KomuniKasi dan KonfliK di indonesia

FUNGSI “KALOSARA” SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI TRADISIONAL DALAM PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL DI KABUPATEN KOLAKA SULAWESI TENGGARA
M. Najib Husain
Pemuka pendapat dan tokoh–tokoh adat dapat membantu pihak aparat keamanan dalam menyelesaikan konflik sosial di masyarakat karena sebuah permasalahan dapat diselesaikan dengan jalan pendekatan kearifan lokal. Salah satu contoh penerapannya dengan menggunakan media komunikasi tradisional “Kalosara” di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Penggunaan hukum adat atau aturan adat pada masyarakat Suku Tolaki memberikan kepastian hukum atau sanksi yang ada dalam pelaksanaan hukum adat (Osara) dengan menggunakan “Kalosara”. “Kalosara” dalam hubungannya dengan media komunikasi, merupakan media tradisional atau dikenal juga sebagai media rakyat dan alat atau perangkat hukum adat dalam menyelesaikan persoalanpersoalan yang timbul di masyarakat. Lebih dari itu, “kalosara” dianggap sebagai benda yang keramat dan sakral serta dihormati dari setiap keputusan yang dihasilkannya. Sehingga masyarakat Suku Tolaki selalu menggunakan “Kalosara” dalam penyelesaian persoalan-persoalan yang timbul, persoalan adat istiadat maupun konflik sosial di masyarakat.
Kata kunci: fungsi kalosara, media komunikasi tradisional, konflik sosial

217

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.