Terkait pemberitaan tentang adanya pernyataan 60 % siswa di Kabupaten Toba Samosir tidak memiliki buku, tidak logis

,
Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir Dra. Mariani, MPd mendadak memangil kepala SD, SMP dan UPTD untuk di konfirmasi, siswa sekolah mana yang tidak memiliki buku. Ternyata sesuai dengan keterangan para kepala sekolah dan UPTD, berdasarkan data dalam daftar inventaris buku pelajaran dan buku refrensi masing-masing sekolah sangat mencukupi, hal ini terbangun sesuai dengan program nasional wajib belajar yang direalisasikan dengan adanya Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Pengadaan buku dan alat peraga pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) yang secara jelas dalam Petunjuk Teknisnya dapat dialokasikan untuk pengadaan buku sesuai dengan analisis kebutuhan yang dituangkan dalam Rencana Anggaran Belanja Sekolah ( RABS ). Delapan Standar Pendidikan Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir menyatakan Akselerasi Peningkatan Mutu Pendidikan sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dapat terwujud dengan semakin meningkatnya besaran alokasi dana pendidikan serta sumber pendanaan yakni APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten Toba Samosir. Sehingga pembenahan 8 ( delapan) Standar Pendidikan Nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 dapat terlaksana. Bukti konkrit yang dapat kita lihat bersama, untuk Tahun 2011 dan Tahun 2012 ini, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dalam hal ini Dinas Pendidikan melakukan pembenahan rehabilitasi phisik dengan kuantitas dan kualitas yang progersif dalam bentuk Blocgrand, DAK dan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP ) sehingga Tahun 2015 diharapkan program pendidikan dasar ( DIKDAS ) untuk saran dan prasarana dapat terbenahi dengan baik. Demikian juga untuk non-phisik. Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Toba Samosir memperoleh Penyaluran dana tunjangan profesi, non sertifikasi, tambahan penghasilan, dan dana fungsional serta dana peningkatan kualifikasi guru, dana daerah terpencil, lauk pauk dan lain-lain yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten. Upaya lain Dinas Pendidikan untuk peningkatan mutu pendidika dan tenaga kependidikan melakukan berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan kompetensi guru. Regulasi Pendidikan Nasional Sudah Jelas Komitmen Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah sesuai dengan amanah konstitusi untuk pembangunan bidang pendidikan benar-benar telah diwujudkan dengan ditetapkannya regulasi yang jelas dan sistematis yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan

Kepala

Pendidikan yang selanjutnya oleh Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan dirinci dengan Peraturan Pelaksana dalam bentuk Peratura Menteri dan Keputusan Menteri yang terinci dalam Rencana Starategis Pendidikan Nasional serta pembiayaannya. Stake Holder Antara Komitmen dengan Kepentingan Kendala yang sering terjadi di daerah adalah belum terbangunnya secara benar komitmen pemangku kepentingan pendidikan dalam hal ini stake holder. Seringkali kebijakan pemerintah dihadapkan dengan kepentingan lain sehingga program pendidikan tidak dapat terlaksana. Kita ambil contoh nyata Pembanguan Unit Sekolah Baru ( USB ) sesuai dengan program standar pelayanan minimal dalam perluasan akses, selalu dihadapkan dengan sulitnya pembebasan lahan atau penyerahan lahan dengan alas hak yang jelas. Meskipun dihadapkan dengan masalah sulitnya pembebasan atau penyerahan lahan untuk Tahun 2012 Pemerintah Kabupaten Toba Samosir telah berhasil mendirikan USB SMK Pertanian Sigumpar dan SMP Pagar Gunung, SMP N.2 Borbor ditambah dengan terbangunnya SMP Satu Atap Simanobak, dan selanjutnya pada Tahun 2013 di rencanakan akan mendirikan USB SMP pada kecamatan Parmaksian dan SMP SATAP di desa Hutagaol Kecamatan Balige. Hal lain yang harus kita ketahui adalah sesuai dengan perkembangan Ilmu dan Teknologi terutama bidang Komputer, Data Pendidikan dewasa ini wajib di entri dalam software dan system online. Demikian juga dalam pelaporan pelaksanaan program nasional bidang pendidikan. Artiya saatnya kita bicara data dan fakta sehingga statemen atau pernyataan harus didukung dengan fakta dan data yang benar. Mengakhiri keterangannya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir mengajak semua pemangku kepentingan pendidikan, semua masyarakat Kabupaten Toba Samosir untuk bergandengan tangan membangun komitmen dan berupaya konsekuen dalam membangun Pendidikan karena masa depan generasi muda ditentukan oleh asfek pendidikannya baik formal maupun in formal dan non formal. Pembangunan Pendidikan adalah Tanggungjawab bersama Pemerintah dan Masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful