You are on page 1of 6

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

1. Pengertian Bangsa dan Negara Bangsa adalah orang orang yang memiliki kesamaana asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarah, serta berpemerintahan sendiri. Dalam istilah bahasa Indonesia, Nation adalah bangsa sejumlah orang yang sipersatukan oleh beberapa unsur dan persamaan cita-cita serta kerinduan untuk hidup bernegara. Unsur unsur pembentuk bangsa, yaitu : 1) Kondisi objektif, seperti bahasa, agama, sejarah, atau letak geografis tempat tinggal yang sama. 2) Subjektif, yanki kehendak atau tujuan bersama untuk membentuk suatu Negara. Dr. Hertz mengemukakan empat unsur terbentuknya suatu bangsa, yaitu: 1) Memiliki cita cita bersama yang mengikata warga Negara menjadi satu kesatuan. 2) Memiliki sejarah hidup bersama sehingga tercipta rasa senasib sepenanggungan. 3) Memiliki adat dan budaya serta kebiasaan yang sama sebagai akibat pengalaman hidup bersama. Menempati suatu wilayah ternetu yang merupakan suatu kesatuan wilayah. Syarat dan ketentuan mencakup elemen tentang Negara : 1) Penduduk, yaitu semua orang yang bedomisili dan menyatakan diri ingin bersatu. 2) Wilayah, yaitu batas territorial yang jelas atas darat dan laut serta udara di atasanya. 3) Pemerintahan, yaitu organisasi utama yang bertindak menyelenggarakan kekuasaan, fungsi-fungsi, dan kebijakan mencapai tujuan. 4) Kedaulatan, yaitu supermasi wewenang secara merdeka dan bebas dari dominasi Negara lain dan Negara memperoleh pengakuan dunia intenasioanal. 2. Bangsa Indonesia Faktor faktor pembentuk bangsa pembentuk bangsa Indonesia sebagai berikut : 1) Persamaan asal keturunan bangsa ( etnis). 2) Persamaan pola kebudayaan, terutama cara hidup sebagai suku bangsa petani dan pelaut dengan segala adat istiadat dan lembaga social. 3) Persamaan tempat tinggal yang disebut dengan tanah air yang meliputi sabang sampai merauke. 4) Persamaan nasib kesejarahan.

5) Persamaan cita-cita, yaitu persamaan cita cita hidup bersama sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. 3. Negara Pengertian Negara menurut para alhi kenegaraan. 1) Harold J. Laski. Negara adalah suatu masyarakat yang berintegrasi karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagaian dari masyarakat. 2) Roger H. Soltau. Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authitory) yang mengatur atau mengendalikan persolaan bersama atas nama rakyat. 3) George F. Hegel. Negara merupakan organisasi kesusilaan yang mengacu sebagai sintesis dari kemerdekaan individu dan kemerdekaan universal. 4) Max Weber. Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam [penggunaan kekerasana fisik secara sah dalam suatu Negara. 5) George Jellinek. Negara adalah organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telajh berkediaman diwilayah tertentu. 6) J.H.A Logemann. Negara adalah organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur masyarakat dengan kekuasaan. Dalam kensep Islam mengacu pada Al-Quran dan Sunnah terdapat prinsip prinsip dasar dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Konsep Islam tentang Negara juga berasal dari tiga paradigm, yaitu : 1) Paradigm tentang teori Khalifah yang diperaktikkan sesudah Rasullah Saw. Wafat, terutama biasanya merujuk pada masa Khulafaur Rasyidin; 2) Paradigm yang bersumber pada teori Imamah dalam paham Islam Syiah; 3) Paradigm yang bersumber pada teori Imamah atau pemerintahan. 4. Tujuan Negara Negara harus memiliki tujuan yang disepakati bersama. Berikut tujuan Negara menurut para ahli. 1) Plato memajukan kesusilaan manusia sebagai perseorangan (individu) dan mahluk social. 2) Roger H. Soltau memungkinkan rakyatnya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin. 3) Thomas Aquinas untuk mencapai penghidupan dan kehidupan aman dan tentram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. 5. Sifat Hakikat Negara 1) Sifat memaksa Dalam kehidupan bernegara, setiap warga Negara diatur oleh Negara melalui suatu system perundang undangan. Apabila warga Negara tidak taat dan melakukan tindakan penyimpangan, negarea berupaya untuk menggunakan sifat paksa kepada warga Negara untuk mentaati aturan yang telah dibuat. Penggunan pakasa ini

2)

3)

a.

b.

dengan maksud untuk melakukan penertiban dalam masyarakat dan menekan kelompok kelompok ekstrim yang ingin mengacaukan kehidupan Negara. Oleh karena itu, Negara melalui alat-alat kekuasaan sperti polisi, tentara, ada aparatnya yang lain dapat menggunakannya untuk menciptakan suatu ketertiban. Sifat Monopoli Kekuasaan Negara diwujudkan dengan cara monopoli dalam hal menetukan ideology, penentuan partai politik, organisasi masyarakat, mata uang, harga, dan usaha-usaha yang dapt mewujudkan kepentingan masyarakat. Sifat Mencakup Semua Setiap aturan yang dibuat oleh Negara mencakup semua warga Negara tanpa memandang status ekonomi dan social, perbedaan etnis, daerah, dan sebagainya. Negara merupakan wadah yang memungkinkan seseorang untuk dapat mengembangkan bakat dan potensi. Secara umum, setiap Negara mempunyai empat fungsi bagi bangsanya, yaitu : a) Fungsi pertahanan dan keamanan b) Fungsi pengaturan dan ketertiban c) Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran d) Fungsi keadilan menurut hak dan kewajiban Ada elemen kekuatan Negara yang tercermin dala hal-hal berikut. a) Sumber daya manusia b) Territorial negari c) Sumbar daya alam d) Kapasitas pertanian dan industry e) Kekuatan militer dan mobilitasnya f) Elemen kekuatan yang tidak nyata ( tak bwrwujud ) Penduduk dan Warga Negara Penduduk menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945, ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Warga menurut pasal 26 ayat (1) ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan Undang Undang sebagai warga negara. Orang orang yang tinggal di wilayah negara dapat diklasifikasikan menjadi sebagai berikut : 1. Penduduk 2. Bukan penduduk Asas Kewarganegaraan 1. Asas kelahiran (ius soli) 2. Asas keturunan (ius sanguinis) 3. Asas perkawinan 4. Unsur pewarganegaraan (naturalisasi) Asas asas yang dianut dalam UU No.12 Tahun 2006

1) Asas kepentingan nasional 2) Asas perlindungan maksimum 3) Asas persamaan 4) Asas kebenaran 5) Asas nondiskriminatif 6) Asas pengakuan dan penghormatan 7) Asas keterbukaan 8) Asas publisitas c. Problem Status Kewarganegaraan 1) Apatride adalan seseorang yang sama sekali tidak memiliki kewarganegaraan 2) Bipatride adalah seseorang yang memiliki kewarga negaraan rangkap 3) Multipatride adalah seseorang yang memiliki dua atau lebih kewarganegaraan UU No.62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Indonesia menyatakan bahwa seseorang memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena: 1) Kelahiran 2) Pengangkatan 3) Dikabulkan permohonan 4) Pewarganegaraan 5) Perkawinan 6) Turut ayah dan ibu 7) pernyataan d. Hak dan Kewajiban Warga Negara serta Tugas dan Tanggung jawab Negara 1) Hak warga negara a) Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak; b) Hak berserikat, berkumpul, serta mengeluarkan pikiran; c) Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan; d) Hak untuk membentuk keluarga, keturanan melaui perkawinan; e) Hak atas kelangsungan hidup; dll 2) Kewajiban warga negara a) Menjunjung tinggi hukum dan pemerintah b) Ikut serta dalam upaya pembelaan negara c) Ikut serta dalam pembelaan negara d) Menghormati hak azasi manusia orang lain e) Mengikuti pendidikan dasar; dll 3) Tugas dan tanggung jawab negara a) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya;

b) Negara atau pemerintah wajib menbiayai pendidikan, khususnya pendidikan dasar; c) Pemerintah berkewajiban mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional; d) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurangkurangnya 20% dari ABN dan ABD. 6. Hak Asasi Manusia a. Pengertian Dan Ruang Lingkup Hak Asasi Manusia (HAM) HAM adalah hak-hak yang melekat pada diri manusia dan tanpa hak-hak itu, manusia tidak dapat hidup layaksebagai manusia.HAM bersifat umum (universal) karena diyakini bahwa hak dimiliki tanpa perbedaan atas bangsa, ras, atau jenis kelamin. 1) Macam macam hak asasi a. hak asasi pribadi (personal right) b. hak asasi ekonomi (proverty right) c. hak asasi politik (political right) d. hak asasi mendapat pengakuan yang sama (right legal equality) e. hak asasi sosial dan kebudayaan (social and culture right) f. hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peeradilan dan perlindungan (procedural right) b. Hak asasi manusia yang terkandung dalam berbagai sumber internasional 1. Magna Charta (Piagam Agung, 15 juni 1215) 2. Bill of Rights (Undang-Undang Hak, 1689) 3. Declaration of Independence ( Pernyataan Kemerdekaan rakyat Amerika pada tanggal 4 juli 1776) 4. Declaration des droits d Lhome du Citoyen ( Pernyataan Hak Asasi Manusia dan Warga Negara Rakyat Prancis pada tanggal 14 juli 1789) The Four Freedom (empat kebebasan), yaitu : a. Kebebasan untuk berbicara dan menyatakan pendapat (freedom of speech and expression) b. Kebabasan beragama (freedom of religion) c. Kebebasan dari rasa takut (freedom of fear) d. Kebebasan dari kemelaratan (freedom of want) 5. Pembagian hak asasi manusia dalam UUD 1945 c. HAM pada tataran global 1) HAM menurut konsep negara-negar barat a) Ingin meninggalkan konsep negara yang mutlak b) Ingin mendirikan federasi rakyat yang bebas, negara sebagai koordinator dan pengawas c) Filosofi dasarnya adalah hak asasi tertanam pada diri individu manusia d) Hak asasi lebih dulu ada daripada tatanan negara 2) HAM menurut konsep Sosialis a) Hak asasiu hilang dari individu dan terintegrasi dalam masyarakat

b) Hak asasi manusia tidak ada sebelum negara ada c) Negara berhak membatasi hak asasi manusia apabila situasi menghendaki 3) HAM menurut konsep bangsa bangsa Asia dan Afrika a) Tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama/sesuai dengan kodratnya b) Masyarakat sebagai keluarga besar, artinya penghormatan utama untuk kepala keluarga c) Individu tunduk kepala kepada adat yang menyangkut tugas dan kewajiban sebagai anggota masyarakat 4) Ham menurut konsep PBB d. Komisi Nasional (Komnas) HAM Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga lain yang berfungsi untuk melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia. e. Tujuan Komnas HAM 1) Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, dan Piagam PBB, serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia; 2) Meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia guna perkembangan pribadi manusia seutuhnya dan kemampuannya berpartisapasi dala berbagai bidang kehidupan; 7. Hambatan Penegakan HAM a. Faktor kondisi sosial budaya b. Faktor komunikasi dan informasi c. Faktor kenijakan pemerintah d. Faktor perangkat perundangan e. Faktor aparat dan penindakannya