P. 1
Final Project

Final Project

|Views: 92|Likes:
Published by Alvhy Stievhony
Tugas Akhir Kenaikan Kelas
Tugas Akhir Kenaikan Kelas

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Alvhy Stievhony on Dec 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2012

pdf

text

original

USAHA HOME INDUSTRI AMPLOP SEBAGAI UPAYA MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN DI KECAMATAN SUKOMANUNGGAL Karya tulis ini disusun

sebagai syarat mengikuti ulangan kenaikan kelas

OLEH :

ALFI NUR SHOBA STIFRONIS XI IPA 5 NIS : 084610

SMA DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT RSBI JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2009/2010

USAHA HOME INDUSTRI AMPLOP SEBAGAI UPAYA MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN DI KECAMATAN SUKOMANUNGGAL Karya tulis ini disusun sebagai syarat mengikuti ulangan kenaikan kelas

OLEH :

ALFI NUR SHOBA STIFRONIS XI IPA 5 NIS : 084610

SMA DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT RSBI JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2009/2010
i

Pd.I. Hanik Farida.Pd. ii . H. Mengesahkan. Kepala sekolah. Mohamad Aspiyak. Mengetahui. Pembimbing Ir.M.LEMBAR PENGESAHAN Karya tulis yang berjudul ”Usaha Home Industri Amplop Sebagai Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran di Kecamatan Sukomanunggal” yang disusun oleh : Alfi Nur Shoba Stifronis/084610 Ini telah disetujui dan disahkan oleh SMA DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT RSBI sebagai persyaratan mengikuti ulangan kenaikan kelas..Pd. M. M. S.

M. Ibu Hanik Farida S.I selaku Kepala SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI. 1 Mei 2010 Penulis iii . Semoga karya tulis ini dapat berguna bagi kita semua.Pd. saran. dan masukan yang membangun dari para pembaca yang sekiranya dapat menyempurnakan karya tulis ini dan sebagai pedoman penulis dalam melangkah ke arah yang lebih baik lagi.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis sampaikan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis dengan judul ”Usaha Home Industri Amplop Sebagai Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran di Kecamatan Sukomanunggal” tepat pada waktunya. Penulis sangat menyadari bahwa karya tulis ini masih banyak kekurangan dan sangat jauh dari sempurna. Bapak Ir.Pd. M. apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Teman-teman penulis di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI yang telah memberikan dukungan kepada penulis 5. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis akan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. M. Karya tulis ini dapat tersusun berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Akhir kata. penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. 3. Orang tua penulis yang selalu memberi dukungan kepada penulis 4. Semua pihak yang turut membantu dalam penyelesaian karya tulis ini. Mohamad Aspiyak.Pd. 2. khususnya kepada : 1. Jombang. selaku pembimbing penulis. Amin. Oleh sebab itu penulis mengharapkan kritik. Karena tidak ada manusia yang diciptakan sempurna sehingga penulis hanya dapat memberikan yang terbaik dari yang terbaik. H.

. 12 BAB III PENUTUP 31 3................................. 2 BAB II PEMBAHASAN 2.................... 4 Fungsi Amplop ...................................................................................................................................................................3 1..............................1 1..........................................................7 Analisa Biaya Upah Pekerja dan Waktu Pembuatan Amplop ........................ 7 2..................................6 Pengertian Amplop. 2 Tujuan Penelitian .............2 1...............1 22 2...................................... 13 Saran ....................................................... 5 Pengembangan Produk ................................................................................................................................ ii KATA PENGANTAR ..... v BAB 1 PENDAHULUAN 1............................................................. 10 2............................. 4 Jenis-Jenis Amplop .......................................................................................................................................................... 2 Manfaat Penulisan .... i HALAMAN PENGESAHAN ........................................................... 6 Proses Pembuatan Amplop .........DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ......... iv ABSTRAK ......................................2 Simpulan ............................................................. 13 DAFTAR PUSTAKA iv ............................................................................ iii DAFTAR ISI ....................................................................... 5 Tahap-Tahap Perkembangan Produk ..................................................................................................................4 2...................................8 Jenis-Jenis Amplop .............. 1 Rumusan Masalah ....................5 2.........................................................................3 2.......................................4 Latar Belakang ..........................................

2010.000.. Pembimbing : Hanik Farida. Karya Tulis Ilmiah. proses packing plastik. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengurangi jumlah pengangguran yang semakin lama semakin meningkat khususnya di kota-kota besar melalui usaha home industri amplop yang mungkin banyak orang tidak mengira bahwa benda yang kelihatannya tidak berguna ini dapat memakmurkan hidup masyarakat banyak Metode yang digunakan penulis dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode literatur yang dapat memperjelas bahasan yang dibahas oleh penulis.000. pengangguran musiman dan pengangguran siklikal. Banyak masyarakat pedesaan yang mencoba mengadu nasib mereka disana. penyimpanan rahasia terjamin. Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali.M.00 untuk 3 pekerja. S. M.Dari faktor inilah muncul berbagai pengangguran yang akhirnya menjadi gelandangan. Padahal jika bisa memanfaatkan dan mengembangkan potensi alam di desanya. atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. sedang mencari kerja. Amplop adalah sebuah bungkus dari surat atau benda yang dikirimkan per pos. Proses pembuatan amplop melalui bebrapa proses yaitu proses plong. packing plastik Rp 1. bekerja kurang dari dua hari selama seminggu. Upah yang diberikan untuk masing-masing proses adalah packing box Rp 60.Pd. mencari peruntungan hanya dengan dengan bermodalkan niat dan tekad tanpa kemampuan yang lebih.500. Usaha Home Industri Amplop Sebagai Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran di Kecamatan Sukomanunggal. pengamen dan lain-lain. pengemis. proses printing.Pd. packing dus Rp 600.00 untuk 30 pekerja. dari segi estetika apabila penyimpanaan surat itu tersampul pertanda lebih hormat sebagai tatakrama sopan santun. dalam segi kerahasiaan sebagai pengaman. Fungsi dari penggunaan amplop diantaranya sebagai tempat mengirim dan alat pelindung surat. proses pelipatan dan pengeleman.000.00 untuk 75 pekerja dan melipat amplop Rp 60.ABSTRAK Stifronis. Macammacam penganguran diantaranya pengangguran friksional. mereka tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Kata Kunci : Home Industri Amplop Indonesia merupakan negara berkembang dengan tingkat pengangguran yang cukup tinggi.000. proses packing dus dan proses packing box. v .000.00 untuk 3000 pekerja. SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI. Alfi Nur Shoba.

penulis mencoba menekan laju kenaikannya dengan mengupas lebih dalam sejauh mana home industri tersebuit berkembang melalui karya tulis ilmiah dengan judul “Usaha Home Industri Amplop sebagai Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran di Kecamatan Sukomanunggal” yang nantinya juga akan digunakan sebagai persyaratan mengikuti ujian semester genap. Mereka lebih memilih hidup luntang lantung di perkotaan. Baik dalam bentuk industri besar atau home industri. Namun kurangnya fasilitas yang mendukung dan ilmu pengetahuan yang memadai.1. mereka tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi juga menciptakan lapangan kerja. mencari peruntungan hanya dengan dengan bermodalkan niat dan tekad tanpa kemampuan yang lebih. Inilah yang seharuisnya dijadikan cermin bagi pemerintah untuk memberikan bantuan finansial dan moril agar masyarakat Indonesia todak lagi mencari pekerjaan tetapi menciptakan lapangan kerja. Padahal jika bisa memanfaatkan dan mengembangkan potensi alam di desanya.Di kota Surabaya sendiri mulai banyak orang yang berusaha mengembangkan jiwa wirausahanya.BAB I PENDAHULUAN 1. Terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Latar Belakang Indonesia merupakan negara berkembang dengan tingkat pengangguran yang cukup tinggi. pengemis. pengamen dan lain-lain. Dari peningkatan jumlah pengangguran inilah. membuat para pencari kerja tersebut menjadi malas melakukannya dan sulit menegembangkannya. Banyak masyarakat pedesaan yang mencoba mengadu nasib mereka disana.Dari faktor inilah muncul berbagai pengangguran yang akhirnya menjadi gelandangan. Hal ini dapat menambah pendapatan daerah bagi kota Surabaya dan mengurangi tingakat pengangguran yang semakinlama semakin meningkat. 1 .

Sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan suatu lapangan kerja 1. Bagaimana perhitungan upah para pekerja dimasing-masing bidang? 3.3. Rumusan Masalah 1. Untuk mengetahui perhitungan upah para pekerja dimasing-masing bidang. Metode Penulisan Untuk memberi informasi yang lengkap mengenai masalah yang menjelaskan bahwa usaha home industri amplop dapat mengurangi tingkat pengangguran di kecamatan Sukomanunggal. Untuk mengetahui jenis-jenis amplop yang diproduksi. 1.4.5. Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran khususnya di kecamatan Sukomanunggal 3. Dapat menambah pendapatan di kecamatan Sukomanunggal 4. Tujuan Penulisan Penulisan ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus. 2. Adapun tujuan khusus dari penulisan ilmiah ini adalah untuk memenuhi persyaratan kenaikan kelas yang diselenggarakan oleh SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI.2 1. Tujuan umum dari penelitian ini diantaranya: 1. Apa saja jenis amplop yang diproduksi? 1. Metode ini dilakukan dengan mencari dan mengambil informasi . Manfaat Penulisan 1.2. Bagaimana proses pembuatan amplop? 2. Untuk mengetahui proses pembuatan amplop. Dapat memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengembangkan suatu usaha yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat banyak 2. penulis menggunakan metode studi literatur. 3.

. Sehingga bahasan yang dibahas bisa menjadi jelas dan lengkap. Meski sebenarnya ada beberapa yang memang belum bisa penulis jelaskan. karena tak ada gading yang tak retak.3 mengenai masalah tentang panas bumi yang bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik melalui buku referensi dan penulis juga mengambil beberapa informasi dari website.

2 Jenis-Jenis Amplop Tabel 2.2 Macam-macam amplop yang diproduksi Macam-Macam Amplop yang Diproduksi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tipe 104 BBL 110 BBC 104 MB 110 L 110MB 90 L 90 SP 90 B 90 C 90 SS Ukuran (mm) 150x95 150x95 150x95 160x115 150x120 230\x105 230x105 230\x105 230 x105 230x105 Berat Kertas 50 gr 60 gr 60 gr 80 gr 50 gr 70 gr 80 gr 70 gr 80 gr 70 gr Cetakan Polos Polos merah dan biru Polos merah dan biru Polos Polos Polos Polos Polos Keterangan buka samping - 4 .BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Amplop Amplop adalah sebuah bungkus dari surat atau benda yang dikirimkan per pos. Sebuah amplop biasanya terbuat dari kertas yang dipotong berbentuk belah ketupat dan dilipat sedemikian rupa. Sementara bahasa Belanda menyerapnya dari bahasa Perancis enveloppe yang dilafazkan sebagai /ɑ və lɔp/. Beberapa amplop memiliki jendela sehingga nama dan alamat penerima bisa ditulis dalam surat sendiri. Di muka amplop pada sebelah kanan bawah nama dam alamat penerima kiriman pos ini ditulis sementara biasanya di sebelah kanan atas atau di sebelah belakang nama dan alamat pengirim ditulis. Kata amplop merupakan kata serapan dari bahasa Belanda envelop. Sebuah amplop bisa langsung ditutup karena biasanya memiliki perekat. Kata ini dalam bahasa Perancis merupakan turunan dari kata kerja envelopper yang artinya ialah “membungkus” 2.

Chemical . 2.7 2. marketing juga mencari product sample dari competitor yang nantinya akan ditujukan kepada divisi product development. amplop telah banyak digunakan dalam berbagai kegiatan dan bentuknya sekarangpun cukup bervariasi. tidak monoton seperti dahulu yang hanya berwarna coklat atau putih dengan desain yang kurang menarik.Raw material . Contain . Market research Divisi marketing dari perusahaan amplop melakukan research untuk mengetahui produk alat tulis dan kantor apa saja yang sedang berkembang di pasaran. dalam segi kerahasiaan sebagai pengaman.Equipment . Menentukan konsep dan create product sample Setelah divisi marketing memberikan hasil research dan product sample. ditinjau dari segi estetika apabila penyimpanaan surat itu tersampul pertanda lebih hormat sebagai tatakrama sopan santun. Fungsi Amplop Fungsi dari penggunaan amplop sendiri cukup banyak diantaranya sebagai tempat mengirim dan alat pelindung surat atau benda-benda kecil khususnya surat-surat berharga. lebih-lebih bila yang kita beri surat itu lebih tua atau lebih jabatannya. penyimpanan rahasia terjamin.3. sangat jarang orang menempatkan surat-surat penting yang dibutuhkan setiap waktu menggunakan tempat selain amplop karena bentuk amplop yang cukup efisien dan mudah dibawa kemana mana. divisi product development menentukan konsepnya. Tahap-Tahap Pengembangan Produk 1. 2. Untuk hal ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu : a. Dalam perkembangannya sekarang.4. Selain melakukan research.

Tools dan work equipment Berdasarkan konsep yang telah ditentukan. Selain itu juga perlu menentukan kelebihan apa saja yang dimilki produk tersebut dibandingkan dengan produk competitor yang berada di pasaran. Untuk thap ini dilakukan oleh divisi marketing dalam memperkenalkan produk baru tersebut kepada customer.Instruction book c.shape) sehingga produk tersebut dapat mempunyai nilai lebih. selain itu juga untuk menyesuaikan dengan tools dan work equipment.Production line . Proses produksi .Design (colour/shape) . 2.Ukuran 230x110 mm . 3. 4.Size / dimensi . Pengembangan Produk Amplop 1. tahap selanjutnya membuat product sample. Ukuran amplop . Menentukan product feature dan product benefit (added value) Sebelum tahap launching product dilakukan terlebih dahulu harus membuat desain produk (colour. Launching product Setelah tahap-tahap diatas selesai dilakukan launching product yang merupakan tahap terakhir.5. Melakukan test  Test lab Melakukan tes terhadap raw material dan chemical yang digunakan untuk proses produksi membuat suatu produk  Test user + questioner  Test produksi Untuk membuat suatu produk perlu dilakukan analisa proses produksi untuk mengetahui proses-proses yang diperlukan. Packaging .6 b. 5.

Proses Plong Proses pertama yang dilalui adalah proses plong. hal-hal .Packing dus berisi 5 pack .Packing box berisi 30 dus 4. dimana base paper HVS 80 gsm diplong sesuai bentuk matras dengan menggunakan mesin cutting. 95x52 mm .Polos untuk semua ukuran 3.Cover 80 gsm (Art Paper) . setelah lolos dari inspeksi akan dilanjutkan ke proses printing. Tinta yang digunakan untuk printing diperoleh dari unit colour kitchen.7 . Dalam proses printing ini juga dilakukkan proses inspeksi. Base paper yang telah diplong di inspeksi dengan memperhatikan kerapian dari hasil plong.Ukuran 110x70 mm 2.Ukuran 95x52 mm .0015 gsm (Poly Prophylen) .Air mail untuk ukuran 230x110 mm. proses selanjutnya adalah printing dengan menggunakan mesin printing amplop. Tipe Amplop .6.Ukuran 115x163 mm . 115x163 mm. 2.Plastik 0.Corrugate untuk box adalah single wall 2. Isi Amplop .Base paper HVS 80 gsm . Untuk sekali plong disesuaikan dengan ukuran base paper yang tersedia. Proses Pembuatan Amplop Tahap-tahap proses membuat amplop adalah sebagai berikut : 1. Raw material . Proses printing Setelah base paper dip long sesuai ukuranm yang diinginkan.Packing plastik berisi 20 lembar amplop .Dus 310 gsm (CDB) .

Cara mengelem pinggiran amplop tidak dikerjakan secara lembar demi lembar pada waktu memoles lemnya. dijajarkan berhimpitan menurut batas yang akan dilem. adalah dengan menyusun lembaran-lembaran amplop yang telah dilipat tadi dengan cara penyusunan menurun. Cara memoleskan kuas lem harus satu jalan. Proses Pelipatan dan Pengeleman Pada proses pelipatan dan pengeleman ini dikerjakan secara manual oleh pekerja. Setelah dipoles dengan kuas baru direkatkan menjadi bentuk amplop dan cara mengerjakannya satu per satu. Apabila kita akan membuat amplop yang jumlahnya banyak bagi kita perlu mengejar waktu. segera disusun kira-kira 10 atau 15 amplop lalu ditekan lagi lipatannya. dan amplop bagian atas juga harus menggunakan tutup penghalang lem. kondisi lem harus cair supaya rata dipoleskan. tinta dari printing jembret atau tidak. Untuk pengeleman pinggir amplop agar mendapat hasil yang lebih cepat dan praktis mengerjakannya. maksudnya agar cepat kering kena angin atau disusun pada rak khusus agar amplop cepat kering. Cara ini hanya untuk mengelem amplop surat pada bagian tutup bawahnya saja. Amplop yang telah di printing dilipat dan pada tepi diberi lem kemudian di rekatkan sehingga menjadi bentuk amplop. Cara menyimpan amplop yang baru dilem. Agar lebih jelas kita ulangi. kuas lem dipoleskan dari hadapan kita menuju ke arah luar. harus bertebaran. 3. bahwa setelah dilem susunan amplop yang berhimpitan tadi lalu ambil satu-satu kemudian dilipat dan direkatkan lemnya. Setiap jalur susunan amplop yang akan dipoles dengan lem sebanyak 15 atau 20 lembar amplop. Begitu lipatannya rapi lalu disusun dan dihitung . tidak boleh dibolak-balik berlawanan arah.8 yang perlu diperhatikan antara lain warna dari hasil printing. Waktu mengelem harus diberi alas kertas yang tidak terpakai. Setelah amplop-amplop kering. lalu ditekan lipatannya dengan tulang pelipat atau setelah disusun dan diband lalu dipres gunanya untuk menghilangkan udara yang berada didalam lipatan amplop. Jika printing tidak sesuai dengan standart yang ditentukan maka tidak akan diteruskan ke proses berikutnya.

. Agar diperoleh keseimbangan dalam mengerjakan setiap proses jumlah pekerja yang dibutuhkan berbeda-beda. Proses packing plastik Amplop yang telah dilipat dan dilem selanjutnya di packing kedalam plastik. Proses packing box Amplop telah di packing dus selanjutnya dimasukkan ke dalam box.9 sebanyak dalam jumlah tertentu dan diikat dengan kertas (diban) kemudian dipres siap untuk dikemas. proses untuk melipat amplop harus dikerjakan dengan pekerja yang banyak. Proses packing dus Setelah di packing plastik proses selanjutnya adalah packing dus. Jadi agar tercapainya keseimbangan. yaitu :  Untuk proses melipat dibutuhkan 3000 pekerja  Untuk proses packing plastik dibutuhkan 75 pekerja  Untuk proses packing dus amplop dibutuhkan 30 pekerja  Untuk proses packing box dibutuhkan 3 pekerja Pekerja yang dibutuhkan untuk proses melipat sangat banyak karena untuk menghasilkan 1 dus amplop membutuhkan 5 pack plastik sedangkan untuk menghasilkan 1 pack plastik membutuhkan 20 lembar amplop. proses packing plastik dan proses packing dus dikerjakan oleh pekerja wanita karena pekerjaan tersebut dibutuhkan ketelitian dan kerapian. 4.dimana terlebih dahulu dilalui proses merakit dus. proses ini dikerjakan secara manual oleh pekerja. proses ini dikerjakan secara manual oleh pekerja. Sedangkan untuk proses packing box dikerjakan oleh pekerja pria karena membutuhkan tenaga yang cukup besar. Pada proses melipat dan merekatkan amplop. 5. 6. Proses ini dikerjakan secara manual oleh pekerja.

00  Upah yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 box = Rp 62.00 dihitung berdasarkan rata-rata UMR untuk tahun 2005 sebesar Rp 578.000.10 2.00/bulan atau Rp 21.160.160.7.275. Packing dus  Kapasitas produksi per harinya dihitung berdasarkan packing dus = [( 7 jam kerja x 60 menit x 60 detik ) / 38 detik] x 30 pekerja = 19.00 x 3108 = Rp 62.000.620.200.00/hari. a.000.000.000.00/hari dan UMR untuk tahun 2006 sebesar Rp 655.250.00 b. Packing box  Kapasitas produksi per harinya dihitung berdasarkan packing box = [( 7 jam kerja x 60 menit x 60 detik ) / 104 detik] x 3 pekerja = 726 box  Upah yang perlu diberikan per harinya pada pekerja = Rp 20.00 Jika diasumsikan bahwa gaji pekerja per hari sebesar Rp 20. Analisa Biaya Upah Pekerja dan Waktu Pembuatan Amplop Dari hasil penentuan pekerja untuk setiap proses.000/726 box = Rp 85.00/bulan atau Rp 19. selanjutnya adalah melakukan perhitungan biaya dari upah pekerja dan produk yang dihasilkan per harinya :  Pekerja yang dibutuhkan untuk membuat amplop = 3000 pekerja melipat + 75 pekerja pack plastik + 30 oprator pack dus + 3 pekerja pack box = 3108 pekerja  Upah yang perlu diberikan per harinya pada pekerja = Rp 20.840.894 dus  Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan 1 dus = (wkt proses melipat x 100) + (wkt proses pack x5) + (wkt proses dus) = (38 x 100) + (18 x 5) + 38 = 3928 detik .00 x 3 = Rp 60.

000.000 pack = Rp 14.000.00 / 105.000. Melipat amplop  Kapasitas produksi per harinya dihitung berdasarkan lipat amplop = [( 7 jam kerja x 60 menit x 60 detik ) / 38 detik] x 3000 pekerja = 1.00 c.00  Upah yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 dus = Rp 600.000.473 lembar = Rp 30.00 .000.00 x 30 = Rp 600.000.00  Upah yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 lembar = Rp 60.00 / 1.500.000.000.500.000.00  Upah yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 pack = Rp 1.000.00 / 19.894 dus = Rp 30.000 pack  Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan 1 pack adalah 18 detik  Upah yang perlu diberikan per harinya pada pekerja = Rp 20.00 x 75 = Rp 1.989.989.00 x 3000 = Rp 60.473 pack  Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan 1 lembar 38 detik  Upah yang perlu diberikan per harinya pada pekerja = Rp 20.000.00 d.473 lembar = 99.11 = 66 menit  Upah yang perlu diberikan per harinya pada pekerja = Rp 20. Packing plastik  Kapasitas produksi per harinya dihitung berdasarkan packing plastik = [( 7 jam kerja x 60 menit x 60 detik ) / 18 detik] x 75 pekerja = 105.

8. Jenis-Jenis Amplop Yang Diproduksi  Amplop 230 x 110 mm  Amplop 115 x 163 mm  Amplop 95 x 152 mm  Amplop 110 x 70 mm  Amplop Air Mail 230 x 110 mm  Amplop Air Mail 115 x 163 mm  Amplop Air Mail 95 x 152 mm .12 2.

sedangkan untuk amplop air mail hanya ukuran 230 x 110 mm. 6. 115 x 163 mm. proses pelipatan dan pengeleman. Analisa biaya upah pekerja dan waktu pembuatan amplop dihitung dari kapasitas produksi per harinya. upah yang perlu diberikan per harinya. Pengembangan produk amplop meliputiUkuran amplop. upah yang dikeluarkan untuk menyelesaikan masing-masing pekerjaannya dan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan. Saran Melihat banyaknya pengangguran di Indonesia sebaiknya pemerintah maupun masyarakat berusaha untuk mengupayakan adanya pelatihan ketenaga kerjaan yang dapat mengembangkan skill para pengangguran sehingga tidak mengharapkan pekerjaan namun dapat membuka lapangan kerja. Jenis-jenis amplop yang diproduksi diantaranya amplop ukuran 230 x 110 mm. isi amplop dan raw material.2. 95 x 152 mm. 4. 115 x 163 mm. melakukan test. Tahap-tahap perkembangan produk yaitu market research. Simpulan 1. Proses pembuatan amplop terdiri atas proses plong. menentukan product feature dan product benefit (added value) dan launching product 3. proses packing dus dam proses packing box. Amplop adalah hasil keterampilan tangan manusia. menentukan konsep dan create product sample. sebagai pengaman dan sebagai tatakrama sopan santun 2. namun belum dapat mengembangkan 13 . 5.1. proses printing. Selain itu saat ini sudah cukup banyak pewirausaha. 3. proses packing plastik. 95 x 152 mm dan 110 x 70 mm. tipe Amplop.14 BAB III PENUTUP 3. Fungsinya sebagai tempat mengirim dan alat pelindung.

14 usaha menengah ke bawah agar masalah pengangguran di Indonesia dapat segera terkurangi kuantitasnya dan dapat memakmurkan kesejahteraan hidup masyarakat banyak. .

2010. (http://id. New York : McGraw-Hill Companies. Teknik Tata Cara Kerja.1996.1979. diakses 25 Maret 2010) DG. Manajemen Pemasaran : Analisis.org. Inc. Universitas Kristen Petra. Studi Gerak dan Waktu. diakses 13 Februari 2010) Sutalaksana. (Online). Sritomo. Jakarta : Prenhallido Niebel. Ril dan Emboss. (Online). Fakultas Teknologi Industri.ac.1997. X. Rohman. (Online). diakses 19 Februari 2010) Kotler. Melakukan Pekerjaan Pon. . Surabaya.DAFTAR PUSTAKA Anonim1. implementasi. Trans). Bandung : Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung Wignjosoebroto. (Hendra Teguh dan Ronny Antonius Rusli.wikipedia.petra.blogspot. Tjeng Eliyanti Permatasari. Amplop. Guna Widya.com. Philip. (http://nurrohman-dg. Benjamin. Motion and Time Study. W. Ergonomi. Anggawisastra dan Tjakraatmadja.1993.id. perencanaan.2006. (http://digilib. Setiawan. Skripsi : Analisa biaya dan pengukuran kerja pada produk amplop dan box file di PT. Jakarta : PT.2010.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->