You are on page 1of 7

BAB III RESUME KEPERAWATAN RESUME HARI I RESUME KEPERAWATAN PADA NY “K” DENGAN CKD DI RUANG HEMODIALISA RUMAH

SAKIT UMUM DR. SYAIFUL ANWAR MALANG

IDENTITAS Nama Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Dx. Media : Ny. “K” : 57 tahun : Islam : SMA : IRT : Kecamatan Porong Kab. Sidoarjo : CKD : 21 Juni 2011 jam 11.45 wib Jenis Kelamin : Perempuan

Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia

Tgl. Pengkajian

DATA FOKUS ANALISA DATA PRA HEMODIALISA SUBYEKTIF Klien mengatakan lemas Klien mengatakan BB pasca HD yang lalu : 47,5 kg dan BB pra HD sekarang 50 kg, Klien mengatakan ada kemerahan dan sakit area Insersi Akses Vaskular (AV) OBYEKTIF B1 B2 B3 B4 B5 B6 : Napas spontan, Respirasi : 20x/mnt, : TD 160/90 mmHg, Nadi 88 x/mnt, : Kesadaran CM, GCS : 4 5 6 : Spontan, BAK (-) : BAB (-), makan dan minum mau : Kekuatan otot , turgor kulit (+), merah pada area (Jam 11.45 wib)

insersi AV, oedema pada ekstremitas bawah. 33

34 ASSESMENT 1. Resiko penurunan curah jantung berhubungan dengan beban jantung yang meningkat . Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan di berhubungan dengan gangguan fungsi regulasi cairan glomerulus 2.

Dapat meningkatkan rasa percaya pasien pada petugas sejhingga memungkinkan klien lebih kooperatif menerima setiap tindakan yang diberikan kepadanya 2. Batasi yang dapat meningkatkan mmHg tekanan darah . Menurunkan kerja jantung yang dapat meningkatkan tekanan darah 2. Kolaborasi dengan perawat Hemodialisa dalam pemberian Hemodialisa Setelah dilakukan 1. Dapat menurunkan retensi cairan sehingga dapat menurunkan tekanan darah 5. Hindari stress fisik dan psikologis RASIONALISASI 4 1. Mengurangi beban ginjal dalam memfiltrasi cairan yang masuk dalam tubuh 3.Oedema ekstremitas 3. Batasi aktifitas tindakan keperawatan 1 x 4 jam diharapkan tidak terjadi 2. Mengetahui sedini mungkin setiap perubahan yang terjadi 3.35 PERENCANAAN DIAGNOSA KEP.Pitting oedema (-) pembatasan cairan 4. Klien dapat mengerti sehingga dapat mematuhi anjuran petugas 4. Batasi asupan cairan dicapai . 1 TUJUAN RENCANA TINDAKAN 2 3 Setelah dilakukan 1. Berikan penjelasan berkurang/hilang tentang pentingnya .N : 60-100x/mnt 5. Bina hubungan saling tindakan keperawatan percaya dengan pasien 1 x 4 jam diharapkan dan keluarga berat badan kering dapat tercapai dengan kriteria : . Anjurkan klien bedrest kriteria : . Observasi tanda-tanda penurunan curah vital jantung dengan 3.Lemas berkurang asupan makanan . Stress fisik dan psikologis dapat meningkatkan kerja jantung . Mendapatkan terapi hemodialisa Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan dengan gangguan fungsi regulasi cairan di glomerulus Resiko penurunan curah jantung berhubungan dengan beban jantung yang meningkat 1.TD : 100-140/60-90 4.BB kering dapat 2. Bedrest dapat menurunkan aktifitas sehingga mencegah peningkatan tekanandarah 4.

00 wib SUBYEKTIF Klien mengatakan nyeri daerah insersi AV OBYEKTIF Tampak selang AV terpasang pada lengan kanan Status HD : UF goal :3. UF Remove : 0. UF Rate : 0.50 liter.36 Jam 12.87 liter/jam Qb: 230 ml/menit ASSESMENT 1.93 liter. Resiko infeksi berhubungan dengan insersi pada akses vaskuler .

Bina hubungan saling Resiko infeksi Setelah tindakan keperawatan percaya dengan pasien berhubungan 1 x 4 jam diharapkan dan keluarga dengan insersi infeksi tidak terjadi jarum AV dengan kriteria : .Oedema ekstremitas berkurang/hilang 3. Kolaborasi dengan perawat Hemodialisa dalam pemberian Hemodialisa DIAGNOSA KEP. Batasi asupan cairan dicapai . Berikan penjelasan . Mendapatkan terapi hemodialisa .Pitting oedema (-) tentang pentingnya pembatasan cairan 4. Mengurangi beban ginjal dalam memfiltrasi cairan yang masuk dalam tubuh 3.37 PERENCANAAN TUJUAN RENCANA TINDAKAN 2 3 dilakukan 1.BB kering dapat 2. Klien dapat mengerti sehingga dapat mematuhi anjuran petugas 4. Dapat meningkatkan rasa percaya pasien pada petugas sejhingga memungkinkan klien lebih kooperatif menerima setiap tindakan yang diberikan kepadanya 2. 1 RASIONALISASI 4 1.

30 I 13.10 II 12. Memberi penjelasan Klien dapat mengerti tentang pentingnya tentang pentingnya pembatasan cairan pembatasan cairan Membatasi asupan makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah Menganjurkan pada klien untuk menghindaristres fisik dan psikologis Menganjurkan bedrest Klien dapat mngerti tentang pentingnya pembatasan makanan yang dapat tingkatkan tekanan darah Klien mengatakan tidak memiliki masalah yang dapat meningkatkan stress psikologis bedrst 12.00 14. N :88x/mnt.50 11.38 IMPLEMENTASI No 1 1 Tgl No.00 I I . R . 18x/mnt.Dx 2 3 11/5/ I 2011 11.05 II 12.20 I INTRA HD Melindungi luka Luka insersijarum AV insersi dari terbungkus duk steril terpapar dengan dunia luar denganmenutup luka dengan duk yang telah disiapkan Memantau adanya Tidak terjadi perdarahan pada area perdarahan diarea insersi insersi jarum AV Memantau adanya Tidak ditemukan adanya tanda-tanda infeksi tanda-tanda infeksi Mengobservasi TTV Tidak ada tanda-tanda dan memantau adanya infeksi tanda-tanda infeksi TTV : T :160/60mmHg.15 I untuk Klien tampak ditempat tidur 12. S : 360C 12.55 II I Paraf Implementasi Respon Hasil 4 5 6 Melakukan BHSP Klien mau menerima dengan pasien dan kehadiran perawat keluarga Mengobservasi TTV TD: 160/90 N:88x/mnt mmHg.

39 EVALUASI NO TGL NO. Nadi 88 x/mnt. suhu 360 C Nadi perifer kuat CRT< 2 detik : Klien mengatakan lemas berkurang A : Masalah sebagian teratasi P : Intervensi dilanjutkan 3 III S : Klien mengatakan tidak ada panas pada area bengkak tidak ada O : Tidak terlihat adanya tanda-tanda infeksi Tidak ada perdarahan Luka tampak bersih A : Masalah teratasi P : Intervensi dilanjutkan sampai proses HD selesai .5 kg A : Masalah sebagian teratasi P : lanjut intervensi 2 11/5/11 15.05 3 S : 4 Klien mengatakan BB kering 47 kg. O : Oedema ekstremitas tidak ada lagi BB : 47. RR : 24x/mnt.05 II S O : TD 150/90 mmHg.DX EVALUASI PARAF 1 1 2 11/5/11 15.