You are on page 1of 2

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan Setelah melakukan implementasi serta analisa perbandingan menggunakan jaringan LAN menggunakan Untangle dan IPCop di lembaga IBTI Learning Center Bukittinggi dapat di ambil kesimpulan sebagai Berikut: 1. PC router yang di bangun di IBTI Learning Center menggunakan sistim operasi Untangle dan IPCop untuk menganalisa perbandingan antara 2 sistem operasi tersebut. 2. Jaringan LAN yang dibangun di IBTI Learning Center menggunakan sebuah Access Point TP-LINK yang di letakkan di belakang Labor komputer. 3. Pada PC router dilakukan pemblokiran terhadap situs, apabila situs tergolong ke dalam pornografi secara otomatis akan terblokir. 4. Pada PC router juga dilakukan pembatasan bandwidth pada client, di mana setiap client yang melakukan browsing dan download memiliki kecepatan maksimal 2.5 kBps. 5. Pada sistem operasi Untangle, aplikasi bandwidth control hanya dapat digunakan versi trial selama 14 hari, karena bandwidth control merupakan aplikasi berbayar. 6. Lembaga IBTI learning Center menggunakan Untangle sebagai PC router karena konfigurasi yang murah dan lebih banyaknya pilihan konfigurasi

110

5.2 Saran 1. Lembaga IBTI Learning Center agar dapat menambah Jumlah PC pada labor komputer. 2. Lembaga IBTI Learning Center agar dapat memperbesar bandwidth internet, agar koneksi internet lebih cepat. 3. Pada Access Point yang terdapat di Lembaga IBTI Learning Center diharapkan dapat di manfaatkan secara maksimal dan lebih

dikembangkan dengan memperluas jangkauan.

111