Pencegahan

Dalam hal polimorfisme genetik kita hanya bisa mencegah efek samping yang ditimbulkan oleh obat pada setiap individu. Setiap individu mempunyai variasi yang beraneka ragam dalam menerima obat yang masuk ke tubuhnya. Oleh sebab itu kita perlu pengaturan dosis obat agar obat tersebut tidak menimbulkan efek samping. Indikasi untuk penyesuaian dosis adalah:   Obat dengan margin of safety sempit Ada gangguan fungsi ginjal Obat yang terutama dieliminasi di ginjal

Langkah-langkah penyesuaian dosis : Tentukan ClCr Menentukan penyesuaian dosis dgn ClCr yg diperoleh (140 – umur) X BB (kg) ClCr = (mL/mnt) __________________ 72 X CCr (mg/dL) (unt laki-laki dws)

Menentukan ClCr : (rumus Cockcroft & Gault)

Bila pasien adl perempuan, hasil di atas di-X 0,85

Penentuan dosis dengan rumus Giusti-Hayton : ClCr U G = 1 - fR 1 - -------ClCr N dimana : G = faktor koreksi fR = fraksi eliminasi obat oleh ginjal ClCr U = klirens kreatinin pd uremia ClCr N = klirens kreatinin normal Cara lain untuk mengurangi dosis obat total yg masuk ke dlm tubuh unt obat2 dengan batas keamanan sempit atau pada gagal ginjal :

IU = IN X 1/G dimana : IU = interval dosis pd uremia IN = interval dosis normal Untuk kasus asetilator lambat. Andrew. Diunduh dari http://emedicine. .12 Sewell. Diunduh 22 September 2011. diperlukan terapi profilaksis berupa penambahan pridoksin dengan dosis 150-400mg untuk mencegah munculnya efek samping neuritis perifer. Nutritional Neuropathy Workup.com/article/1171558-workup. 27 September 2010.medscape.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful