Plasenta Previa

Ditulis oleh arifin Rabu, 19 Agustus 2009 08:54 -

Plasenta previa merupakan plasenta yang letaknya abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (ostium uteri internum). secara harfiah berarti plasenta yang implantasinya (nempelnya) tidak pada tempat yang seharusnya, yaitu dibagian atas rahim dan menajuhi jalan lahir. Cara deteksinya tentu saja dengan pemeriksaan USG. Jika ditemukan Plasenta Previa maka dilakukan pemantauan untuk melihat posisi plasentanya setiap bulan.Plasenta Previa merupakan penyebab utama perdarahan pada trimester ke III. Gejalanya berupa perdarahan tanpa rasa nyeri. Timbulnya perdarahan akibat perbedaan kecepatan pertumbuhan antara segmen atas rahim yang lebih cepat dibandingkan segmen bawah rahim yang lebih lambat. Hal ini mengakibatkan ada bagian plasenta yang terlepas dan mengeluarkan darah. Perdarahan ini akan lebih memicu perdarahan yang lebih banyak akibat darah yang keluar (melalui trombin) akan merangsang timbulnya kontraksi. Klasifikasi plasenta previa berdasarkan terabanya jaringan plasenta melalui pembukaan jalan lahir pada waktu tertentu  - Plasenta previa totalis : bila seluruh pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta. - Plasenta previa lateralis : bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta. - Plasenta previa marginalis : bila pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir. - Plasenta previa letak rendah : bila plasenta berada 3-4 cm diatas pinggir pembukaan jalan lahir.

  Ciri – ciri plasenta previa 1. Perdarahan tanpa nyeri 2. Perdarahan berulang 3. Warna perdarahan merah segar 4. Adanya anemia dan renjatan yang sesuai dengan keluarnya darah 5. Timbulnya perlahan-lahan 6. Waktu terjadinya saat hamil 7. His biasanya tidak ada 8. Rasa tidak tegang (biasa) saat palpasi 9. Denyut jantung janin ada 10. Teraba jaringan plasenta pada periksa dalam vagina 11. Penurunan kepala tidak masuk pintu atas panggul 12. Presentasi mungkin abnormal. ETIOLOGI Penyebab plasenta previa secara pasti sulit ditentukan, tetapi ada beberapafaktor yang

1/3

Umur kehamilan 37 minggu atau lebih. Tempat tinggal pasien dekat dengan rumah sakit (dapat menempuh 4. kehamilan ganda. 4. USG untuk menentukan letak plasenta. perjalanan selama 15 menit). Inspekulo : adanya darah dari ostium uteri eksternum. 1. Bila selama 3 hari tidak terjadi perdarahan setelah melakukan perawatan konservatif maka lakukan mobilisasi bertahap. Perdarahan banyak tanpa memandang usia kehamilan. 3. Bila timbul perdarahan segera bawa ke rumah sakit dan tidak boleh melakukan senggama. Anak mati Perawatan konservatif berupa : Istirahat. Perdarahan tidak ada atau tidak banyak (Hb masih dalam batas normal). pernah plasenta previa. 2. Memberikan hematinik dan spasmolitik unntuk mengatasi anemia. misalnya bekasoperasi rahim (bekas sesar atau operasi mioma). 2. Penatalaksanaan plasenta previa Konservatif bila : 1. Pasien dipulangkan bila tetap tidak ada perdarahan. Memberikan antibiotik bila ada indikasii. 19 Agustus 2009 08:54 - meningkatkan risiko terjadinya plasenta previa. Oleh karena itu cara ini hanya dilakukan diatas meja operasi. 3. 2. Anamnesis : adanya perdarahan per vaginam pada kehamilan lebih 20 minggu dan berlangsung tanpa sebab. Pemeriksaan USG. atau kelainan bawaan rahim. sering mengalami infeksirahim (radang panggul). Penanganan aktif berupa : 2/3 .Penanganan aktif bila : a. Bila letak kepala maka kepala belum masuk pintu atas panggul. dan hematokrit. Penentuan letak plasenta secara langsung dengan perabaan langsung melalui kanalis servikalis tetapi pemeriksaan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan perdarahan yang banyak. Diagnosis plasenta previa: 1.Plasenta Previa Ditulis oleh arifin Rabu. . Pemeriksaan luar : sering ditemukan kelainan letak. Kehamilan kurang 37 minggu. Hb. 5.

Presentase abnormal.Plasenta Previa Ditulis oleh arifin Rabu. Keadaan serviks tidak menguntungkan (belum matang).Persalinan per vaginam. lakukan seksio sesar. Indikasi melakukan seksio sesar : Plasenta previa totalis Perdarahan banyak tanpa henti.Persalinan per abdominal. Bila pada pemeriksaan dalam didapatkan : 1. 3/3 . Penderita disiapkan untuk pemeriksaan dalam di atas meja operasi (double set up) yakni dalam keadaan siap operasi. . Plasenta previa letak rendah 3. kepala sudah masuk pintu atas panggul dan tidak ada perdarahan atau hanya sedikit perdarahan maka lakukan amniotomi yang diikuti dengan drips oksitosin pada partus per vaginam bila gagal drips (sesuai dengan protap terminasi kehamilan). Bila terjadi perdarahan banyak. 19 Agustus 2009 08:54 - . Gawat janin Pada keadaan dimana tidak memungkinkan dilakukan seksio sesar maka lakukan pemasangan cunam Willet atau versi Braxton Hicks. Plasenta lateralis atau marginalis dimana janin mati dan serviks sudah matang. Panggul sempit. Plasenta previa marginalis 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful