You are on page 1of 2

Leo Sutrisno .

Menjadi berarti bersama nol
Dalam membilang, setelah sembilan kita temui sepuluh. Tetapi. Cara menuliskan bilangan sepuluh berbeda dengan bilangan-bilangan satu hingga sembilan. Bilangan-bilangan satu hingga sembilan dituliskan dengan satu angka saja. Bilangan sepuluh dituliskan dengan dua angka, yaitu angka satu (1) dan angka nol (0) secara berurutan seperti ini: 10. Harap hati-hati gambar angka nol (0) – lonjong, berbeda dengan hurup “O” – bulat. Dalam buku Kamus Besar Bahasa Indonesia, nol berarti kosong. Misalnya, Jika walaupun sudah berjalan sehari penuh tetapi hasilnya tetap nol, maka berarti perjalanan sehari penuh itu tidak memperoleh apaapa. Jika disebutkan bahawa perbedaan tinggi kedua orang yang berdiri di pinggir jalan itu nol, maka berarti tinggi kedua orang tersebut sama. Nol dikenalkan pertama kali oleh seorang ahli matematika India, Brahmagupta, sekitar tahun 628. Kemudian digunakan oleh orang-orang Kamboja, Cina, Arab, dan seterusnya dibawa ke dunia Barat, yaitu negara-negara yang mengembangkan matematika seperti yang kita pelajari saat ini di sekolah. Sebelum masuk di kelas satu SD di antara kita diharuskan belajar di TK lebih dahulu. Kelas di TK sering disebit ‘Nol Kecil’ dan ‘Nol besar’. Di kelas Nol inilah kita belajar banyak hal. Kita belajar bagaimana kita bermain dengan baik bersama kawan, bagaimana kita bergaul dengan kawan, bagaimana kita menghormati ibu guru, bagaimana kita menggambar, menulis dan sebaginya. Dalam penulisan bilangan yang menggunakan sistem nilai tempat nol digunakan untuk menggeserkan posisi bilangan-bilangan lainnya. Misalnya satu dituliskan 1. Jika di depan 1 dituliskan 0 sehingga menjadi 10 maka posisi satu bergeser ke puluhan. Jika ditulis 100 maka posisi 1 berada pada ratusan dan seterusnya. Dalam aritmatika, nol banyak manfaatnya. Jika ditambahkan pada bilangan lain maka harga bilangan tersebut tidak berubah. Demikian juga, jika dipakai untuk mengurangi suatu bilangan, bilangan itu tidak berubah harganya. Namun, nol akan sangat berpengaruh jika dikalikan dengan bilangan lain. Semua bilangan yang duikalikan dengan nol harganya akan menjadi nol. Selanjutnya, jika dibagi dengan nol harga bilangan itu menjadi tidak tentu, tidak diketahui. Dalam membilang, orang sering mempertanyakan, dimulai dari nol atau dari satu. Orang umum akan memulai dari satu, ke-satu, ke-dua, ke-tiga dsn seterusnya. Tetapi dalam program komputer dimulai denga nol. Mana yang betul? Keduanya betul, tergantung penggunaannya. Dalam pencarian kesempurnaan hidup, sering kita diminta meng-nol-kan diri, memulai dari nol, mulai dari kosong sama sekali. Dari situasi yang kosong itu, perjalanan rohani kita akan lebih lancar, sehingga hidup akan lebih berarti. Semoga.

Sulap kalkulator: Kunci empat belas
Ayo bermain sulap lagi! Ambil kalkulatormu! Panggilah kawan-kawanmu!.

Nah, sudah datangkah mereka?. Baik marilah kita mulai. Pinjamkan kalkulatornya kepada kawanmu.
Bagian pertama 1. Suruh kawanmu membayangkan bilangan antara 9 dan 100. Bilangan yang terdiri atas dua angka. (misalnya: 42) 2. Suruh kawanmu menuliskan angka puluhannya dikalkulatormu tersebut (4) 3. Selanjutnya, angka itu dikalikan dengan 5 , (4x5 = 20) 4. Hasilnya ditambah dengan 7, (20+7 = 27) 5. Kemudian nilainya dilipat-duakan, (27x2 = 54)

6. Hasilnya ditambah dengan bilangan satuan yang dipikirkan di awal tadi, (54+2 = 56)
7. Mintalah kalkulator tadi, jangan dimatikan! Bilangan berapa yang dipikirkan kawanmu itu? 8. Simsalabim, abakadabraaaaa, rahasia, kurangilah dengan 14, (56-14 = 42) Jadi, bilanganyang dipikirkan kawanmu itu tadi adalah 42. Cobalan dengan bilangan-bilangan yang lain, yang berada di antara 9 dan 100. Selamat mencoba! Selamat Tahun Baru. Semoga di tahun 2005 keadaan kita semua semakin baik.