You are on page 1of 12

Strategi Pembelajaran LSQ (Learning Start With a Question) dan IS (Information Search) Di Sekolah

Oleh: Hendi Burahman A.Pendahuluan Pendidikan merupakan proses yang sangat menentukan untuk perkembangan individu dan perkembangan masyarakat. Kemajuan suatu masyarakat dapat dilihat dari perkembangan pendidikanya. Secara jelas tujuan Pendidikan Nasional yang dirumuskan dalam UndangUndang No.20 tahun 2003 khususnya pasal 3, bahwa Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan pendidikan sebagaimana termuat dalam Undang-Undang tersebut, harus dipahami dan disadari oleh setiap pengembang kurikulum. Sebab, apapun yang direncanakan dan dikembangkan serta dilaksanakan dalam setiap proses pendidikan pada akhirnya harus bermuara pada pengembangan potensi setiap anak agar mereka menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, memiliki akhlak yang mulia, manusia yang sehat, berilmu, cakap dan lain sebagainya. Penggunaan suatu strategi pembelajaran akan membantu kelancaran, efektivitas, dan efisiensi pencapaian tujuan. Guru dituntut harus dapat menetapkan strategi pembelajaran apa yang paling tepat dan sesuai untuk tujuan tertentu, penyampaian bahan tertentu, suatu kondisi belajar peserta didik, dan untuk suatu penggunaan strategi atau metode yang memang telah dipilih. Tujuan utama seorang guru dalam mewujudkan tujuan pendidikan di sekolah adalah mengembangkan strategi belajar-mengajar yang efektif. Pengembangan strategi ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menciptakan keadaan belajar yang lebih menyenangkan dan dapat mempengaruhi peserta didik, sehingga mereka dapat belajar dengan menyenangkan dan dapat meraih prestasi belajar secara memuaskan. Oleh karena itu, melaksanakan kegiatan belajar mengajar merupakan pekerjaan kompleks dan menuntut kesungguhan guru. Strategi pembelajaran yang baru berkembang adalah metode Learning Start With A Question (LSQ) dan Information Search (IS) yang dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa. Untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam bertanya diperlukan suatu strategi yang tepat. Strategi yang dapat menumbuhkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran adalah strategi LSQ yaitu suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya. Agar siswa dapat memiliki daya berinkuiri dan saling bekerjasama diperlukan suatu strategi dan metode yang disebut dengan strategi IS, yaitu suatu strategi pembelajaran mencari informasi melalui diskusi kelompok. Namun ironisnya, strategi pembelajaran ini tidak semuanya digunakan oleh setiap guru mata pelajaran di sekolah-sekolah. Padahal jika dilihat dari peran dan fungsi strategi pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question) dan IS (Information Search), sangat urgen dalam meningkatkan hasil belajar siswa. B.Rumusan Masalah 1.Bagaimana memilih strategi pembelajaran? 2.Apa dampak dari pelaksanaan strategi pembelajaran LSQ (Learning Start With A Question) dan IS (Information Search)? C.Pengertian Strategi Pembelajaran Setiap orang mempunyai cara yang berbeda dalam melaksanakan suatu kegiatan. Biasanya

cara tersebut telah direncanakan sebelum pelaksanaan kegiatan. Istilah strategi (strategy) berasal dari kata benda dan kata kerja dalam bahasa Yunani. di mana mengajar dilakukan oleh guru sebagai pendidik. Pertanyaan-pertanyaan . Dan strategi tersebut dipakai sesuai dengan kondisi waktu dan tempat saat dilaksanakannya kegiatan. yaitu strategi dan pembelajaran. materi. Setiap orang yang menerapkan cara tertentu dalam suatu kegiatan menunjukkan bahwa orang tersebut telah melakukan strategi. 1). metode. Sedangkan Pembelajaran merupakan terjemahan dari kata “instruction” yang dalam bahasa Yunani disebut instructus atau “intruere” yang berarti menyampaikan pikiran. dia berusaha mencari cara lain yang dapat mencapai tujuannya. yang menekankan penyediaan sumber belajar6. Proses tersebut menunjukkan bahwa orang selalu berusaha mencari cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. dapat di simpulkan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu rencana yang dilaksanakan pendidik (guru) untuk mengoptimalkan potensi peserta didik agar siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan mencapai hasil yang diharapkan D. sebab apa yang harus dicapai akan menentukan bagaimana cara mencapainya. Dari berbagai pendapat mengenai strategi pembelajaran di atas. Strategi. strategos. Jadi. Bahasa Pembicaraan akal (tipu muslihat) untuk mencapai suatu maksud. 2). berarti merencanakan (to plan)1. Ini sangat penting untuk dipahami. Pengertian ini lebih mengarah kepada guru sebagai pelaku perubahan. Menurut Nana Sudjana. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. maka pada saat itu juga kita semestinya berpikir strategi apa yang harus dilakukan agar semua itu dapat tercapai secara efektif dan efisien. dengan demikian arti instruksional adalah menyampaikan pikiran atau ide yang telah diolah secara bermakna melalui pembelajaran4. Pembelajaran menurut Dimyati dan Mudjiono adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional untuk membuat siswa belajar secara aktif. pembelajaran secara sederhana dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan oleh pendidik (guru) untuk membantu peserta didik (siswa) aktif dalam kegiatan belajar yang telah dirancang oleh guru. Strategi yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar disebut strategi pembelajaran. menurut Poerwadarminta adalah. Strategi pembelajaran menurut Slameto ialah suatu rencana tentang pendayagunaan dan sarana yang ada untuk meningkatkan efektifitas dan efisien pengajaran7. strategi pembelajaran adalah tindakan guru melaksanakan variabel pengajaran (yaitu tujuan. sebagai kata benda. ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan: a. Sedangkan secara umum strategi mengandung pengertian suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan3. merupakan gabungan kata “stratosâ€� (militer) dan “agoâ€� (memimpin). sedangkan belajar dilakukan oleh peserta didik atau siswa. menurut penulis. stratego. Siasat Perang. Sedangkan pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi sebagai suatu cara yang dianggap mampu untuk mencapai suatu tujuan yang telah terprogram secara sistematis. dan alat serta evaluasi) agar dapat memengaruhi siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan8. Strategi pembelajaran terdiri atas dua kata. Sebelum menentukan strategi pembelajaran yang dapat digunakan.Pertimbangan yang berhubungan dengan tujuan yang ingin dicapai. Konsep pembelajaran menurut Corey adalah suatu proses di mana lingkungan seseorang secara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu5. 3). Bila belum mencapai hasil yang optimal. sebagai kata kerja.Pertimbangan Pemilihan Strategi Pembelajaran Pembelajaran pada dasarnya adalah proses penambahan informasi dan kemampuan baru. Ketika kita berpikir informasi dan kemampuan apa yang harus dimiliki oleh siswa. strategi berarti rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus2. Ilmu siasat perang.

Agar siswa aktif dalam bertanya. mengevaluasi. E. Untuk melihat apakah siswa telah mempelajari materi tersebut. Bentuk peningkatan kapasitas dan kinerja guru melalui kompetensi metodologi adalah melalui pemahaman dan pelaksanaan strategi pembelajaran yang mampu membangun pembentukan sikap demokratis dan bertanggung jawab. Selain itu. dan melakukan penyempurnaan program pembelajaran secara utuh dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari perwujudan peningkatan mutu pendidikan berbasis sekolah. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. cakap.” Sebagai salah satu ilmplikasi dari tuntutan normatif. akan memiliki strategi yang berbeda dengan upaya untuk mencapai tujuan yang berhubungan dengan aspek afektif atau aspek psikomotor. dll. maka guru melakukan pre test.Pelaksanaan Strategi Learning Start With A Question (LSQ) Secara tegas telah dinyatakan dalam Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan nasional “berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. melaksanakan. apakah tingkat tinggi atau tingkat rendah ? 3)Apakah untuk mencapai tujuan itu memerlukan keterampilan akademis ? b. yaitu dengan membaca terlebih dahulu. konsep. Kapasitas dan kinerja pembelajaran adalah kemampuan guru dalam satuan pendidikan untuk merencanakan. Udin S. berilmu. Strategi pembelajaran adalah penataan cara-cara atau langkahlangkah dibawah kondisi pembelajaran yang berbeda guna mencapai tujuan atau kompetensi hasil pembelajaran10. Dari berbagai pertanyaan di atas. guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat rangkuman serta membuat daftar pertanyaan. merupakan bahan pertimbangan dalam menetapkan strategi yang ingin diterapkan. atau teori tertentu ? 2)Apakah untuk mempelajari materi pembelajaran itu memerlukan prasyarat tertentu atau tidak ? 3)Apakah tersedia buku-buku sumber untuk mempelajari materi itu ? c.Pertimbangan dari sudut siswa: 1)Apakah strategi pembelajaran sesuai dengan tingkat kematangan siswa ? 2)Apakah strategi pembelajaran itu sesuai dengan minat. Misalkan untuk mencapai tujuan yang berhubungan dengan aspek kognitif. Wiranaputra mengemukakan bahwa kapasitas dan kinerja guru pada tiap satuan pendidikan perlu dikembangkan agar dapat memberi layanan pendidikan yang bermutu. hukum. Dengan membaca maka siswa memiliki gambaran tentang materi yang akan dipelajari.yang dapat diajukan adalah: 1)Apakah tujuan pembelajaran yang ingin dicapai berkenaan dengan aspek 2)Bagaimana kompleksitas tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. bakat. sehat. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. sehingga apabila dalam membaca atau membahas materi tersebut terjadi kesalahan konsep akan terlihat dan dapat dibahas serta dibenarkan secara bersama-sama.Pertimbangan yang berhubungan dengan bahan atau materi pembelajaran: 1)Apakah materi pelajaran itu berupa fakta. dan kondisi siswa ? 3)Apakah strategi pembelajaran itu sesuai dengan gaya belajar siswa ? d. sehingga dapat . mandiri. kreatif. berakhlak mulia.Pertimbangan-pertimbangan lainnya: 1)Apakah untuk mencapai tujuan cukup dengan satu strategi saja ? 2)Apakah strategi yang kita tetapkan dianggap satu-satunya strategi yang dapat digunakan ? 3)Apakah strategi itu memiliki nilai efektivitas dan efisiensi ?9. maka siswa diminta untuk mempelajari materi yang akan dipelajarinya. Strategi Learning Start With a Question (LSQ) adalah suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya.

5)Guru mulai melakukan kegiatan sesuai yang direncanakan di dalam 6)Rancangan pembelajaran12. melontarkan pertanyaan. 2)Siswa aktif bertanya dan mencari informasi. maka guru membuat suatu permasalahan yang dituangkan di dalam LDS (Lembar Diskusi Siswa). Dengan bertanya akan membantu siswa belajar dengan kawannya. membantu siswa lebih sempurna dalam menerima informasi. Permasalahan ini dituangkan di dalam LDS. tetapi juga belajar bagaimana pengaruh bertanya di dalam kelas. Kelebihan dari strategi LSQ dan IS sebagai berikut : 1)Siswa menjadi siap memulai pelajaran. kemudian guru meminta siswa untuk mempresentasikan jawaban tersebut di depan kelas. Agar siswa aktif mencari informasi. Hal ini bertujuan agar siswa mengetahui kata yang penting atau kata-kata yang kurang dimengerti. Kelompok lain mendengarkan. majalah. Zaini dkk. Selanjutnya guru menegaskan kembali materi yang telah dibahas. Dengan demikian guru tidak hanya akan belajar bagaimana “ bertanya” yang baik dan benar. dan LDS ini dikerjakan secara kelompok. Setelah siswa menyelesaikan LDS dengan waktu yang telah ditetapkan. sehingga terjadi diskusi di kelas. dan apabila siswa malu bertanya kepada guru siswa dapat bertanya dengan teman sekelompoknya. F. Informasi dapat diperoleh melalui koran. Hal ini bertujuan agar siswa mengetahui materi yang perlu dihafal atau dikaji ulang.Strategi Information Search (IS) Strategi IS (Information Search) adalah suatu strategi pembelajaran mencari informasi. sehingga terjadi tukar pendapat antar anggota kelompok13. Tiap kelompok dapat mencari informasi tersebut melalui bahan-bahan sumber yang bisa diakses siswa. seperti koran. hal ini bertujuan agar siswa tidak mengalami salah persepsi tentang materi tersebut. Dengan membaca maka dapat memetik bahan-bahan pokok yang penting. Kelancaran bertanya ini sangat diperlukan bagi guru di dalam proses belajar-mengajar.terlihat berapa persen siswa yang belajar dan yang tidak belajar. yang bertujuan agar permasalahan tersebut terselesaikan dengan cepat. Pencarian informasi ini dilakukan secara kelompok. . Dalam membaca terdapat beberapa cara seperti : 1)Saat membaca. dan menyanggahnya. 2)Siswa membuat catatan atau ringkasan hasil bacaan. karena siswa belajar terlebih dahulu sehingga memiliki sedikit gambaran dan menjadi lebih paham setelah mendapat tambahan penjelasan dari guru. mengatakan bahwa langkah-langkah pembelajaran LSQ sebagai berikut : 1)Guru memberi tahu dahulu materi apa yang akan dibahas. untuk membantu siswa dalam mencapai tujuan pelajaran yang telah ditetapkan11. Dari penjelasan diatas terlihat bahwa strategi LSQ dan IS ini memiliki beberapa kelebihan. buku paket. 2)Guru meminta siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari dan meminta siswa untuk menuliskan atau memberi tanda pada bagian bacaan yang tidak dipahaminya dirumah. Pertanyaan yang disajikan guru diarahkan dan ditujukan pada pelajaran yang memiliki informasi yang relevan dengan materi pelajaran. atau internet. Hal tersebut digunakan agar siswa dapat memiliki informasi lebih tentang materi tersebut. majalah internet. dan buku paket lainya. 3)Guru meminta siswa untuk bertanya materi yang kurang dipahami 4)pada saat membaca. siswa memberi garis bawah. Kelancaran bertanya (fluency) adalah merupakan jumlah pertanyaan yang secara logis dan relevan diajukan guru kepada siswa di dalam kelas. 3)Materi dapat diingat lebih lama. atau dapat mengembangkan keterampilan kognitif tingkat tinggi. Langkah-langkah strategi IS sebagai berikut : Guru membuat suatu permasalahan yang mana dalam permasalahan tersebut siswa diminta untuk mencari informasi agar permasalahan tersebut dapat dipecahkan.

pendidik harus mengarahkan peserta didik untuk menyiapkan bahan yang dibahas peserta didik dituntut berani dan tidak malu pendidik harus menjadi netral dalam pelaksanaan proses tersebut. Jadi. Tantangan peserta didik dituntut respon dengan proses pembelajaran peserta didik akan terpancing untuk berfikir peserta didik harus melkukan komunikasi agar mendapatkan respon dari peserta didik yang lain. Menyediakan fasilitas yang sesuai dengan pokok kajian pendidik harus melakukan pengkondisian kelas. dan secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Melalui langkah-langkah dalam strategi LSQ dan IS akan membuat beberapa tahapan pembelajaran yang menggunakan strategi LSQ dan IS yang dibantu dengan diskusi kelompok. Melayani gaya belajar siswa yang beraneka ragam Meningkatkan kadar keaktifan atau keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. karena proses LSQ harus terjadi komunikasi 1 lawan 1 dan 1 lawan audiens sebelum proses berlangsung. G. . 5)Mendorong tumbuhnya keberanian mengutarakan pendapat secara terbuka dan memperluas wawasan melalui bertukar pendapat secara kelompok. Strategi pembelajaran LSQ dan IS dianalisis menggunakan analisis swot menghasilkan berbagai solusi dan permasalahan. Kekuatan Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar Pembelajaran dapat lebih menarik Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat ditingkatkan Peran guru berubahan kearah yang positif Peluang Menarik perhatian siswa Membantu untuk mempercepat pemahaman dalam proses pembelajaran Mengatasi keterbatasan ruang Pembelajaran lebih komunikatif dan produktif Waktu pembelajaran bisa dikondisikan Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar Meningkatkan motivasi siswa dalam mempelajari sesuatu atau menimbulkan gairah belajar. namun dengan berbagai bahasan strategi ini dapat dikatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran. 6)Siswa belajar memecahkan masalah sendiri secara berkelompok dan saling bekerjasama antara siswa yang pandai dengan siswa yang kurang pandai.Analisis SWOT dalam strategi pembelajaran LSQ dan IS Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi. analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal Peluang dan Ancaman dengan faktor internal Kekatan dan Kelemahan14.4)Kecerdasan siswa diasah pada saat siswa mencari informasi tentang materi tersebut tanpa bantuan guru. berdasarkan logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Sthrengths) dan peluang (Opportunities).

Strategi Belajar Mengajar. 2003) Slameto. karena suatu strategi pembelajaran hanya mungkin dapat diimplementasikan melalui penggunaan metode pembelajaran Melaksanakan berbagai macam strategi pembelajaran adalah upaya guru dalam mengembangkan kualitas peserta didik. Kamus Besar Bahasa Indonesia. cet. cet.Kelemahan peserta didik yang jarang memperhatikan atau bosan jika bahasan dalam strategi tersebut tidak disukai pelaksanaan strategi harus dilakukan oleh pendidik yang kreatif dan vokal. karena fasillitas harus tersedia menjadi hambatan dengan berbagai pola pikir dan karakter peserta didik yang berbeda-beda H. 2. 2002). cet. Winataputra. Dengan melaksanakan strategi pembelajaran LSQ (Learning Start With a Question) dan IS (Information Search) Untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam bertanya dan menumbuhkan motivasi dan keaktifan siswa serta dapat memiliki daya berinkuiri dan saling bekerjasama. (Bandung: Algensindo. Teori Belajar dan Pembelajaran. ed. Proses Belajar Mengajar dalam Sistem Kredit Semester (SKS). (Bandung: Alfabeta. kreatif dan menyenangkan dapat dicapai. Belajar dan Pembelajaran. 2001). (Jakarta: Rineka Cipta. (Jakarta:: Depdikbud 1989) Udin. Aminuddin . 1999) Nana Sudjana.Kesimpulan Sebelum melaksanakan berbagai macam strategi yang bervariatif. cet. Pedoman Umum Sekolah Sebagai Wahana Pengembangan Warga Negara Yang Demokratis dan Bertanggung Jawab melalip Pendidikan Kewarganegaraan (Jakarta: Dirjen. Tidak semua lembaga bisa melaksanakannya. Strategi Belajar Mengajar Dalam Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dimyati dan Mudjiono.. Keberhasilan implementasi strategi pembelajaran sangat tergantung pada cara guru menggunakan metode pembelajaran. 2002) Rasyad. Mandikasmen 2007) Wina Sanjaya. 2003) Sudjana S. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. 1. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. 2000) Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain. DAFTAR PUSTAKA Depdiknas. 5. Konsep dan Makna Pembelajaran: Untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar. edisi ke-3. S. sedangkan tidak semua pendidik di Indonesia memiliki karakter tersebut. (Jakarta: Balai Pustaka. (Bandung: Falah Production. (Jakarta: Bumi Aksara. hendaknya pendidik memilih strategi yang sesuai dengan kondisi peserta didik agar tujuan pembelajaran aktif. Strategi Pembelajaran. 1. (Jakarta: Uhamka Press. (Jakarta: Kencana. Syaiful Sagala. 1991) Sunaryo. (Jakarta: Rineka Cipta. 2008) . 3.

yaitu dengan membaca terlebih dahulu. Mel Silbermen dalam bukunya Active Learning mengemukakan bahwa proses mempelajari sesuatu yang baru adalah lebih efektif jika peserta didik tersebut aktif mencari pola dari pada menerima saja (terus bertanya dari pada hanya menerima apa yang disampaikan oleh pengajar). Keterampilan Bertanya Keterampilan bertanya dapat diartikan kemampuan mengungkapkan pertanyaan. Bermawy Munthe. keterampilan bertanya dibatasi pada kemampuan mengungkapkan pertanyaan secara lisan yang dilakukan oleh guru pada suasana pembelajaran dikelas. Strategi Pembelajaran Aktif (Yogyakarta : Pustaka Insan Madani 2008) Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya ( Learning Start With A Question) a. guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat rangkuman serta membuat daftar pertanyaan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengajukan pertanyaan kepada siswa (Suwardi. Dalam tulisan ini. Dengan membaca maka siswa memiliki gambaran tentang materi yang akan dipelajari sehingga apabila dalam membaca atau membahas materi tersebut terjadi kesalahan konsep akan terlihat dan dapat dibahas serta dibenarkan secara bersama-sama. Satu cara menciptakan pola belajar aktif ini adalah merangsang peserta didik untuk bertanya tentang mata pelajaran mereka tanpa penjelasan dari pengajar terlebih dahulu. Hisyam. 2007:138). maka siswa diminta untuk mempelajari materi yang akan dipelajarinya. Selain itu.Zaini. Strategi sederhana ini merangsang siswa untuk bertanya. kunci belajar (Silbermen. maka guru melakukan pre-test. Sekar Ayu Aryani. b. Untuk melihat apakah siswa telah mempelajari materi tersebut. Pertanyaan yang digunakan untuk mengungkapkan pertanyaan dapat menggunakan kata tanya maupun kata perintah. Agar siswa aktif dalam bertanya. Pengertian Pembelajaran Learning Start With A Question Strategi learning start with a question adalah suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya. 2007:144). sehingga dapat terlihat berapa persen siswa yang belajar dan yang tidak belajar. Yaitu: . baik lisan maupun tulisan.

Mendiagnosis kesulitan belajar adalah menganalisis suatu kondisi yang dapat menyebabkan terhambatnya pencapaian tujuan pembelajaran. dalam metode pembelajaran disebut metode Tanya jawab. Sikap Bertanya . Maksudnya pertanyaan yang diajukan oleh guru diharapkan dapat memunculkan rasa ke ingin tahuan siswa. 6) Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pertanyaannya. tengah maupun akhir pembelajaran. 2) Meningkatkan perhatian siswa terhadap suatu permasalahan. Degan demikian guru mudah mengarahkan pendapat dan pandangan siswa untuk disesuaikan dengan tujuan pembelajarannya.a. meskipun dapat juga dilakukan pada saat penyampaian materi. Cara yang demikian ini. biasanya guru mengajukan pertanyaan sebagai cara untuk meningkatkan perhatian siswa pada materi yang akan atau sedang diajarkan. guru dapat mengajukan pertanyaan kepada siswanya. Agar siswa terfokus pada materi yang diajarkan. pertanyaan dapat diajukan pada awal. Pertanyaan yang diajukan oleh guru dapat dimaksudkan sebagai cara mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran. b. Salah satu caranya. Pertanyaan yang diajukan oleh guru dapat dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat mengemukakan pendapat dan pandangannya. Apabila pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab oleh siswanya. Pertanyaan yang diajukan oleh guru dapat dimaksudkan untuk mengukur tingkat kemampuan siswanya. Untuk maksud ini. Biasanya pertanyaan yang demikian ini dilakukan pada saat membuka dan menutup pelajaran. 3) Mengembangkan pembelajaran aktif learning. Maksud Pertanyaan Pertanyaan yang diajukan oleh guru dapat dimaksudkan untuk: 1) Meningkatkan minat belajar siswa. 4) Mendiagnosis kesulitan belajar. 5) Mengetahui tingkat kemampuan siswa. guru dapat menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar. Pertanyaan yang demikian ini penting untuk melatih keberanian siswa dalam mengemukakan pendapatnya.

2. memperhatikan jawaban siswa. yaitu: . Guru dalam mengajukan pertanyaan tidak boleh pilih kasih. Guru menyampaikan materi berdasarkan pertanyaan yang di tulis siswa. Kelebihan dan kekurangan Strategi Pembelajaran Bertanya Learning Start With A Question Dari penjelasan diatas dapat terlihat bahwa Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question) ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Maksudnya guru tidak boleh menggunakan bahasa yang terkesan mengejek. 2. c. Siswa diminta memberi tanda pada bagian – bagian bacaan yang tidak difahami. apabila pada saat mengajukan pertanyaan guru memperhatikan norma yang berlaku dan menghargai harkat dan martabat siswa. 1. guru harus berusaha mengajukan pertanyaan secara menyebar. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari bacaan sendirian atau dengan teman. menyebutkan nama siswa. Langkah-langkah Strategi Pembelajaran Learning Start With A Question Adapun langkah-langkah dalam penggunaan Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question) (Zaini. Anjurkan mereka untuk memberi tanda sebanyak Kemudian guru membuat kelompok dan siswa di minta untuk membahas poin. 3.Pada saat mengajukan pertanyaan perlu dilakukan dengan sikap yang baik dan benar. 2008:44-45) ini adalah: 1. d. Siswa di minta untuk mengumpulkan pertanyaan yang telah di tulis. Sikap yang demikian ini akan menjadikan siswa merasa iri. Hal ini akan tercapai. pada saat mengajukan pertanyaan harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan. mendekati tempat duduk. memberi pujian kepada siswa. Sikap ini dapat ditunjukkan dengan cara Oleh sebab itu. menatap wajah siswa. 3. Selain itu. Sikap lain yang perlu diperhatikan guru adalah perhatian dan kedekatan. Sikap yang demikian ini akan mendekatkan hubungan psikologis guru dengan siswanya.poin yang tidak diketahui. guru hanya mengajukan pertanyaan kepada siswa yang pandai saja atau siswa yang kurang pandai saja atau siswa yang dikenal saja atau siswa yang duduk di depan saja. Di dalam pasangan atau kelompok kecil siswa di minta untuk menuliskan pertanyaan tentang materi yang telah mereka baca. Guru memilih bahan bacaan yang sesuai dengan materi. Misalnya.

pertanyaan atau jawaban bisa melantur jika siswa tersebut tidak belajar atau tidak menguasai materi.google. Dapat mengetahui mana siswa yang belajar dan yang tidak belajar. 3. 2. Latar belakang Penggunaan suatu strategi pembelajaran akan membantu kelancaran. Siswa menjadi siap memulai pelajaran. STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIP(Learning star with a question) MENGIDENTIFIKASI FUNGSI ORGAN PERNAFASAN HEWAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF “Learning start with a question(pelajaran di mulai dengan pertanyaan)” A. dan efisiensi pencapaian tujuan. Mensyaratkan siswa memiliki latar belakang yang cukup tentang topic atau masalah yang didiskusikan (www. Mendorong tumbuhnya keberanian mengutarakan pendapat secara terbuka dan memperluas wawasan melalui bertukar pendapat secara kelompok. 3. 6. karena siswa belajar terlebih dahulu sehingga memiliki sedikit gambaran dan menjadi lebih paham setelah mendapat tambahan penjelasan dari guru. Kekurangan Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question). suatu kondisi . Jika guru memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk menjawab. 7. di akses pada tanggal 08 April 2011).Kelebihan Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question). efektivitas. Adapun kelebihan dari Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question) ini adalah sebagai berikut: 1. Membutuhkan waktu panjang jika banyak pertanyaan yang dilontarkan siswa. Siswa belajar memecahkan masalah sendiri secara berkelompok dan saling bekerjasama antara siswa yang pandai dengan siswa yang kurang pandai. Guru dituntut harus dapat menetapkan strategi pembelajaran apa yang paling tepat dan sesuai untuk tujuan tertentu. 2.com/strategi pembelajaran Learning Start With a Question dan Information Search di sekolah. penyampaian bahan tertentu. 5. Adapun kekurangan yang dimiliki Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Bertanya (Learning Start With A Question) adalah: 1. 4. Apatis bagi siswa yang tidak terbiasa berbicara dalam forum atau siswa yang pasif. Materi dapat diingat lebih lama. Siswa menjadi aktif bertanya. 4. Kecerdasan siswa diasah pada saat siswa belajar untuk mengajukan pertanyaan.

Pengembangan strategi ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menciptakan keadaan belajar yang lebih menyenangkan dan dapat mempengaruhi peserta didik. þ Di dalam pasangan atau kelompok kecil. dan untuk suatu penggunaan strategi atau metode yang memang telah dipilih. sehingga apabila dalam membaca atau membahas materi tersebut terjadi kesalahan konsep akan terlihat dan dapat dibahas serta dibenarkan secara bersama-sama. þ Materi dapat diingat lebih lama. þ Seorang guru meminta siswa untuk memberi tanda pada bagian bacaan yang sulit di pahami. melaksanakan kegiatan belajar mengajar merupakan pekerjaan kompleks dan menuntut kesungguhan guru. þ Sampaikan pelajaran dengan menjawab pertanyaan tersebut. guru meminta peserta didik untuk materi yang telah mereka baca. Anjurkan untuk memberi tanda sebanyak mungkin. þ Kumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang telah di tulis oleh peserta didik. Langkah-langkah þ Seorang guru memberikan bahan bacaan untuk di bagikan kepada siswa. D. Untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam bertanya diperlukan suatu strategi yang tepat. B. Strategi yang dapat menumbuhkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran adalah strategi LSQ yaitu suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya. Dengan membaca maka siswa memiliki gambaran tentang materi yang akan dipelajari. dan meminta mereka untuk membahas poin-poin yang tidak di ketahui yang di tandai dalam kelompok kecil. . yaitu dengan membaca terlebih dahulu.belajar peserta didik. þ Seorang guru meminta seorang siswa untuk mempelajari sendiri atau dengan teman. C. maka siswa diminta untuk mempelajari materi yang akan dipelajarinya. þ Mendorong tumbuhnya keberanian mengutarakan pendapat secara terbuka dan memperluas wawasan melalui bertukar pendapat secara kelompok. sehingga mereka dapat belajar dengan menyenangkan dan dapat meraih prestasi belajar secara memuaskan. þ Kecerdasan siswa dapat diasah pada saat siswa mencari informasi tentang materi tersebut tanpa bantuan guru. þ Siswa aktif bertanya dan mencari informasi. karena siswa belajar terlebih dahulu sehingga memiliki sedikit gambaran dan menjadi lebih paham setelah mendapat tambahan penjelasan dari guru. Deskripsi Strategi Learning Start With a Question (LSQ) adalah suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya. Strategi pembelajaran yang baru berkembang adalah metode Learning Start With A Question (LSQ) yang dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa. Agar siswa aktif dalam bertanya. Tujuan þ Siswa menjadi siap memulai pelajaran. Oleh karena itu. Tujuan utama seorang guru dalam mewujudkan tujuan pendidikan di sekolah adalah mengembangkan strategi belajar-mengajar yang efektif.

dan untuk suatu penggunaan strategi atau metode yang memang telah dipilih. Untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam bertanya diperlukan suatu strategi yang tepat. suatu kondisi belajar peserta didik. Kesimpulan dan saran þ Kesimpulan Dalam pembelajaran ipa tentang ”mengidentifikasi fungsi organ pernapasan hewan” dengan menggunakan Strategi pembelajaran dengan metode Learning Start With A Question (LSQ) itu dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa. Strategi yang dapat menumbuhkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran adalah strategi LSQ yaitu suatu strategi pembelajaran aktif dalam bertanya þ Saran v Guru Seorang guru harus bisa menetapkan strategi pembelajaran apa yang paling tepat dan sesuai untuk tujuan tertentu. . penyampaian bahan tertentu.E.