melalui wawancara dengan pihak manajemen travel ini. Kerangka pemikiran merupakan penjelasan sementara terhadap gejala yang menjadi objek permasalahan. nantinya proses reservasi dan ticketing yang dilakukan dapat diterapkan secara teratur. Mulai dari proses pengumpulan data-data dari pihak konsumen (database) hingga akhirnya dapat dibuat program yang dapat digunakan oleh pihak travel dalam efesiensi dan efektivitas operasionalnya. 4 . Khususnya dalam hal reservasi dan ticketing. kami mendapatkan banyak informasi dan data-data yang dibutuhkan dalam penulisan makalah ini.pemikiran yang membuahkan hipotesis. Kami dapat merancang flowchart dan DFD travel.

diantaranya adalah: Definisi Sistem menurut Tata Sutabri dalam bukunya yang berjudul Analisa Sistem Informasi adalah sebagai berikut: “Sistem adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain. konsep-konsep.” Sedangkan menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi menjelaskan bahwa: “Sistem adalah sekumpulan dari elemen–elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem Pada saat melaksanakan suatu pekerjaan perlu adanya sistem yang tepat agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. 2009:79) A.” Berdasarkan definisi di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem adalah sekumpulan kegiatan yang saling bekerja sama yang dibuat menurut fungsi atau pola yang terpadu untuk melaksanakan pokok perusahaan guna menyelesaikan suatu sasaran/tujuan. generalisasi-generalisasi hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai landasan teoritis untuk pelaksanaan penelitian. bukan oleh fisiknya”.BAB III LANDASAN TEORI Setelah masalah penelitian dirumuskan. 5 . B. adalah sebagai berikut: “Informasi dapat menyebabkan pemakai melakukan suatu tindakan yang dapat ia lakukan atau tidak dilakukan yang ditentukan oleh efeknya pada para pemakai. (Sumadi Suryabrata dalam Sugiyono. maka langkah kedua dalam proses penelitian (kuantitatif) adalah mencari teori-teori.” Sedangkan pengertian informasi menurut Hall A. Untuk lebih jelasnya akan dikemukakan mengenai pengertian sistem. serta sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. James dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi. Informasi Definisi informasi menurut Krismiaji dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi menjelaskan bahwa: “Informasi adalah data yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan dan manfaat.

D.” Berdasarkan definisi di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem yang saling berhubungan dan bekerjasama (sesuai fungsi) untuk mencapai suatu tujuan yaitu pengolahan data menjadi informasi yang berguna dan memiliki nilai manfaat dalam suatu organisasi. sekelompok orang. 6 . agen perjalanan. yang di tunjuk oleh suatu biro perjalanan umum yang berkedudukan di wilayah lain untuk melakukan kegiatan yang diwakilkan. Travel/Biro perjalanan umum adalah badan usaha yang menyelenggarakan kegiatan perjalanan usaha di dalam dan ke luar negeri. baik secara tetap maupun sementara.” Sedangkan menurut Kusrini dan Andri Koniyo dalam bukunya yang bejudul Tuntunan Praktis Membangun SIA dengan VB & SQL Server. Agen perjalanan adalah Badan usaha yang menyelenggarakan usaha perjalanan yang bertindak sebagai perantara dalam menjual atau mengurus jasa untuk melakukan perjalanan. badan usaha lainnya atau perorangan. Sistem Informasi Definisi sistem informasi menurut Azhar Susanto dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi Konsep dan Pengembangan Berbasis Komputer adalah sebagai berikut: “Sistem Informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem baik phisik maupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara harmonis untuk satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berarti dan berguna.Berdasarkan definisi di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah diolah atau diorganisir sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya karena memiliki kegunaan dan manfaat. Sistem Informasi adalah sebagai berikut: “Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi yan berguna dalam pengambilan keputusan. yang berkududukan sama dengan kantor pusatnya atau diwilayah lain. Cabang biro perjalanan umum adalah salah satu unit Biro Perjalanan Umum. Travel Travel adalah kegiatan usaha yang bersifat komersial yang mengatur dan menyediakan pelayanan bagi seseorang. untuk melakukan perjalanan dengan tujuan utama berwisata. Perwakilan adalah biro perjalanan umum. yang melakukan kegiatan sama dengan kantor pusatnya. C.

jika tipe request anda adalah reservasi. kamar hotel dan perjalanan tour. Jadi. Untuk dapat melakukan perjalanan. E-Ticket sebenarnya sama saja dengan tiket biasa (paper tiket). sehingga harga bisa berubah setiap saat. Sebagaimana namanya yaitu E-Ticket (electronic ticket). jelas belum bisa dibayar. dimana jika dengan paper tiket. Dengan booking anda akan memperoleh data Kode Booking dan Time Limit (batas akhir) pembayaran. tanggal dan harga penerbangan suatu maskapai. tiket ini tidak berupa kertas sebagaimana halnya paper tiket. Yang membedakan disini adalah fisik dari tiket tersebut. Reservasi Reservasi adalah cara untuk mendapatkan posisi tempat/kursi yang baik di dalam pesawat. Kalau hanya reservasi saja anda belum mendapatkan data kode booking dan time limit. Dalam melakukan reservasi tiket ada 2 macam sistem reservasi yaitu reservasi online (CRS) dan tidak online (Manual). Ticketing Ticket sendiri merupakan dokumen berharga yang dikeluarkan oleh Institusi Penerbangan berisi tentang kondisi-kondisi dan penjelasan mengikat yang mengatur hak dan kewajiban antara kedua belah pihak juga sebagai alat bukti pembayaran dan jaminan tempat duduk di pesawat. tanggal dan harga sebuah tiket pesawat terbang. Lain halnya dengan E-Ticket.E. Untuk melihat atau membukanya. Reservasi adalah anda bertanya untuk mendapatkan informasi tentang rute. Ticket dapat berbentuk paper maupun Electronik Ticket ( E-Ticket). jadi sebelum anda mendapatkan tempat yang disebutkan diatas anda harus melakukan reservasi/booking terlebih dahulu. diperlukanlah kunci yang sering kita sebut sebagai kode booking. dimana dengan menggunakan tiket tersebut (E-Ticket) kita tetap bisa melakukan penerbangan sebagaimana halnya jika kita memegang paper tiket. sedangkan booking adalah anda sudah mengunci informasi tentang rute. Tetapi jika anda sudah booking. kita 7 . Untuk Airlines yang tidak online anda harus melakukan reservasi langsung ke Airlines melalui telepon. maka harga tiket sudah dikunci dan tidak berubah selama anda membayarnya sebelum time limit. tiket ini hanyalah berupa database yang berisikan data-data penumpang dan data-data penerbangan penumpang tersebut serta sebuah kode yang bisa disebut sebagai kunci dari data tersebut. E-Ticket tersimpan didalam database komputer airlines yang menyediakan jasa penerbangan tersebut dengan sangat aman. harus dikonversi dulu menjadi booking. F. akan tetapi yang perlu anda ketahui adalah perbedaan antara Reservasi dan Booking. kita dapat melihat fisik tiket tersebut yaitu berupa kertas tiket.

prosedur pemrosesan transaksi yang digunakan oleh perusahaan dan aliran data dalam suatu sistem. G. ringkas. Flowchart sistem Yaitu bagan yang menggambarkan suatu prosedur dan proses suatu file dalam suatu media menjadi file dalam media yang lain dalam suatu sistem data. Flowchart menggunakan serangkaian simbol standar untuk mendeskrpisikan dalam gambar. DFD menjelaskan aliran informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga keluar data. yaitu flowchart system dan flowchart program. H. Flowchart terbagi menjadi dua.hanya memerlukan kode booking tersebut untuk ditunjukkan kepada counter check in airlines yang bersangkutan. dan secara logika. Dan flowchart program yaitu bagan yang menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur. Flowchart Flowchart merupakan teknik analitikal yang digunakan untuk mendeskripsikan beberapa aspek dari sistem informasi dalam wujud yang lebih jelas. Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu grafik yang menunjukkan hubungan antar proses dalam suatu aliran data. 8 . DFD merupakan salah satu alat bantu yang digunakan dalam perancangan sistem.

a d usaha travel ini‎menjadi travel yang lebih baik dan lebih berkembang dari sebelumnya. t ‫‏‬ersebut tentu sangat tidak efektif dan efisien karena dengan hanya pencatan manual maka k ‫ ‏‬emungkinan kesalahan pencatatan yang mungkin akan terjadi sangat besar‎ dan hal tersebut . dan mengembangkan Grafera menjadi lebih maju. AMD KASIR Dewi 9 . Profil Perusahaan Grafera Tours & Travel adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa penjualan tiket pesawat terbang. Visi Grafera Tours & Travel yaitu “menjadi salah satu perusahaan travel terbaik di Banjarmasin”. O ‎ leh karena itu‎ ‎ odernisasi dalam transaksi pencatatan penjualan di ‫ ‏‬saha travel ini .24 Rt. Grafera Tour & Travel berlokasi di Jalan Sultan Adam No.m u sangat diperlukan‎ ‎ gar kinerja usaha travel ini dapat berjalan optimal ‫ ‏‬an dapat memajukan . Misi Grafera Tours & Travel yaitu “memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.BAB IV Pembahasan A. menyediakan seluruh tiket penerbangan domestik. Travel Grafera setiap bulannya memiliki omset puluhan juta rupiah‎ ‎ amun pada ‫ ‏‬aat .22 Banjarmasin. Struktur Organisasi Grafera Tours & Travel DIREKTUR Antonius Panggabean TICKETING Fidhia ACCOUNTING Yulia. tentu akan sangat merugikan bagi pemilik.n s ini travel tersebut masih menggunakan sistem manual dalam pencatatan penjualannya‎‎ Hal . khususnya penerbangan domestik dan beberapa jalur penerbangan internasional.

Perusahaan travel kemudian melakukan pengecekan jadwal e-ticket airlines dan waktu 10 . Flowchart Sistem Ticketing Pelanggan Kasir 1 uang Keuangan 2 Reservasi tiket Invoice 2 Rekap Invoice Cek Inventory Membuat Rekap Invoice Membuat data customer Membuat Laporan Penjualan Rekap Invoice Lap. Penjualan Data Customer Invoice 2 Cetak Invoice 1 1 Invoice 2 uang 1 Invoice Tiket Tiket Pesawat Pelanggan Keterangan : Proses bisnis perusahaan dimulai pada saat perusahaan travel menerima pesanan e-ticket baik melalui telepon atau langsung di tempat.B.

dan invoice kedua akan diserahkan ke bagian kasir. maka bagian ticketing akan menawarkan kepada customer dengan airlines lain dengan jadwal dan waktu yang sama. C. Bagian ticketing akan membuat invoice rangkap 2 yang mana invoice pertama akan di serahkan ke pembeli. kemudian pembeli dapat melakukan pembayaran. Apabila jadwal dan waktu pada satu airlines yang diinginkan customer tidak terdapat tempat lagi. Data Flow Diagram (DFD) Pelanggan Data Pelanggan Pengelolahan Data Pelanggan Data Pemesanan Pembayaran Keuangan Invoice (Kwitansi) & Tiket Grafera Tours & Travel Data Penjualan Pengolahan Data Transaksi dan Pembayaran Laporan Penjualan 11 . maka bagian ticketing akan melakukan issued e-ticket. Dan apabila pembeli setuju untuk membeli e-ticket. Apabila pembeli setuju dengan airlines yang ditawarkan maka akan di booking terlebih dahulu atau dapat langsung membeli tiket.sesuai dengan yang diinginkan oleh customer.

tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Apabila pembeli setuju dengan airlines yang ditawarkan maka akan di booking terlebih dahulu atau dapat langsung membeli tiket. Perusahaan travel kemudian melakukan pengecekan jadwal e-ticket airlines dan waktu sesuai dengan yang diinginkan oleh customer. dan proses bisnis. proses algoritmik. Apabila jadwal dan waktu pada satu airlines yang diinginkan customer tidak terdapat tempat lagi. Kesimpulan Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.[3] Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi. maka bagian ticketing akan menawarkan kepada customer dengan airlines lain dengan jadwal dan waktu yang sama. kemudian pembeli dapat melakukan pembayaran. istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). dan teknologi.[2] Dalam arti yang sangat luas. Dalam pengertian ini. diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat membuat output kwitansi lebih baik lagi. istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang. dan komputer sistem TIK. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Proses bisnis perusahaan dimulai pada saat perusahaan travel menerima pesanan eticket baik melalui telepon atau langsung ditempat. B. Saran Dari program yang telah kami buat salah satu kelemahannya adalah pada bentuk output kwitansi yang masih sangat sederhana.BAB V PENUTUP A. maka bagian ticketing akan melakukan issued e-ticket. data. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis. 12 . Dan apabila pembeli setuju untuk membeli e-ticket.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful