MATEMATIKA KOMPUTASI

1. Matematika : Apakah itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, matematika adalah “ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antara bilangan, dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan”. Kalimat ini bukan rumusan yang tepat, sekalipun dapat dikatakan memadai untuk dicantumkan dalam kamus. Ada cabang matematika yang tidak langsung berurusan dengan bilangan, misalnya geometri, topologi, teori graf serta logika. Dalam naskah ini matematika didefinisikan sebagai ilmu tentang pernyataan-pernyataan, serta syarat-syarat yang diperlukan agar sebuah pernyataan adalah benar. Dalam matematika diuji kebenaran sebuah pernyataan, diteliti makna atau implikasi dari setiap kata yang terdapat didalamnya, serta dicoba dikembangkan pernyataan-pernyataan lain yang berkaitan. Pernyataan itu dapat mengenai apa saja, yang oleh para matematikawan dipilih sebagai obyek-obyek yang pantas diteliti dan dicermati. Salah satu obyek yang menarik adalah, tentu saja, bilangan. Ternyata ada aneka ragam bilangan, baik yang asli, maupun yang tidak asli. Ternyata ada bilangan yang memiliki ciri istimewa, yang lalu disebut bilangan prima. Studi mengenai hal ini sangat penting tidak hanya dalam matematika, namun juga dalam teknik komputer. Matematika Komputasi adalah ilmu yang mengintegrasikan matematika terapan dan ilmu komputer. Banyak masalah industri, juga masalah dalam bidang teknik, kesehatan, sains, bisnis, dan ekonomi dapat dimodelkan secara matematika dan disimulasikan dengan bantuan komputer, dengan tujuan untuk mendapatkan solusi dari masalah tersebut. Karena itu, sangat diperlukan orang-orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian dalam simulasi komputer dari model matematika, dan mampu menganalisa dan mengkomunikasikan hasil simulasinya kepada orang lain. Matematika komputasi juga merupakan salah satu cabang dari ilmu matematika yang berurusan dengan komputer. Yang dipelajari dalam kuliah ini adalah beberapa metode komputasi untuk menyelesaikan beberapa masalah numerik, antara lain: masalah-masalah persamaan nonlinear, sistem persamaan linear, interpolasi, diferensiasi numerik, integrasi numerik, masalah nilai awal, masalah nilai eigen, dan sebagainya. Tentu saja, komputasi merupakan hal yang

menarik untuk dipelajari karena dapat membantu memecahkan masalah-masalah matematis dengan lebih mudah dan menyenangkan. 2. Apa itu Komputasi ? Ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Komputasi juga bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Komputasi menggabungkan antara dua komponen ilmu yang berbeda, yaitu : komputer dan matematika. Ilmu ini digunakan untuk menerapkan teori matematika ke dalam aplikasi komputer. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Peserta didik dapat berupa masukan mentah (raw input) dalam sebuah proses pembelajaran yang harus dithreat agar output dan outcomesnya sesuai dengan yang dicanangkan oleh pemerintah. Peserta didik dibimbing oleh pendidik atau pengajar agar mampu mengelola kemampuan dan potensi yang ada dalam dirinya. Pengertian Komputasi juga dapat diartikan sebagai proses menghitung, membandingkan dan berbagai operasi perhitungan matematika dan logika yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dikerjakan dengan Program Komputer yang sudah disusun sesuai dengan Algoritma yang benar. Kelebihan dari proses perhitungan komputasi adalah, anda bisa mendapatkan suatu hasil laporan dengan cepat dan akurat. Karena anda tinggal menginput data ke komputer, maka sistem yang telah dibuat tadi akan bekerja dan mengolah data anda menjadi informasi yang lebih berguna. Algoritma adalah suatu perintah yang disusun sedemikian rupa secara berurutan, ada awalan dan akhiran yang dikombinasi dengan berbagai fungsi perintah yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan atau rumus. Algoritma banyak digunakan di dunia komputasi dan bahasa pemrograman komputer dan juga matematika. Perlu digaris bawahi bahwa setiap programmer harus paham betul bagaimana cara mempelajari dan menterjemahkan algoritma ke dalam bahasa pemrograman karena algoritma dibuat secara universal yang bisa diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman apa pun.

Sehingga setiap analisis sistem juga harus memahami bagaimana membuat algoritma yang baik dan benar, jangan sampai membuat algoritma yang membingungkan. Sebuah algoritma harus bisa menerjemahkan suatu perintah ke dalam bentuk gambar atau kode yang berstandard international sehingga setiap programmer atau programmer yang ditunjuk untuk membuat program tidak salah dalam membuat alur program. Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam

perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu. Teknik komputasi adalah perangkat ilmu tentang alat (biasanya sebuah komputer), metode (yang disebut algoritma) dan teori (bukti matematis bahwa komputasi memberi hasil yang benar) yang diperlukan untuk melaksanakan komputasi tersebut. Sementara itu dalam melakukan

kegiatan komputasi untuk menyelesaikan suatu persoalan, seorang teknisi harus memperhatikan interaksi dari alat (komputer yang digunakan), metode (yaitu program yang dimiliki), dan sifat unik dari soal yang dihadapi, sebab dalam praktek soal-soal memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda: ada soal yang relatif sangat gampang, ada yang sulit, tetapi juga ada soal yang sangat sulit.

TEORI

KOMPU TASI

METODE

ALAT

Pertama tentang alat. Alat komputasi paling kuno adalah kertas, potlot dan karet penghapus. Alat komputasi yang lebih maju adalah kertas, potlot, karet penghapus dan mistar hitung, Selanjutnya mistar hitung diganti dengan kalkulator (elektronis), yang dapat dibawa di dalam saku. Alat komputasi yang modern adalah komputer, yang biasanya merupakan peralatan

elektronis dengan berbagai kemampuan tertentu: (1) dapat melakukan operasi penyimpanan, karena dalam komputer ada memori; (2) dapat melakukan operasi-operasi tertentu atas yang disimpan dalam memori; (3) dapat menyajikan kembali isi memori itu dalam media penampil menurut format yang dikehendaki oleh pemakai. Itu adalah rumusan singkat tentang apa yang disebut komputer. Beberapa hal masih harus ditambahkan agar sebuah gambaran yang utuh diperoleh. Dalam bidang komputer dikenal tiga serangkai data - program - informasi. Dalam bahasa sehari-hari data adalah fakta tersurat (dalam bentuk catatan atau tulisan) tentang suatu obyek. Dalam dunia komputer data adalah segala sesuatu yang dapat disimpan dalam memori menurut format tertentu, dan informasi adalah segala sesuatu yang ditampilkan oleh komputer dalam sebuah media penampil tersebut diatas, biasanya sebagai hasil dari sebuah proses komputasi. Bagi teknisi yang berhadapan langsung dengan persoalan yang nyata, data

menghadirkan fakta tersurat yang secara spesifik ada pada persoalan itu, dan yang secara khas terpancar sebagai isyarat sebagaimana diterima (ditangkap) oleh teknisi yang sedang menangani persoalan tersebut. Dalam konteks itu informasi adalah fakta tersirat yang muncul dalam benak teknisi itu sesudah mencermati dan mengolahnya dengan tertib, berdasarkan model diyakini sebagai hal yang benar ada dalam keseluruhan persoalan tersebut. Program adalah deretan operasi yang sengaja ditulis untuk sebuah proses komputasi. Program adalah resep tentang bagaimana komputasi itu harus dilaksanakan. Sebagai sebuah fakta tentang obyek komputasi, program disimpan dalam memori komputer untuk dijalankan. -yang

Menjalankan komputer adalah membuat komputer melaksanakan tiap operasi yang terdapat dalam program, satu demi satu, dari operasi pertama, kedua, ..., dan seterusnya sampai dengan operasi yang terakhir. Maka operasi sama dengan instruksi dan himpunan instruksi yang dimiliki atau dikenal oleh komputer merupakan bahasa komputer , karena dengan bahasa itu manusia dapat berkomunikasi dan menyampaikan kehendaknya kepada komputer. Informasi adalah fakta tersirat (dalam bentuk catatan atau tulisan) tentang obyek yang dibicarakan. Disini (sekali lagi) sengaja digunakan istilah "tersirat" (dan dipertentangkan dengan

kata "tersurat") untuk menegaskan bahwa informasi adalah fakta tersembunyi dibalik himpunan fakta yang sudah dicatat, dan baru diketemukan sesudah diolah atau dicerna. Maka informasi identik dengan data. Perbedaan pokok adalah dalam hubungannya dengan pemakai

data/informasi tersebut. Data adalah mentah, karena hasih harus dicerna lagi, informasi bersifat matang karena langsung dapat digunakan (misalnya untuk pengambilan keputusan). 3. Matematika dengan menggunakan Matlab 3.1 Pengertian Matlab MATLAB adalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk komputasi masalah teknik. Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu model yang sangat mudah untuk pakai dimana masalah-masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematika yang familiar. Penggunaan Matlab meliputi bidang–bidang: a. Matematika dan Komputasi b. Pembentukan Algorithm c. Akusisi Data d. Pemodelan, simulasi, dan pembuatan prototype e. Analisa data, explorasi, dan visualisasi f. Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa MATLAB merupakan suatu sistem interaktif yang memiliki elemen data dalam suatu array sehingga tidak lagi kita dipusingkan dengan masalah dimensi. Hal ini memungkinkan kita untuk memecahkan banyak masalah teknis yang terkait dengan komputasi, kususnya yang berhubungan dengan matrix dan formulasi vektor, yang mana masalah tersebut merupakan momok apabila kita harus menyelesaikannya dengan menggunakan bahasa level rendah seperti Pascall, C dan Basic. Nama MATLAB merupakan singkatan dari matrix laboratory. MATLAB pada awalnya ditulis untuk memudahkan akses perangkat lunak matrik yang telah dibentuk oleh LINPACK dan EISPACK. Saat ini perangkat MATLAB telah menggabung dengan LAPACK dan BLAS library, yang merupakan satu kesatuan dari sebuah seni tersendiri dalam perangkat lunak untuk komputasi matrix. Dalam lingkungan perguruan tinggi teknik, Matlab merupakan perangkat standar untuk memperkenalkan dan

mengembangkan penyajian materi matematika, rekayasa dan kelimuan.

Di industri, MATLAB merupakan perangkat pilihan untuk penelitian dengan produktifitas yang tingi, pengembangan dan analisanya. Fitur-fitur MATLAB sudah banyak dikembangkan, dan lebih kita kenal dengan nama toolbox. Sangat penting bagi seorang pengguna Matlab, toolbox mana yang mandukung untuk learn dan apply technologi yang sedang dipelajarinya. Toolbox toolbox ini merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi MATLAB (M-files) yang telah dikembangkan ke suatu lingkungan kerja MATLAB untuk memecahkan masalah dalam kelas particular. Area-area yang sudah bisa dipecahkan dengan toolbox saat ini meliputi pengolahan sinyal, system kontrol, neural networks, fuzzy logic, wavelets, dan lain-lain.

3.2

Kelengkapan pada Sistem Matlab Sebagai sebuah system, MATLAB tersusun dari 5 bagian utama: 1. Development Environment. Merupakan sekumpulan perangkat dan fasilitas yang membantu untuk menggunakan fungsi-fungsi dan file-file MATLAB. Beberapa perangkat ini merupakan sebuah graphical user interfaces (GUI). Termasuk didalamnya adalah MATLAB desktop dan Command Window, command history, sebuah editor dan debugger, dan browsers untuk melihat help, workspace files, dan search path. 2. MATLAB Mathematical Function Library. Merupakan sekumpulan algoritma komputasi mulai dari fungsi-fungsi dasar sepertri: sum, sin, cos, dan complex arithmetic, sampai dengan fungsi-fungsi yang lebih kompek seperti matrix inverse, matrix eigenvalues, Bessel functions, dan fast Fourier transforms. 3. MATLAB Language. Merupakan suatu high-level matrix/array language dengan control flow statements, functions, data structures, input/output, dan fitur-fitur objectoriented programming. Ini memungkinkan bagi kita untuk melakukan kedua hal baik "pemrograman dalam lingkup sederhana " untuk mendapatkan hasil yang cepat, dan "pemrograman dalam lingkup yang lebih besar" untuk memperoleh hasil-hasil dan aplikasi yang komplek. 4. Graphics. MATLAB memiliki fasilitas untuk menampilkan vector dan matrices sebagai suatu grafik. Didalamnya melibatkan high-level functions (fungsi-fungsi level tinggi) untuk visualisasi data dua dikensi dan data tiga dimensi, image processing, animation, dan presentation graphics. Ini juga melibatkan fungsi level rendah yang memungkinkan bagi

anda untuk membiasakan diri untuk memunculkan grafik mulai dari benutk yang sederhana sampai dengan tingkatan graphical user interfaces pada aplikasi MATLAB anda. 5. MATLAB Application Program Interface (API). Merupakan suatu library yang memungkinkan program yang telah anda tulis dalam bahasa C dan Fortran mampu berinterakasi dengan MATLAB. Ini melibatkan fasilitas untuk pemanggilan routines dari MATLAB (dynamic linking), pemanggilan MATLAB sebagai sebuah computational engine, dan untuk membaca dan menuliskan MAT-files.

3.3

Bagian-bagian dari Windows Matlab 1. Current Directory Windows ini menampilkan isi dari direktori kerja saat menggunakan matlab. Kita dapat mengganti direktori ini sesuai dengan tempat direktori kerja yang diinginkan. Default dari alamat direktori berada dalam folder works tempat program files Matlab berada. 2. Command History Window ini berfungsi untuk mnyimpan perintah-perintah apa saja yang sebelumnya dilakukan oleh pengguna terhadap matlab. 3. Command Windows Window ini adalah window utama dari Matlab. Disini adalh tempat untuk menjalankan fungsi, mendeklarasikan variabel, menjalankan proses-proses serta melihat isi variabel. 4. Workspace Workspace berfungsi untuk menampilkan seluruh variabel-variabel yang sedang aktif pada saat pemakaian matlab. Apabila variabel berupa data matriks berukuran besar maka user apat melihat isi dari keseliruhan data dengan melakukan double klik pada variabel tersebut. Matlab secar otomatis akan menampilkan window “array editor” yang berisikan data pada setiap variabel yang dipilih user.

3.4

Variabel pada Matlab Fitur-fitur MATLAB sudah banyak dikembangkan, dan lebih kita kenal dengan nama toolbox. Sangat penting bagi seorang pengguna Matlab, toolbox mana yang mendukung untuk learn dan apply teknologi yang sedang dipelajarinya. Toolbox toolbox ini merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi MATLAB (M-files) yang telah dikembangkan ke

suatu lingkungan kerja MATLAB untuk memecahkan masalah dalam kelas particular. Area-area yang sudah bisa dipecahkan dengan toolbox saat ini meliputi pengolahan sinyal, system kontrol, neural networks, fuzzy logic, wavelets, dan lain-lain. Contoh pembuatan variabel dalm matlab :

Penamaan variabel pada matlab bersifat caseSensitif karena itu perlu diperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil pada penamaan variabel. Apabila terdapat variabel lama dengan nama yang sama maka matlab secara otomatis akan me-replace variabel lama tersebut dengan variabel baru yang dibuat.

3.5

Operator dalam Matlab Beberapa pengunaan operator aritmatika antara dua operand (A dan B) di tunjukkan pada tabel berikut :

3.6

Fungsi Matematika Beberapa fungsi matematika lainnya yang dapat kita gunakan untuk operasi matematika anatara lain sebagai berikut :  abs ( ) : fungsi untuk menghasilkan nilai absolute dari  sign ( ) : fungsi untuk menghasilkan nilai -1 jika <0,0 jika =0 dan 1 jika >1  exp ( ) : untuk menghasilkan nilai eksponen natural  log ( ) : untuk menghasilkan nilai logaritma natural , ln  log 10( ): untuk menghasilkan nilai logaritma dengan basis 10,

 sqrt ( ) : untuk menghasilkan nilai akar dari nilai , √  rem ( ) : untuk menghasilkan nilai modulus (sisa pembagian) terhadap

3.7

M-File Fungsi M-file hampir sama dengan script file dimana keduanya merupakan suatu file teks dengan ekstensi .m. M-File dapat dipanggil dengan memilih menu File->New->M-File. Contoh gambar M-File sebagai berikut :

Fungsi M-file ini tidak dimasukkan dalam command window, melainkan suatu file tersendiri yang dibuat dalam editor teks (MATLAB editor/debugger). Dalam M-file terdapat aturan-aturan dan sifat-sifat yang meliputi :
a. Nama fungsi dan nama file harus identik. Contohnya flipud disimpan dalam file yang

bernama flipud.m
b. Pertama kali MATLAB mengeksekusi suatu fungsi M-file, MATLAB membuka file

fungsi tersebut dan mengkompilasi perintah-perintah di dalamnya menjadi suatu representasi\ internal dalam memoriyang mempercepat eksekusi untuk semua pemanggilan berikutnya. Jika fungsi juga melibatkan pemanggilan ke fungsi M-file yang lain, fungsi M-file yang dipanggil itu juga akan dikompilasi ke dalam memori.
c. Baris komentar sampai dengan baris bukan komentar yang pertama adalah teks help

yang ditampilkan. Jika anda meminta help, misalnya >>help flipud yang menampilkan 9 baris komentar pertama dari contoh di atas. Baris komentar yang paling atas disebut baris H1 adalah baris yang dicari oleh perintah look-for.

d. Setiap fungsi memiliki ruang kerjanya sendiri yang berbeda dengan ruang kerja

MATLAB. Satu-satunya hubungan antara ruang kerja MATLAB dengan variabelvariabel dalam fungsi adalah variabel-variabel input dan output fungsi. Jika suatu fungsi mengubah nilai dalam bentuk suatu variabel input, perubahan itu hanya tampak dalam fungsi dan tidak mempengaruhi ruang kerja MATLAB.
e. Jumlah dari argument input dan output yang digunakan jika suatu fungsi dipanggil

hanya ada dalam fungsi tersebut.
f.

Fungsi dapat berbagi variabel dengan fungsi lain, ruang kerja MATLAB dan pemanggilan rekursi untuk dirinya sendiri jika variabelnya dideklarasikan sebagai variabel global.

g. Fungsi M-file berhenti dieksekusi dan kembali ke prompt jika telah mencapai akhir

dari M-file atau jika menemui perintah return. Perintah return merupakan cara sederhana untuk menghentikan fungsi sebelum mencapai akhir file.
h. Fungsi M-file dapat memuat lebih dari sebuah fungsi.

3.8

Membentuk Suatu M-File Untuk membuat m-file klik File di MATLAB command window selanjutnya pilih New dan click M-File dari menu the pulldown. Maka di layar akan ditampilkan MATLAB Editor/Debugger . Selanjutnya di layar ini sapat dibuat /dituliskan argumen-argumen yang diinginkan, dapat diedit penulisannya dan sebaginya. Setelah selesai melakukan pengetikan maka File, pada layar MATLAB Editor/Debugger pilih Save As… . berikan nama yang anda inginkan untuk file tersebut, misalnya firstgraph.m kemudian click Save. Pastikan bahwa file yang disimpan pada direktori yang mudah untuk dipanggil. Sebagai contoh sederhana file dalam script adalah : Contoh 1: % Script file firstgraph. x = pi/100:pi/100:10*pi; y = sin(x)./x; plot(x,y) grid

Untuk mengesekusi file script di atas maka Command Window ketikan nama file yang telah disimpan sebelumnya misal firstgraph. Dengan syarat bahwa sebelumnya direktori pathnya sudah ditujukan ke tempat file yang disimpan Dari contoh di atas Maka di layar akan muncul :

Jika perintah Matlab tidak diakhiri dengan titik koma , hasil dari perintah itu serta nama variabelnya akan ditampilkan kembali dalam command window . Supaya tampilan lebih bagus , maka untuk menampilkan nama variabel digunakan perintah disp. Perintah echo on membuat perintah-perintah yang dibuat di M-file akan ditampilkan kambali di command window. Perintah input memungkinkan untuk meminta input dari pemakai saat M-file dijalankan.

3.9

Menjalankan suatu M-File Untuk memanggil atau mengeksekusi M-file ini, yang pertama dilakukan adalah dengan memindahkan path search dari MATLAB compiler. Pada dasarnya proses eksekusi dari compiler MATLAB adalah dengan mencari suatu command atau definisi operator yang ada dan mengeksekusi definisi script atau operator pertama yang ditulis dan ditemui direktori MATLAB (di direktori bin atau toolbox). Misalkan function M-file pada contoh di atas disimpan di E:\Word\radius.m, maka set pathnya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : Dari menu pulldown di MATLAB command editor pilih file kemudian pilih set path maka akan muncul :

dari menu tersebut arahkan current directory ke direktori tempat dimana disimpan script yang ingin dieksekusi dengan cara mengetikkan atau browsing directory ke tempat penyimpanan script yang akan dieksekusi. Jika filenya disimpan di E:\Word maka browse path ke E:\Word. Dari contoh di atas misalkan ingin dihitung rata-rata dari data 1, 2, 3, dan 4, maka functionnya dapat dieksekusi dengan mengetikkan: » x=[1 2 3 4] x= 1234 » [xbar]=average(x) xbar = 2.5000 Untuk memberi keterangan mengenai maksud dan tujuan M-File yang kita buat agar orang lain faham dengan M-file tersebut maka perlu adanya help/keterangan, dan untuk membuat help/keterangan pada M-file dapat dilakukan dengan menggunakan command % dari MATLAB. Jika tanda % tersebut diketikkan maka command yang beserta dengannya tidak akan dibaca oleh MATLAB. Sebagai contoh misalkan untuk file average di atas dapat dibuat keterangannya dengan mengetikkan di bawah kalimat: Function [xbar]=average(x); Barisan kalimat berikut : %ini merupakan contoh program m-file %program ini digunakan untuk menghitung rata-rata %contoh penggunaannya adalah

%misalkan x=1:10 %kemudian ketikkan [xbar]=average(x); %maka nanti akan diperoleh rata-rata dari data-data Tersebut kemudian simpan kembali di average.m.

4. Penutup Disini telah diulas, dasar-dasar dari matlab. Sebenarnya masih banyak fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki oleh matlab. Tugas-tugas matematika yang membutuhkan analisis ataupun perhitungan yang kompleks dan rumit dapat kita implementasikan dengan mudah dengan memanfaatkan fasilitas yang tedapat di matlab. Penggunaan dan manipulasi grafik serta pemrograman GUI pada matlab.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful