You are on page 1of 57

Panduan Medical Check-Up

Oleh: Dr. Devi Triyadi

Medical Check-Up (MCU)

• Definisi: Pemeriksaan
Kesehatan Untuk Mengetahui Ada atau Tidak Adanya Suatu Penyakit

Syarat melakukan MCU:
 Puasa malam hari selama 10-12 jam, boleh minum air putih  Tidak melakukan aktifitas fisik berlebihan  Sebaiknya tidak minum obat / suplemen, kalau tidak ada penyakit tertentu
dokdev

• Manfaat:
1. Mengetahui penyakit sedini mungkin 2. Memantau perjalanan penyakit yang diderita

INDIKASI DILAKUKAN MCU
• Usia > 35 th • Riwayat keluarga ada Penyakit yang diturunkan (bakat), misal : DM (kencing manis) Hipertensi (Tekanan darah tinggi), Hiperkolesterolemia, Asam Urat. • Ada resiko Penyakit Akibat Kerja (PAK) • Permintaan Dokter Anda

dokdev

Berapa lama interval dilakukannya MCU?

• Bila hasil normal  1 kali per tahun • Bila hasil tidak normal  difollow up sesuai kelainannya dengan konsultasi ke dokter

dokdev

1. HEMATOLOGI LENGKAP
Meliputi 4 kelompok parameter pemeriksaan:

• Eritrosit (Sel darah merah): Sel darah yang berfungsi mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. • Leukosit (Sel darah putih): Sel darah yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh terhadap benda asing dan mikroorganisme. Peningkatan jumlah lekosit disebut leukositosis, sedang penurunan disebut dengan leukopenia. • Trombosit: Sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Apabila jumlahnya menurun disebut trombositopenia, sedangkan bila meningkat disebut trombositosis.
• Laju Endap Darah (LED): nilai LED dapat disebabkan karena anemia, infeksi, keradangan, rematik maupun keganasan.

dokdev

Parameter Eritrosit
• Hemoglobin (Hb): Senyawa protein dan besi dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Apabila kadar Hb di dalam tubuh menurun secara signifikan disebut Anemia. • Hematokrit (PCV): Persentase volume sel darah merah dibandingkan dengan volume darah utuh (whole blood). • Mean Corpuscular Volume (MCV): Ukuran / volume eritrosit rata-rata. • Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH): Berat kandungan hemoglobin rata-rata dalam satu eritrosit.

• Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC): Kadar hemoglobin rata-rata dalam satu eritrosit.

dokdev

Parameter Leukosit
• Hitung jenis sel darah putih (Diff. count): merupakan proporsi jumlah masing-masing jenis leukosit (Eosinofil, Basofil, Stab, Segmen, Limfosit, dan Monosit). Hal ini memberi petunjuk akan kemungkinan terjadi reaksi apa ataukah penyakit tertentu. Misal eosinofil yang meningkat menunjukkan kemungkinan reaksi alergi atau adanya parasit/cacing.

Eosinofil

Basofil

Stab

Segmen

Limfosit

Monosit

dokdev

Penyakit yang sering dihubungkan dengan pemeriksaan Hematologi lengkap:
1. Demam Berdarah Dengue (DHF): biasanya ditemukan penurunan Trombosit, Leukosit dan peningkatan Hematokrit Leukemia: merupakan suatu penyakit kanker darah dimana Leukosit atau sel darah putih menjadi abnormal dan tidak berfungsi dengan baik Anemia: merupakan kumpulan gejala yang disebabkan penurunan kadar Hemoglobin. Macam anemia yaitu anemia defisiensi besi, anemia hemolitik, anemia aplastik ataupun disebabkan hal yang lain dokdev

2.

3.

2. Pemeriksaan Urine Lengkap
Meliputi: • Protein: positip bisa disebabkan infeksi ginjal, sindroma nefrotik, hipertensi, Diabetes Mellitus, infeksi saluran kencing • Glukosa: Hasil positip bisa disebabkan karena penyakit Diabetes Mellitus atau Vitamin C • Silinder: merupakan pertanda kerusakan dari ginjal • Leukosit: Meningkat apabila terdapat Infeksi saluran kencing (ISK) • Eritrosit: Meningkat bisa disebabkan karena ISK, Batu ginjal maupun keganasan

dokdev

3. Hati/Liver
Hati adalah organ yang mempunyai fungsi antara lain :
1.Metabolisme protein, lemak, karbohidrat, vitamin. 2.Mensintesa protein, faktor pembekuan darah dan asam empedu. 3.Mengkatabolisme hormon dan detoksifikasi racun.

dokdev

Parameter pemeriksaan Fungsi Hati:

SGOT
Meningkat karena: • radang hati (hepatitis, drug toxicity) • kerusakan pada otot jantung • kerusakan pada jaringan lain (otot, paru-paru , pancreatitis) • Keganasan/kanker hati • Pemakaian obat secara berlebihan (acetaminophen, aspirin, isoniazid, codeine, cortisone, heparin)

SGPT
Meningkat karena: • Radang hati (hepatitis, drug toxicity) • Lebih spesifik dari pada SGOT

dokdev

Parameter pemeriksaan Fungsi Hati:
Alkali Fosfatase • Enzim ini dibuat dalam saluran empedu dan hati, juga pada jaringan lain spt tulang. • Enzim ini meningkat bila saluran empedu dihambat karena alasan apapun misal: batu empedu, kanker dsb GGT Meningkat pada: • radang hati • pemakaian alkohol atau Zat lain yang beracun pada hati secara berlebihan

dokdev

Parameter pemeriksaan Fungsi Hati:
Bilirubin • Produk utama dari metabolisme Eritrosit. • Zat ini disaring dari darah oleh hati dan dikeluarkan pada cairan empedu. • Bilirubin mengandung bahan pewarna, yang memberi warna pada kotoran. Bila tingkatnya sangat tinggi, kulit dan mata dapat menjadi kuning, yang mengakibatkan gejala ikterus.

Albumin
• Albumin merupakan tanda yang peka dan petunjuk yang baik terhadap keparahan penyakit hati. • Tingkat albumin dalam darah menunjukkan bahwa hati tidak membuat albumin dan tidak berfungsi semestinya.

5 penyebab terbanyak kelainan hati:

1. Infeksi virus Hepatitis: A, B,C,D,E,G, CMV dsb 2. Perlemakan hati 3. Alkohol 4. Kelainan empedu 5. Kanker

dokdev

Klinis umum hepatitis
• Gejala awal: kelemahan tubuh, nafsu makan hilang, mual, muntah, panas “sumer” • Urine gelap seperti “teh”  ikterus (“kuning”) • Pembesaran hati (hepatomegali)  nyeri tekan perut kanan atas • Peningkatan SGOT (AST) & SGPT (ALT) • Peningkatan bilirubin & ALP

Awas!
Penyakit Hepatitis sering tidak ada gejala dan dapat menjadi kronis/Menahun

dokdev

Hepatitis A
• Hepatitis A ditularkan lewat makanan dan minuman yang tercemar oleh Virus Hepatitis A. • Penderita biasanya sembuh total serta memberikan kekebalan seumur hidup dan jarang terjadi menahun/kronis • Pemeriksaan lab untuk mengetahui Hepatitis A: IgM Anti HAV, Anti HAV dan Fungsi liver.

dokdev

Hepatitis B
• Ditularkan lewat hubungan dgn orang lain yg terinfeksi VHB melalui : Darah, sperma, atau cairan tubuh yg lain. • Misal hub.sex, tato, jarum suntik, pisau cukur dan sikat gigi yang tercemari VHB.
dokdev

• Pada individu yang terinfeksi VHB 80% akan sembuh dan 20% menjadi kronis. Hal ini ditandai dengan HBs Ag yang positip lebih dari 6 bulan. Penderita VHB kronis dapat berkembang menjadi cirrhosis dan kanker hati

dokdev

Pemeriksaan Lab Hepatitis B
• HBs Ag: Untuk mengetahui apakah ada infeksi VHB • Anti HBs: Untuk mengetahui anti bodi atau kekebalan terhadap VHB • HBe Ag dan Anti HBe: untuk mengetahui apakah virus hepatitis B aktif/replikasi di dalam tubuh secara kualitatif

HBV DNA Kuantitatif: • Untuk mengetahui jumlah virus hepatitis B di dalam tubuh secara kuantitatif dan menentukan Type Virus tsb. • Untuk menentukan pengobatan dengan Anti Virus
HBV DNA Typing: • Untuk mengetahui genotipe virus hepatitis B

dokdev

Vaksinasi Hepatitis B
• Dilakukan apabila pasien belum terinfeksi Virus Hepatitis B (HBs Ag negative) • Perlu pemeriksaan Screening HBs Ag dan Anti HBs • Jadwal: 0,1,2 bulan or 0,1,6 bulan
dokdev

Hepatitis C
• Virus Hepatitis C
• • Penularan VHC mirip dengan VHB Infeksi VHC berakibat menahun/kronis pada 80% penderita. Dapat berkembang menjadi Cirrhosis dan kanker hati. umumnya tidak mempunyai keluhan dan kebanyakan diketahui setelah pemeriksaan fungsi hati ditambah dengan sero marker Hepatitis C

Pemeriksaan Lab Hepatitis C:
• Anti HCV: Untuk mengetahui apakah ada infeksi Hepatitis C • HCV RNA Kualitatif: Diagnosa pasti Infeksi oleh Virus Hepatitis C • HCV RNA Kuantitatif: Menunjukkan jumlah virus Hepatitis C • HCV RNA Typing: Menunjukkan genotipe Virus hepatitis C

• •

Belum ditemukan Vaksin untuk Hepatitis C

dokdev

Cirrhosis Hepatis

Lakukan Pemeriksaan USG apabila ada kelainan hati karena USG dapat mengetahui kondisi liver secara jelas. USG dapat mengetahui Cirrhosis hati, Fatty liver, batu empedu, kanker dsb

Fatty Liver/Perlemakan Hati

Hepatoma / Kanker Hati

dokdev

4. Pemeriksaan Fungsi Ginjal
Untuk mendeteksi adanya kelainan ginjal diperlukan pemeriksaan: 1. Urine Lengkap 2. Blood Urea Nitrogen (BUN): Hasil metabolisme protein yang disintesa oleh hati dan sekresinya dilakukan oleh ginjal 3. Kreatinin: Hasil metabolisme otot yang harus dikeluarkan oleh ginjal

• Peningkatan kadar BUN dan Kreatinin merupakan indikator adanya gangguan fungsi ginjal
4. Cystatin C Lebih sensitive dari pada BUN dan Kreatinin untuk melihat kelainan ginjal

dokdev

5 penyebab terbanyak penyakit gagal ginjal:

1. 2. 3. 4. 5.

Diabetes mellitus Hipertensi Batu ginjal Infeksi / peradangan Autoimun / kelainan kekebalan tubuh

Pemeriksaan USG
dapat mengetahui kelainan pada Ginjal seperti Batu Ginjal, Hydronephrosis/pembesaran ginjal, Tumor, efek Infeksi Saluran kencing kronis dsb

dokdev

5. Apakah yang dimaksud Dislipidemia?

• Dislipidemia yaitu kelainan metabolisme lipid (=lemak) yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, trigliserida, kolesterol LDL dan/atau penurunan kadar kolesterol HDL dalam darah.

dokdev

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi nya kadar Cholesterol: • Genetik • Obesitas • Merokok • Kurang olahraga

Obesitas: Meningkatkan Resiko terkena Penyakit Jantung Koroner dan Stroke 4x Dibanding orang dengan berat badan normal

dokdev

Bagaimana mengetahui seseorang terkena Dislipidemia?
Dengan melakukan pemeriksaan laboratorium:

Profil Lemak: • Kolesterol Total • Trigliserida • Kolesterol LDL • Kolesterol HDL

Pemeriksaan Lain: • Small dense LDL • Lipoprotein a/ Lp(a) • Apoprotein B • HS-CRP

dokdev

Resiko Cholesterol tinggi:

dokdev

Apakah yang dimaksud dengan kolesterol?
• Kolesterol adalah substansi yang menyerupai lemak. Sekitar 80% dari kolesterol diproduksi oleh liver. Selebihnya kolesterol didapat dari makanan yang kaya akan kolesterol seperti : daging, telur, atau produk berbahan dasar susu

dokdev

Apakah kita sebenarnya memerlukan kolesterol?
Ya, kita memerlukan kolesterol. Tetapi apabila berlebihan akan menimbulkan Aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah

Faktor lain: DM, Merokok, Obesitas, kurang Olah Raga, Hipertensi, Mudah stress dsb

dokdev

• •
• •

Aterosclerosis atau penyempitan pembuluh darah dapat mengakibatkan: Stroke Peny. Jantung Koroner Gagal ginjal kronis Impotensi dsb, tergantung dimana tempat penyempitan pembuluh darah tsb.

dokdev

• Penyakit Jantung Koroner (PJK): • Merupakan penyakit yang salah satu penyebabnya karena kadar Kolesterol yang tinggi di dalam darah.
dokdev

Diagnosa Penyakit Jantung Koroner (PJK) : •Keluhan pasien: Nyeri pada dada sebelah kiri menjalar ke lengan dan tembus ke belakang. Tetapi banyak juga pasien yang keluhannya tidak nampak •ECG: Mendeteksi PJK sekitar 30% •Treadmill: mendeteksi PJK sekitar 70-90%.

Treadmill Exercise Stress Test

dokdev

Pemeriksaan Profil Lemak
1. Apakah yang dimaksud kolesterol Total? • merupakan kadar total kolesterol dalam darah

Sayangi Jantung Anda
dokdev

Pemeriksaan profil Lemak
2. Apakah yang dimaksud Trigliserida? • Trigliserida merupakan lemak yang berfungsi sebagai cadangan energi. Semua kelebihan kalori akan diubah menjadi Trigliserida dan disimpan di berbagai organ tubuh seperti kulit, perut, pantat, paha dsb Sumber Utama:
Konsumsi Karbohidrat yang berlebihan, gula, cake, makanan yang manis

dokdev

Pemeriksaan profil lemak
3. Kolesterol HDL: • merupakan kadar kolesterol dalam HDL. Disebut “kolesterol baik” karena HDL berfungsi mengangkut kelebihan kolesterol dari jaringan untuk dibawa kembali ke hati. 4. Kolesterol LDL: merupakan kadar kolesterol dalam LDL. Disebut “kolesterol jahat” karena menyebabkan aterosklerosis

dokdev

Klasifikasi kadar lemak dalam darah

• • • • • • • • • • • • • • • • • •

Berdasarkan ADULT TREAMENT PANEL III (ATP- III) : 1. Klasifikasi LDL- C (mg/dl) <100 (Optimal) 100-129 (hampir Optimal) 130 – 159 (Batasan tinggi) 160 – 189 (Tinggi) 2. Klasifikasi Total kolesterol < 200 (Yang diinginkan) 200-239 (Batasan Tinggi)  240 (Tinggi) 3. Klasifikasi HDL kolesterol < 40 (Rendah)  60 (Tinggi) 4. Klasifikasi Trigliserida (TG) < 150 (Normal) 150 – 199 (Batasan Tinggi) 200 – 499 (Tinggi)  500 (sangat Tinggi)

dokdev

Bagaimana cara mengatasi Dislipidemia?
1. Mengatur diet.
Bila kadar Trigliserida tinggi: a. Menurunkan jumlah kalori makanan dan minuman serta meningkatkan makanan berserat tinggi. b. Mengurangi porsi karbohidrat (nasi, kentang, roti, mie, snack, dsb) serta makanan yang manis (coklat, sirup, dsb). Bila kadar kolesterol tinggi: Kurangi makanan berkolesterol tinggi seperti: Kuning telur, kepiting, udang, keju, cumi-cumi, makanan bersantan, susu full cream, jerohan, dan buah durian.

dokdev

Bagaimana cara mengatasi Dislipidemia?
2. Jaga Berat Badan

Bagaimana cara mengatasi Dislipidemia?
3. Melakukan olah raga secara teratur. Yang dianjurkan adalah jalan cepat 3- 5 kali dalam seminggu @ minimal 30 menit. 4.Hindari rokok

dokdev

Bagaimana cara mengatasi Dislipidemia?

5. Minum Obat-obatan sesuai petunjuk dokter

dokdev

5. Pemeriksaan Gula Darah
• Pemeriksaan Gula darah dilakukan untuk mengetahui apakah ada penyakit Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis pada orang tsb.

Macam Pemeriksaan Gula darah: 1. Gula darah Puasa (GDP) 2. Gula 2 JPP 3. Gula darah Sewaktu (GDS)
dokdev

Apakah yang dimaksud dengan DM atau kencing manis?

• Kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat kadar glukosa darah (GD) yang tinggi (hiperglikemia)

dokdev

Faktor-faktor yang berpotensi mengakibatkan seseorang menderita DM.

1. usia > 45 tahun 2. kegemukan 3. hipertensi 4. riwayat keluarga DM 5. Wanita dengan riwayat melahirkan bayi dengan BB > 4kg 6. riwayat DM pada saat kehamilan 7. penderita PJK (penyakit jantung koroner), TBC, hipertiroidisme 8. kadar lipid yang tinggi
dokdev

dokdev

Seseorang didiagnosis menderita Diabetes Mellitus apabila didapatkan hasil pemeriksaan Gula darah sbb:

1. Gejala diabetes + GDS  200 mg/dl Gejala klasik diabetes yaitu : - Polyuria (Banyak kencing) - Polydipsia (Banyak minum) - Penurunan berat badan ATAU 2. GDP  126 mg/dl ATAU 3. 2 JPP  200 mg/dl
dokdev

Komplikasi Diabetes Mellitus
1. Otak (2x) 2. Mata (25x) 4. Paru 5. Ginjal (17x) : Stroke, Dementia : Kabur - Buta : TBC, dll : Albuminuria - Hemodialisis

3. Jantung (2-4x) : PJK - Infark Jantung

6. Seksual

: Disfungsi Ereksi = Impotensi

7. Tungkai Bawah : - Gangren (5x) 8. Lemah Badan, Rambut Rontok, dll.
(Adapted : Tjokroprawiro 2003)

dokdev

Komplikasi DM: • Menyerang pada semua organ tubuh

dokdev

Panel pemeriksaan lab untuk evaluasi penderita diabetes Mellitus
• • • • • • • • GP dan 2 JPP HbA1c Profil lemak Kreatinin serum Mikroalbuminuria UL ECG Thorax Photo
dokdev

6. Pemeriksaan Foto Thorax
• Untuk mengetahui kelainan paru-paru dan jantung • Penyakit yang bisa diketahui : TBC, Bronchitis,Tumor Paru, Cardiomegali (pembesaran jantung), kelainan tulang iga, dsb.

dokdev

7. Hipertensi (Tekanan darah tinggi)
Klasifikasi derajat Tekanan Darah: Klasifikasi tekanan Darah
Normal Prehipertensi Stage I Hipertensi Stage II Hipertensi

• Merupakan penyakit yang sering tidak menimbulkan keluhan tetapi bila tidak dikontrol menimbulkan efek yang berbahaya • 90 % tidak diketahui sebabnya (Hipertensi esensial) tetapi diduga karena faktor keturunan

Sistole mmHg
< 120 120 - 139
140 - 159 ≥ 160

Diastole mmHg
dan < 80 atau 80-89
atau 90 - 99 atau ≥ 100

Klasifikasi Tekanan Darah menurut JNC VII

dokdev

Komplikasi yang ditimbulkan bila tidak dikontrol:
1. Otak : STROKE 2. Jantung: penyakit Jantung Koroner dan pembesaran jantung (Cardiomegali) 3. Ginjal : Gagal ginjal kronis (GGK) 4. Mata : perdarahan mata

Pengobatan Hipertensi:
1. Menjaga berat badan agar tidak terjadi obesitas atau kegemukan 2. Berhenti merokok 3. Olah Raga teratur. Latihan fisik aerobik secara teratur (jalan atau renang selama 30-45 menit 3-4x seminggu) lebih efektif untuk menurunkan tekanan darah 4. Diet rendah garam: tidak lebih dari 1-1,5 sendok teh per hari 5. Diet rendah lemak 6. Hindari stress 7. Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter

dokdev

8. Asam Urat
• Asam Urat adalah asam yang berbentuk kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin • Meningkatnya kadar asam urat di dalam tubuh selain disebabkan oleh faktor genetik juga disebabkan konsumsi makanan mengandung purin secara berlebihan • Meningkatnya kadar asam urat mengakibatkan penyakit radang sendi (gout Artritis) dan Batu saluran kencing.

Cara mengurangi Hiperurisemia: 1. Diet rendah purin 2. Menurunkan Berat Badan 3. Minum air putih 2 Lt per hari 4. Hindari alkohol 5. Batasi konsumsi lemak 6. Perbanyak buah & sayuran

dokdev

Gout Artritis : Radang sendi karena tingginya kadar asam urat dalam tubuh

dokdev

• AWAS !! Kadar Asam Urat yang tinggi bisa mengakibatkan Batu Ginjal • Bila kadar asam urat tinggi, minumlah air 2 liter/hari kecuali ginjal anda ada kelainan.

dokdev

Diet Rendah Purin/Asam Urat
Bahan makanan yang mengandung purin 150 800 mg dalam 100 g: ( JAS – BUKET ) • J = Jerohan & Jamur Kering • A = Alkohol • S = Sarden • B = Burung • U = Unggas ( Bebek, Angsa ) • K = Kaldu • E = Emping • T = Tape ( Produk Peragian ) Bahan makanan yang mengandung purin antara 50–150 mg dalam 100 g: • • • • • • • • Daging sapi Ayam Ikan Kacang-kacangan Kembang Kol Jamur Segar Asparagus Bayam, Buncis

Apabila Anda Sering terkena Gout Artritis Hindari diet JAS-BUKET

dokdev

Jaga Kesehatan Anda dengan Melakukan Medical Chek up Secara Berkala

TERIMA KASIH
dokdev333@yahoo.co.id