P. 1
7 Penyebab Umum Kecelakaan

7 Penyebab Umum Kecelakaan

|Views: 258|Likes:
Published by Dedi Mulyadi

More info:

Published by: Dedi Mulyadi on Dec 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2014

pdf

text

original

Sections

7 Penyebab Umum Kecelakaan

Coba pertimbangkan statistik ini: 80 dari 100 kecelakaan dikarenakan oleh keselahan manusia yang mengakibatkan kecelakaan. Tidakan yang tidak aman menyebabkan 4 kali sama banyaknya kecelakaan dan cidera akibat kondisi yang tidak aman. Ada banyak alasan mengapa kecelakaan terjadi. Kebanyakan industi orang cenderung melihat sesuatu untuk disalahkan ketika terjadinya kecelakaan, karena lebih mudah dibandingkan mencari penyebab kecelakaan seperti daftar dibawah ini. Pertimbangkan penyebab kecelakaan yang dijelaskan. pernahkan Anda merasa bersalah terhadap tidakan atau perilaku berikut ini? Jika ya, Anda mungkin tidak mengalami cidera tetapi lain kali Anda mungkin tidak seberuntung sekarang. 1. Mengambil Jalan Pintas: Tiap hari kita mengambil keputusan dan berharap akan membuat pekerjaan lebih cepat dan lebih efisient. Tetapi apakah waktu yang mengamankan tiap resiko keselamatan Anda, atau apakah anggota yang lain? Jalan pintas menurunkan keselamatan ada dalam bekerja tetapi meningkatkan kemungkinan Anda cidera. 2. Percaya diri yang berlebih: percaya diri itu bagus. Terlalu percaya diri telalu bagus. ‗ini tidak pernah terjadi ke saya‖ perilaku seperti ini dapat menyebabkan prosedur, perkakas atau metode kerja yang tidak benar dalam pekerjaan Anda, Hal ini dapat menyebabkan Anda cidera. 3. Memulai tugas dengan instruksi yang tidak tuntas: Untuk melakukan pekerjaan dengan aman dan benar pertama kali Anda perlu informasi yang tuntas. Pernahkan Anda melihat seorang pekerja disuruh melakukan pekerjaan, hanya diberikan sebagian instruksi kerja? Jangan malu bertanya untuk dijelaskantentang prosedur kerja dan peringatan keselamatan. Hal ini tidaklah membuat Anda bodoh bertanya tentang hal ini tetapi Anda salah jika tidak bertanya. 4. Kerapian yang buruk: ketika klien, manajer, atau petugas keselamatan melewati area kerja Anda, kerapian adalah indikator yang akurat menilai perilaku seseorang tentang qualitas, produktifitas dan keselamatan. Kerapihan yang buru membuat berbagai tipe bahaya. Area yang rajin dirawat membuat standar untuk yang lain ikuti. kerapihan yang baik meliputi kebanggaan dan keselamatan. 5. Tidak memperdulikan prosedur keselamatan: Dengan senganja tidak memperdulikan prosedur keselamatan dapat membahayakan Anda dan rekan kerja Anda. Anda digaji untuk mengikuti kebijakan keselamatan perusahaan bukan membuat aturan Anda sendiri.

6. Ganguan mental dari pekerjaan: memiliki hari yang buru di rumah dan cemas dengan permasalahan dirumah ketika di tempat kerja adalah kombinasi yang berbahaya. Mental yang jatuh dapat membuat fokus anda buyar untuk mengikuti prosedur kerja aman. Anda juga dapat terganggu ketika anda sibuk bekerja dan teman anda lewat sambing berbicara ke adan saat Anda sedang melakukan pekerjaan. 7. Gagal merencanakan pekerjaan: Banyak pembicaraan hari ini tentang analisa bahaya kerja JSA adalah cara yang efektif untuk menemukan cara yang pintar untuk bekerja dengan aman dan efisien. Bekerja dengan tergesa-gesa saat memulai pekerjaa, atau tidak berfikir tentang proses kerja dapat menempatkan anda melakukan cara yang berbahaya. Lebih baik rencanakan pekerjaan anda kemudian bekerjalah sesuai recana tersebut.

“Lebih baik berhati-hati 100 kali dari pada sekali mati” Mark Twain

11 Cara Mengevaluasi Kesehatan Tempat Kerja
Posted on . Kesehatan kerja tidak kalah pentingnya dibandingkan keselamatan kerja. Oleh karena itu diperlukan evaluasi kesehatan tempat kerja. Untuk memulai suatu evaluasi perlu dilakukan beberapa tahapan berikut ini. 1. Buat Daftar bahaya yang ada di wilayah kerja yang akan di evaluasi Tahapan yang penting ini membantu membatasi besarnya tugas. Jika daftar sangat banyak, wilayah kerja harus dibatasi dan dibagi menjadi beberapa paket untuk lebih memudahkan. Perlu diputuskan apakah proses produksi lengkap yang akan dievaluasi atau satu bagian proses yang lebih sederhana. Jumlah masingmasing bahan secara sendiri-sendiri yang dipakai dalam suatu pekerjaan dapat pula menjadi faktor penentu. Perlu juga ditentukan volume penyimpanan serta pemakaian bahan 2. Penentuan bahan yang sebenamya dipakai Penentuan ini terbukti sangat berguna secara ekonomi. Banyak perusahaan yang mempunyai gudang dan lemari yang penuh dengan persediaan bahan kimia yang sebenamya tidak dipakai, namun belum dibuang. Ditemukan juga bahwa beberapa bagian di perusahaan menggunakan

bahan kimia yang berbeda untuk proses yang serupa. Rasionalisasi kebijakan pembelian diperlukan karena akan menimbulkan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Evaluasi pengendalian bahan yang membahayakan memberikan kesempatan untuk membuang bahan tua dari tempat kerja, yang mungkin sebagian lagi telah berada dalam keadaan tidak stabil. Sebagian lainnya disimpan dalam kaleng yang sudah rusak dan mungkin tak lama lagi menjadi ancaman gangguan kesehatan dan keselamatan. 3. Penentuan nama kimia sebenamya dan/atau nomor Chemical Abstracts Series (CAS) Kebanyakan bahan berada di tempat kerja dengan nama dagang dan nomor kode. Jika sifat beracun bahan dalam buku teks standar harus ditentukan, nama identifikasi secara tepat sangat diperlukan. Semua bahan kimia diberi nama yang unik oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) dan satu nomor unik yang dikenal dengan Chemical Abstracts Series number. 4. Dapatkan lembaran data dari pemasok Ada kewajiban pemasok berdasarkan bagian 6 dari Kesehatan dan Keselamatan dalam Undangundang Kerja (The Health and Safety at Work Act etc.) 1974 untuk memberikan informasi mengenai semua yang dipasok dan diperkuat dengan Undangundang Perlindungan Konsumen (Consumer Protection Act) 1987. Informasi ini diberikan oleh pemasok dalam bentuk lembaran data (lihat Lembaran Data Bahaya di halaman…). Kualitas informasi yang diberikan sangat beragam, yang baik memberikan semua informasi yang diperlukan untuk menilai toksisitas bahan, yang kurang balk memberikan informasi yang mengaburkan masalah dan kadang membahayakan. Dianjurkan untuk membuat surat standar untuk meminta informasi ini dan sangat dianjurkan untuk mengirimkan surat susulan jika yang pertama hilang. 5. Evaluasi lembaran data Akan sangat bijak untuk menilai keabsahan informasi yang tertuang dalam lembar data. Sebagai contoh, nama IUPAC bahan tersebut bila tidak dicantumkan, akan menyulitkan bila akan dicarikan informasi toksisitasnya. Selain itu, jika bahan tersebut merupakan campuran dari beberapa bahan seperti pelarut, tidak semua bahan dicantumkan di sana. Dapat dipahami jika pemasok tidak memberikan formulasi yang tepat mengenai campuran itu, karena mereka memiliki rahasia perdagangan. Namun, daftar isi bahan tanpa perbandingan yang semestinya seharusnya boleh dicantumkan, tanpa ada risiko terjadinya pemalsuan barang dagangannya. 6. Periksa data toksikologik yang diberikan dan tulis kembali lembaran data Begitu nama bahan diketahui, periksa apakah data toksikologik yang disajikan benar. Lakukan itu sebelum menulis ulang untuk mencocokkan cara penggunaan bahan itu dengan situasi yang sedang dinilai. Lembar data harus ditulis kembali atau disajikan sebagaimana saat bahan itu dipergunakan. Pemasok tidak diharapkan untuk mengetahui bagaimana bahan itu disimpan, diangkut atau dipergunakan di tempat kerja. Sebaliknya, para pekerja harus mengetahui itu semua. lni menjadi syarat peraturan 12 Pengendalian bahan yang membahayakan kesehatan.

7. Periksa semua tempat penanganan bahan Yang perlu diperiksa adalah bagaimana bahan itu dipakai, supaya modus pemajanannya diketahui dan risiko yang terjadi pada pekerja dapat diperkirakan. Pemakaian itu termasuk penyimpanan, pengangkutan ke tempat pengerjaan, diaduk ketika proses, dan dibuang setelah dipakai. Semua tahapan itu mengandung bahaya bagi mereka yang mengerjakan. Dengan cara ini apakah pemajanan melalui kulit atau inhalasi — dua modus pemajanan yang paling sering — dapat ditetapkan. Pada saat yang bersamaan pengamatan di tempat kerja dapat dilakukan. Bagaimana kegiatan makan, minum, dan merokok di tempat kerja, yang kesemuanya itu merupakan sumber ingesti bahan beracun. 8. Lewat inhalasi — periksa monitoring udara Bila bahan berdebu atau mudah menguap, atau ditaruh dalam kaleng sehingga permukaannya mudah menguap, inhalasi merupakan cara masuk ke dalam tubuh. Dalam hal ini perlu pemeriksaan kadar bahan di udara di sekitar wilayah pernapasan pekerja dan membandingkan hasil itu dengan standar yang sudah dipublikasikan. Survei higiene kerja perlu direncanakan. 9. Lewat kulit Pengamatan cara pemakaian bahan dapat menjelaskan apakah terjadi kontak kulit atau tidak. Bila cairan dituangkan dari satu tempat ke tempat lainnya, meskipun sudah menggunakan mesin, cipratan bisa saja terjadi sehingga setiap permukaan yang terbuka dapat menyebabkan kontak yang tidak disengaja. Penggunaan bahan basah dengan tangan yang tidak terlindung, jelas merupakan sumber pemajanan. Tidak ada cara untuk mengukur derajat pemajanan, namun dengan mata telanjang dengan mengetahui potensi bahaya bahan seseorang akan dapat menilai bahaya itu. 10. Periksa metode pengendalian Keberhasilan upaya pengendalian harus dievaluasi. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat dilakukan melalui pengamatan, sementara beberapa kasus lainnya memerlukan pengukuran ilmiah. Jika bahan di udara yang akan dikendalikan, pemeriksaan yang paling tepat ialah pengukuran kadar bahan di wilayah pernapasan pekerja. Bila kadar berada di bawah batas pemajanan maksimum yang berlaku atau di bawah standar pemajanan kerja, pengendalian sudah memadai. Cara pengendalian yang sesuai, termasuk upaya mengamati prosedur kerja dan kualitas supervisi, harus dapat dinilai sebagai memuaskan terlebih dulu sebeturn menyatakan, bahwa proses bebas dari risiko. 11. Penerapan perbaikan-perbaikan sebelum evaluasi akhir Jika hasil prosedur penilaian pendahuluan ini menunjukkan ada kekeliruan, keadaan itu harus cepat dibenahi sebelum dilakukan penilaian akhir. Bila perbaikan menunjukkan perlu waktu sebelum dapat diimplementasikan, perlu dibuat penilaian internal dulu dengan pemikiran akan dilakukan penilaian ulang di kemudian hari.

Apa Ada Alasan Tidak Bekerja Aman?
Posted on . Apa Ada Alasan tidak bekerja aman? setiap hari kita dihadapkan denga pertanyaan seperti ini. Banyak tengat waktu dan orang mecari cara agar menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat sehingga mereka mengambil jalan pintas. Semua tekanan yang kita hadapi setiap hari cobalah kita bertanya pada diri sendiri dengan pertanyaan ini: ‖ Apakah ada alasan tidak bekerja dengan aman?‖ Kadang kita mau berkata, ‖ Mungkin kali ini saja saya melakukannya jadi saya akan melakukannya sekali saja‖. Sayangnya, mungkin saja waktu itulah kita mencoba mengambil jalan pintas tetapi kita mengalami cidera yang sangat buruk. Ada contoh nyata kecelakaan yang terjadi pada mesin yang tidak jauh dari workshop kami. Aturan yang ada di workshop itu adalah dilarang berlari di dalam workshop. seorang tukang penggeragaji sedang menyelesaikan potongan kayu terakhir dan truk penjemput orderan sedang menunggu muatan terakhir. Ketika potongan kayu sudah selesai, tukang potong kayu tersebut mengambil bagian yg telah dipotong dan lari menuju truk pengangkut. Saat itu jam 2:30 sore dan matahari pada posisi yang sempurna membuat tukang potong kayu tersebut silau saat berada di posisi sinar matahari tersebut. Ia terus bergerak cepat mengarah area pengangkutan. Ia perhatikan ada sebuah forklift yang diparkir tetapi forklift teresbut tidak berada pada area parkir yang ditentukan dan hal itu bukanlah masalah ia fikir. Forklift terebut tidak pada posisi parkir yang normal dan seseorang meninggalkan garpu forklift ke tanah sementara mereka pergi mengatur pallet yang akan mereka angkut. Kaki tukang potong kayu tersebut terjepit di bawah garpu. Kakinya terjepit antara garpu dan lantai. Ia menderita hampir semua bagian ligamennya dan ototnya sobek dan tulangnya retak. Angkel nya perlu di operasi untuk diperbaiki dan diragukan ia tidak akan pernah kembali bekerja seperti pekerjaannya sebelumnya. Jika Anda bertanya ke orang ini jika ia membiarkan tidak bekerja dengan aman ia akan menjawab bahwa ia mencoba untuk mengesankan kustomer. Jika anda bertanya ke dia apa itu penting, maka jawabannya sudah jelas. Apakah tukang potong kayu tersebut mengetahui aturan dilarang lari di workshop? Anda yakin ia telah mengetahuinya. Dengan berlari di dalam workshop ia tidak memiliki waktu untuk mencegah bahaya yang tak terlihat dan cidera yang serius. Kebanyakan cidera industri yang diakibatkan dari orang melakukan sesuatu yang mereka ketahui bahwa itu salah. Kita bisa berfikir bahwa aturan dapat dilanggar hanya kali ini. Bagaiamana pun, alasan kebanyakan aturan keselamatan perusahaan dan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja sudah tersedia karena seseorang mengalami cidera yang serius atau terbunuh karena tidak mengikuti praktek kerja aman. Jika Anda fikir apa yang akan anda lakukan adalah tidak aman, berhentilah dan fikirikan lagi.

Sekarang anda sudah membaca cerita di atas dan apakah adal alasan tidak bekerja dengan aman?

Categorized | Keselamatan

Apa itu Zero Accident atau Kecelakaan Nol ?
Posted on .

Ada pembaca artikelK3.com yang bertanya tentang apa itu Zero Accident atau Kecelakaan Nol. Dari kata tersebut dapat disimpulkan dengan senderhana bahwa zero accident berarti tidak ada lagi kecelakaan di lokasi kerja kita baik itu yang bersifat cidera memerlukan pertolongan pertama atau P3K hingga mengakibatkan Fatality atau kematian. Tentunya untuk menciptakan lingkungan kerja yang zero accident ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini perlu proses yang bukan sehari atau 10 tahun, tetapi dibutuhkan proses yang terus menerus. Kita ketahui kebanyakan kecelakaan terjadi karena adanya faktor manusia sehingga dibutuhkan pendidikan atau pemahaman tentang keselamatan kerja yang terus menerus. Oleh karena itulah kita perlu Kampanyekan Zero Accident atau Kecelakaan Nol. Kampanye Kecelakaan Nol merupakan salah satu metode untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error). Sehingga dengan menerapkan metode ini diharapkan dapat memperbaiki atau bahkan meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di stasiun kereta api di Indonesia. Metode ini secara konkret dikembangkan di tempat kerja dengan menerapkan prinsip menghargai manusia, yaitu latihan antisipasi keselamatan serta menunjuk dan menyebutkan. Aktivitas menghadapi bahaya merupakan kegiatan yang dilakukan dengan bergabung dan dijadikan satu dalam aktivitas disebut aktivitas prediksi bahaya. Dasar dan inti dari kampanye ini adalah antisipasi keselamatan dan kesehatan dengan keikutsertaan semua orang agar tidak ada seorang pun mengalami cedera di tempat kerja. Kampanye kecelakaan nol bukan hanya sebatas prinsip ―menghargai manusia‖. Melainkan, kampanye ini merupakan ―metode‖ untuk mewujudkan prinsip tersebut dan mengembangkannya secara nyata serta ―penerapan‖ untuk melaksanakan metode itu di lapangan. Kampanye kecelakaan nol adalah

kampanye yang mendukung trinitas dari prinsip, metode dan praktek. Bila salah satunya ditiadakan, kampanye kecelakaan nol ini tidak dapat dilakukan. Kampanye kecelakaan nol terdiri dari 3 prinsip yaitu ―nol‖, ―antisipasi‖ dan ―partisipasi‖. Hal ini disebut 3 prinsip citra dasar. a. Prinsip nol Yang dimaksud dengan ―nol‖ adalah prinsip untuk melenyapkan semua kecelakaan sampai nol, termasuk kecelakaan kerja, penyakit yang terdapat dari pekerjaan dan kecelakaan lalu lintas, dengan menemukan, memahami dan memecahkan bahaya (masalah) yang tersembunyi di dalam kehidupan sehari- hari setiap orang atau tersembunyi di tempat kerja dan pekerjaan. b. Prinsip antisipasi Yang dimaksud dengan ―antisipasi‖ adalah mencegah munculnya kecelakaan sebelum beraktivitas, dengan menemukan, memahami dan memecahkan bahaya (masalah) yang tersembunyi di dalam kehidupan sehari- harinya serta tentu saja bahaya yang tersembunyi di tempat kerja dan pekerjaan, dan untuk menciptakan tempat kerja yang lebih ceria, jumlah kecelakaan dan penyakit nol. c. Prinsip partisipasi Yang dimaksud dengan ―partisipasi‖ adalah mempraktekkan aktivitas memecahkan masalah dengan semangat dari inisiatif sendiri diposisi dan tempat kerja masing-masing dengan keterpaduan dan kerjasama pimpinan, manajer, staf, dan pegawai, untuk menemukan, memahami dan memecahkan bahaya (masalah) yang tersembunyi di tempat kerja dan pekerjaan. Ada 3 pilar utama yang penting untuk melaksanakan kampanye kecelakaan nol yaitu ―sikap manajemen pimpinan‖, ―penyempurnaan pembentukan line kerja‖, dan ―pengaktivan kegiatan dari inisiatif sendiri di tempat kerja‖. Ketiga pilar utama ini saling berhubungan dan mendukung untuk mengembangkan kampanye kecelakaan nol. a. Sikap manajemen pimpinan Patroli keselamatan bermula dari sikap manajemen dari pimpinan yang ketat menjaga supaya kecelakaan dan penyakit nol. Kampanye dimulai dari keputusan pimpinan untuk menghargai manusia, yaitu ―setiap orang yang bekerja adalah orang penting‖ dan ―tidak membiarkan satu orang pun cedera‖. b. Penempurnaan pembentukan di line kerja Untuk menjalankan patroli keselamatan, manajer/pengawas (line) harus mempraktekkan sendiri dan memberi teladan patroli keselamatan waktu bekerja. Hal ini disebut patroli keselamatan dibentukkan sebagai line.

c. Pengaktifan kegiatan dari inisiatif sendiri di tempat kerja Human error menyertai di sebagian besar kecelakaan kerja. Harus disadari bahwa keberadaan diri tidak dapat digantikan, lalu keselamatan dan kesehatan harus ditekankan sebagai masalah interpersonal dengan rekan sekerja. Bila semua orang tidak menerapkan ―ayo lakukan‖, ―ayo begini‖ ―saya tidak akan cedera‖, ―saya tidak membiarkan rekan mengalami cedera‖, maka keselamatan tempat kerja juga tidak dapat dijaga. Dengan keikutsertaan dari pihak karyawan dan perusahan dalam kampanye Zero Accident atau Kecelakaan Nol ini, diharapkan terciptanya suatu budaya keselamatan dan keselahatan kerja di tempat kerja kita sehingga lingkungan kerja kecelakaan Nol dapat terwujud.

Categorized | Kesehatan, Keselamatan, Problem Solving, Topik Toolbox Talk

Area Berbahaya di Kantor
Posted on . Jika dibandingkan dengan lingkungan kerja indjustri, kelihatannya kantor adalah tempat yang paling aman untuk bekerja. namun banyak kecelakaan dan cidera serius terjadi di kantor. Terpeleset, tersandung dan terjatuh adalah salah satu penyebab umum cidera di tempat kerja. Hal ini sebenarnya dapat terjadi dimana saja baik itu di area produksi atau di dalam kantor. Pekerja kantoran cidera karena jatuhm kebakaran dan tersengat listrik. Mereka mengalami terpotong dan lebab dari peralatan kantor dan furnitur. mereka membuat cidera jangka panjang dari pekerjaan ang berulang ulang seperti mengetik. Sepanjang anda menjalankan hari anda, gunakan praktek kerja aman ini:

   

Amati penghalang yang dapat menyebabkan kecelakaan tersandung. Kawat dan kabel tidak boleh diletakkan pada area melindatang dimana orang lalulalang. Bahkan kabel yang menuju sumber listrik yand diletakkan disebelah tempat kerja dapat menyandung orang yang naik nari meja. Material harus disimpan di area penyimpanan yang telah ditentukan tidak di dalam kotak di lantai Tas kerja, tas tangan dan item personal lainnya harus disimpan dimana tidak menimpa orang Laci meja dan lemari harus tetap tertutup Bersihkan tumpahan seperti kopi atau air sesegera ungkin. Jika tumpahan tidak dapat dikendalikan dengan segera, pasang barikade dan rambu peringatan untukk memperingatkan. Lantai yang basah karena pengepelan juga harus diberi tanda untuk memperingatkan orang lain yang lewat. Simpan file yang ada di lemari dari bawah ke atas. Kecelakaan serius pernah terjadi ketika lemari file yang berat jatuh menimpa pekerja.

 

 

Gunakan teknik pengangkatan yang aman. Kita mudah mengalami cidera punggung di kantor sama juga di gudang. mengambil benda berat, jongkoklah di sampingnya. Gunakan kekuatan kaki, jangan menggunakan punggung anda saat berdiri. Tekuk kaki anda buka punggung anda. Simpan benda tajam seperti gunting, pemotong kertas dan pembuka kertas terpisah dari bendalainnya untuk mencegah luka teriris dan tertusuk. Selalu waspada terhadap bahaya listrik, yang dapat menyebabkan kebakaran dan tersetrum. Periksa kabel atau colokan yang rusak. perbaikan listrik harus dilakukan oleh orang yang berkompeten. jangan melebihi muatan listrik. Sambungan kabel hanya digunakan untuk sementara, jadi pastikan area terpasang kabel dengan cukup untuk semua perlatan elektronik seperti komputer, mesin fotokopu dan printer. Panel listrik yang sering turun pertanda sirkuit listrik kelebihan beban. jangan mengugnakan kursi yang diletakkan di atas meja untuk menjangkau tempat yang tinggi. Ambillah tangga yang tepat. Cidera nyeri yang berulang meningkat di kantor. Ketika melakukan pekerjaan seperti mengetik di komputer, jaga tangan dan pergelangan tangan anda lurus dan relex. Sesering mungkin beralih ke pekerjaan lain untuk mengistirahatkan tangan Anda.

Categorized | Keselamatan, Topik Toolbox Talk

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Bahaya?
Posted on . Jika anda ingin membuat tempat kerja yang aman anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana mengenali bahaya yang ada. Pengenalan bahaya sesuai dengan keseluruhan program penanganan keselamatan sebagai satu metode mengurangi resiko cedera dan kerusakan peralatan. Ada beberapa type bahaya didalam dan disekitar tempat kerja. Beberapa telah diperbaiki, lainnya nyata/ jelas dan beberapa tersembunyi dan berkembang. Kita perlu mengenali semua type bahaya tersebut dan mengambil langkah langkah yang tepat guna mengurangi resiko atau, jika mungkin dapat menyisihkan bahaya tersebut. Diskusi kita hari ini adalah:
    

resiko dan bahaya Jenis-jenis bahaya kategori bahaya penilaian resiko cara terbaik mengatasi bahaya

Dalam istilah istilah yang sederhana

sebuah bahaya adalah titik temu kita dapat mengenali bahaya sebagaimana ―sebuah kondisi atau situasi yang secara berkelanjutan didalam lingkungan kerja yang dapat mengakibatkan cedera fisik, luka luka dan/ kerusakan‖ resiko terkait dengan meningkatnya sebuah bahaya dan didefinisikan sebagai ―kemungkinan adanya cedera atau terjadinya kerugian dari bahaya.

Jenis-jenis bahaya
Ada beberapa tiga tipe bahaya – terlihat, tersembunyi dan berkembang. Bahaya terlihat adalah jelas/ nyata dapat dilihat dan diidentifikasi dengan dilakukannya inspeksi. contoh bahaya terlihat, yaitu:
   

tidak adanya kebersihan tidak menggunakan petunjuk pemakaian mesin tangga patah / rusak gelap/ tidak adanya penerangan dan

Bahaya tersembunyi tidak dapat dilihat tanpa perhatian yang teliti. Contohnya, inspeksi rantai memerlukan pengetahuan khusus untuk mengetahui bahaya bahaya. Dalam beberapa definisi pemakaian checklist yang baik akan menghasilkan inspeksi yang tidak cukup nyata / jelas. contoh bahaya bahaya tersembunyi adalah: racun, gas gas zat karbon. uap air didalam tempat terbatas. emisi dari sumber radioaktif Bahaya berkembang adalah tipe bahaya yang mana jika tidak diperbaiki dapat menjadi lebih buruk. Bahaya berkembang ini juga dapat menjadi bahaya yang tersembunyi. beberapa contoh bahaya berkembang yaitu:
    

bangunan dan struktur kerusakan berhubungan dengan getaran atau kelembaban kondisi komponen komponen baja dan korosi. terungkapnya bising secara tiba tiba yang mana diatas batas petunjuk pemakaian yang tidak umum dan cabikan pada bagian kritis mesin mesin, plant dan peralatan, serta detonator dari radiasi ultra-violet atau reaksi bahan kimia

anda mungkin berpikir bahwa inspeksi yang anda lakukan telah efektif karena adan telah membuat daftar bahaya bahaya terlihat yang bisa anda perbaiki, tapi anda mungkin juga telah melewatkan bagian bahaya yang tersembunyi atau bagian bahay`a berkembang. Kita dapat menunjukkan bagaimana hal ini dapat terjadi dengan menggunakan portable listrik bor sebagaimana contoh.

kita dapat melihat:
  

keretakan bungkus sebelah luar. keretakan atau kerusakan tenaga panas kawat isolasi steker pengencang pin bengkok

ada potensi bahaya lain yang dapat tidak terdeteksi./ diketahui jika bor tidak diperiksa lebih teliti. double isolasi pada peralatan di lakukan agar bagian dalam listrik terisolasi secara fisik / keseluruhan dan listrik dari bungkus sebelah luar. partikel partikel yang kotor dan masalah masalah lain yang ditimbulkan dari luar penegeboran bisa masuk ke bagian luar bungkus melalui lubang pendingin dan yang terletak diantara dua kerangka saat ini terjadi, isolasi double yang tidak akan longgar lagi. Hentikkan inspeksi pembungkusan dan pendinginan lubang yang dapat menampakkan tumpukkan material jika anda ragu, lakukan pemeriksaan bor yang terakhir diperbaiki atau telah diperbaiki guna menghilangkan potensi bahaya. Ini merupakan contoh bahaya berkembang.

Kategori bahaya
Untuk membantu anda mengenali bahaya, ada enam kategori umum bahaya yaitu;
     

secara pisik (bising, getaran, temperature) zat kimia (bocornya cyanide, zat asam, soda bahan yang berbau tajam, timah) ergonomic (pemindahan area kerja, rancangan alat, pemindahan alata alat). radiasi (bocornya ultraviolet dari matahari atau penggilasan, infra- merah dari proses pengeringan atau secara biologis (virus virus, bakteri, parasit), dan secara pisikologi (beban kerja, pengaturan pergantian, kondisi kondisi dan bahaya yang ada ditempat kerja).

Dalam kategori umum ini akan jelas terlihat, mana bahaya tersembunyi dan mana bahaya berkembang. inspeks harus dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengetahui tipe tipe kategori bahaya dengan benar .

Penilaian Resiko
saat kita telah mengenali bahaya, kita perlu menilaii kemungkinan penyebab cedera, kerusakan, dan kerugian kerugian tersebut. mengenali bahaya hanyalah bagian dari tugas. Sebagaimana bahaya dikenali untuk menilai batas kritis resiko. resiko terkait dengan membukanya sebuah bahaya dan didefinisi sebagai ―kemungkinan dari semua penyebab cedera atau kerugian yang terjadi akibat bahaya‖ kita perlu menganalisa kemungkinan konsekuensi bahaya dan kemungkinan bahaya yang yang menyebabkan cedera, kerusakan dan kerugian. Dengan melakukan ini, kita bisa mengetahui sesuatu yang perlu segera diperbaiki dan direncakan pada langkah selanjutnya. sebuah resiko yang meningkat dapat diberikan untuk tiap tiap dasar kemungkinan, terbukanya frekuensi (sesring apapun) dan kemungkinan konsekuensinya. ada tiga kategori umum resiko, resiko bahaya tinggi, resiko bahaya sedang, dan resiko bahaya rendah. beberapa contoh resiko tinggi dapat mengakibatkan:
   

kematian kelumpuhan yang berkepanjangan. hilangnya salah satu anggota tubuh, atau kerugian pencaharian struktur yang luas, peralatan atau bahan bahannya.

beberapa contoh resiko sedang dapat mengakibatkan:
 

cedera serius atau luka luka pada anggota tubuh yang dapat menyebabkan kelumpuhan yang berkepanjangan. kerusakan peralatan yang cukup parah tapi kurang parah daripada bahaya resiko tinggi.

beberapa contoh resiko rendah dapat mengakibatkan:
 

kelumpuhan cedera atau luka luka kecil ketidak putusannya kerusakan peralatan.

anda memerlukan sebuah pendapat tentang sesuatu yang mungkin akan terjadi. Anda perlu mempertimbangkan sesering apa seseorang dapat tertimpa bahaya dan akibat kerugian atau cedera yang disebabkan bahaya tersebut. Perusahaan anda harus memiliki Analisa Standar Resiko. Jika demikian, jelaskan bagaimana manager, supervisor atau wakil keselamatan mampu membantu melaksanakan penilaian. TANYAKAN JIKA ANDA RAGU,

Mengatasi Bahaya
setelah mengenali bahaya, mengatasi atau menempatkan bahay tersebut dengan mengurangi resiko atau tekanan cara penyelesaian harus di pilih dan digunakan untuk tiap tiap bahaya Hal yang paling penting adalah memilih cara latihan yang efektif . ada lima metode utama mengatasi bahaya Lima metode pengawasan yaitu:
    

Eliminasi Penggantian Engineering (Rekayasa) Kontrol Administrasi Alat Pelindung Diri

Eliminasi dan penggantian berarti meniadakan bahaya secara bersamaan. Rekayasa berarti mengisolasi, menutup dan memasukkan bahaya Kontrol administrasi adalah sesuatu seperti halnya pengisolasian dan penguncian Alat Pelindung Diri harus dilihat sebagai ―tanda akhir perlawanan‖ mengatasi situasi bahaya. Hal ini harus dipertimbangkan jika semua metode tidak dapat dijalankan. Alat Pelindung Diri ini sering dihubungkan dengan prosedur kerja yang aman. Hal ini umum digunakan dalam beberapa metode/ cara bersamaan untuk mengatasi dan menghilangkan bahaya bahaya yang ada. kita dapat:
       

Membersihkan tempat kerja setelah selesai bekerja Menempatkan dan menumpuk barang dengan benar Pasang tanda atau rambu peringatan bahaya Barikade area kerja jika terdapat bahaya sementara (seperti aktifitas pengelasan atau penggalian) pastikan semua pelindung berada ditempatnya operasikan peralatan dengan benar ikuti syarat syarat prosedur kerja yang aman tidak lari dari bahaya – perbaiki atau laporkan hal tersebut.

Kesimpulan
Selama ini kita telah mendiskusikan bagaimaan cara:
   

Mengenali tipe bahaya yang berbeda Kategori bahaya Menilai resiko resiko bahaya Eliminasi/ menghilangkan bahaya bahaya

Bahaya kebakaran terjadi apabila tiga unsur menjadi satu. unsur -unsur tersebut adalah zat asam, bahan udah terbakar dan panas. Tanpa oksigen , pembakaran tidak dapat erjadi, tanpa bahan yang mudah terbakar takmungkin terjadi kebakaran, dan tanpa panas juga kebakaran tak akan timbul. Peristiwa terbakar adalah suatu reaksi yang hebat dari zat yang mudah terbakar dengan zat asa. Reaksi kimia yang terjadi bersifat mengeluarkan panas. Pada beberapa zat, reaksi terseubt mungkin terjadi pada suhu udara biasa. namun pada umumnya reaksi tersebut sangat lambat dan panas yang ditimbulkan hilang ke sekeliling. Mula-mula jumlah panas yang ditimbulkan adalah kecil dan hanya sedikit lebih banyak lagi dihasilkan. Suhu yang naik di atas titik bakar berakibat terjadinya kebakaran. Agar terjadi nyala api, zat harus memberikan uap atau gas yang dapat terbakar. Jika hal ini tidak terjadi, pembakaran berlangsung tanpa nyala api. Bahaya – bahaya kebakaran yang umum terjadi adalaha sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Merokok. Zat cair yang mudah terbakar. Nyala api terbuka. Housekeeping yang buruk Mesin-mesin yang tak terawat dan menjari panas. Kabel-kabel listrik. Kelistrikan statis. Alat-alat las.

Beberapa industri seperti industri kimia, minyak bumi dan cat sangat rawan dipandang dari sudut kebakaran. Mulai saat ini berhati-hatilah dalam menggunakan pemanas air dan pemanas ruangan, generator portable, perapian, dan arang yang dibakar di rumah atau ruangan tertutup lainnya di sekikart Anda. Kenapa harus berhati-hati? Seorang artis Adesagi dan Temannya Rendi di temukan tak bernyawa tanpa busana di kamar mandi rumah teman mereka, tepatnya di belakang Gedung Sate Bandung pada tanggal 1 Januari 2012. Menurut informasi, mereka meninggal dikarenakan menghirup gas karbon monoksida.

Apa itu karbon monoksida? Karbon monoksida (CO) adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau. Gas beracun ini berasal dari pembakaran tak sempurna, seperti batu bara, kayu, arang, minyak, minyak tanah, propana, dan gas alam. Bagaimana gas karbon monoksida bisa membunuh manusia? Karena sifat CO tidak berbau dan tak berwarna, sulit mendeteksinya dengan indra manusia. Kita pun masih sulit membedakan korban keracunan gas karena gejalanya mirip flu. Gejala keracunan CO antara lain sakit kepala, kelelahan, sesak napas, mual, pusing. Pada tingkat yang lebih parah, keracunan CO bisa menyebabkan muntah, kegilaan, kehilangan koordinasi otot, sampai mati.

Bagaimana mencegah keracunan gas karbon monoksida atau CO ? Berikut adalah beberapa cara yang bisa diperhatikan :
1. Pastikan peralatan dipasang dan dioperasikan sesuai dengan instruksi pabrik. Kebanyakan peralatan harus dipasang orang yang profesional. Kalau memiliki pemanas, rajin-rajinlah memeriksa dan servis setiap tahun. 2. Jangan mengoperasikan generator portabel atau mesin dengan bahan bakar bensin dalam ruang tertutup. 3. Pasang alarm CO yang memenuhi persyaratan standar keselamatan. 4. Jangan pernah membakar arang di ruang tertutup. Waspada pembakaran tak sempurna dari kompor gas. 5. Jangan pernah meninggalkan mobil hidup di garasi meski pintu garasi terbuka.

6. Buatlah ventilasi yang cukup konsultasikan dengan ahli.

untuk sirkulasi

udara

di

rumah

serta

Yang paling utama adalah kehati-hatian dan jangan lupa untuk selalu memeriksakan semua peralatan sesuai yang di sebutkan di atas. Consumer Product Safety Commission Amerika Serikat mencatat 170 orang meninggal dunia dalam setahun garagara keracunan gas karbon monoksida. Ini menandakan bahwa gas karbon monoksida memang sangat berbahaya. Home » Keselamatan » Gangguan Bahan yang Mudah Terbakar

Categorized | Keselamatan, Topik Toolbox Talk

Gangguan Bahan yang Mudah Terbakar
Posted on . Bahan yang mudah terbakar biasanya bahan kimia. Bahan kimia tersebut berupa cairan (seperti minyak) dan gas yang menyala, mengeluarkan uap, atau bahkan meledak dalam kondisi yang kelihatannya aman. Lindungi diri anda dari hal-hal mendadak yang tidak terduga. Baca lembaran ini dengan cermat. Periksalah etiket tempat menyimpan barang (container) dan Lembaran Data Keselamatan Bahan (MSDSs) untuk tata cara keselamatan. Sifat Mudah Terbakar Gas dan cairan yang mudah terbakar akan menyala apabila mendekati suhu ruangan, apabila berada dekat percikan api, lidah api, atau bahkan listrik statis. Banyak diantaranya cepat menguap. Bahan itu disebut ―rentan‖ Bahan-bahan yang terbakar dapat juga meledak. MSDSsnya dapat memberitahu anda kapan : cari batas ledakan diatas dan dibawah. Beberapa bahan kimia begitu mudah meledak sehingga mereka dengan mudah menyala bila terkena udara. Bahan-bahan ini dinamakan ―pyrophoric‖(―Pyro‖ berarti ―api‖, ―phoric‖ berarti ―pembawa‖). Pertahanan Terbaik Anda Pertahanan terbaik anda melawan bahan yang mudah terbakar adalah mengutamakan keselamatan. Jangan mengambil jalan pintas atau risiko yang tidak perlu disekitar bahan-bahan kimia ini. MSDSs akan memberitahu anda bagaimana menghindarkan kondisi atau bahan kimia lain yang dapat menyebabkannya meledak atau terbakar. Tanyakan pengawas anda jika anda punya pertanyaan-pertanyaan. 9 Cara untuk Tetap Aman 1. Letakkan bahan-bahan yang mudah terbakar jauh dari api dan percikan api. Jangan merokok, memotong atau melakukan pengelasan disekitarnya.

2. Letakkan bahan-bahan yang mudah terbakar dan mudah bereaksi berjauhan satu sama lainnya. Bahan yang mudah bereaksi adalah bahan kimia yang sangat mudah meledak, terbakar atau mengeluarkan uap berbahaya. 3. Ketahuilah lokasi alat pemadam api yang cocok untuk bahan kimia yang anda gunakan. Pemadam api yang salah dapat memperluas kebakaran. 4. Pakailah Alat Pelindung Diri yang tepat (PPE) untuk bekerja. Pastikan alat tersebut sesuai. 5. Bekerjalah dalam daerah dengan ventilasi yang baik. Gunakan kipas-kipas angin, tutup kepala dan sistem ventilasi yang tersedia. 6. Periksalah untuk mengetahui bahwa semua tempat menyimpan barang diberi etiket. Mereka harus dalam kondisi baik. Periksalah tutup-tutup, tabir-tabir, katup-katup, segelsegel dan tempat-tempat menyimpan barang untuk menghindari kebocoran. Ganti atau buanglah tempat-tempat penyimpanan barang dan bagian-bagiannya apabila rusak. 7. Jangan campur bahan-bahan yang mudah terbakar dengan bahan kimia lainnya kecuali apabila anda telah diperintahkan dan hal itu aman untuk dilakukan. 8. Gunakan kawat arde dan pengikat untuk mencegah listrik statis yang berbahaya sewaktu anda memindahkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari satu tempat ke tempat lainnya. 9. Berikanlah perhatian khusus untuk secara tepat menangani, menyimpan dan membuang bahan-bahan yang mudah terbakar. Perhatikan dan Lindungi Setiap bahan yang mudah terbakar bereaksi berbeda-beda terhadap lingkungannya. Perhatikan bahan-bahan kimia ini dan ikuti tata-cara yang aman. Anda harus melindungi diri anda dan yang lain dalam tempat kerja anda dari kebakaran dan ledakan yang tidak diingini. Home » Keselamatan » Housekeeping

Categorized | Keselamatan, Topik Toolbox Talk

Housekeeping
Posted on . Banyak diantara kita dapat mangamati daerah kerja tertentu dan mengetahui dengan jelas bagaimana pekerja-pekerja didaerah itu bersikap terhadap keselamatan. Housekeeping selalu mempunyai kisah tersebut. Para pekerja atau para mandor mereka yang bersungguh-sungguh atas keselamatan, menjaga daerah kerja mereka bersih dan terawat karena mereka memahami bahwa ini terbukti merupakan cara mencegah kecelakaan. Housekeeping yang baik memberikan banyak manfaat termasuk pengurangan kecelakaan, efisiensi kerja yang lebih baik, moral pekerja yang meningkat, dan risiko kebakaran yang lebih rendah sebagai akibat timbunan sampah. Dengan semua manfaat ini, anda akan berfikir bahwa setiap orang harus menjadikan penjagaan rumah yang baik suatu prioritas utama dalam pekerjaan rutin mereka. Sayangnya, ini tidak selalu demikian halnya.

Seringkali kita mengejar ketinggalan dalam upaya-upaya kita yang harus diselesaikan sedangkan kerja dan upaya untuk menjaga kebersihan tidak terpikirkan. Hal ini terutama disebabkan karena kita tidak menganggap penjagaan rumah sebagai bagian dari kerja. Housekeeping adalah bagian dari pekerjaan dan adalah sama pentingnya dengan pekerjaan itu sendiri. Dalam setiap lingkungan kerja adalah tanggung jawab setiap orang untuk memastikan bahwa housekeeping diadakan, tetapi pengawas harus mengambil tanggung jawab akhir. Seorang pengawas yang tidak berperan aktif memastikan daerah kerja yang bersih, dia tidak melakukan kerjanya. Adalah juga tanggung jawab pengawas untuk memotivasi orang lain agar melakukan usaha untuk menjaga daerah kerja yang bersih. Gagasan umum ini dapat diterapkan bagi barang bekas dan rongsokan lain yang berhubungan dengan pekerjaan tetapi bagaimana tentang penjagaan rumah secara pribadi ? Hal ini sama bahayanya bagi seseorang yang membuang kotak-kotak makanan dan botol-botol air ke lantai dan bukan ke tempat sampah. Sampah atau barang bekas tidak hanya berhubungan dengan upaya menjaga kerja yang bersih. Selang-selang udara, timah-timah solder, kabel-kabel rusak dan alat-alat kerja yang lain dapat menjadi gangguan nyata bagi anda dan teman-teman sekerja anda. Ikutilah tuntunan ini untuk mencegah cidera yang berhubungan dengan housekeeping :

 

Kembangkan kebiasaan bekerja bersih. Janganlah membuang sampah disekitar tempat kerja dan jangan mengharapkan orang lain membersihkannnya. Masukkan kedalam tempat yang disediakan. Jangan biarkan sampah dan potongan-potongan menumpuk ditempat kerja anda. Usahakan agar ditimbun atau ditumpuk dengan rapih sampai dapat dibuang dengan semestinya. Apabila menumpuk benda-benda besar, pastikan agar mereka tidak menimpa orang. Jagalah agar jalan-jalan dan lorong-lorong selalu bersih. Tempatkan semua perkakas, peralatan, bahan, kabel-kabel, timah dan lain sebagainya dengan suatu cara sedemikian untuk menjaga jalan masuk yang bersih dengan potensi gangguan nyata yang selalu minim.

Para pengawas harus meyakinkan agar upaya kesinambungan kerja housekeeping dipelihara. Jangan biarkan suatu kecelakaan terjadi karena anda atau teman sekerja anda tidak melakukan seperti yang anda lakukan.

Kebakaran Akibat Instalasi Listrik
Posted on . Salah satu sebab kebakaran adalah terbakarnya bangunan yang diakibatkan oleh nyala api yang berasal dari instalasi listrik. Serangkaian faktor-faktor yang berpengaruh adalah: 1. Instalasi tidak memakai sekring atau sekring diganti dengan kawat

2. Pemasangan kabel-kabel yan gtidak tepat sehingga terjadi hubungan pendek. 3. Keadaan kabel-kabel baik dalam instalasi listrik, maupun dalam peralatan listrik yang sudah usang atau rusak. Maka dari itu dalam usaha pencegahan kebakaran yang diakibatkan oleh instalasi listrik perlu diperhatikan hal-hal berikut ini: 1. Sekering harus dipakai dan merupakan perlindungan efektif. Pemakaiannya tidak saja terhadap arus induk, tetapi juga setiap alat listrik harus dilindungi dengan sekring. 2. Instalasi harus dikerjakan dengan memenuhi syarat dan oleh tenaga ahli. 3. Jaringan listrik harus selalu dirawat, dilindungi dari pengaruh-pengaruh yang mungkin ada, dan diremajakan, jika keadaannya dapat memungkinkan bahaya kontak. 4. Sambungan-sambungan kawat harus dipasang sedemikian, sehingga tidak terbuka dan menjadi sebab terjadiya hubungan pendek. Jadi sebelum kebakaran yang terjadi dikarenakan buruknya instalasi listrik, sebaiknya kita melakukan tindak pencegahan. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati!

Kecelakaan Sebagai Kegagalan Sistem
Posted on . Konsep yang banyak dianut sekarang adalah kecelakaan merupakan gejala disfungs sistem unit produksi. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian dan diantara bagianbagian tersebut ada interdependensi (saling ketergantungan). Analisa dengan demikian tidak hanya unsur yang membentuk sistem tadi, tetapi juga kaitan antara bagian-bagian tersbut. Analisis kecelakaan berupaya menelusuri kembali sumber disfungsi elementer, termasuk hal-hal yang mendahului kejadian. Seringkali kejadian kecelakaan yang berakibat besar, didahului oleh kecelakaan yang kecil-keci, meskipun tida selalu demikian. Adakalanya terjadi kecelakaan besar tanpa sebelumnya ada kejadian kecelakaan kecil. Namun hal ini memberi indikasi bahwa kecelakaan kecil, bahkan hampir celaka perlu dianalisis apabila mempunyai potensi untuk menimbulkan kecelakaan besar. Setiap kecelakaan mempunyai penyebab yang banyak. Semua kecelakaan kalau dicari penyebabnya sampai penyebab dasar, akan menuju pada disfungsi manajemen. Karena itu dalam menganalisa kasus kecelakaan harus dicari penyebab sampai tugas dan fungsi manajemen yang kurang berjalan. Faktor penyebab kecelakaan yang berlangsung berkaitan dengan kecelakaan disebut sebagai penyebab langsung. Penyebab langsung disebabkan oleh faktor lain yang disebut penyebab tidak langsung. Penyebab tidak langsung ini juga diakibatkan oleh faktor lain. Apabila dilanjutkan akan terlihat suatu rangkaian faktor-faktor yang merupakan hubungan sebab akbat. Apabila analisa ini diteruskan, kita akan sampai pada faktor yang dianggap sebagai

keadaan yang menjadi penyebab dari rangkaian faktor akibat tadi yang akhirnya menimbulkan kecelakaan kerja. Keadaan ini yang disebut sebagai penyebab dasar. Dengan demikian penyebab dasar ialah faktor penyebab yang mendasari terjadinya suatu kecelakaan. Semua penyebab dasar yang ada di antara penyebab langsung dan penyebab dasar disebut penyebab tidak langsung. Apabila hubungan sebab akibat ini digambarkan dalam satu diagram akan terlihat sebagai diagram yang disebut pohon penyebab (Causal tree). Rencanakan Pekerjaan Anda!
Posted: 09 Jan 2012 04:31 PM PST Memiliki suatu rencana kerja untuk setiap tugas yang kita lakukan adalah sangat penting. Dia memberi kita waktu sebelum kita memulai suatu tugas untuk menyusun dan memusatkan pikiran kita. Juga, dia membantu kita memahami apa yang akan kita lakukan, bagaimana kita akan melakukannya, dan bahan serta alat-alat apa yang kita butuhkan. Perencanaan memberikan kita waktu untuk memperhatikan keselamatan. Kita dapat berpikir tentang hal-hal keselamatan rutin, dan setiap gangguan yang tidak lazim yang mungkin ada dalam lingkungan kerja. Dia memberi kita waktu untuk memperkirakan hal-hal yang tidak diharapkan. Suatu rencana kerja juga me

Manfaat Analisa Kecelakaan
Posted on . Hasil analisa kecelakaan berguna untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang sama atau serupa. Struktur logik pohon penyebab ini sedemikian rupa sehingga bila salah satu anteseden tidak ada maka celakaan akan dapat dicegah. untuk itu faktor-faktor penyebab khususnya faktor penyebab dominan dapat dihilangkan dengna melaksanakan fungsi manajemen yang berkaitan dengan terjadinya anteseden. Tidak semua anteseden mempunyai pengaruh yang sama terhadap kejaian kecelakaan. Apabila diagram menyajika daftar anteseden yang panjang, maka perlu disusun prioritas sesuai dengna tingkat kritis dan disfungsi yang ada. Untuk efisienasi program pencegahan, maka beberapa prinsip di bawah ini perlu mendapat perhatian: 1. Durabilitas, artinya upaya pencegahan yang dilakukan mempunyai efek jangka panjang, dan tidak cepat turun efektifitasnya dengan perjalanan waktu. Misalnya teguran yang diberikan pada operator, suatu saat akan berkurang pengaruhnya. 2. Sebaiknya semua upaya diintegrasikan dengan produksi. 3. Upaya pencegahan tidak boleh memindahkan risiko. Misalnya apabila kejadian dipengaruhi oleh keadaan lingkungan kerja yang kurang sehat, misalnya panas dan berdebu. Upaya yang dilakukan tidak boleh memindahkan risiko ketempat kerja lain.

4. Bermanfaat secara umum, artinya upaya yang dilakukan juga mempunyai pengaruh pada tempat kerja lainnya yang mempunyai masalah yang sama. Hal ini kadang-kadang memerlukan peninjauan mendalam, ke arah bahaya potensial yang tidak langsung berberan terhadap kecelakaan yang dianalisa. Dalam contoh kasus misalnya manajemen pemeliharaan yang tidak baik mungkin tidak hanay pada traktor tapi bisa juga bagi alat transpor yang lain, atau instalasi. Dalam hal ini perlu ditinjau kembali sistem manajemen pemeliharaan secara keseluruhan dan diperbaiki kekurangan yang ada. 5. Upaya pencegahan ditujukan pada penyebab yang tidak tampak. Karena analisa ini harus dilakukan oleh seorang tenaga yang telah mempunyai pengetahuan yang memadai di bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Masalah yang kelihatan akan dapat dideteksi oleh seorang teknisi biasa, tetapi masalah yang mendasar hanya akan muncul setelah analisa yang cermat. 6. Waktu penanganan kadang-kadang harus segera, sehingga diperlukan penanganan sementara. perlu diingat agar penanganan sementara ini tidak menjadi definitif. Misalnya suatu kebocoran yang sebenarnya harus dilakukan secepatnya, yaitu mengganti pipa yang bocor, atau mengelas bagian yang bocor. Dengan melakukan analisa kecelakaan yang akirat dan berkualitas, maka diharapkan kecelakaan yang serupa atau berulang tidak terjadi lagi. Jika terjadi kecelakaan yang serupa atau berulang, Anda perlu kembali mengkaji hasil analisa kecelakaan kerja yang telah dibuat.

Manfaat Informasi untuk Penyelidikan Kecelakaan Kerja
Posted on . Analsisa meruakana lanjutan dari penyelidikan kecelakaan. Dalam penyelidikan kecelakaan dikumpulkan semua informasi sehingga dapat menerangkan dengan jelas runtut kejadian kecelakaan secara tepat dan objektif. Informasi dikumpulkan segera setelah kejadian kecelakaan oleh penyelia yan gbertanggung jawab dalam operasi perusahaan di tempat kejadian. Informasi dikumpul dengan mewawancarai korban kecelakaan dan saksi yang melihat kejadian tersebut, pemeriksaan tempat kejadian, serta keterangan lain yang berkaitan, seperti keterangan dari teknisi yang merawat peralatan yang menimbulkan kecelakaan, buku petunjuk teknis dan instruksi pengoperasian peralatan tersebut serta informasi lainnya selengkap mungkin. Waeancara dengan korban kecelakaan bisa menggali informasi mengenai kejadian yang langsung berkaitan dengan kejadian kecelakaan. Informasi ini hendaknya keterangan yang berkaitan dengan kesalahan dalam operasi. Wawancara dengan saksi akan memberikan informasi tambahan, sekaligus untuk mencek kebenaran keterangan korban kecelakaan. Keterangan dari teknisi akan dapat memberikan keterangan tambahan tentang mekanisme kerja mesin yang bisa memperjelas kejadian. Memulai analisa, semua kejadian yang mendahului terjadinya kecelakaan tersebut yang disebut anteseden dikumpulkan dalam satu daftar. Daftar anteseden ini tidak perlu menurut urutan

kejadian. Anteseden bisa orang, material, peralatan atau lingkungan kerja. Ada dua jenis anteseden, yaitu anteseden tetap dan anteseden tidak tetap. Suatu antesede tetap adalah kondisi yang memang selalu ada dan tidak berubah seperti perlataran yang tidak rata, halaman yang landai ds, atau suatu lobang yang tidak punya tutup atau pagar pengaman. Anteseden tetap ini banyak kaitannya dengan kondisi tidak aman yang berperan dalam kejadian kecelakaan. Sedang anteseden tidak tetap ialah keadaan yang tidak selalu ada atau berubah-ubah.

Mata Lelah Karena Lama di Depan Komputer
Posted on . Kali ini kita kana membahas tentang suatu masalah yang sedang bekembang di dunia ketika teknologi telah menjamur di kehidupan kita baik itu di tempat kerja maupun di rumah.. permasalah itu adalah.. mata lelah.. Sebagaimana semakin banyak orang yang menggunakan komputer di tempat kerja dan di rumah, keluhan tentang mata lelah, sulitnya konsentrasi dan ketidaknyamanan telah menadi hal yang biasa. Terminal layar video komputer tidak merusak penglihatan kita tetapi Anda akan mengalami mata lelah. Untungnya dengan mengatur komputer di tempat kerja Anda, istirahat yang sering, atau menggunakan kacamata yang tepat dapat mengurangi gejala ini seperti yang dikatakan oleh pembicara Ruth Williams, M.D. Untuk menyelesaikan penyebab ketidaknyamanan, pertama lakukan pemeriksaan mata oleh dokter mata Anda, ia bisa meberitahukan Anda kemungkinan penyakit mata dan penyebab yang gejala yang Anda alami. Anda juga dapat mencari tahu jika Anda perlu kacamata yang tepat ketika bekerja dengan komputer anda atau Anda perlu ajuran dokter yang terbaru. Kemudian, lihatlah komputer di tempat kerja Anda:
 

 

Jarak layar: Anda harus duduk sekitar 20 inci dari layar monitor Anda, sedikit lebih jauh dari jarak baca dengan bagian atas layar berada di bawah level mata. Peralatan: pilihlah monitor yang dapat di atur sudutnya. Atur sesuai dengan pencahayaan di dalam ruangan. Gunakan layar yang dapat mengurangi cahaya pada monitor anda Jika diperlukan. Furnitur: atur kursi ada dengan posisi yang terbaik. Bagian atas monitor arus sejajar dengan level mata. Letakkan monitor pada penyangga jika diperlukan. Beristirahatlah; lakukan istirahat yang teratur, dan cobalah mengedipkan mata Anda agar tidak kering. Setiap 20 menit, istirahatlah selama 20 detik dan pandangi benda yang berjarak jauh untuk mengistirahatkan mata Anda. Goyangkan mata ANda ke atas,

kebawah dan ke dua sisi samping dnegan berfokus pada sesuatu paling tidak dengan kejauhan 6 meter. Semoga dengan melakukan hal-hal di atas, Anda dapat menjaga mata Anda tetap sehat dan dapat berfungsi dengan baik. Ingat Mata adalah Jendela Dunia jadi sayangilah mata Anda.

Perkakas dan Program Keselamatan Diri Anda
Posted on . Perkakas tangan dan perkakas listrik yang mudah dibawa merupakan perkakas yang berharga baik bagi para pekerja Proyek dan untuk penggunaan diluar kerja. Perkakas-Perkakas ini memungkinkan setiap orang melakukan tugas-tugas yang akan menjadi sulit atau bahkan tidak mungkin tanpanya. Akan tetapi, penggunaan perkakas-perkakas pada tempat kerja maupun dirumah, bahaya masih ada. Oleh karena itu sangat penting mengembangkan suatu program keselamatan diri bagi anda sendiri. Melindungi diri anda sendiri dan mereka yang berada sekitar anda dari kecelakaan adalah suatu tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, disini ada beberapa kiat yang dapat membantu mengembangkan program keselamatan diri anda sendiri:
  

Milikilah wewenang untuk menggunakan perkakas; Gunakan alat yang tepat untuk bekerja; Periksa alat-alat sebelum digunakan. Cari pengaman-

pengaman yang retak, kabel-kabel yang rusak, suara-suara aneh, dan lain sebagainya ;
     

Gunakan perkakas sesuai dengan peruntukannya; Amati cara-cara yang aman bila menggunakan perkakas-perkakas; Bawa dan simpan perkakas-perkakas dengan aman; Ketahuilah bagaimana menggunakan dan merawat perkakas-perkakas; Gantilah atau perbaiki perkakas-perkakas yang sudah aus atau rusak; Gunakan alat pelindung diri.

Apakah anda mengetahui gangguan yang lazim pada gerinda yang mudah dibawa ? Mudahmudahan anda tidak menerkanya. Gangguan itu adalah roda yang rusak. Kerusakan roda dapat menjadi sangat merugikan anda dan lingkungan anda. Sebab-sebab kerusakan dapat berupa kekeliruan ukuran roda, roda retak, dan lain-lainnya. Namun demikian, selain dari kerusakan roda, penggantian perkakas dapat juga merugikan anda. Contoh-contoh ini mungkin mengakibatkan penyesuaian alat pengukur untuk merubah RPMs yang lebih tinggi dari yang dianjurkan atau pelepasan pengaman. Oleh karena itu, sebelum menggunakan gerinda mudah dibawa, pertimbangkan hal-hal tersebut dibawah ini :

  

Periksalah plat nama pabrik dari gerinda mudah dibawa untuk memastikan ukuran kecepatan yang ditentukan; Janganlah sekali-kali merubah gerinda ; Periksalah penyerap roda gerinda untuk mengukur kecepatan putaran roda. Gunakanlah selalu roda dengan kecepatan terukur yang sama dengan atau lebih besar dari yang sudah ditentukan untuk gerinda.

Jangan menggunakan roda tanpa penyerap ;
  

Periksalah secara visual roda gerinda untuk mengetahui kerusakan; Janganlah melepas pengaman dari gerinda yang mudah dibawa; Pakailah alat pengaman diri yang sesuai.

Kembangkan program keselamatan diri untuk anda sendiri. Lakukan latihan keselamatan kerja sebagai bagian dari kehidupan anda, dirumah dan ditempat kerja. Hal itu akan menuju kekehidupan yang lebih aman dan lebih baik bagi anda, keluarga anda, dan teman-teman sekerja nada.

Polusi Udara Akibat Pembakaran Minyak Bumi
1. Sumber Bahan Pencemaran a. Pembakaran Tidak Sempurna Pembakaran tidak sempurna, biasa terjadi pada mesin kendaraan. Pada pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon (bahan bakar fosil) membentuk karbon dioksida dan uap air. Sedangkan pembakaran tak sempurna membentuk karbon monoksida dan uap air. Pembakaran tak sempurna menghasilkan lebih sedikit kalor. Jadi, pembakaran tak sempurna mengurangi efisiensi bahan bakar. Kerugian lain dari pembakaran tak sempurna adalah dihasilkannya asap yang mengandung gas karbon monoksida (CO), partikel karbon (jelaga), dan sisa bahan bakar (hidroksida) yang bersifat racun. Oleh karena itu, pembakaran tak sempurna akan mencemari udara. Pembakaran tidak sempurna terjadi karena udara untuk pembakaran tidak mencukupi. b. Pengotor dalam Bahan Bakar Bahan bakar fosil, khususnya batu bara, biasanya mengandung sedikit belerang. Ketika bahan bakar dibakar, belerang akan terlepas sebagai belerang dioksida. Batu bara juga mengandung berbagai senyawa logam sebagai pengotor. Oleh karena itu, pembakaran batu bara akan meninggalkan abu. Abu tersebut terutama mengandung oksida-oksida logam. Pembakaran belerang ini menghasilkan SO2 dan SO3 c. Zat Aditif dalam Bahan Bakar Untuk meningkatkan nilai oktan, dalam bensin sering ditambahkan berbagai zat aditif. Salah satunya adalah TEL. Pembakaran TEL akan menghasilkan timbel (II) oksida yang dapat menempel pada silinder. Oleh karena itu, ke dalam bensin bertimbel ditambahkan pula etilen bromida. Senyawa ini akan mengubah timbel (II) oksida menjadi timbel (II) bromide yang mudah menguap dan keluar bersama dengan asap kendaraan. 2. Asap Buang Kendaraan Bermotor

a. Gas Karbon Dioksida (CO2) Sebenarnya, gas karbon dioksida tidak berbahaya. Tetapi, gas karbon dioksida tergolong gas rumah kaca, sehingga peningkatan kadar gas karbon dioksida di udara dapat mengakibatkan peningkatan suhu permukaan bumi yang disebut pemanasan global. Pemanasan global dapat mempengaruhi iklim, mencairkan sungkup es di kutub sehingga menyebabkan lapisan ozon bocor dan sebagainya. b. Gas Karbon Monoksida (CO) Gas karbon monoksida tidak berwarna dan berbau, sehingga kehadirannya tidak diketahui. Gas karbon monoksida bersifat racun, dapat menimbulkan rasa sakit pada mata, saluran pernapasan, dan paru-paru. Bila masuk ke dalam darah melalui pernapasan, gas karbon monoksida bereaksi dengan hemoglobin darah, membentuk karboksihemoglobin (COHb). CO + Hb → COHb Hemoglobin seharusnya bereaksi dengan oksigen menjadi oksihemoglobin (O2Hb) dan dibawa ke sel-sel jaringan tubuh yang memerlukan. O2 + Hb → O2Hb Namun, afinitas gas karbon monoksida terhadap hemoglobin sekitar 300 kali lebih besar daripada oksigen. Bahkan hemoglobin yang telah mengikat oksigen dapat diserang oleh gas karbon monoksida. CO + O2Hb → COHb + O2 Jadi, gas karbon monoksida menghalangi fungsi vital hemoglobin untuk membawa oksigen bagi tubuh sehingga menyebabkan kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen dalam aliran darah dan jaringan tubuh akan menurunkan kinerja tubuh dan pada akhirnya dapat menimbulkan kerusakan pada organ-organ tubuh. Gejala yang umumnya timbul akibat pemaparan terhadap karbon monoksida dalam konsentrasi tinggi untuk waktu yang lama adalah gangguan sistem saraf, lambatnya refleks dan penurunan kemampuan penglihatan.WHO juga telah membuktikan bahwa karbon monoksida yang secara rutin mencapai tingkat tak sehat di banyak kota dapat mengakibatkan kecilnya berat badan janin, meningkatnya kematian bayi dan kerusakan otak, bergantung pada lamanya seorang wanita hamil terpajan, dan bergantung pada kekentalan polutan di udara. Cara mencegah peningkatan gas karbon monoksida di udara adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan pemasangan pengubah katalitik pada knalpot. Kendali semacam itu secara nyata telah menurunkan emisi dan kadar konsentrasi karbon monoksida yang menyelimuti kota-kota di seluruh dunia industri: di Jepang, tingkat kadar karbon monoksida di udara menurun sampai 50 persen antara tahun 1973 dan 1984, sementara di AS tingkat karbon monoksida turun 28 persen antara tahun 1980 dan 1989, walaupun terdapat kenaikan 39 persen untuk jarak kilometer yang ditempuh. c. Belerang Oksida (SO2 dan SO3) Pada umumnya 2 senyawa belerang oksida yang dipelajari adalah belerang dioksida (SO2) dan belerang trioksida (SO3). Belerang dioksida merupakan gas yang tak berwarna, tak mudah terbakar dan tak mudah meledak tetapi mempunyai bau yang menyengat. Belerang dioksida mempunyai kelarutan yang tinggi dalam air dengan waktu tinggal sebagai gas dalam atmosfer selama 2 – 4 hari serta daya transportasi yang tinggi. Oleh karena itu masalah polusi SO2 dapat menjadi masalah internasional. SO2 relatif stabil di atmosfer dan dapat bertindak sebagai reduktor maupun oksidator. Namun SO2 dapat bereaksi secara fotokimia atau katalisis dengan

komponen lain dan membentuk SO3, tetesan H2SO4 dan garam asam sulfat. Reaksireaksi yang mungkin terjadi: SO2 + H2O → H2SO3 (asam sulfit) SO3 + H2O → H2SO4 (asam sulfat) Seperti halnya polutan yang lain, belerang dioksida juga berdampak negative terhadap lingkungan, material maupun manusia. Belerang dioksida yang terhisap pernapasan bereaksi dengan air di dalam saluran pernapasan, membentuk asam sulfit yang dapat merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit. Bila SO3 terhisap, yang terbentuk adalah asam sulfat (lebih berbahaya). Pada manusia, asam sulfat (H2SO4), belerang dioksida (SO2) dan garam sulfat dapat menimbulkan iritasi pada membrane lendir saluran pernapasan dan memperparah penyakit pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia.Belerang dioksida dan molekul asam sulfat cenderung menghentikan kemampuan bulu getar sepanjang saluran pernapasan yang bertugas menyaring partikel pengotor. Dengan demikian partikulat dapat dengan mudah masuk ke dalam saluran pernapasan dalam (paru-paru) tanpa adanya penyaringan terlebih dahulu. Sebagian belerang dioksida juga terikat dengan partikulat dan menyebabkan iritasi pada paru-paru. Dalam jangka waktu yang lama, partikulat dan belerang dioksida dapat merusak paru-paru dan menyebabkan kematian karena kerusakan sistem pernapasan. Tumbuhan sangat sensitif terhadap belerang dioksida,semisalnya tumbuhan dapat mengalami kerusakan struktur daun.Belerang oksida juga mempunyai daya rusak yang tinggi terhadap bahan bangunan terutama yang mengandung karbonat dengan reaksi: CaCO3 + H2SO4 → CaSO4 + CO2 + H2O Kalsium sulfat atau gipsum yang terbentuk dengan mudah terbawa oleh air dan menimbulkan lubang-lubang pada permukaan bahan, misalnya pada monumen, ukiran dan gedung. Kabut asam sulfat juga merusak bahan tekstil seperti katun, linen, rayon dan nilon bahkan kulit. Kertas pun menjadi kekuningan dan menjadi getas. Belerang oksida juga mempercepat laju korosi pada logam. Oksida belerang dapat larut dalam air hujan dan menyebabkan terjadi hujan asam. d. Nitrogen Oksida (NO dan NO2) Senyawa nitrogen oksida yang sering menjadi pokok pembahasan dalam masalah polusi udara adalah NO dan NO2. Kedua senyawa ini terbuang langsung ke udara bebas dari hasil pembakaran bahan bakar. Campuran NO dan NO2 sebagai pencemar udara biasa ditandai dengan lambang NOx. Ambang batas NOx di udara adalah 0,05 ppm. NOx di udara tidak beracun (secara langsung) pada manusia, tetapi NOx ini bereaksi dengan bahan-bahan pencemar lain dan menimbulkan fenomena asbut (asap-kabut). Asbut menyebabkan berkurangnya daya pandang, iritasi pada mata dan saluran pernapasan, menjadikan tanaman layu, dan menurunkan kualitas materi. NO2 yang mudah larut dalam air dapat membentuk asam nitrit atau asam nitrat menurut reaksi: 2 NO2 + H2O → HNO3 + HNO2 (asam nitrat dan asam nitrit) 3 NO3 + HO → 2 HNO3 + NO (asam nitrat dan nitrogen oksida) Asam nitrat dan asam nitrit akan jatuh bersama dengan hujan dan bergabung dengan ammonia (NH3) di atmosfer dan membentuk ammonium nitrat (NH4NO3) yang merupakan sari makanan bagi tumbuhan. Dengan kemampuan yang tinggi untuk menyerap sinar ultraviolet, NO2 memainkan peranan penting dalam pembentukan kontaminan ozon (O3). Tidak seperti gas polutan lainnya yang mempunyai daya destruktif tinggi terhadap kesehatan manusia, NO merupakan gas inert dan ‗hanya‘ bersifat racun. Sama halnya dengan CO, NO mempunyai afinitas yang tinggi terhadap oksigen dibandingkan dengan hemoglobin dalam darah. Dengan

demikian pemaparan terhadap NO dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen sehingga tubuh kekurangan oksigen dan mengganggu fungsi metabolisme. Namun NO2 dapat menimbulkan iritasi terhadap paru-paru. Pada tumbuhan, NO tidak bersifat merusak namun NO2 menimbulkan sedikit kerusakan pada tumbuhan. Polutan sekunder dari NOx seperti PAN dan O3 justru mempunyai daya perusak yang lebih tinggi pada tumbuhan. Konsentrasi NO2 yang tinggi pada udara bebas dapat memudarkan warna tekstil, memberi warna kuning pada tekstil berwarna putih, dan mengoksidasi logam. Selain itu, setelah bereaksi di atmosfer, zat ini membentuk partikel-partikel nitrat amat halus yang menembus bagian terdalam paru-paru. Partikel-partikel nitrat ini pula, jika bergabung dengan air baik air di paru-paru atau uap air di awan akan membentuk asam. Akhirnya zat-zat oksida ini bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar dan zat-zat hidrokarbon lain di sinar matahari dan membentuk ozon rendah atau "smog" kabut berwarna coklat kemerahan yang menyelimuti sebagian besar kota di dunia. Oksida Nitrogen (NO2) bila bereaksi dengan air akan dapat menghasilkan senyawa yang bersifat asam dan dapat mengakibatkan hujan asam. Hujan asam dapat mencapai pH 4,3. e. Partikel Timah Hitam Senyawa timbel dari udara dapat mengendap pada tanaman sehingga bahan makanan terkontaminasi. Keracunan timbel yang ringan dapat menyebabkan gejala keracunan timbel, seperti sakit kepala, mudah teriritasi, mudah lelah, dan depresi. Keracunan yang lebih hebat menyebabkan kerusakan otak, ginjal, dan hati. Logam berwarna kelabu keperakan ini amat beracun dalam setiap bentuknya ini merupakan ancaman yang amat berbahaya bagi anak di bawah usia 6 tahun, yang biasanya mereka telan dalam bentuk serpihan cat pada dinding rumah. Logam berat ini merusak kecerdasan, menghambat pertumbuhan, mengurangi kemampuan untuk mendengar dan memahami bahasa, dan menghilangkan konsentrasi. Bahkan pajanan dengan tingkat yang amat rendah sekalipun tampaknya selalu diasosiasikan dengan rendahnya kecerdasan. Karena sumber utama timah adalah asap kendaraan berbahan bakar bensin yang mengandung timah, maka polutan ini dapat ditemui di mana ada mobil, truk, dan bus. Bahkan di negara-negara yang telah berhasil menghapuskan penggunaan bensin yang mengandung timah, debu di udara tetap tercemar karena penggunaan bahan bakar ini selama puluhan tahun. Di Kota Meksiko City, misalnya, tujuh dari 10 bayi yang baru lahir memiliki kadar timah dalam darah lebih tinggi daripada standar yang diizinkan WHO.

f. Zat Beracun Lain Banyak sekali zat beracun lain yang menambah beban kandungan polutan di daerah perkotaan. Zat-zat ini mulai dari asbes dan logam berat (seperti kadmium, arsenik, mangan, nikel dan zink) sampai bermacam-macam senyawa organik (seperti benzene dan hidrokarbon lain dan aldehida). Perusahaan-perusahaan di AS mengeluarkan sedikitnya 1,2 juta metrik ton zat beracun ke udara pada tahun 1987. Badan Perlindungan Lingkungan AS memperkirakan bahwa pajanan terhadap polutan-polutan tersebut mengakibatkan antara 1.700 sampai 2.700 jenis kanker per tahun.

3. Dampak Polusi Udara a. Efek Rumah Kaca Sinar matahari yang menembus permukaan bumi senagian diserap oleh bumi, sebagian lagi dipantulkan kembali ke udara. Gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor, pabrik, atau dapur rumah tangga disebut gas rumah kaca. Gas rumah yang berlebihan di udara akan berkumpul membentuk sebuah lapisan yang bening dan tidak bewarna. Lapisan udara tersebut memayungi dan menyelimuti bumi. Lapisan yang mengandung gas rumah kaca, memiliki sifat dapat ditembus oleh sinar matahari tetapi tidak dapat dapat memantulkannya kembali ke udara. Dengan demikian sinar matahari yang jatuh kepermukaan bumi akan terperangkap gas rumah kaca. Sinar matahari yang terperangkap pada lapisan udara akan menaikkan suhu sekitarnya menjadi lebih panas dari biasa. Panas yang dirasakan saat itu adalah seperti ketika berada dalam rumah kaca. Itulah sebabnya disebut efek rumah kaca. Dampat efek rumah kaca terhadap kehidupan dimuka bumi adalah terjadi penurunan kualitas udara karena suhu udara meningkat sehingga akan terjadi jika suhu bumi menjadi panas antara lain : Es di kutub mencair yang mengakibatkan permukaan laut naik, sehingga daerah pantai dan pulau-pulau kecil dapat tenggelam. Udara yang terlalu panas tidak baik bagi tanaman sehingga pertanian akan rusak dan produksi akan berkurang.

b. Kerusakan Lapisan Ozon Saat ini lapisan ozon sudah menipis, bahkan diatas kutub selatan sudah membentuk lingkaran yang kosong dan cukup besar. Lapisan ozon berada dilapisan udara stratosfer. Ia memiliki rumah kaca kimia O3 nama latinnya adalah ozon. Itulah sebabnya disebut lapisan ozon. Lapisan ozon merupakan suatu lapisan udara yang memiliki sifat menyerap sinar violet yang berasal dari sinar matahari. Dengan adanya lapisan ozon sinar ultraviolet tidak semuanya jatuh ke permukaan bumi. Hanya sebagian kecil saja sinar ultraviolet yang sampai ke permukaan bumi sesuai dengan yang dibutuhkan manusia. Pengaruh lapisan ozon terhadap kehidupan manusia adalah sebagai berikut : Bila sinar ultraviolet terlalu banyak jatuh ke permukaan bumi, maka akan membahayakan mahluk hidup bahkan akan menimbulkan kematian. Ketika sinar ultraviolet mengenai lapisan ozon, maka sebagian besar akan terserap hanya sebagian kecil saja yang sampai ke permukaan bumi. Bila lapisan ozon tidak ada maka sinar Ultraviolet sebagian besar akan sampai kepermukaan bumi. Bila hal itu terjadi maka dipermukaan bumi tidak akan ada kehidupan seperti sekarang. Proses rusaknya ozon adalah sebagai berikut : Lapisan ozon akan bereaksi dengan zat-zat tertentu yang sampai ke lapisan itu. Zat yang bereaksi dengan lapisan itu diantaranya adalah fluorocarbon. Fluorokarbon banyak terdapat pada barang buatan manusia seperti lemari es, mesin pendingin udara, busa semprot minyak wangi, dan semprotan insektisida. Fluorocarbon yang membumbung ke udara akan masuk kelapisan ozon selanjutnya fluorocarbon akan mengambil lapisan ozon sehingga lapisan menjadi berkurang.

Jika hal ini terjadi, secara terus menerus maka lapisan ozon akan rusak makin lama makin tipis bahkan akan hilang. Jika sinar Ultraviolet yang berlebihan sampai ke permukaan bumi akan mempengaruhi kehidupan manusia antara lain : Dapat menimbulkan penyakit kanker kulit. Dapat menimbulkan penyakit katarak mata. Dapat menimbulkan tanaman tidak dapat tumbuh sehingga petani sulit untuk bercocok tanam. c. Hujan Asam Hujan asam terjadi akibat dari bercampurnya senyawa sulfat, nitrat, dan oksida. Senyawa tersebut bereaksi dengan air hujan menghasilkan senyawa asam sulfat , asam nitrat, dan asam bikarbonat. Dampak hujan asam terhadap kehidupan manusia : Air dengan keasaman seperti itu dapat merusak tumbuhan. Menyebabkan karat pada benda logam , merusak marmer, dan beton. Pada sungai dan danau akan mempengaruhi kehidupan air tawar seperti ikan, plankton, serta biota lainya 4. Solusi a. Memasang Pengubah Katalitik Pada Knalpot Salah satu cara untuk mengurangi bahan pencemar yang berasal dari asap kendaraan bermotor adalah memasang pengubah katalitik pada knalpot kendaraan. Pengubah katalitik berupa silinder dari baja tahan karat yang berisi suatu struktur berbentuk sarang lebah yang dilapisi katalis (biasanya platina). Pada separuh bagian pertama dari pengubah katalitik, karbon monoksida bereaksi dengan nitrogen monoksida membentuk karbon dioksida dan gas nitrogen. Prinsip kerja pengubah katalitik menurut persamaan reaksi berikut: 2 CO (g) + 2 NO (g) → katalis → 2 CO2 (g) + N2 (g) Gas-gas racun Gas tidak beracun Pada bagian berikutnya, hidrokarbon dan karbomonoksida (jika masih ada) dioksidasi membentuk karbon dioksida dan uap air. Timbel dapat meracuni katalis dalam pengubah katalitik. Oleh karena itu, pengubah katalitik hanya dapat berfungsi jika kendaraan menggunakan bensin tanpa timbal. b. Menggunakan bahan bakar seperlunya. c. Mencari bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. d. Penggunaan sel surya (tenaga matahari). e. Menanami Tumbuhan Hijau di sekeliling jalan.

Syarat-syarat Keselamatan Tangga
Posted on .

Pertama-tama semua tangga harus terbuat dari bahan yang baik dan memiliki kekuatan yang tepat ditinjau dari sudut beban dan tekanan yang dihadapinya. Tangga untuk keperluan sehari-hari biasa terbuat dari kayu atau bambu. Bila kayu yang dipakai, ukurannya harus cukup besar. Jika dipakai kayu borneo yang baik, ukurannya kira-kira sebagai berikut: 1. Jika tinggi tangga tidak lebih dari 3 meter, kayu tegak hendaknya berukuran 5 x 7 dan anak tangga 2 x 7 2. Jika tingginya lebih dari 3 meter, kayu tegak hendaknya berukuran 3 x 10 cm dan anak tangga 2,5 x 7 cm. Bagian kayu yang dipergunakan untuk tangga harus terbuat dari bahan dengan kwalitas baik, harus memiliki serat-serat yang panjang, harus berada dalam keadaan baik dan tidak boleh dicat untuk dibuat sedikina sehingga cacat tidak kelihatan. Teras atau bentuk-bentuk tak beraturan lainnya pada serat -serat kayu mungkin menjadi sebab terjadinya patah, jika beban yang relatif besar ditempatkan pada tangga atau jika tangga tersebut terkena perubahan beban yan gbesar. Tempat-tempat lemah pada tangga mudah disembunyikan dengan pengecatan, asal tembus cahaya sehingga kwalitas kayu mudah diperiksa. Selanjutnya perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Setiap tangga yang dipakai untuk naik dan turun harus memiliki panjang sekurangkurannya 1 meter di atas tempat yang tinggi yang akan dicapai oleh setiap orang yang menggunakannya atau satu dari sisi tegaknya mempunyai panjang 1 meter lebih untuk digunakan sebagai pegangan. 2. Tangga tidak boleh ebrdiri di atas bata-bata atau barang lain yang goyah, tetapi harus berdiri pada dataran ayng kokoh. 3. Setiap tangga harus diletakkan sedemikian sehingga di atas dan bawah tidak mungkin bergerak. Jika di atas tidak dapat dikokohkan letaknya, bagian bawah harus kuat kedudukannya terhadap lantai. Jika kedudukan di lantau juga tidak dapat dijamin kekokohannya, orang lain harus memegangi tangga di bawah. 4. Tangga-tangga harus ditunjang secara aman dan tepat pada kedua sisinya. 5. Tangga yang sangat panjang harus di kokohkan kedudukannya terhadap penunjang. 6. Cara kerja harus menjamin agar tangga tidak bergerak ke samping 7. Jika suatu tangga menghubungkan beberapa lantai, tangga harus dilengkapi pasangan perancah dan suatu tempat untuk singgah ke lantai ayng bersangkutan dengan lobang yang sekecil mungkin. 8. Suatu tangga yang anak tangganya cacat atau hilang tidak boleh dipakai. 9. Pemasangan anak tangga harus sesdemikian sehingga tidak hanya tergantung dari paku saja, tetapi lebih kokoh lagi. Tangga juga banyak dipakai di perusahaan-perusahaan atau di tempat-tempat kerja. Untuk keperluan tersebut perlu diikuti peroman-pedoman sebagai berikut:

1. Tersedia tangga dalam jumlah yang cukup menurut jenis dan panjang yang tepat merupakan kebutuhan di perusahaan atau tempat kerja khususnya untuk pekerjaan pereawatan dan perbaikan. 2. Tangga-tangga harus selalu dipelihara dalam kondisi yang sebaik-bainnya dan harus diperiksa secara teratur oleh orang-orang yang kompeten. 3. Tangga-tangga dengan anak – anak tangga yang hilang atau cacat tidak boleh dikeluarkan untuk dipakai atau diterima untuk digunakan. 4. Tangga-tangga yang kurang sempurna harus segera dperbaiki. 5. Tangga-tangga harus dilengkapi landasan penguat yang tidak selip, jika landasan tersebut membantu mengurangi bahaya terselip. 6. Tenaga kerja yang bertugas untuk pekerjaan perbaikan dan memerlukan tangga atau dataran kerja harus menelaah bahwa tangga dan dataran kerja cocok untuk pekerjaannya. 7. Tegaknya tangga harus sedemikian sehingga jarak landasan terhadap dinding tegak adalah seperempat dari panjang bersandaranya tangga. 8. Beramai-ramai naik tangga tidak dibenarkan. 9. Tangga jangan sekali-kali ditempatkan di depan pintu terkecuali pintu dikunci atau dijamin tidak akan terbuka dan menyebabkan tergelincirnya tangga. 10. Tangga-tangga tidak boleh ditempatkan saling bersandar satu dengan yang lain sehingga timbul kerusakan pada tangga tersebut. 11. Tangga tidak boleh dipakai untuk keperluan lain dari pada maksud perbuatannya. 12. Tangga-tangga harus disimpan sedemikian sehingga:
    

Mudah diambil untuk pemakaiannya. Mudah dicapai tempatnya. Tidak dipengaruhi cuaca seperti panas dan kelembaban Tempatnya cukup aliran udara Jika diletakkan mendatar, harus dipakai penyangga agar tidak lengkung.

Tips Keselamatan Pencegahan Kebakaran
Posted on . Artikel k3 kali ini akan membahas tentang beberapa tip untuk mencegah kebakaran baik itu di tempat kerja atau di rumah. Berikut ini tip keselamatan pencegahan kebakaran. Alaram Asap atau Smoke Alarms

 

Pasang alaram asap di setiap ruang tidur, di luar ruangan tidur dan di tiap lantau rumah. Untuk perlindungan terbaik adalah mempararelkan semua alaran asap di dalam rumah, Ketika satu alaram nyala maka yang lain juga ikut nyala. Lakukan pengetesan alaram asap paling sedikit sebulan sekali dengan menggunakan tombol pengetesan. Ganti alaram asap setiap 10 tahun.

 

Pastikan setiap orang dapat mendengar bunyi alaram asap. Alaram asap yang dapat bersuara lebih efektif untuk anak yang sedang tidur. Buat rencana evakuasi kebakaran rumah. Miliki paling sedikit 2 jalan keluar di tiap ruangan, jika memungkinkan, dan di luar tempat pertemuan. Praktekkan rencana tersebut dua kali setahun. Ketika alaram asap berbunyi, keluar rumah dan selalu tetap berada di luar.

Listrik
    

Jaga lampu dan bola lampu jauh dari benda apapun yang dapat terbakar seperti pelindung lampu, kasur, horden, dan pakainan. Ganti kabel listrik yang rusak dan retak. Gunakan sambugan kabel hanya untuk pengkabelan yang sifatnya sementara. Pertimbangkan menggunakan sirkuit tambahan yang dibuat oleh tukang listrik yang mahir. Hubungi tukang listrik yang mahir atau tuan rumah jika anda memiliki masalah dengan fuse atau braker listrik yang turun atau sesuatu yang berbau terbakar pada alat listrik Anda.

Merokok
    

Jika Anda merokok, merokoklah di luar rumah atau ruangan. Kapanpun Anda merokok, gunakan asbak roko yang dalam dan tidak mudah terbakar. Jangan pernah merokok di dalam rumah ketika oksigen digunakan Simpan korek di dalam lemari terkunci dan jauhkan dari jangkauan Anak. Jangan merokok di tempat tidur atau ketika Anda merasa ngantukNever smoke in bed or when you are drowsy.

Semoga dengan menerapkan tip pencegahan kebakaran ini, kita dapat terhindar dari bahaya kebakaran yang dapat merugikan kita dan keluarga kita di rumah.

Buka kaca mobil anda sebelum berkendaran !!!
28 April 2009 chahyadis Leave a comment Go to comments

Rate This
Jika Anda seorang yg mengendarai mobil silakan buka jendela setelah Anda masuk mobil dan jangan terburu-buru menyalakan AC. Hal ini dilakukan agar udara yg ada di dalam mobil bisa segera keluar dan tergantikan dengan udara yg lebih segar.

Ternyata udara yg ada di dalam mobil (saat diparkir) mengandung Benzene/Bensol. Darimanakah Benzene ini berasal? Menurut penelitian yang dilakukan oleh UC, dashboard mobil, sofa, air freshener akan memancarkan Benzene, hal ini bisa disebabkan oleh suhu ruangan yg meninggi. (hati2 bila mencium bau plastik terbakar di dalam mobil anda, segera cek asal bau tersebut). Tingkat Benzene yang dapat diterima dalam ruangan adalah 50 mg per sq ft. Sebuah mobil yg parkir di ruangan dengan jendela tertutup akan berisi 400-800 mg dari Benzene. Jika parkir di luar rumah di bawah sinar matahari pada suhu di atas 60 derajat F, tingkat Benzene berjalan sampai 2000-4000 mg, 40 kali dengan tingkat yang dapat diterima .. Orang-orang di dalam mobil pasti akan menyedot kelebihan jumlah toksin. *Bahaya Benzene/Bensol… Efek Jangka Pendek menghirup high level benzene dapat mengakibatkan kematian, sedangkan menghirup low level benzene dapat menyebabkan kantuk, pusing, mempercepat denyut jantung, sakit kepala, tremors, kebingungan, dan ketidaksadaran. Efek Jangka Panjang bisa menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang dan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah, yang mengarah ke anemia. Ia juga dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan menurunkan system kekebalan, meningkatkan kesempatan infeksi, menyebabkan leukemia dan lainnya yang terkait dengan kanker darah dan pra-kanker dari darah. Benzene adalah toksin yang menyerang hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak dan dapat menyebabkan kerusakan kromosonal. Saat ini sedang diadakan penelitian tentang pengaruh benzene terhadap tingkat kesuburan pria dan wanita.

Benzen dapat diukur dalam darah atau nafas. J metabolite dari benzene/bensol, disebut phenol, dapat diukur dalam air seni dan dapat digunakan sebagai indikator keberadaan bensol. Ada beberapa cara untuk pencegahannya :

  

Jika anda dihadapkan pada pekerjaan yang berhubungan dengan benzen/bensol, cobalah untuk mencegah penyebaran melalui proses perubahan (seperti mengganti bensol dengan larutan lain yang disertakan atau bensol sumber) atau dengan menggunakan peralatan perlindungan pribadi. Jangan Merokok karena dapat meningkatkan tingkat bensol dalam darah. Menghindari uap bensin, dengan cara memilih tempat pengisian bahan bakar yang aman. Bukalah kaca mobil untuk beberapa saat sebelum berkendara, agar terjadi sirkulasi udara

Kesimpulan :

Benzene/Bensol adalah racun yg berbahaya karena tubuh kita kesulitan untuk mengeluarkan jenis racun ini. Benzene/Bensol dianggap sebagai sesuatu yg menyebabkan kanker berdasarkan percobaan dan epidemiological data.

Pelaporan Kecelakaan Kerja
Posted on . Kecelakaan dan kejadian/insiden terjadi setiap saat. Mereka dapat dikategorikan dari kecelakaan ringan seperti terpotong dan terbentur sampai kecelakaan serius kadang-kadang menyebabkan kematian. Alasan dari diskusi keselamatan ini adalah untuk menjelaskan mengapa pentingnya melaporkan semua kecelakaan dan kejadian/insiden Anda dan apa yang dilakukan oleh perusahaan dengan informasi yang Anda berikan. Kecelakaan dan kejadian/insiden akan terus terjadi jika kecelakaan/kejadian tersebut tidak dilaporkan. Dengan melaporkannya kepada supervisor Anda kapan kecelakaan /kejadian tersebut terjadi pertama kalinya, Anda akan:
   

Meyakinkan setiap orang sadar akan bahaya yang mungkin terjadi; Mengurangi kemungkinan kecelakaan/kejadian tersebut terjadi lagi; Memenuhi kewajiban sah Anda; dan Menganjurkan penyelidikan/investigasi guna mengetehui bagaimana hal itu terjadi.

Dengan melaporka dan menyelidiki kecelakaan dan kejadian, Anda membantu membuat tempat kerja Anda lebih aman untuk Anda dan rekan kerja Anda. KECELAKAAN DAN INSIDEN Orang sering berfikir bahwa kecelakaan dan kejadian/insiden adalah sama. Hal ini sangat penting untuk mengerti perbedaan antara keduanya karena menurut hukum, Anda diwajibkan melaporkan kedua peristiwa tersebut. Kecelakaan dan kejadian/insiden kedua-duanya tidak terencana dan peristiwa yang tidak diinginkan, tetapi mereka memiliki perbedaan yang jelas diantara mereka yang mana Anda harus mengetahuinya sehingga Anda dapat melaporkannya. Suatu kecelakaan bisa diartikan sebagai sesuatu yang mengakibatkan:
   

Seseorang cidera baik cidera ringan atau pun berat; Kehilangan produksi; Kerusakan lingkungan; dan Kerusakan pada properti.

Sekarang kita telah mengetahui pengertian dari kata kecelakaan, selanjutnya kita akan melihat istilah insiden atau kejadian. Insiden dapat diartikan sebagai suatu peristiwa yang memiliki potensi yang dapat menyebabkan:

   

seseorang cidera baik ringan maupun berat; kehilangan porduksi; kerusakan lingkungan; dan kerusakan pada properti.

Insiden juga diketahui sebagai hampir celaka atau hampir tertabrak. PELAPORAN KECELAKAAN DAN INSIDEN/KEJADIAN Ketika kecelakaan atau insiden terjadi, Anda harus segera melaporkannya ke pengawas Anda. Jangan memindahkan atau menyentuh apapun karena hal tersebut dapat memberikan petunjuk penyebab kecelakaan yang terjadi. Hal ini kelihatannya pekerjaan yang banyak bagi sebagian dari Anda tetapi melaporkan kecelakaan dan insiden adalah tugas wajib Anda, ini merupakan tindakan yang dapat melindungi Anda dan rekan kerja Anda dari cidera di kemudian hari. Ketika Anda melaporkan kecelakaan atau insiden:
   

 

tindakan tersebut membuat tiap orang sadar akan adanya masalah. Hal ini dapat memperkecil kemungkinan hal yang sama terjadi lagi.; tindakan tersebut dapat membantu atasan Anda melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi penyebab kecelakaan tersebut; tindakan tersebut dapat membantu atasan Anda mengambil tindakan untuk segera menyelesaikan masalah tersebut; Jika penyebabnya terus terjadi, tindakan tersebut dapat memberikan atasan Anda kesempatan untuk membuat tempat kerja Anda lebih aman dengan meningkatkan pelaksanaan kerja Anda; Anda memenuhi kewajiban dan tugas Anda sesuai undang-undang yang berlaku; dan Anda dapat menyelamatkan kehidupan seseorang dengan melaporkan kecelakaan atau insiden tersebut.

PELAPORAN YANG CEPAT Kadang-kadang karyawan tidak selalu melaporkan kecelakaan dan insiden dengan segera, khususnya kecelakaan atau insiden kecil. Ini berarti perusahaan sering mengetahuinya dengan baik setelah peristiwa itu terjadi. Hal ini sering sangat terlambat untuk melakukan penyelidikan yang efektif dan selama belum dilaporkan, kecelakaan atau insiden tersebut berpotensi terjadi lagi. Berikut ini beberapa alasan karyawan enggan untuk melaporkan kecelakaan atau insiden:
 

Takut disalahkan; Takut nama mereka dilaporkan;

   

Tekanan rekan untuk tidak melapor; Takut akan reaksi negatif dari pengawas; Tidak ingin kehilangan waktu dalam bekerja; dan Gagal mengerti arti dari kecelakaan tersebut.

Anda memiliki kewajiban dan tugas untuk melaporkan semua kecelakaan dan insiden. Gagal melapor sehingga dapat berakibat seseorang terluka karena tidakan perbaikan yang tepat tidak diambil guna mencegahnya. MENGIDENTIFIKASI PENYEBAB-PENYEBAB Setelah penyelidikan telah selesai, penyebab langsung kecelakaan atau insiden tersebut harus diketahui. Penyebab-penyebab langsung tersebut dapat dikategorikan dalam dua cara. Yaitu keduanya tindakan tidak aman, yang mana tidakan yang dilakukan oleh manusia dan kondisi yang tidak aman yang mengidentifikasi masalah di lingkungan kerja. Satu atau keduanya dapat menyebabkan kecelakaan atau insiden. Penyebab utama kecelakaan dan insiden yang menyebabkan kondisi tidak aman adalah:
   

kerapihan kurang; peralatan rusak; pengaman yang tidak cukup; Sirkulasi udara yang kurang; dan

Pencahayaan kurang untuk melakukan pekerjaan tersebut Penyebab utama kecelakaan dan insiden yang menyebabkan pelaksanaan di tempat kerja tidak aman adalah:
    

Penggunaan peralatan yang salah; Penggunaan peralatan yang rusak; Tidak menggunakan alat pelindung diri yang diberikan; Tidak mengikuti prosedur atau peraturan; dan Tidak mengikuti petunjuk yang diberikan oleh pengawas.

PENCEGAHAN DENGAN MELAPORKAN Dengan melaporkan dan menyelidiki kecelakaan, perusahan dapat mengetahui mengapa kecelakaan atau insiden tersebut bisa terjadi kemudian tindakan yang tepat dapat diambil guna menghentikan kecelakaan atau insiden itu terjadi lagi. Beberapa cara untuk mencegah kecelakan dan insiden yang terjadi di kemudian hari adalah:

      

melaporkan kecelakaan atau insiden dengan segera; melakukan penyelidikan secara detil agar mengenali penhyebab-penyebabnya; mengambil tindakan perbaikan guna mengurangi kemungkinan kejadian ulang terjadi; membuat atasan sadar akan pekerjaan dan area yang memiliki resiko yang tinggi; menekankan prosedur kerja aman; memberitahukan karyawan di lokasi kerja tentang bahaya; dan menindak lanjuti penyelidikan dan memastikan tindakan perbaikan diambil guna menyelesaikan masalah tersebut.

KEWAJIBAN SAH Perundang-undangan dari kebanyakan negara Australia memwajibkan semua kecelakaan dan insiden untuk dilaporkan. Contohnya di bagian timur Australia, Pasal inspeksi dan keselamatan tambang mewajibkan semua kecelakaan dilaporkan tiap bulan ke departemen energi dan mineral. Juga semua cidera serius harus dilaporkan ke inspektur area setempat. Agar atasan Anda dapat memenuhi kewajiban sah mereka, Anda harus memenuhi kewajiban sah Anda dengan melaporkan kecelakaan atau insiden dengan segera setelah terjadi. Suatu cidera yang serius:
     

ketika seseorang cidera dan tidak dapat melanjut bekerja selama dua minggu atau lebih; ketika cidera tersebut melliputi ketidaksadaran disebabkan oleh menghirup asap, gas beracun atau sesak nafas karena darah kekurangan asam; jika cidera tersebut berasal dari kecelakaan termasuk menghirup asap saat menggunakan bahan peledak; keretakan pada tiulang tengkorak, belakang, atau tungkai kaki; Amputasi; dan Kehilangan penglihatan.

Kewajiban sah Anda adalah:
   

Melaporkan kecelakaan atau insiden dengan segera; Melaporkan semua bukti sebisa Anda; Berikan informasi yang benar – laporan kecelakaan dapat diakui sebagai bukti di persidangan; dan Buat keterangan Anda.

KESIMPULAN Merupakan kewajiban Anda, menurut hukum, untuk segera melaporkan semua kecelakaan dan insiden kepada pengawas Anda.

Kecelakaan dan insiden akan terus terjadi jika mereka tidak dilaporkan. Dengan melaporkannya, Anda:
    

membuat setiap orang sadar akan suatu bahaya; mengajurkan suatu penyelidikan guna mendapatkan penyebabnya; mengurangi kemungkinan kecelakaan atau insiden tersebut terulang lagi; memenuhi kewajiban sah Anda; dan menciptakan lingkurngan kerja Anda lebih aman.

Atasan dan rekan kerja Anda tidak akan mengetahui tetang masalah tersebut jika ia tidak dilaporkan. Dengan melaporkannhya, Anda dapat mencegah diri Anda dan rekan anda dari terluka atau terbunuh.

USAHAKAN AGAR SELALU BERFIKIR POSITIF

Penyebab terjadinya kecelakaan baik kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas ataupun yang lain-lain adalah kelalaian dan kesalahan manusia ( human error). Kemungkinan – kemungkinan yang menyebabkan manusia lalai adalah pikiran yang sedang kalut, jiwa yang tidak tenang dan gangguan pikiran lainnya. Oleh karena itu usahakan untuk selalu berpikir positif agar pikiran kita bisa tenang. Dengan pikiran tenang kita bisa terhindar dari kecelakaan. Adapun upaya-upaya untuk selalu berpikir positif antara lain : 1. Melakukan ibadah ( sesuai agama dan kepercayaan masing-masing). 2. Mengenal diri sendiri ( kemampuan dan kekurangannya). 3. Sabar dan tabah dalam menghadapi kenyataan. 4. Jangan merasa lebih pandai dan hargailah profesi orang lain.

5. Jangan berburuk sangka terhadap orang lain. 6. Membina kerja sama yang baik dengan teman sekerja, bawahan maupun atasan. 7. Menghargai waktu ( Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya)

Melaksanakan hal-hal tersebut diatas secara baik berarti anda telah berusaha untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

BERBANGGALAH DENGAN TEMPAT KERJA ANDA

Apakah anda merasa bangga terhadap tempat kerja anda? Anda dituntut untuk menyediakan waktu extra untuk membersihkan dan merawatnya.

Membanggakan tempat kerja anda itu baik , namun ada hal yang lebih penting lagi yang perlu diperhatikan yaitu pemeliharaan demi keselamatan .

Menjaga tempat kerja supaya tetap bersih dan rapi adalah sesuatu yang amat vital dalam hal safety.

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa anda lakukan untuk menjaga tempat kerja anda agar tetap bersih dan rapi : 1. Segeralah membersihkan sampah atau kotoran , baik itu berupa potongan besi atau kayu, bubuk gosok, kertas atau kardus yang bisa membuat orang tersandung, ataupun yang bisa menimbulkan kebakaran 2. Tempat kerja itu dikatakan teratur apabila barang-barang yang tidak diperlukan tidak berserakan disembarang tempat dan barang-barang lain yang perlu disimpan denganbaik pada tempatnya . 3. Biasakan diri anda untuk merapikan tempat kerja anda segera, setelah anda menyelesaikan pekerjaan atau sebelum istirahat dan atau sebelum pergantian shift. Hal ini jauh lebih baik atau lebih menghemat waktu , ketimbang kita harus membuang waktu untuk mencari bila ada barang-barang yang hilang atau bekerja di tempat yang berantakan dan atau membiarkan dulu dan membersihkannya pada satu waktu sehingga pekerjaan yang tadinya kecil / ringan menjadi besar. 4. Tutuplah pintu filling cabinet atau laci untuk mencegah agar orang jangan sampai tersandung atau jangan sampai membentur kepala orang. 5. Usahakan agar jalan atau lorong harus bebas hambatan . Sampah, alat-alat lain, kabel listrik atau selang udara agar disingkirkan, sehingga orang tidak tersandung . 6. Usahakan agar barang-barang tidak ditumpuk di jalan. Periksalah kondisi berbahaya lain yang bisa melukai orang, apabila melewati jalan tersebut seperti paku menonjol keluar ataupun potongan besi . 7. Lantai harus selalu dibersihkan sehingga tidak licin. Periksalah oli, pelumas atau air yang bisa menimbulkan lantai menjadi licin. Jalan masuk dan ram akan mudah sekali licin sehingga harus diperhatikan betul-betul. Jika memang keadaan licin tersebut tidak bisa dihindari maka aturlah sedemikian rupa sehingga tidak akan mendatangkan bahaya . 8. Buanglah sampah pada tempat yang telah ditentukan. Untuk kain-kain yang berminyak atau tercemar B3 hendaklah dibuang dalam tempat tersendiri yang telah ditentukan. Kosongkan tempat sampah secara teratur untuk menghindari akumulasi dari kotoran yang bisa menimbulkan kebakaran. 9. Jangan menumpuk bahan-bahan yang mudah terbakar di tempat kerja anda. Jangan menyimpan barang-barang di bawah tangga atau di jalan emergensi sebab bila terjadi kebakaran dapat menghalangi jalan keluar yang anda lewati. 10. Gunakan metode penyimpanan yang baik seperti menyimpan material yang berbahaya atau cairan yang mudah terbakar. Pastikan bahwa pemasangan ventilasinya sudah benar. Bila menyimpan barang-barang kecil semacam cairan pelarut, maka usahakan untuk selalu mengganti / memperhatikan tutupnya untuk mencegah adanya tumpahan yang bisa menimbulkan kecelakaan .

11. Waspadalah terhadap setiap cacat atau kekurangan dari alat yang bisa menimbulkan kecelakaan. Bila menemukan adanya kabel yang berjumbai atau rusak, selang yang bocor, keretakan ataupun alat-alat lain yang robek maka diusahakan untuk segera diperbaiki atau diganti .

Mungkin pekerjaan anda tidak meliputi pemeliharaan tempat kerja atau tugas pembersihan lain, namun apa yang bisa anda lakukan adalah peduli terhadap masalah housekeeping (pemeliharaan) dan segera melapor bila menemukan hal-hal yang bisa membahayakan. Dengan berbuat demikian maka anda sudah menunjukkan kebanggaan anda terhadap tempat kerja anda.

Lingkungan kerja yang rapi dan bersih akan menciptakan suasana kerja yang nyaman dan aman .
UTAMAKAN KESELAMATAN DALAM BEKERJA

Semua manusia ingin hidup lebih lama, bahkan Chairil Anwar, seorang sastrawan Indonesia pernah menulis dalam sebuah puisinya bahwa dia ingin hidup seribu tahun lagi. Namun kematian mendadak atau kecelakaan dapat mempersingkat keinginan tersebut. Untuk mewujudkan keinginan tersebut maka perlu diadakan tindakan pencegahan lalu lintas ataupun kecelakaan di tempat kerja.

Utamakan Keselamatan

Ketika anda mengemudi mobil, perhitungkan batas kecepatan maksimum anda supaya anda selamat dan aman apabila berhenti mendadak atau mengerem mendadak. Bagian sebelah kanan jalan adalah jalur yang aman apabila anda ingin mendahului mobil lain. Keselamatan mengemudi sangat tergantung pada rasa hormat sesama pengemudi dalam mentaati peraturan lalu lintas.

Hal-hal yang perlu dilakukan ditempat kerja untuk menghindari terjadinya kecelakaan :

1. Periksalah tempat kerja anda untuk mengidentifikasikan bahaya-bahaya apa saja yang mungkin timbul.

2. Mengidentifikasi kegiatan anda yang mungkin bisa membahayakan rekan kerja, orang lain, dan peralatan.

3. Ambillah tindakan pencegahan yang cepat/penyelamatan yang diperlukan.

4. Periksalah perlengkapan / persyaratan mengenai keselamatan kerja untuk setiap pekerjaan yang ditugaskan pada anda dan pengawas. Anda tidak akan diminta untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan yang mungkin dapat menimbulkan kecelakaan pada diri anda dan orang lain.

5. Jangan menggunakan alat-alat atau kabel yang sudah tidak layak dipakai.

6. Jangan memegang peralatan listrik yang masih mengandung arus listrik bila tangan atau kaki anda basah.

7. Berikanlah pengarahan kepada keluarga anda tentang pentingnya keselamatan. 8.

Ingatlah bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh keteledoran bertindak dan berfikir dari anda sendiri atau orang lain.

BAHAYA GAS KARBON MONOKSIDA

Racun industri tertua yang terkenal dan merupakan salah satu racun yang paling umum adalah gas karbon monoksida (CO). Gas karbon monoksida dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari bahan organik termasuk kayu dan bahan bakar petroleum seperti bensin.

Karena karbon monoksida ini selalu ada dalam setiap pembakaran, maka itu berarti di hampir semua tempat kerja ada karbon monoksida. Sumber-sumber utama penghasil gas karbon monoksida adalah pengecoran logam, pabrik bubur kayu dan kilang minyak. Namun dit empat pemanasan yang kurang terawat atau mesin-mesin di tempat kerja yang tidak memiliki ventilasi yang cukup sangat memungkinkan timbulnya karbon monoksida. Kelebihan gas karbon monoksida menyebabkan orang cepat lelah. Karbon monoksida masuk ke dalam tubuh melalui paru-paru dan diserap ke dalam pembuluh darah. Di sini karbon monoksida menggantikan oksigen di dalam sel darah merah sehingga jaringan tubuh termasuk otak mengalami kekurangan oksigen. Oleh karena itu korban harus segera di bawa keluar ruangan untuk menghirup udara bebas untuk keperluan penyembuhan.

Karbon monoksida adalah racun yang mematikan. Hal ini disebabkan karena gas ini tidak bisa dideteksi dengan indra manusia sebab tidak berbau, tidak berwarna dan tidak dirasa. Gejalah pertama anda kelebiha gas karbon monoksida adalah sakit kepala, pusing-pusing dan mual. Kemudian diikuti dengan sakit kepala yang hebat, muntah-muntah, mengalami masalah penglihatan, bingung dan roboh (koleps). Tahap selanjutnya bisa menimbulkan keadaan koma, sawan, jantung, paruparu dan akhirnya kematian. Untuk itu langka pertama dan terbaik untuk menangani korban adalah harus dimulai di tempat pertama.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dipakai untuk menghindari gas karbon monoksida: 1. Ruangan kerja harus dilengkapi dengan ventilasi dan system pembuangan gas yang baik dan memadai. 2. Jangan mengoperasikan alat yang memakai bahan bakar bensin atau diesel dalam ruangan yang tidak ada ventilasinya 3. Rawatlah kendaraan atau unit yang dipakai secara regular untuk mematsikan bahwa ventilasinya dalam keadaan baik Periksalah situasi di sekitar tempat / ruangan kerja yang tertutup atau yang potensial menimbulkan gas karbon monoksida. Pakailah gas detector untuk memeriksa gas dalam confined space seperti saat pembersihan tanki BBM ataupun Fresh Water Tank Buatkan rencana emergensi untuk setiap daerah kerja yang meliputi prosedur penyelamatan, penyediaan obat-obatan, pemberian oksigen, menolong rekan kerja yang terkena gas karbon monoksida, daerah evakuasi, menghubungi bagian emergensi serta menghentikan proses saat emergensi.

4.

5.

Bahaya karbon monoksida dalam dunia industri tidak mengenal batas. Oleh karena itu pemahaman akan bahaya gas karbon monksida merupakan langka terbaik untuk dapat menjamin kelangsungan hidup anda ditempat kerja. Gas karbon monoksida dapat masuk ke dalam ruangan karena adanya ventilasi udara (jalan masuk) di dekat tempat pembongkaran atau persimpangan yang ramai. Gas karbon monokisda juga bisa masuk ke dalam mobil melalui sistem pembuangan gas yang salah yang dapat meracuni orang-orang yang ada di dalam mobil. Gas karbon monoksida juga bisa masuk ke dalam rumah melalui heat exchanger yang tidak terawatt dengan baik sehingga menimbulkan sakit yang sering disalahartikan dengan sakit flu. Karbon monoksida juga dapat membunuh mekanik yang sedang memperbaiki motor dalam garasi yang tertutup atau juga dapat membunuh nelayan yang mengambil arang kayu dari dalam truk saat hari hujan.

Reaksi gas karbon monoksida begitu cepat dalam tubuh kita apabila kita sudah keracunan. Untuk usaha pencegahan sebagaimana disebutkan di atas akan sangat bermanfaat bagi kita mencegah kemungkinan keracunan akibat gas karbon monoksida.

Waspadalah terhadap setiap bahaya yang ada di sekitar anda !!
BEKERJA DI RUANG TERBATAS / CONFINED SPACE

Bekerja di Confined Space / ruang terbatas sangatlah berbahaya, hal ini dikarenakan terdapat berbagai hazad yang dapat menyebabkan kecedera dan kematian terhadap pekerja yang melakukan pekerjaan di Confined space, Oleh karena itu bagi pekerja yang akan melakukan pekerjaan ditempat tersebut harus mendapatkan Ijin Kerja Berbahaya dari Safety dept. dan sepengetahuan atasan.

Berikut Langkah – langkah yang perlu diperhatikan dan dilakukan saat pekerja malakuakan aktifitas di ruang terbatas.

1. Sebelum melakukan pekerjaan didalam ruang terbatas harus memeriksa area kerja disekitar ruang tersebut.

2. Mempersiapkan terlebih peralatan dan APD yang akan digunakan seperti breathing apparatus, Gas tester, safety line, masker, sarung tangan, tangga aluminium, tripot.

3. Mengeluarkan gas cairan yang ada didalam ruangan tersebut.

4. Sebelum orang memasuki ruang terbatas maka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan gas untuk mengetahui kadar oksigen cukup dan tidak terdapat gas berbahaya lain yang dapat membahayakan keselamatan pekerja. Untuk sementara sebelum ada gas tester maka lakukan blowing untuk memasukan udara kedalam ruang tersebut setelah isinya dikeluarkan.

5. Pelugas yang masuk kedalam ruang terbatas untuk melakukan pekrjaan harus memakai safety line dan peralatan lain yang dibutuhkan demi keselamatan pekerja.

6. Pekerjaan yang dilakukan dalam ruang terbatas harus diawasi secara ketat, minimal harus ada 2 orang yang bekerja dalam ruang terbatas, satu orang yang ada diluar ruangan terbatas untuk memberi pertolongan bila perlu, dan satu orang yang melakukan pekerjaan diruang terbatas. Untuk keluar masuk orang dalam ruang terbatas harus dengan pengawasan.

Juga yang perlu anda ketahui 1. Mengetahui bahaya dan risiko yang mungkin timbul selama bekerja di ruang terbatas. 2. Memahami Peraturan / ketentuan dan panduan bekerja di ruang terbatas. 3. Mengetahui pelaksaan cara – cara kerja kerja yang selamat di ruang terbatas

Patuhilah Selalu Ketentuan Bekerja sesuai dengan Intruksi Kerja ditempat Anda, Agar anda terhindar dari Cedera

RAMBU STOP

Ada beberapa macam rambu jalan yang sudah kita kenal, baik yang ada di jalan raya maupun yang ada di jalan tambang. Semua rambu tersebut memiliki makna sendiri-sendiri yang berfungsi sebagai petunjuk keselamatan dalam berlalulintas. Salah satu rambu yang akan kita bicarakan di sini adalah rambu wajib berhenti atau yang kita kenal dengan istilah rambu STOP

Rambu STOP

Bagi pengemudi, Rambu STOP sudah tidak asing lagi karena banyak dipasang di jalan – jalan terutama pada persimpangan jalan dimana biasanya rambu STOP ini dipasang pada anak jalan.

STOP - dalam Indonesia berarti menghentikan segala aktivitas. Namum Arti dari rambu STOP ini adalah bahwa apapun alasannya kalau pengemudi menghadap rambu ini maka pengemudi harus berhenti sejenak untuk melihat ke arah jalan utama kiri - kanan , dan setelah yakin aman dari arah kiri dan kanan baru pengemudi dapat melanjutkan perjalanan sesuai dengan tujuan. Namun kenyataannya yang kita lihat di lapangan sangat berbeda sekali. Banyak pengendara yang tidak mematuhi/melanggar akan rambu-rambu STOP yang telah terpasang. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa alasan antara karena tidak tahu artinya atau memang tidak mau tahu. Tidak berhenti ketika pengemudi berhadapan dengan rambu STOP kelihatannya sepele namun dapat berakibat fatal karena hal tersebut merupakan tindakan tidak aman. Tindakan tidak aman tersebut apabila dibiarkan terus menerus maka dapat berakibat fatal.

Oleh karena itu bila pengemudi berhadapan dengan rambu-rambu STOP apapun alasannya

kita harus berhenti sejenak melihat kiri kanan dan apabila betul-betul aman baru kita bergerak sesuai dengan tujuan kita.

Patuhi Selalu Rambu – Rambu Yang Telah dipasang Demi Keselamatan Anda dan orang lain

Bahaya Debu

I. PENGERTIAN Debu merupakan salah satu bahan yang sering disebut sebagai partikel yang melayang di udara (Suspended Particulate Matter / SPM) dengan ukuran 1 mikron sampai dengan 500 mikron. Dalam kasus pencemaran udara, baik dalam maupun di ruang gedung (Indoor and Out Door Pollution) debu sering dijadikan salah satu indikator pencemaran yang digunakan untuk menunjukan tingkat bahaya baik terhadap lingkungan maupun terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Partikel debu akan berada di udara dalam waktu yang relatif lama dalam keadaan melayang layang di udara kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernafasan. Selain dapat membahayakan terhadap kesehatan juga dapat mengganggu daya tembus pandang mata dan dapat mengadakan berbagai reaksi kimia sehingga komposisi debu di udara menjadi partikel yang sangat rumit karena merupakan campuran dari berbagai bahan dengan ukuran dan bentuk yang relatif berbeda beda.

II. MACAM-MACAM DEBU Dari sifatnya debu dikategorikan pada:
  

 

Sifat pengendapan, yaitu debu yang cenderung selalu mengendap karena gaya gravitasi bumi. Sifat permukaan basah, sifatnya selalu basah dilapisi oleh lapisan air yang sangat tipis. Sifat penggumpalan, karena sifat selalu basah maka debu satu dengan yang lainnya cenderung menempel membentuk gumpalan. Tingkat kelembaban di atas titik saturasi dan adanya turbelensi di udara mempermudah debu membentuk gumpalan. Debu listrik statik, debu mempunyai sifat listrik statis yang dapat menarik partikel lain yang berlawanan dengan demikian partikel dalam larutan debu mempercepat terjadinya penggumpalan. Sifat opsis, partikel yang basah/lembab lainnyadapat memancarkan sinar yang dapat terlihat dalam kamar gelap.

Dari macamnya debu juga dapat dikelompokan kedalam Debu Organik (debu kapas, debu daundaunan, tembakau dan sebagainya)., Debu Mineral (merupakan senyawa komplek : SiO2, SiO3, arang batu dll) dan Debu Metal (Debu yang mengandung unsur logam: Pb, Hg, Cd, Arsen, dll). Dari segi karakter zatnya debu terdiri atas Debu fisik (debu tanah, batu, mineral, fiber) Kimia (Mineral organik dan inorganik) Biologis ( Virus, bakteri, kista) dan debu radio aktif. Ditempat kerja jenis jenis debu ini dapat ditemui di kegiatan pertanian, pengusaha keramik, batu kapur, batu bata, pengusaha kasur, pasar tradisional, pedagang pinggir jalanan dan lain lain.

III. AMBANG BATAS DEBU Ukuran debu sangat berpengaruh terhadap terjadinya penyakit pada saluran pernafasan.Dari hasil penelitian ukuran tersebut dapat mencapai target organ sebagai berikut:

    

5-10 mikron = akan tertahan oleh saluran pernafasan bagian atas 3-5 Mikron akan tertahan oleh saluran pernafasan bagian tengah 1-3 mikron sampai dipermukaan alveoli 0,5-0,1 mikron hinggap dipermukaan alveoli/selaput lendir sehingga menyebabkanvibrosis paru 0,1-0,5 mikron melayang dipermukaan alveoli. Menurut WHO 1996 ukuran debu partikel yang membahayakn adalah berukuran 0,1 – 5 atau 10 mikron. Depkes mengisaratkan bahwa ukuran debu yang membahayakan berkisar 0,1 sampai 10 mikron.

IV. DAMPAK PENCEMARAN UDARA OLEH DEBU Partikel debu selain memiliki dampak terhadap kesehatan juga dapat menyebabkan gangguan sebagai berikut:

1. Gangguan aestetik dan fisik seperti terganggunya pemandangan dan pelunturan warna bangunan dan pengotoran. 2. Merusak kehidupan tumbuhan yang terjadi akibat adanya penutupan pori pori tumbuhan sehingga mengganggu jalannya photo sintesis. 3. Merubah iklim global regional maupun internasional 4. Menganggu perhubungan/ penerbangan yang akhirnya menganggu kegiatan sosial ekonomi di masyarakat. 5. Menganggu kesehatan manusia seperti timbulnya iritasi pada mata, alergi, gangguan pernafasan dan kanker pada paru-paru. Efek debu terhadap kesehatan sangat tergantung pada: Solubity (mudah larut), Komposisi Kimia, Konsentrasi Debu, dan Ukuran partikel debu

IV. JENIS PENYAKIT AKIBAT KERJA YANG DIAKIBATKAN OLEH DEBU

Pneumokoniosis disebabkan oleh debu mineral pembentukan jaringan parut (Silikosis,antrakosilikosis, asbestosis) Gejala penyakit ini berupa sakit paru paru, namun berbeda dengan penyakit TBC paru. Silikosis adalah penyakit yang paling penting dari golongan penyakit Pneumokonioses. Penyebabnya adalah silika bebas (SiO2) yang terdapat dalam debu yang dihirup waktu bernafas dan ditimbun dalam paru paru dengan masa inkubasi 2-4 tahun. Pekerja yang sering terkena penyakit ini umumnya yang bekerja di perusahaan yang menghasilkan batu-batu untuk bangunan seperti granit, keramik, tambang timah putih, tambang besi, tambang batu bara, dan lain lain.Gejala penyakit ini dapat dibedakan pada tingkat ringan sedang dan berat. Pada tingkat Ringan ditandai dengan batuk kering, pengembangan paru-paru. Pada lansia didapat hyper resonansi karena emphysema.Pada tingkat sedang terjadi sesak nafas tidak jarang bronchial, ronchi terdapat basis paru paru. Pada tingkat berat terjadi sesak napas mengakibatkan cacat total, hypertofi jantung kanan, kegagalan jantung kanan.

Anthrakosilikosis ialah pneumokomiosis yang disebabkan oleh silika bebas bersama debu arang batu. Penyakit ini mungkin ditemukan pada tambang batu bara atau karyawan industri yang menggunakan bahan batu bara jenis lain. Gejala penyakit ini berupa sesak nafas, bronchitis chronis batuk dengan dahak hitam (Melanophtys). Asbestosis adalah jenis pneumokoniosis yang disebabkan oleh debu asbes dengan masa latennya 10-20 tahun. Asbes adalah campuran berbagai silikat. Yang terpenting adalah campuran magnesium silikat pekerja yang umumnya terkena penyakit ini adalah pengelola asbes, penenunan, pemintalan asbes dan reparasi tekstil yang terbuat dari asbes. Gejala yang timbul berupa sesak nafas, batuk berdahak/riak terdengan rhonchi di basis paru, cyanosis terlihat bibir biru. Gambar radiologi menunjukan adanya titik titik halus yang disebut ―Iground glass appearance‖, batas jantung dengan diafragma tidak jelas seperti ada duri duri landak sekitar jantung (Percupine hearth), jika sudah lama terlihat penumpukan kapur pada jaringan ikat.

 

Berryliosis, Penyebabnya adalah debu yang mengandung Berrylium, terdapat pada pekerja pembuat aliasi berrylium tembaga, pada pembuatan tabung radio, pembuatan tabung Fluorescen pengguna sebagai tenaga atom. Byssinosis disebabkan oleh debu kapas atau sejenisnya dikenal dengan : Monday Morning Syndroma”atau‖Monday Fightnesí” Sebag gejala timbul setelah hari kerja sesudah libur, terasa demam, lemah badan, sesak nafas, baruk-batuk,―Vital Capacity” jelas menurun setelah 5-10 tahun bekerja dengan debu. Stannosis Penyebab debu bijih timah putih (SnO) Siderosis disebabkan oleh debu yang mengandung (Fe202)

V. PENGENDALAIAN/PENCEGAHAN

Terhadap sumbernya Pengontrolan debu di ruang kerja terhadap sumbernya antara lain :

a. Isolasi sumber agar tidak mngeluarkan debu di ruang kerja dengan ― Local Exhauster”atau Dengan melengkapi Water Sprayer pada cerobong asap b. Subtitusi alat yang mengeluarkan debu dengan yang tidak mengeluarkan debu.
 Pencegahan terhadap transmisi a Memakai metoda basah yaitu, penyiraman lantai, pengeboran basah, (Wet Drilling)

b. Dengan alat (Scrubber, Electropresipitator, Ventilasi Umum)

Pencegahan terhap tenaga kerjanya Antara lain menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan menggunakan masker.

Posted by PANITIA BULAN K3-2010 at 13:28 0 comments

Pentingnya Material Safety Data Sheet ( MSDS )

Dunia pertambangan menjadi salah satu jenis pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan. Kecelakaan tersebut dapat berupa terjatuh, tetindih, tertabrak, kebakaran, kebakaran, terkena

bahan kimia, dan lain sebagainya. Salah satu hal yang mungkin sering terlupakan adalah zat kimia, karena penggunaannya di pertambangan hanya pada section tertentu saja, seperti di unit blasting dan laboratorium, dll. Penggunaan bahan kimia secara intensif, berarti memiliki bahaya yang tinggi juga, sehingga perlu dilakukan pencegahan sebelum terjadi kecelakaan atau bahaya-bahaya yang lain.

Sampah dan Pengelolaannya

Pernahkah kita menghitung sudah berapa banyak sampah yang kita buang dalam sehari. Sisa makanan, kertas, barang-barang dari plastik, kain-kain bekas, tisu, botol-botol, bahkan mungkin sampai mainanmainan atau peralatan rumah dan kendaraan yang tak terpakai lagi serta masih banyak lagi. Jika kita sedang jalan-jalan, coba lihat tempat sampah di wilayah pertokoan. Tempat sampah disana mungkin jadi menggunung dengan kardus-kardus bekas, kemasan styrofoam, kantong plastik, sisa-sisa makanan dari restoran, dan lain sebagainya. Lalu coba kita tempat sampah di rumah sakit. Volumenya mungkin sama besarnya, tetapi sampahnya lebih banyak terdiri dari perban bekas, obat-obatan tak terpakai, botol-botol infus dan sebagainya. Diperkirakan bahwa rata-rata penduduk di kota membuang sampah sebanyak 1 - 2 kg sehari.

Jenis-jenis sampah 

Sampah organik yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang bisa terurai secara alamiah/ biologis. Misalnya adalah sisa makanan

Sampah anorganik yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologis sehingga penghancurannya membutuhkan penanganan lebih lanjut. Misalnya adalah plastik dan styrofoam

Sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan berbahaya dan beracun. Misalnya adalah bahan kimia beracun

Kompos adalah sampah yang teruraikan secara biologis, yaitu melalui pembusukan dengan bakteri yang ada di tanah, dan kerap digunakan sebagai pupuk.Jadi bisa dibayangkan banyaknya sampah seluruh kota dalam sehari. Apa jadinya bila sampah-sampah ini tidak tertangani? Tentunya tidak mustahil kalau kota kita tertimbun oleh sampah bukan? Karenanya, kita dianjurkan untuk meminimalkan terjadinya pembuangan sampah terutama yang tergolong sampah B3.

Sampah menjadi masalah…

Bagaimana kehidupan masyarakat kita ke depan, jika persoalan sampah tidak segera diselesaikan. Permasalahan sampah bukan hanya berdampak pada persoalan lingkungan, tetapi juga telah menimbulkan kerawanan sosial dan bencana kemanusiaan. Berbagai kasus, seperti di Bantargerbang, Bojong Gede, dan Leuwigajah, mengingatkan kita bahwa persoalan sampah bukan hal yang sepele. Lalu, apa yang dapat kita lakukan agar sampah tidak menggunung dan membuat lingkungan tidak sehat? Ada beberapa hal kreatif dan efektif yang bisa kita lakukan yaitu menerapkan prinsip 4R : Replace (mengganti), reduce (mengurangi), re-use (memakai), dan recycle (daur ulang).

Sistem Pengelolaan Sampah

Ada berapa cara pembuangan sampah?

Secara garis besar ada tiga yaitu : cara kimiawi melalui pembakaran, cara fisik melalui pembuangan di TPA, dan cara biologis melalui proses kompos. Yang lazim dilakukan untuk sampah dalam jumlah besar adalah secara fisik.

Bagaimana siklus sistem pengelolaan sampah?

Sampah dari rumah-rumah dikumpulkan dan disimpan dalam tempat atau kontainer sementara, untuk kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk diolah sebelum dibuang.

Mengapa sampah yang dibuang harus diolah dulu?

Tumpukan sampah yang tidak diolah terlebih dulu dapat mengundang lalat, tikus, pertumbuhan organisme- organisme yang membahaya- kan, mencemari udara, tanah dan air, serta mengganggu kenyamanan kita!

Bagaimana penanganan sampah di TPA?

TPA sering juga disebut landfill, yaitu tempat pembuangan yang memiliki dasar impermeable (tidak tembus air) sehingga sampah yang diletakkan diatasnya tidak akan merembes hingga mencemari air dan tanah disekitarnya. Sampah- sampah yang datang diletakkan secara berlapis, dipadatkan, dan ditutupi dengan tanah liat untuk mencegah datangnya hama dan menghilangkan bau. TPA umumnya dibuat untuk bisa menampung sampah selama jangka waktu beberapa tahun.

Apa itu insinerator?

Insinerator adalah perangkat pembakaran sampah yang efisien dan bisa mengurangi polusi udara. Insinerator yang baik memiliki sistem penangkal pencemar udara di cerobongnya (walaupun tetap menyebabkan pencemaran udara), dan sanggup mengurangi volume sampah sampai 80%nya seusai dibakar

REPLACE Berarti ganti dengan barang ramah lingkungan

Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami

REDUCE Berarti kurangi Sampah!

Coba cara-cara ini :    Membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah kantong plastik pembungkus barang belanja Membeli kemasan isi ulang untuk shampoo dan sabun daripada membeli botol baru setiap kali habis Membeli susu, makanan kering, deterjen, dan lain-lain dalam paket yang besar daripada membeli beberapa paket kecil untuk volume yang sama

RE-USE Berarti gunakan sisa sampah yang masih bisa dipakai!

Coba cara-cara ini :    Memanfaatkan botol-botol bekas untuk wadah Memanfaatkan kantong plastik bekas kemasan belanja untuk pembungkus Memanfaatkan pakaian atau kain-kain bekas untuk kerajinan tangan, perangkat pembersih (lap), maupun berbagai keperluan lainnya

RECYCLE Berarti Daur Ulang Sampah!

Daur ulang sendiri memang tidak mudah, karena kadang dibutuhkan teknologi dan penanganan khusus. Tapi teman-teman bisa membantu dengan cara-cara ini :    Mengumpulkan kertas, majalah, dan surat kabar bekas untuk di daur ulang Mengumpulkan sisa-sisa kaleng atau botol gelas untuk di daur ulang Menggunakan berbagai produk kertas maupun barang lainnya hasil daur ulang

Jangan bakar sampah sembarangan!

Mengapa? Karena sampah bisa terdiri dari berbagai bahan yang belum tentu aman. Bahan seperti kaleng aerosol dapat meledak bila kena panas, sedangkan bahan dari plastik dan karet dapat menghasilkan gas yang menimbulkan kanker bila dibakar! Bila pembakaran tidak bisa dihindari, pastikan bahwa hanya sampah organik yang dibakar, tidak terlalu banyak sampah basah, dan lakukan jauh dari kerumunan orang banyak atau benda lain yang dapat memperburuk pembakaran. Kita tentunya tidak ingin menyebabkan kebakaran, bukan?

Mudah-mudahan dengan artikel ini kita semakin sadar bahwa masalah sampah jangan dianggap masalah yang sepele karena menyangkut kebersihan lingkungan kita. Jika lingkungan tak bersih bukan tak mungkin penyakit akan mudah mengenai kita.dan ingat selalu "Buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan".

Tanamkan pada hati dan pikiran kita untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan

Safety Vest - Gunakan disaat bekerja di sekitar alat berat / jalan tambang

Safety Vest adalah salah satu jenis Alat Pelindung Diri atau APD. Sebagaimana APD yang lain , Safety vest sangat bermanfaat bagi pekerja yang bekerja di luar perkantoran. Bilamana APD yang lain bermanfaat untuk mengurangi dampak bilamana terjadi kecelakaan akibat kontak dengan benda lain yang berbahaya, maka Safety Vest bertujuan untuk mencegah terjadinya kontak / kecelakaan .

Pengertian dari safety vest atau rompi keselamatan adalah rompi yang di beberapa sisinya dirancang khusus dengan dilengkapi dengan reflektor atau pemantul cahaya. Berdasarkan hasil dari Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko atau IBPR di PT. Indominco Mandiri, safety vest ini diperuntukkan antara lain bagi pekerja yang mana lokasi kerjanya berdekatan dengan aktifitas lalu lalang kendaraan dan alat berat serta sangat dianjurkan bagi pekerja di area bongkar muat dengan peralatan crane . A. Berikut adalah beberapa contoh keuntungan penggunaan safety vest : 1. Dilihat dari bentuknya , maka seorang pekerja di lapangan yang memakai safety vest dengan benar, akan dengan mudah terlihat oleh pengemudi kendaraan atau operator yang berada di sekitarnya . Selanjutnya pekerja tersebut terhindar dari bahaya terserempet dan tertabrak kendaraan yang beroperasi di dekatnya . Pada saat pekerja berada di sekitar bongkar muat barang dengan peralatan crane , maka pekerja tersebut akan terhindar dari bahaya terjepit barang atau kejatuhan barang pada saat crane sedang melakukan manuver .

2.

3.

Operator alat berat atau pengemudi kendaraan yang sedang melaju di jalan akan dengan mudah melihat pekerja yang berada di pinggir jalan dari arah kejauhan . Sehingga operator/ pengemudi segera mengurangi kecepatannya dan atau membelokkan serta menjauhkan arah unitnya . Dengan demikian maka operator unit atau kendaraan akan menjalankan unitnya dengan pelan , sehingga si pekerja yang berada di pinggir jalan akan terhindar dari kemungkinan terkena lentingan batu yang terinjak ban kendaraan , munculnya debu serta percikan air yang tersiram air akibat ban kendaraan yang melaju menginjak genangan air di jalan . B. Berikut adalah contoh kecelakaan, yang mana salah satu penyebabnya adalah dimana keberadaan si korban saat kejadian kecelakaan tidak diketahui / terlihat oleh operator :

1.

Kecelakaan berakibat mati yang menimpa supervisor bulldozer, di Perusahaan X. Saat itu korban yang sedang ketiduran saat jam istirahat makan terlindas oleh bulldozer yang diawasinya karena operator bulldozer tidak melihat supervisornya dan mengira supervisornya telah bangun dan pergi menjauh saat si operator bulldozer membunyikan unit dan bergerak maju. Kecelakaan yang berakibat mati yang menimpa supervisor perbaikan jalan di Perusahaan Y. Saat itu korban sedang merapikan batu koral yang dihampar di jalan untuk bantalan badan jalan. Pada saat korban membungkuk memungut batu yang berserakan, korban terkena pisau garpu unit Gradder yang sedang meratakan hamparan batu koral . Hal ini terjadi karena si operator gradder tidak melihat keberadaan korban dan mengira tidak ada pekerja lain saat gradder sedang bergerak maju mundur . Kecelakaan yang berakibat mati yang menimpa pekerja pembantu bongkar muat container di pelabuhan dengan menggunakan crane . Korban meninggal setelah terhimpit diantara 2 buah container . Karena pada saat kejadian operator crane dan pembantunya tidak melihatnya ketika sedang menggeser container

2.

3.

HINDARI TERJADINYA KECELAKAAN TERTABRAK DENGAN MENGGUNAKAN SAFETY VEST KETIKA ANDA BEKERJA DI AREA LALU LALANG KENDARAAN DAN ALAT BERAT

Safety talk : PENGAWALAN MOBILISASI ALAT BERAT DENGAN LOW BOY

Jalan angkut batubara serta jalan tambang di perusahaan tambang memiliki beberapa bahaya , dimana salah satunya adalah bahaya menabrak atau ditabrak kendaraan berat seperti Lowboy . Meskipun secara spesifik bentuk lowboy tidak jauh beda dengan unit trailler pengangkut batubara, namun unit low boy yang sedang bergerak atau berjalan adalah mempunyai tingkat bahaya yang lebih tinggi dari pada unit lain semacamnya. Perbedaan yang terlihat yaitu material yang diangkut oleh unit tersebut.

Di. perusahaan tambang, trailler batubara biasanya hanya mengangkut batubara saja. Namun material yang diangkut oleh unit lowboy bermacam-macam. Biasanya lowboy dipergunakan untuk mengangkut material besar serta alat berat. Material besar yang diangkut contohnya seperti container , bagian dari komponen alat berat yang sangat besar misalnya bucket, boom ,cabin dan lain-lain. Sedangkan alat berat yang biasanya diangkut yaitu, bulldozer, excavator, crane , shovel . Karena material atau barang yang diangkut lumayan besar dan lebar, maka bentuk dari lowboy adalah tidak mempunyai vessel atau bak muat dengan pagar pembatas. Untuk mencegah muatan lowboy tidak terjatuh, biasanya material atau alat berat yang diangkut diikat dengan rantai . Kadang-kadang lowboy mengangkut bulldozer yang sangat besar hingga sebagian blade atau pisau bulldozer yang diangkutnya melebihi leber dari badan lowboy. Kondisi muatan tersebut di atas dapat membahayakan unit lain yang berpapasan di jalan. Unit yang berpapasan bisa saja tersenggol oleh bagian alat berat yang diangkutnya atau bisa saja alat berat yang diangkutnya terjatuh karena rantai terputus akibat unit lowboy yang mengerem mendadak karena menghindari tabrakan dengan unit lain yang berpapasan. Selanjutnya untuk menghindari terjadinya kecelakaan saat unit lowboy berjalan dengan kondisi membawa muatan alat berat atau material , maka prosedurenya adalah : 1. Unit Lowboy yang berjalan dengan membawa muatan tidak diijinkan berjalan sendirian . 2. Lowboy bermuatan saat berjalan harus dilengkapi dengan petugas pengawal dengan kendaraan sarana. 3. Pada saat unit lowboy mulai bergerak , maka petugas pengawal wajib menginformasikan adanya pergerakan lowboy ke semua pengguna jalan melalui radio komunikasi dengan posisi channel yang sesuai dengan jalan yang akan dilaluinya . Misalnya dengan ucapan : ‖Perhatian ! Perhatian!, diinformasikan kepada semua pengguna jalan , bahwa terhitung jam sekarang , ada mobilisasi unit lowbow dari Mine Stockyard ke arah Port stock yard . Mohon dapat diantisipasi. Terimakasih !‖ 4. Informasi keberadaan lowboy lewat radio juga wajib disampaikan secara berulang secara berkala setiap 1 km atau bila kondisi jalan berkelok-kelok dan pandangan terbatas . Misal dengan ucapan : Saat ini unit Low boy melewati tikungan di Km 28, mohon unit kosongan mengantisipasi ! 5. Posisi kendaraan petugas yang mengawal yaitu kurang lebih 200 meter di depan unit lowboy yang dikawalnya . 6. Kecepatan lowboy saat berjalan dengan pengawalan tidak boleh lebih dari 50 km / jam .

Ketentuan tersebut di atas adalah wajib dijalankan oleh semua departemen atau perusahaan yang akan melakukan mobilisasi atau pengangkutan material / barang dengan menggunakan unit lowboy. Selanjutnya berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan oleh semua pengguna jalan bilamana mendengar informasi pergerakan lowboy dari radio komunikasi : 1. Segera mengantisipasi dengan mengurangi laju kendaraan bilamana menurut perkiraan atau melihat unit lowboy yang akan melintas sudah berada didepannnya .

2. Segera meminggirkan kendaraan dan atau berhenti bilamana jalan yang akan dilalui cukup sempit atau unit yang diangkut oleh lowboy cukup lebar dan melebihi lebar dari badan lowboy. 3. Mengurangi dan atau menghentikan pembicaraan yang tidak perlu lewat radio komunikasi karena jalur komunikasi yang masih digunakan oleh petugas pengawal.

Mengingat akan pentingnya keselamatan bersama saat di jalan angkut batubara atau di jalan tambang , maka bila anda akan mengangkut barang dengan menggunakan lowboy, ikutilah petunjuk di atas . Serta bilamana saat itu anda adalah sebagai pengguna jalan pastikan selalu bahwa channel radio di kendaraan anda telah sesuai dengan nomor channel area jalan yang anda lalui .

Kurangi kecepatan saat berpapasan dengan unit lowboy bermuatan. Bilamana perlu menepi dan berhentilah untuk menghindari bahaya terserempet atau tabrakan !

Safety talk HINDARI KECELAKAAN DI JALAN RAYA

Bila kita mendengar adanya berita kecelakaan dari teman atau tetangga atau kita membaca beritanya dari koran, biasanya respon kita berbeda-beda , ada yang biasa saja, ada yang merasa ngeri karena membayangkan berita tersebut . Tetapi barangkali diantara kita masih belum banyak yang berpikiran kritis : Mengapa kecelakaan itu terjadi dan upaya apa yang harus kita lakukan untuk mencegah supaya kecelakaan seperti itu tidak terjadi pada diri kita.

INGAT : kalau kecelakaan dapat terjadi pada orang lain, maka kecelakaan tersebut juga berpotensi terjadi pada diri kita.

Berikut kami sampaikan beberapa tips untuk membantu anda untuk menjaga keselamatan anda saat di jalan raya :

1.

Ketika akan mengendarai kendaran, pastikan kendaraan anda dalam kondisi layak jalan. Periksa rem ,lampu,sistim gas, tekanan ban, kondisi ban luar .Pastikan semua dalam keadaan baik. Pastikan bahwa anda mengenal situasi jalan yang akan anda lalui, misal adanya aspal jalanan yang berlubang , dimana saja posisi jalan yang sempit serta tikungan. Pastikan kapan jalan berubah menjadi sibuk karena adanya jam pulang / berangkat anak sekolah atau pegawai . Kendarai kendaraan dengan pikiran yang tenang , jangan terbawa permasalahan yang sedang terjadi di rumah atau di kantor. Karena kelengahan anda yang sekejap akan berdampak hilangnya kewaspadaan akan kendaraan lain yang akan mencelakakan diri anda. Anda juga harus mengetahui bahwa kecelakaan dapat terjadi karena ulah orang lain. Biasakan anda mengalah bila bertemu dengan mobil atau kendaraan besar yang dalam posisi terjepit atau misal makan ruas jalan anda. Jangan sekali-kali mengemudi dengan kecepatan tinggi, apalagi saat jalan licin atau hujan gerimis, karena sepeda motor rawan selip ketika di rem mendadak . Jangan mencuri-curi jalan di tempat tikungan ,apalagi tikungan ke kanan. Jangan pula mencuri jalan ke kanan hanya karena jalan berlubang , karena kendaraan anda akan bertemu dengan kendaraan dari arah depan.

2.

3.

4.

5. 6.

7.

8. 9.

10. Kurangi kecepatan bila di depan terlihat ada orang menyeberang atau anak bermain. 11. Jaga jarak dengan kendaraan di depan anda. Ingat sudah sangat sering terjadi kasus sepeda motor menabrak taksi kota yang berhenti mengambil atau menurunkan penumpang. Usahakan anda masih mampu mengerem bila kendaraan di depan anda mengerem mendadak atau berhenti . 12. Anda harus ekstra hati-hati bila hari mendekati senja atau petang. Karena banyak kendaraan yang belum menyalakan lampu sehingga keberadaan kendaraan tersebut tidak anda ketahui . 13. Ingat kendaraan roda dua tidak dirancang untuk melindungi badan anda apabila terjadi benturan. Maka jauhkanlah diri anda dari kemungkinan benturan .

Demikian tips selamat ketika anda mengendarai sepeda motor di jalan raya. Meski masih banyak tips yang lainnya, tetapi kunci keselamatan 88 % adalah di tangan anda sendiri .

Ingat : Semua kecelakaan sebenarnya dapat dicegah , maka patuhi rambu lalu lintas dan gunakanlah helm ketika mengemudi .
safety talk : HINDARI KECELAKAAN DI TEMPAT PARKIR

Sebanyak 90 % kecelakaan lalulintas di di tempat kita pada tahun lalu adalah akibat tabrakan di area parkir. Beberapa terjadi di luar area kerja yaitu ketika pengemudi parkir di rumah , restauran atau tempat keramaian di tengah kota . Bagi anda yang tidak pernah mengemudi, mungkin hal ini terasa sangat lucu . Bagaimana tidak sang sopir yang merasa sudah canggih atau jagoan di jalan raya yang teramat ramai dengan hilir mudik kendaraan besar dan kecil, namun mobilnya menabrak di lokasi yang sepi , luas dan cuaca yang terang benderang , yaitu di tempat parkir. Biasanya yang ditabrak adalah pagar rumah , pohon di samping rumah, tiang listrik , tiang canopi, mobil lain yang sudah parkir sebelumnya , anak-anak atau orang disekitar kendaraan atau orang tiba-tiba keluar dari toko atau , binatang piaraan, pot bunga dan lain-lain .

Mengapa hal itu dapat terjadi? Jawabannya adalah sepele saja ! yaitu karena biasanya di lokasi parkir pengemudi menjadi lengah, merasa tidak ada tantangan berat. Hal ini membuat pengemudi menjadi over confidence atau kepercayaan diri yang berlebihan. Sehingga ketika parkir si pengemudi melakukan halhal ceroboh yang sebelumnya tidak dilakukan . Berikut adalah beberapa tindakan atau perbuatan ceroboh yang dilakukan pengemudi kendaraan , yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan . Data ini berdasarkan atas hasil investigasi terhadap kecelakaan yang pernah terjadi sebelumnya : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Saat parkir mundur tidak meminta bantuan teman atau petugas parkir . Tergesa-gesa saat akan parkir atau meninggalkan tempat parkir. Bersendau gurau dengan teman . Hanya melihat 1 spion saja dan tidak memanfaatkan 3 buah kaca spion dengan maksimal. Posisi spion kurang tepat , sehingga memperbesar sudut blindspot area / daerah buta . Bercakap-cakap dengan teman di sampingnya .

7.

Adanya dering HP atau panggilan radio dan menjawab panggilan tersebut tanpa menghentikan pergerakan kendaraan . Mengirim atau membaca SMS, membaca koran, majalah . Menyetel atau mengatur volume radio atau tape atau CD.

8. 9.

10. Mengambil barang di dashboard atau meraih botol minuman . 11. Minum air atau makan makanan . 12. Tidak menolehkan kepala kebelakang atau menengok ke luar jendela untuk memastikan kondisi sebenarnya yang ada di sekitar kendaraan . 13. Tidak mengikuti rambu-rambu petunjuk parkir .

Sekarang kita harus yakin bahwa kecelakaan kendaraan dapat kita hindari , mulai detik ini yaitu dengan jalan berhati-hati yaitu mentaati prosedur mengemudi dengan benar dan menjauhi perbuatan atau tindakan tidak aman .

HINDARI KECELAKAAN DI AREA PARKIR KENDARAAN ! DAN TINGGALKAN TINDAKAN CEROBOH SERTA SIKAP YANG TERLALU PERCAYA DIRI !

Safety Talk : DISIPLIN
Sebelumnya kami Safety Dept. mengucapkan selamat tahun baru 2010, semoga tahun ini lebih baik lagi dari tahun- tahun sebelumnya. Mari kita jadikan tahun 2010 sebagai tahun Zero Fatal Accident. Disiplin adalah tema kita diminggu pertama diawal tahun ini, salah satu faktor yang menunjang keberhasilan kita dalam melakukan pekerjaan pada perusahaan ini adalah ―Disiplin‖, dengan disiplin diharapkan semua karyawan akan melakukan pekerjaan sesuai norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta menjadikan lingkungan kerja kita bersih, aman dan Nyaman.

Persoalan K3 adalah kurang disiplinnya karyawan didalam melakukan pekerjaan sehari-hari, Disiplin dalam K3 merupakan harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar. Bayangkan saja jika kita tidak disiplin dalam K3 kecelakaanlah yang akan terjadi, baik itu kecelakaan yang menyebabkan hilangnya harta benda, cacat tubuh, dan bahkan kematian dikarenakan kecelakaan. Berikut adalah beberapa contoh tindakan karyawan tidak disiplin dalam bekerja yang dapat menyebabkan kecelakaan : 1. Tidak mentaati SOP dan Petunjuk Kerja yang berlaku.

2. Tidak mentaati rambu – rambu yang dipasang disekitar area kerja. 3. Tidak mengendahkan peraturan K-3 yang berlaku diperusahaan. 4. Stress fisik dan mental. 5. Motifasi kerja yang tidak benar. 6. Tidak menggunakan APD dengan benar dan sesuai lokasi kerjanya. Disini karyawan bisa mengingat-ingat kembali sebab-sebab kecelakaan yang terjadi ditempat kerja masing-masing dept, apa kira-kira penyebabnya ?. dari 6 hal tersebut diatas kira-kira apa yang terjadi jika kita tidak disiplin dan mengendahkan hal tesebut ?. Berikut ini adalah Tip-tip yang dapat dilakukan oleh seorang supervisor atau atasan serta agar terciptanya disiplin diunit kerjanya. 1. Buatlah agar bawahan selalu mengetahui situasi. 2. Bicarakanlah hal-hal yang berhubungan dengan kebijaksanaan dan peraturan. 3. Berikan bawahan kepercayaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. 4. Buatlah rencana tentang program kerja anda dengan memasukkan unsur K3 didalamnya.

Jenis Alat Pelindung Kepala
Posted on .

Seorang tukang listrik berumur 40 tahun bekerja di alaska berada terlalu dekat dengan sirkuit listrik bertegangan tinggi 17,400 volt ketika sedang mengganti kabel di bawah sebuah panel lemari listrik. Kepalanya kemungkinan menyentuh saklar atau cukup dekat sehingga dapat menimbulkan letusan listrik antara bagian yang bertegangan listrik dan kepalanya. Mungkin hasilnya akan berbeda jika ia mengenakan helm pengaman yang berkelas E (non konduktif). Tetapi pelindung kepalanya saat itu terdiri dari sebuah penutup kain yang tidak memiliki perlindungan sama sekali. Dalam laporan kematiannya, penyidik mencatat bahwa tukang listrik tingkat foreman dan tukang listrik biasa, mereka adalah karaywan yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam bidang industri listrik dan telah menerima pelatihan yang banyak tentang keselamatan listrik. Bagaiamanpun, keceroboan menggunakan alat pelindung yang diwajibkan menyebabkan 55 persen karaywan biasa mengalami kematian. PILIH HELM YANG TEPAT UNTUK PEKERJA YANG TEPAT Jadi apa hubungannya dengan Anda dan apa yang harus Anda lakukan? Mungkin saja selama ini Anda tidak menyadarinya. Bahkan jika pun Anda bukan seorang tukang listrik, pekerjaan Anda saat ini dapat memapar ANda terhadap bahaya listrik. dan jika Anda tidak menggunakan helm yang non konduktif dan alat pelindung diri lainnya, Anda juga dapat mengalami kecelakaan. Semua kelas helm yang melindung kepala Anda dari cidera oleh benda tetap atau bergerak, tetapi hanya kelas E dan kelas G yang juga melindungi dari bahaya listrik. Jika pekerjaan Anda melibatkan adanya potensi resiko kepala Anda tersengat listrik, coba periksa label yang ada di bagian dalam helm helm. Apakah kelasnya sudah sesuai dengan pekerjaan Anda.

Kelas E (listrik) memberikan perlindungan yang sangat bagus terhadap bahaya tersetrum, karena kelas ini dinilai melindungi Anda dair paparan bahaya listrik bertegangan tinggi hingga maksimum 20,000 volt.

 

Kelas G (umum), jenis helm yang banyak digunakan, telah dites mampu memberikan perlindungan terhadap listrik bertegangan rendah dengan maksimum 2,200 volt. Kelas C (konduktif) helm ini tidak memberikan perlindungan terhadap bahaya listrik.

JANGAN MENGANGGAP REMEH HELM ANDA Penting bahwasanya selalu waspada terhadap helm yang telah dimodifikasi. Karena dapat menghilangkan pelindung yang telah didesain untuk perlindungan kepala. Khususnya, jangan:
   

Meletakkan stiker metal pada batok helm yang non konduktif; Jangan membor membuat lobang ke dalam batok helm yang non konduktif; Gunakan earmuffs yang mengandung besi ketika menggunakan helm non konduktif; menggunakan cat, cat tiner atau produk pembersih khusus pada helm non konduktif (bahkan, mencuci helm dengan sabun dan air).

Pilihlah helm yang tepat untuk pekerjaan Anda. Tapi ingat juga, untuk tetap aman tidak hanya menggunakan helm saja tapi Anda juga harus menggunakan kepala Anda untuk berfikir juga

Kecelakaan Sebagai Kegagalan Sistem`
Posted on . Konsep yang banyak dianut sekarang adalah kecelakaan merupakan gejala disfungs sistem unit produksi. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian dan diantara bagianbagian tersebut ada interdependensi (saling ketergantungan). Analisa dengan demikian tidak hanya unsur yang membentuk sistem tadi, tetapi juga kaitan antara bagian-bagian tersbut. Analisis kecelakaan berupaya menelusuri kembali sumber disfungsi elementer, termasuk hal-hal yang mendahului kejadian. Seringkali kejadian kecelakaan yang berakibat besar, didahului oleh kecelakaan yang kecil-keci, meskipun tida selalu demikian. Adakalanya terjadi kecelakaan besar tanpa sebelumnya ada kejadian kecelakaan kecil. Namun hal ini memberi indikasi bahwa kecelakaan kecil, bahkan hampir celaka perlu dianalisis apabila mempunyai potensi untuk menimbulkan kecelakaan besar. Setiap kecelakaan mempunyai penyebab yang banyak. Semua kecelakaan kalau dicari penyebabnya sampai penyebab dasar, akan menuju pada disfungsi manajemen. Karena itu dalam menganalisa kasus kecelakaan harus dicari penyebab sampai tugas dan fungsi manajemen yang kurang berjalan. Faktor penyebab kecelakaan yang berlangsung berkaitan dengan kecelakaan disebut sebagai penyebab langsung. Penyebab langsung disebabkan oleh faktor lain yang disebut penyebab tidak langsung. Penyebab tidak langsung ini juga diakibatkan oleh faktor lain. Apabila dilanjutkan akan terlihat suatu rangkaian faktor-faktor yang merupakan hubungan sebab akbat. Apabila analisa ini diteruskan, kita akan sampai pada faktor yang dianggap sebagai

keadaan yang menjadi penyebab dari rangkaian faktor akibat tadi yang akhirnya menimbulkan kecelakaan kerja. Keadaan ini yang disebut sebagai penyebab dasar. Dengan demikian penyebab dasar ialah faktor penyebab yang mendasari terjadinya suatu kecelakaan. Semua penyebab dasar yang ada di antara penyebab langsung dan penyebab dasar disebut penyebab tidak langsung. Apabila hubungan sebab akibat ini digambarkan dalam satu diagram akan terlihat sebagai diagram yang disebut pohon penyebab (Causal tree).

LAMPU KENDARAAN BUKAN SEKEDAR ALAT PENERANGAN

Lampu pada dasarnya diciptakan sebagai alat penerang untuk menbantu penglihatan pada saat keadaan di sekitar kita gelap gulita. Namun, lampu-lampu yang terpasang pada kendaraan mempunyai fungsi lebih dari sekedar alat penerang di saat gelap. Secara umum, orang akan berpendapat lampu hanya berfungsi sebagai alat penerang. Pendapat itu benar, tetapi hanya untuk fungsi lampu utama (headlights) di bagian depan kendaraan. Sementara lampu yang dipasang di mobil atau motor tidak hanya lampu utama. Lampu bukan hanya sekedar alat penerang. Lampu adalah alat komunikasi antar sesama pemakai jalan.

Sebenarnya, sebagian besar lampu yang dipasang di mobil atau motor lebih banyak berfungsi sebagai alat komunikasi daripada untuk penerang.

KENALI LAMPU Bagian depan dan belakang kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan beberapa jenis lampu. Pada bagian depan, terdapat tiga set lampu yang wajib dipasang dan berfungsi dengan baik, yakni lampu utama (berwarna putih), lampu senja atau lampu kota (putih), dan lampu sein (kuning).

Lampu-lampu ini sudah menjadi perlengkapan standar saat mobil/motor keluar dari pabrik. Pada beberapa mobil keluaran terbaru, lampu kabut (foglamp) juga menjadi perlengkapan standar yang dipasang di bagian depan mobil.

Sementara di bagian belakang mobil terdapat lima set lampu yang menjadi perlengkapan standar wajib. Yakni, lampu penanda belakang (taillight) warna merah), lampu rem (merah), lampu sein (kuning), lampu mundur (putih). Dan lampu penerang plat nomor (putih). Untuk kendaraan yang beroperasi di areal tambang ada lampu tambahan yang dipasang pada bagian atas kendaraan (rotary lamp). Semua lampu tersebut kecuali lampu rem dapat diaktifkan dari tuas dan tombol yang terletak di dekat roda atau setang kemudi. Posisi dan penggunaan tuas-tuas ini dapat dibaca pada buku petunjuk pemakaian (buku manual) kendaraan masing-masing.

Secara umum, tuas pengaktif lampu utama pada mobil-mobil buatan jepang terletak disebelah kiri roda kemudi. Bentuknya tuas putar yang terdiri atas dua tingkat putaran. Sementara tuas pengaktif lampu sein dan lampu dim (pass lights) terletak disebelah kanan roda kemudi.

Saat tuas pengaktif lampu utama diputar sekali, lampu-lampu yang akan aktif adalah lampu senja (lampu kota), lampu penanda belakang, dan lampu penerang plat nomor.

Aktifkan lampu-lampu ini saat cahaya matahari mulai redup, biasanya pada senja atau menjelang matahari terbit.

Pada waktu-waktu itu, kondisi di sekitar kita masih dapat terlihat, tetapi tak jelas atau remang-remang. Dalam kondisi demikian, orang perlu menyalakan lampu sekedar menjadi penanda agar kendaraannya terlihat pengguna jalan lain.

Fungsi lampu tidak hanya agar kita bisa melihat orang lain, tetapi juga agar orang lain bisa melihat kita. Meski berkendara di tengah kota yang terang benderang, tetap nyalakan lampu agar orang tahu keberadaan kita.

SESUAI FUNGSINYA

Apabila tuas lampu diputar sekali lagi, lampu utama akan menyala. Aktifkan lampu utama hanya pada saat hari sudah benar-benar gelap dan orang tak bisa melihat kondisi jalan di depan atau pada perusahaan tambang yang memang diwajibkan untuk mengaktifkan lampu utama.

Lampu utama terdiri dari dua jenis, yakni lampu dekat (low beam) dan lampu jauh (high beam). Saat lampu jauh diaktifkan, terdapat indicator high beam berwarna biru yang menyala pada panel indicator dashboard.

Kedua jenis lampu dibuat dengan fungsi masing-masing. Pada saat kondisi normal dan jalan ramai, cukup nyalakan lampu dekat.

Namun, saat menempuh jalan luar kota yang gelap dan sepi, nyalakan lampu jauh yang memiliki sudut lebih tinggi hingga daya jangkauan sinar lampu lebih jauh ke depan. Konsekwensinya, kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan akan silau terkena sorot lampu tersebut.

Menggunakan lampu jauh tidak pada tempatnya, selain melanggar etika dan sopan santun berkendaraan, juga dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Saat pengendara dari arah berlawanan silau, dia tidak bisa melihat kondisi jalan di depannya. Itu bisa sangat berbahaya.

Lampu jauh ini juga menyala saat tuas lampu dim (pass ligh) diaktifkan, yakni dengan menarik tuasnya kearah pengemudi. Fungsi lampu dim untuk memberi isyarat peringatan kepada pengguna jalan lain. Gunakan isyarat lampu ini saat hendak mendahului kendaraan.

Lampu dim juga dipakai untuk memberi peringatan kepada kendaraan dari arah berlawanan yang masuk ke jalur yang sedang dilalui. Kedipkan lampu dim satu atau dua kali sudah cukup untuk meminta perhatian pengguna jalan lain.

Jangan gunakan lampu dim terlalu sering karena lampu dim dan klakson melambangkan sikap orang yang berteriak atau melotot. Kita bisa di anggap tidak sopan dan membuat marah pengendarap lain.

BERBAGAI MITOS DAN SALAH KAPRAH

Terdapat berbagai mitos dan salah kaprah yang sering dilakukan pengendara tentang lampu kendaran. Selain tak tepat, penggunaan lampu yang salah kaprah ini juga bisa berbahaya dan menimbulkan resiko kecelakaan.

1 Mengaktifkan lampu hazard. Lampu hazard diaktifkan dengan menekan tombol darurat yang ditandai dua segitiga merah di dashboard. Saat lampu ini aktif lampu sein disebelah kanan dan kiri akan berkedip. Fungsi lampu ini untuk menandakan mobil berhenti dalam keadaan darurat, misalnya karena kerusakan atau pecah ban. Salah kaprah yang sering dilakukan pada umumnya adalah menyalakan lampu hazard saat memasuki terowongan, hujan deras, dan berdebu. Bahkan ada yang memahami lampu ini sebagai lampu sein lurus.

2. Menyalakan lampu kabut. Sesuai dengan namanya , lampu kabut berfungsi menerangi jalan dan menandai posisi kendaraan saat pandangan terhalang kabut tebal., asap, dan hujan deras. Intensitas lampu kabut yang sangat kuat (hingga mampu menembus kabut) dapat mengganggu pengguna jalan lain saat dipakai dalam keadaan normal. Banyak pengendara mobil yang mengaktifkan lampu kabut saat cuaca cerah. Itu salah kaprah dan berbahaya.

3. Mengganti warna lampu. Warna lampu-lampu insyarat pada kendaraan, seperti lampu rem, sein, dan lampu mundur sudah menjadi kesepakatan Internasional. Jangan menukar warna lampu-lampu tersebut karena dapat memunculkan salah paham dan berbahaya bagi pengendara lain. Kita masih sering temui pemilik kendaraan menukar warna lampu rem atau lampu belakang menjadi putih.

4. Lebih terang, lebih “keren”. Banyak pengguna mobil yang mengganti bola lampu utama dengan daya listrik lebih besar.atau mengganti dengan jenis xenon untuk mendapatkan sinar lebih terang. Intensitas lampu yang lebih besar dan panas dapat menghanguskan reflector lampu utama. Pada akhirnya sinar lampu justru menjadi lebih redup. Sinar lampu xenon yang berwarna putih kebiruan juga tidak cocok digunakan di daerah tropis karena dirancang untuk kawasan empat musim yang bersalju. Saat dipakai di daerah tropis, lampu xenon justru tidak menerangi secara maksimal. Selain itu, perlombaan terang-terangan sinar lampu dapat berbahaya karena menyilaukan pengendara dari arah berlawanan. Gunakan bola lampu sesuai spesifikasi standart pabrik yang tertera di buku manual. Daya standar lampu utama mobil keluaran pabrik adalah 60/55 watt.

Manfaat Kebersihan Tempat Kerja (Housekeeping)
Posted on .

Beberapa orang berpikir kebersihan sekedar menjalankan sapu dengan cepat pada lantai bengkel atau pabrik di akhir hari kerja. Meskipun menyapu adalah salah satu aspek kebersihan, kebersihan yang efektip aktualnya lebih dari pada hal ini. Kebersihan adalah tanggung jawab setiap orang dan mensyaratkan kepada kita semua untuk menjaga tempat kerja bersih, rapih dan teratur sehingga aman untuk melakukan pekerjaan. Hari ini kita akan membicarakan tentang:
 

Kerugian dari Kebersihan yang buruk; dan Apa yang bisa anda lakukan untuk menjaga tempat kerja anda bersih, rapid an teratur.

KERUGIAN DARI KEBERSIHAN YANG BURUK Kebersihan yang burk dapat menimbulkan berbagai kecelakaan, cidera, kerusakan dan masalah. Kesuban, terpotong dan cidera mata terjadi bila butiran metal dan serpihan tertinggal diatas meja kerja dan permesinan. Terpotong Jari dan Tangan terjadi bila sisa metal yang tajam ditinggalkan tergeletak diatas meja kerja. Kecelakaan Terpeleset dan Jatuh terjadi bila perkakas, peralatan dan sisa material ditinggalkan tergeletak di lantai. Cidera tertumbu terjadi bila tumpukan yang tidak stabil atau laci penyimpanan kelebihan beban ambruk. Waktu Terbuang karena perkakas, peralatan dan material yang selalu berpindah dan harus diatur kembali. Terlepas dari Kecelakaan dan cidera, kebersihan yang buruk juga dapat mnyebabkan masalah lain.

Kebakaran dengan mudah menjalar kesuluruh tempat kerja bila sisa kertas dibiarkan menumpuk. Cidera Serius atau kematian bias terjadi pada saat orang berusaha menyelamatkan bangunan, bila jalan masuk dan jalan keluar darurat tertutup atau terganggu. Pengaturan tempat kerja yang buruk dan tidak rapi juga dapat menimbulkan:
 

Tempat kerja yang padat; dan Kesulitan mencari perkakas, material dan peralatan

Tempat kerja yang padat, tidak rapid an tidak teratur membuat kesulitan kepada setiap orang untuk bekerja dan tidak mendrong kualitas kerja. Kebersihan yang efektip mensyaratkan anda untuk:
  

Mengatus empat kerja; Menjaga tempat kerja bersih dan tidak kacau; dan Menyimpan segala sesuatu ditempat yang tepat.

Keuntungan dari Kebersihan yang baik adalah:
   

Berkurang resiko kecelakaan dan cidera; Berkurang resiko kebakaran; Tempat kerja lebih nyaman; dan Berkurang waktu yang terbuang untuk mencari perkakas, peralatan dan material..

Sekarang kita akan melihat beberapa cara kerja kebersihan yang anda harus lakukan di tempat kerja anda. PELIHARA LANTAI DAN JALAN MASUK TETAP BERSIH Kebersihan yang buruk membuat jalan melewati tempat kerja seperti melewati ladang tambang. Semakin banyak peralatan dan material yang anda simpan dekat tempat kerja, semakin kurang ruang untuk anda bekerja. Berkurang ruang di lantai dan ruang untuk bergerak, membuat semakin sulit buat anda bekerja secara efisien dan lebih aman. Anda dapat mencegah kemacetan didalam area kerja anda dengan:
   

Simpan hanya perkakas yang sering digunakan dan peralatan di area kerja anda.; Simpan perkakas yang jarang digunakan, peralatan dan material dalam ruang penyimpanan yang sudah disediakan dan area yang lapang. Gunakan rak penyimpanan dan laci, dimana kurang mengambil ruang, dari pada menumpuk material dan peralatan di lantai, dan Jaga lantai disekitar meja kerja dan permesinan terpasang bebas dari setiap sisa, material, perkakas atau suku cadang.

Jangan pernah menumpuk atau menyimpan sesuatu didepan dari :
  

Pitu masuk; Jalan keluar darurat; atau Alat mandi keselamatan..

Jangan pernah anda menumpuk atau menyimpan sesuatu diantara satu meter dari peralatan pemadam kebakaran. Peralatan Pemadam Kebakaran dan jalan keluar darurat harus bebas jelas dan tidak terganggu setiap saat. Jaga lantai tetap bersih dari setiap oli, grease, lumpur, cairan atau obyek terlepas untuk mencegah bahay terpelset dan jatuh kecelakaan. MENYIMPAN PERKAKAS DAN MATERIAL Penyimpanan perkakas, peralatan dan material yang benar membantu untuk menjaga standard kebersihan yang baik. Menyimpan perkakas dengan tepat anda ::
     

Memastikan mereka dengan mudah menemukan bila diperlukan; dan Menjaga mereka dalam kondisi yang baik. Anda harus selalau menyimpan perkakas : Dalam rak penyimpanan; Pada papan tergantung; atau Dalam kotak perkakas.

Jangan pernah anda meninggalkan perkakas:
   

Duduk diatas mesin; Menggantung melebihi pinggiran atas meja; Bertengger diatas kendaraan; atau Tergeletak di lantai.

Menyimpan perkakas dengan cara ini akan memudahkan seseorang untuk terpeleset dan jatuh atau akan terpukul perkakas yang jatuh.. Penyimpanan material yang buruk juga dapat menimbulkan tempat kerja yang tidak rapi dan tidak teratur. Anda harus menyimpan lembaran material, seperti plywood atau besi secara vertical atau horizontal dalam rak dimana:
  

Dipisah dengan lembar ukuran yang berbeda; Memudahkan untuk memindahkan lembaran; dan Mencegah lembaran untuk jatuh.

Anda harus menyimpan batang besi bulat, pipa dan kabel dalam rak dimana dibuat untuk mencegah terguling atau bergerak. Anda harus menyimpan benda kecil seperti mur, baut, pengencang dan suku cadang dalam laci dan dalam baki. Hindari menyimpan material:
   

Diatas bagian laci dimana sulit untuk dilihat dan dijangkau; Dibawah meja kerja dimana tidak dapat dilihat dan sulit untuk dipindahkan.; Pinggir jendela dimana bisa terjatuh; atau Diatas bagian dalam tiang dinding dimana dapat dengan mudah terjatuh.

Anda juga hasru menghindari menumpuk dan menyimpan material didepan jendela, karena hal ini akan berdampak pada penerangan dan pandangan dalam area kerja anda. Pandangan yang buruk menyebabkan kecelakaan dan cidera. Penyimpanan yang salah pada kontiner kecil bahan cair mudah terbakar, seperti degreaser, dapat denga mudah menimbulkan tumpahan dan kebakaran. Anda harus menyimpan kontiner kecil berisi bahan cair mudah terbakar dalam lemari yang tahan terhadap bahan yang mudah terbakar. Hal ini termasuk:
  

Kaleng Cat; Botol plastik berisi Oli dan Methylated Spirit; dan Cat dan Degreaser dalam kemasan aerosol.

Anda agar tidak menyimpan kontiner berisi bahan cair mudah terbakar diatas meja kerja, dipinggir laci atau tiang dinding dimana mereka bisa bocor atau meledak karena panas. SAMPAH DAN LIMBAH Sampah, limbah, dan bahan terbuang yang terkumpul adalah gejala nyata dari kebersihan yang buruk. Serpihan Metal yang ditinggal diatas mejak kerja dan permesinan dapat menimbulkan kesuban, terpotong dan cidera mata. Sisa Metal tajam ditnggal tergeletak diatas meja kerja dapat menimbulkan luka terpotong pada jari dan tangan. Sisa Material yang ditinggal tergeletak di lantai menimbulkan resiko terpeleset dan jatuh.. Kertas, karton dan serutan kayu sumber utama bahan bakar yang dapat menimbulkan kebakaran. Kain lap bekas Oli dan limbah Oli adalah juga sumber utama bahan bakar yang dapat menimbulkan kebakaran.

Sisa makanan dan pembungkus menarik rayap dan menyebarkan penyakit. Kebersihan tidak hanya menyapu lantai dengan bersih di akhir hari kerja. Kebersihan yang buruk membuat kacau tempat kerja dan mengembak biakan potensi kecelakan. Kebersihan yang baik adalah mengatur tempat keja anda sehingga segalanya tersimpan pada tempat yang tepat. Kebersihan adalah tanggun jawab setiap orang dan anda dapat menjaga standard kebersihan yang baik di tempat kerja dengan:
   

Menjaga lantai dan jalan masuk tidak terganggu.; Menyimpan perkakas dan peralatan dengan benar; Menumpk dan menyimpan material dengan benar; dan Secara regular mebuang sampah dan limbah kedalam tempat pembuangan yang tepat..

Bila anda telah menjadika kebiasaan mebersihkan saat anda akan pergi, lebih baik daripada menunggu di akhir hari kerja, anda akan dapat bekerja lebih efisien dan aman. Simpan dalam pemikiran anda tentang apa yang kita bicarrakan hari ini dan bila anda kembali ke tempat kerja anda dan bila anda dapat mengidentifikasi dan memperbaiki masalah kebersihan di area kerja anda.

Karbon monoksida, karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, diproduksi oleh segala proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan yang mengandung karbon atau oleh pembakaran dibawah tekanan dan temperatur tinggi seperti yang terjadi didalam mesin (internal combustion engine). Karbon monoksida secara praktis diproduksi oleh proses-proses yang artificial dan 80%-nya diduga berasal dari asap kendaraan bermotor. Konsentrasi CO diudara perkotaan menunjukan korelasi yang positif dengan kepadata lalu-lintas, dan korelasi yang negatif dengan kecepatan angin. Secara alamiah CO diproduksi oleh (Hydrozoa siphonophores), suatu makhluk laut, juga oleh reaksi-reaksi kimia yamg terjadi didalam atmosfir.

Hidrogen sulfida, hydrogen sulfida adalah gas yang berbau telur busuk. Sekalipun gas ini bersifat iritan bagi paru-paru, tetapi ia digalongkan kedalam asphyxiant karena efek utamanya adalah melumpuhkan pusat pernafasan, sehingga kematian disebabkan oleh terhentinya pernapasan. Hidrogen sulfida juga bersifat korosif terhadap metal, dan menghitamkan berbagai material. Karena H2S lebih berat daripada udara, maka H2S ini sering didapat disumur-sumur, saluran air buangan, dan biasanya ditemukan bersama-sama gas beracun lainnya seperti metan, dan karbon dioxida. H2S didapat secara alamiah pada gunung-gunung berapi, dan dekomposisi zat organik. Emisi hydrogen sulfida didapat pada industri kimia, industri minyak bumi, kilamg minyak, dan terutama pada industri yang memproduksi gas sebagai bahan bakar. Hidrokarbon berasalkan proses alamiah dan buatan manusia. Secara alamiah hidrokarbon diproduksi oleh tanaman, dekomposisi zat organik. Sumber alamiah bagi hidrokarbon adalah sumur-sumur minyak dan gas bumi. Tanaman terutama pohon, seperti genus citrus dan famili coniferae memproduksi hidrokarbon. Sumber buatan utama hidrokarbon adalah asap kendaraan bermotor.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->