Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12, No.

2, Juli 2008

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PEMODELAN KEBUTUHAN PARKIR PADA PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA DENPASAR I Ketut Sutapa1, Putu Alit Suthanaya2, dan I Wayan Suweda2
Abstrak: Pusat perbelanjaan di Kota Denpasar dihadapkan pada masalah penyediaan fasilitas ruang parkir. Salah satu diantaranya adalah kesulitan untuk pengadaan fasilitas ruang parkir yang sesuai dengan tingkat permintaan yang sebenarnya. Efisiensi penyediaan ruang parkir dapat dicapai jika tingkat penyediaan fasilitas parkir sesuai dengan tingkat permintaan yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik parkir, tingkat keterkaitan kebutuhan parkir dan variabel-variabel apa saja yang menentukan dalam pembentukan model penyediaan fasilitas parkir yang optimal, bagaimana model kebutuhan parkir dan juga mengetahui standar kebutuhan parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Untuk mengetahui karakteristik parkir diperlukan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan pengamatan langsung dilapangan meliputi : data kendaraan parkir, jumlah pengunjung dan inventarisasi parkir. Data primer diperoleh dengan cara melakukan survei satu kali pada hari Sabtu, jam 09.00 Wita – 21.30 Wita pada masing-masing pusat perbelanjaan. Data sekunder diperoleh dari bagian manajemen pusat perbelanjaan yaitu berupa data parameter pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan yang ditinjau yaitu : Robinson, Alfa Imam Bonjol, Ramayana Bali Mall, Tiara Grosir, Toko Alfa Diponegoro dan Hardy’s Sesetan. Pemodelan kebutuhan parkir dilakukan dengan memakai metoda analisis regresi sederhana dan regresi berganda dengan bantuan program SPSS 15.0. Variabel bebas yang ditinjau meliputi : luas lantai, luas lantai netto, luas lantai service, jumlah karyawan tetap, jumlah karyawan tidak tetap, jumlah titik tempat kasir, jumlah mesin kasir dan jumlah pengunjung. Sedangkan variabel tetap adalah akumulasi parkir rata-rata mobil, akumulasi rata-rata sepeda motor, akumulasi rata-rata taksi. Standar kebutuhan parkir diperoleh dengan perbandingan antara kebutuhan parkir kendaraan dengan parameter pusat perbelanjaan. Dari hasil analisis hubungan kebutuhan parkir dengan parameter-parameter pusat perbelanjaan didapat hubungan yang memberikan tingkat akurasi terbaik serta memenuhi syarat pengujian statistik. Hubungan kebutuhan parkir mobil dengan jumlah karyawan tidak tetap (X5) yaitu persamaan regresi Y1 = -1,805 + 0,358.X5 dengan koefisien determinasi (R2) = 0,965 dan standar kebutuhan parkirnya terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 1,097 SRP/orang. Hubungan kebutuhan parkir sepeda motor dengan karyawan tidak tetap (X5) yaitu persamaan regresi Y2 = -24,497 + 2,059.X5 dengan koefisien determinasi (R2) = 0,873 dan standar kebutuhan parkirnya terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 6,205 SRP/orang. Hubungan kebutuhan parkir taksi dengan jumlah karyawan tidak tetap (X5) yaitu persamaan regresi Y3 = - 1,262 + 0,037.X5 dengan koefisien determinasi (R2) = 0,873 dan standar kebutuhan parkirnya terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 0,001 SRP/orang. Hasil analisis keterkaitan antara variabel bebas yang ditinjau terhadap kebutuhan parkir sebagian besar memiliki korelasi yang sangat kuat. Untuk kebutuhan parkir mobil variabel bebas yang signifikan hanya dipengaruhi jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan persamaan model Y1 = -1,805 + 0,358.(X5) dengan koefisien determinasi (R2) = 0,965. Untuk kebutuhan parkir sepeda motor variabel bebas yang signifikan dipengaruhi oleh kombinasi jumlah karyawan tetap (X4) dan jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan persamaan model Y2 = 135,401 – 1,200.(X4) + 2,829.(X5) koefisien determinasi (R2) = 0,972. Sedangkan kebutuhan parkir taksi
1.
2

Alumni dari Program Studi Magister Teknik Sipil, Program Pasca Sarjana, Universitas Udayana Dosen pada Program Studi Magister Teknik Sipil, Program Pasca Sarjana, Universitas Udayana

165

Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …........... Sutapa, Suthanaya, dan Suweda

varibel bebas yang signifikan hanya dipengaruhi oleh jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan persamaan model Y3 = -1,262 + 0,037.(X5) koefisien determinasi (R2) = 0,915. Kata kunci: karakteristik parkir, pemodelan parkir, standar kebutuhan parkir.

ANALYSIS CHARACTERISTIC AND PARKING MODELLING FOR SHOPPING CENTRES IN DENPASAR
Abstract: Shopping centres in Denpasar are faced with parking supply problems. One of the problems is the difficulty in providing sufficient parking spaces based on actual demand. Efficiency of parking supply can be achieved if parking supply meets actual demand. This research is conducted in order to know parking characteristic, the degree of relation ship between parking demand and parameters of shopping centres as independent variables, to develop parking demand model and to analyse parking demand standard for shopping centres in Denpasar. Primary and secondary data are required in order to know parking characteristics. Primary data were obtained from direct observation onsite which include: parking vehicles data, number of visitor & parking inventory. Primary data were obtained from one day survey an Saturday between 09.00 am to 09.30 pm at each shopping centres. Secondary data (i.e. parameters of shopping centres) were obtained from the management of shopping centres. Shopping centres included in this study are: Robinson, Alfa Imam Bonjol, Ramayana Bali Mall, Tiara Grosir, Alfa Diponegoro and Hardy’s Sesetan. Parking demand models were developed by using simple & multiple regression methods with the help of SPSS 15.0 software. Independent variables included in this study are: floor area, netto floor area, service floor area, number of permanent employees, number of non-permanent employees, number of cashier and number of visitors. The dependent variables are average parking accumulation for car, motor cycle and taxi. Parking demand standards were calculated based on regression analysis of parking demand and shopping centres parameters. The results of the simple regression analysis showed that the relationship between car parking demand and number of non-permanent employees (X5) was indicated by regression formula : Y1 = -1,805 + 0,358.X5 (R2 = 0,965), where the car parking demand standard was 1,097 spaces/person. The relationship between motor cycles parking demand and number of non-permanent employees (X5) was indicated by regression formula: Y2 = -24,497 + 2,059.X5 (R2 = 0,873), where the motor cycles parking demand standard was 6,205 spaces / person. The relationship between taxi parking demand and number of non-permanent employees (X5) was indicated by regression formula: Y3 = -1,262 + 0,037.X5 (R2 = 0,915), where the taxi parking demand standard was 0,001 spaces / person. The results of the multiple regression analysis showed that the relationship between car parking demand and number of nonpermanent employees (X5) was indicated by regression formula : Y1 = -1,805 + 0,358.X5 (R2 = 0,965). The relationship between motor cycles parking demand and combination number of permanent employees (X4) with number of non-permanent employees (X5) was indicated by regression formula : Y2 = 135,401 – 1,200.X4 + 2,829 (R2 = 0,972). The relationship between taxi parking demand and number of nonpermanent employees (X5) was indicated by regression formula: Y3 = -1,262 + 0,037.X5 (R2 = 0,915). Keywords: parking characteristic, parking modelling, parking demand standard.

166

Juli 2008 PENDAHULUAN Latar Belakang Kota Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali.98 km2. bagaimanakah model kebutuhan ruang parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. setiap harinya disibukkan dengan berbagai aktivitas penduduk. 2. industri dan pariwisata. Pertumbuhan dan perkembangan Kota Denpasar cukup tinggi. Penelitianpenelitian tentang analisis kebutuhan parkir di Kota Denpasar yaitu : studi pengaruh kegiatan komersial terhadap volume parkir di Kota Denpasar (Darma. Dengan luas wilayah 123. maka dapat dibuat rumusan masalah yakni: bagaimanakah karakteristik parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar.216 jiwa/km2 (BPS. sehingga dibutuhkan sarana transportasi (kendaraan) untuk mencapai tujuan perjalanan. Perkembangan sarana transportasi (kendaraan) yang cukup tinggi tanpa diimbangi dengan penyediaan prasarana jalan dan parkir yang memadai. yang tentunya akan memerlukan tempat untuk memarkir kendaraannya. model kebutuhan ruang parkir dari variabel-variabel yang berpengaruh pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar.635 jiwa dan kepadatan 5. MATERI DAN METODE Umum Lalu lintas yang bergerak. perlu dilakukan penelitian tentang analisis karakteristik dan pemodelan kebutuhan parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. dapat menimbulkan tundaan yang tinggi. jumlah penduduk 565. pendidikan. Adapun pengertian parkir diantaranya adalah tempat pemberhentian beberapa saat (Poerwadarminta. Oleh karena itu. Sehingga untuk menentukan jumlah petak parkir yang terdapat pada daerah studi didasarkan pada standar ini.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 167 bagaimanakah tingkat keterkaitan antara kebutuhan parkir dan variabel-variabel bebas yang ditinjau pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: karakteristik parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. polusi udara. menyebabkan tingkat urbanisasi penduduk cukup tinggi. bagaimanakah standar kebutuhan parkir untuk pusat perbelanjaan di Kota Denpasar . Jelas penyediaan tempat parkir sangat dibutuhkan dalam sistem lalu lintas. suatu saat akan berhenti baik untuk sementara maupun berhenti dalam waktu yang cukup lama. . Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. Standar Fasilitas Parkir Standar fasilitas parkir adalah suatu pedoman untuk menentukan suatu ukuran petak parkir (stall) menurut berbagai bentuk penyediaannya. standar kebutuhan parkir untuk pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Penelitian tentang analisis karakteristik dan pemodelan kebutuhan parkir pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar belum pernah ditinjau sebelumnya. 1976). No. dengan tersedianya lapangan kerja yang cukup menjanjikan. 2003). Penggunaan standar fasilitas parkir diperlukan karena tidak terdapatnya marka dari petak parkir pada daerah studi. merupakan pusat perekonomian. 2006). 2004). Jumlah penduduk yang semakin padat di Kota Denpasar memerlukan fasilitas pelayanan untuk mendukung kegiatan manusia. 12. tingkat keterkaitan antara kebutuhan parkir dan variabel-variabel bebas yang ditinjau pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. maupun kecelakaan lalu lintas. termasuk didalamnya peningkatan fasilitas transportasi. analisa kebutuhan parkir untuk rumah sakit di Kota Denpasar (Sumarda.

00 x 5.40 x 12.. Jen. Sutapa. Masing-masing tempat kegiatan seperti tempat perbelanjaan. begitu pula untuk setiap negara bahkan daerah mempunyai standar yang berbeda- Pusat Perdagangan Pertokoan SRP/100 m2 Luas Lantai Efektif Pasar swalayan SRP/100 m2 Luas Lantai Efektif Pasar SRP/100 m2 Luas Lantai Efektif Pusat Perkantoran Pelayanan SRP/100 m2 Luas bukan umum Lantai Efektif Pelayanan SRP/100 m2 Luas umum Lantai Efektif Sekolah SRP/Mahasiswa Hotel/Tempat SRP/Kamar penginapan Rumah sakit SRP/Tempat tidur Bioskop SRP/Tempat duduk 1. memerlukan ruang parkir yang berbedabeda sesuai dengan kegiatannya. Bus/Truk 3. Sumber : Perda Tingkat I Bali ( 1977 pasal 32 ) Metode-metode Untuk Menentukan Kebutuhan Ruang Parkir Menentukan jumlah ruang parkir dipakai beberapa metode antara lain : 1.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan ….00 beda.0 0.5 0. Tabel 2. Jen.5 – 7. dan lain-lain. ilmu pengetabangunan huan. Metode yang menitik beratkan pada luas lantai atau banyaknya unit..0 0. seni budaya. Ukuran Kebutuhan Ruang Parkir Pada Pasar Swalayan Luas Areal Total Kebutuhan (SRP) 2 (1000 m ) 50 225 70 250 100 270 150 310 200 350 300 440 400 520 500 600 1000 1050 Sumber: Dir.1 – 0. Losmen. Pengi1 kamar 1 petak parkir napan dan sejenisnya. Standar Kebutuhan Parkir Standar kebutuhan parkir adalah suatu ukuran yang dapat dipergunakan untuk jumlah kebutuhan parkir kendaraan berdasarkan fasilitas dan fungsi dari tataguna lahan. Perhub Darat (1996) Tabel 4. Luas areal parkir berdasarkan ratio luas lantai dan penggunaan bangunan. 272/HK.2 – 1.5 – 7.105/96 (1996) Rancangan Penelitian Rancangan penelitian merupakan kerangka kegiatan yang terstruktur untuk menampilkan urutan kerja yang sistematis dan menggambarkan proses analisis yang dikerjakan dari awal sampai keluar hasil yang diharapkan. dan Suweda Tabel 1. Metode ini secara garis besar dapat dilihat pada Tabel 2.. Oleh sebab itu diperlukan penelitian untuk menentukan standar kebutuhan sendiri yang nantinya dapat dipakai dalam perencanaan fasilitas parkir menurut fungsi tata guna lahan yang diteliti.7 – 1. Sepeda Motor 0..5 – 3.00 Golongan II c.5 3. Kebutuhan parkir untuk setiap tata guna lahan berbeda-beda.50 x 5.5 3.5 – 3.00 Sumber : Dir.4 Sumber : Keputusan DIRJEN N0. 168 .5 2. Perhub Darat (1996) Satuan Ruang Parkir (m2) 2. Suthanaya.30 x 5. Standar Satuan Ruang Parkir (SRP) Jenis Kendaraan a.2 – 1.3 0.50 c. Tabel 3. Luas Areal Parkir Berdasarkan Ratio Luas Lantai Dan Penggunaan Bangunan Kawasan Peruntukan Luas Lahan Parkir Kawasan tempat kerja. Mobil Penumpang untuk 3... Mobil Penumpang untuk 2..00 Golongan III d.5 – 7..5 1..75 x 2. Ukuran Kebutuhan Ruang Parkir Peruntukan SRP untuk mobil penumpang Kebutuhan Ruang Parkir (SRP) 3. Daerah perdagangan dan jasa. Mobil Penumpang untuk Golongan I b. ¼ dari luas lantai usaha.. Kawasan industri berat 1/8 dari lantai bangunan dan ringan Sama dengan luas Bangunan pasar lantai pasar Hotel.

183 Denpasar. PT.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. dilakukan analisis data untuk menghitung akumulasi rata-rata parkir kendaraan yang terjadi pada pusat perbelanjaan. 33 A Denpasar.5 kendaraan/jam. ALFA IMAM 19-1-2008 BONJOL Sabtu. 12. e. Dari hasil akumulasi parkir kendaraan sepanjang hari pengamatan. Sudirman No. Tabel 5. c. 140 Denpasar. Jl. Jl. 103 Denpasar. Jl. dipilih sebanyak 6 (enam) pusat perbelanjaan yaitu: a.5 kend jam (Kend / Pengamatan Jam) (Kend) 583 483 1. Raya Sesetan No.5 Tinjauan Pustaka Pengumpulan Data / Survei Analisis Data Pembahasan Simpulan dan Saran Gambar 1. yaitu analisis terhadap karakteristik parkir. 2. HARDY’S 1-12-2007 SESETAN Rata-rata . ALFA 24-11-2008 DIPONEGORO Sabtu. model kebutuhan parkir dan standar kebutuhan parkir. HASIL DAN PEMBAHASAN Volume Parkir Dalam Tabel 5 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata volume parkir mobil selama periode survei (12. f. Jl. Hasil akumulasi rata-rata parkir ini yang dipergunakan 169 Sabtu.115 537 436 554 609.7 47 39 89 43 35 44 49. Dari hasil akumulasi parkir kendaraan sepanjang hari pengamatan. RAMAYANA 5-1-2008 Sabtu. Sesuai dengan batasan penelitian. Rancangan Penelitian Sampel Sampel dalam penelitian ini adalah pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Diponogoro No. Alfa Retail Indo. 8-12-2007 ROBINSON Sabtu.7 kendaraan atau sama dengan 49. Diponogoro No. 122 Denpasar Analisis Data Analisis yang dilakukan sesuai rumusan masalah dalam penelitian. Hardy’s Grosir. Juli 2008 Identifikasi Masalah Tujuan Penelitian sebagai variabel tetap dalam analisis pemodelan kebutuhan parkir Model Kebutuhan Parkir Analis model kebutuhan parkir dimaksudkan untuk mendapatkan suatu rumus dalam bentuk persamaan regresi yang dapat digunakan sebagai dasar penentu standar kebutuhan parkir. Robinson Denpasar Mall. Tiara Grosir.5 jam) sebesar 609. Volume Parkir Mobil Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Nama Pusat Perbelanjaan Jumlah Jml Kendaraan Rata-rata Selama 12.115 kendaraan atau 89 kendaraan/jam dan yang paling kecil adalah Alfa Diponegoro sebesar 436 kendaraan atau 35 kendaraan/jam. dilakukan analisis data untuk menghitung akumulasi rata-rata parkir (kendaraan) yang terjadi pada pusat perbelanjaan. Ramayana. Alfa Retail Indo. 20 Denpasar. No. Jl. TIARA 9-2-2008 GROSIR Sabtu. Cokroaminoto No. PT. Volume parkir mobil paling besar selama periode survei adalah di Ramayana sebesar 1. b. Iman Bonjol No. Jl. d.

Volume parkir sepeda motor selama periode survei paling besar adalah Ramayana sebesar 3.00 sebesar 45 kendaraan/jam.8 kendaraan atau sama dengan 2 kendaraan/jam.00-20. Volume parkir taksi selama periode survei paling besar adalah Ramayana sebesar 55 kendaraan atau 4 kendaraan/jam dan yang paling kecil adalah Alfa Imam Bonjol sebesar 15 kendaraan atau 1 kendaraan/jam.. Volume Parkir Sepeda Motor Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Jumlah Kendaraan Jml RataNama Pusat Selama rata kend Perbelanjaan 12. nilai rata-rata akumulasi tertinggi parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan sebesar 347. Volume Parkir Taksi Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Jml Jumlah Kend. nilai rata-rata akumulasi tertinggi parkir mobil pada pusat perbelanjaan sebesar 68 kendaraan/ jam.727 2.539 1. Akumulasi Parkir Dalam Tabel 8 diatas dapat dilihat bahwa dalam periode survei.445 945 3.5 jam) pada pusat perbelanjaan sebesar 26. 19-1-2008 Sabtu. 1-12-2007 Sabtu.00 sebesar 144 kendaraan/jam dan yang paling kecil adalah Robinson dan Alfa Diponegoro pada pukul 18. 9-2-2008 26.00 sebesar 174 kendaraan/jam.5 Kend Perbelanjaan jam (Kend / (Kend) Jam) ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata 25 15 55 26 17 23 2 1 4 2 1 2 Sabtu.078 218 166. Sedangkan akumulasi tertinggi parkir mobil paling bersar nilainya adalah Ramayana pada pukul 19.3 kendaraan/jam. Rata-rata Nama Pusat Selama 12..8 2 Sabtu.785 kendaraan atau 303 kendaraan/jam dan yang paling kecil adalah Alfa Imam Bojol sebesar 945 kendaraan atau 76 kendaraan/jam.. Sedangkan akumulasi tertinggi parkir sepeda motor nilainya paling tinggi adalah Ramayana pada pukul 15. 170 .Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …. 19-1-2008 Sabtu.. 5-1-2008 Sabtu. Dalam Tabel 9 diatas dapat dilihat bahwa dalam periode survei. 8-12-2007 Sabtu. ALFA 24-11-2007 DIPONEGORO Sabtu. 8-12-2007 Sabtu. 24-11-2007 Sabtu.078 kendaraan atau sama dengan 166.00 sebesar 808 kendaraan/jam dan yang paling kecil adalah Tiara Grosir pada pukul 19.00-20.5 jam) sebesar 2. dan Suweda Dalam Tabel 6 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata volume parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan selama periode survei (12.. 9-2-2008 Sabtu.3 Rata-rata Dari Tabel 7 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata volume parkir taksi selama peride survei (12. Suthanaya.5 jam (Kend/Jam) (Kend) ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR 2..00-19.9 kendaraan/jam.00-16. 5-1-2008 Sabtu..785 1. 1-12-2007 HARDY’S SESETAN 2. Sutapa.027 196 76 303 123 82 Tabel 7. Tabel 6....

00-19. 2.727 19.445 945 3. 8-12-2007 Sabtu.00-20.1-12-2007 HARDY’S SESETAN Rata-rata Dalam Tabel 10 diatas dapat dilihat bahwa dalam periode survei.301 buah kendaraan.027 2.19-1-2008 Sabtu.9-2-2008 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR Jumlah Jam Akumulasi Kendaraan Tertinggi (Kend) (jam) 2. Juli 2008 Tabel 8.301 kendaraan/SRP/Jam atau setiap jamnya satu petak parkir mobil melayani 0.00-20. 19-1-2008 Sabtu.24-11-2007 ALFA DIPONEGORO Sabtu.00 45 40 144 68 45 66 68 Sabtu.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12.00-19.00 15.9 Akumulasi Tertinggi (Kend/jam) 417 285 808 174 195 208 Sabtu.00-19.00 18. 24-11-2007 Alfa Diponegoro Sabtu.2 kendaraan/jam.00 347. Tingkat Pergantian Parkir Dalam Tabel 11 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata tingkat pergantian parkir mobil pada pusat perbelanjaan sebesar 0. 1-12-2007 Hardy’s Sesetan Rata-rata Tabel 9.00-16. Akumulasi Parkir Mobil Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/Tanggal Sabtu. nilai rata-rata akumulasi tertinggi parkir taksi pada pusat perbelanjaan sebesar 5.00-20.00 Dan 19. 171 .00-20.00 19.00-20.00 19. Akumulasi Parkir Sepeda Motor Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.00 19.00-20.00 19.8-12-2007 Sabtu. 5-1-2008 Sabtu.00-20.5-1-2008 Sabtu.00 18.00 18. No.00 18.00-19.785 1.115 537 436 554 Jam Akumulasi Akumulasi Tertinggi Tertinggi (jam) (Kend/jam) 18.539 1. Jadi tingkat pergantian parkir mobil pada pusat perbelanjaan kurang dari 1 kendaraan/ SRP/jam atau setiap jamnya satu petak parkir mobil melayani kurang dari 1 buah kendaraan pada pelataran parkir pusat perbelanjaan (Off Street Parking). 9-2-2008 Nama Pusat Perbelanjaan Robinson Alfa Imam Bonjol Ramayana Tiara Grosir Jumlah Kendaraan (Kend) 583 483 1.00-19.00 19. Sedangkan akumulasi tertinggi parkir taksi nilai paling tinggi adalah di Ramayana sebesar 14 kendaraan/jam dan yang paling kecil di Robinson dan Alfa Diponegoro sebesar 2 kendaraan/jam.

172 .00-19.. 24-11-2007 ALFA DIPONEGORO 55 26 17 14 3 2 Sabtu. Tingkat Pergantian Parkir Mobil Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.219 0. Suthanaya.Ts) (Kend/SRP/jam) 0. 5-1-2008 RAMAYANA Sabtu. Sutapa. 5-1-2008 Sabtu.396 0.00 18.5 12.00 18.00 15.5 12. 8-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON Jumlah Jam Akumulasi Kendaraan Tertinggi (Kend) (jam) 25 11.00-16. 9-2-2008 Sabtu.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan ….206 kendaraan/SRP/jam atau setiap jamnya satu petak parkir sepeda motor melayani 0..237 0. 8-12-2007 Sabtu..1-12-2007 HARDY’S SESETAN Rata-rata 23 7 5. 19-1-2008 ALFA IMAM BONJOL 15 3 Sabtu..00 15.301 ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata Dalam Tabel 12 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata tingkat pergantian parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan sebesar 0.00-17.00-12.00-15.00-16..00 13.00 12.5 12...00-16.00 19.00-15.00 Akumulasi Tertinggi (Kend/jam) 2 Sabtu. Akumulasi Parkir Taksi Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.233 0.00 16.206 buah kendaraan.00 14.00 11.00 15.390 0.5 12.. 19-1-2008 Sabtu.00 17.00-12.00-13.115 537 436 554 Jumlah Petak (S) (SRP) 142 99 408 181 88 190 Lama Survei (Ts) (jam) 12.00 18.00-16. 24-11-2007 Sabtu.00 14..5 Tingkat Pergantian TR=Nt/(S..00-18. 9-2-2008 TIARA GROSIR Sabtu.2 Tabel 11.00 17.328 0.00-18.00-20. dan Suweda Tabel 10.5 12. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan Jumlah Kendara an (Nt) (Kend) 583 483 1.00-14.00-19. Jadi tingkat pergantian parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan kurang dari 1 kendaraan/SRP/jam atau setiap jamnya satu petak parkir sepeda motor melayani kurang dari 1 buah kendaraan pada pelataran parkir pusat perbelanjaan (Off Street Parking).00 15.00-19.

727 Jml.9-2-2008 Sabtu. mencapai kurang dari satu jamJadi ratarata lamanya parkir pada pusat perbelanjaan dapat diklasifikasikan sebagai parkir waktu sedang yang berkisar 2 – 4 jam. Dalam Tabel 14 dapat dilihat bahwa rata-rata lamanya parkir mobil.1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan Jumlah Kend.5 Tingkat Pergantian TR=Nt/(S. 173 .19-1-2008 Sabtu. (Nt) (Kend) 2. Tabel 13. 24-11-2007 Sabtu. Juli 2008 Tabel 12.5 12. sepeda motor. 12.162 0.206 Dalam Tabel 13 dapat dilihat bahwa di Ramayana tingkat pergantian parkirnya sebesar 1.8-12-2007 Sabtu. Faktor ini yang menyebabkan rata-rata lama parkir lebih dari 1 jam.027 2.5 1. oleh karena sebagian orang yang parkir adalah orang yang ingin berbelanja dan berekreasi di pusat perbelanjaan.5 12.151 0. Petak (S) (SRP) 810 502 1866 602 466 720 Lama Survei (Ts) (jam) 12.24-11-2007 Sabtu. Jadi. Tingkat Pergantian Parkir Taksi Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar Hari/ Tanggal Nama Pusat Perbelanjaan Jumlah Kendaraan (Nt) (Kend) 25 15 55 26 17 23 Jumlah Petak (S) (SRP) 3 Lama Tingkat Survei Pergantian TR=Nt/(S.176 0.5 12. Sedangkan rata-rata lamanya parkir taksi. 2. 5-1-2008 Sabtu.5 12.5-1-2008 Sabtu.205 0.467 kendaraan/SRP/Jam.5 12.5 12.241 0.5 12. No. Hal tersebut terjadi. 9-2-2008 Sabtu. mencapai lebih dari satu jam.5 12. 19-1-2008 Sabtu.Ts) (Ts) (jam) (Kend/SRP/jam) 12.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol.1-12-2007 ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-Rata Lamanya Parkir Rata-rata lamanya parkir adalah waktu rata-rata yang digunakan oleh setiap kendaraan berada pada suatu ruang parker.539 1.Ts) (Kend/SRP/ja m) ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata 0.467 - Sabtu. 8-12-2007 Sabtu.303 0. Tingkat Pergantian Parkir Sepeda Motor Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.5 12. setiap jamnya satu petak parkir taksi melayani 1.5 12.785 1.445 945 3.467 buah kendaraan.

.360 ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN 2..104 2.764 3.395 58.358 kendaraan atau 55 kendaraan.093 0.395 kendaraan atau 108 kendaraan.211 55.24-11-2007 Sabtu...432 kendaraan atau 480 kendaraan.685 3.19-1-2008 Sabtu. Tabel 15.685 3.775 kendaraan atau 33 kendaraan.9-2-2008 Sabtu. Ramayana terdapat 408 petak parkir mobil memiliki kapasitas parkir perjamnya paling besar yaitu 108.734 3.264 3.5-1-2008 Sabtu. Sutapa. Rata-Rata Lamanya Parkir Kendaraan Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari / Tanggal Sabtu.19-1-2008 Sabtu.1-12-2007 Rata-rata Rata-Rata Lamanya Parkir (Jam) Nama Pusat Mobil Sepeda Perbelanjaan Motor ROBINSON 3.264 Kapasitas Parkir (S)/(D) (Kend/jam) 37..844 3.670 3.652 3.342 kendaraan atau 236 kendaraan. Sedangkan Tiara Grosir terdapat 466 petak parkir sepeda motor memiliki kapasitas perjamnya paling kecil yaitu: 159.358 Dari Tabel 16 dapat dilihat bahwa petak parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan memiliki kapasitas perjamnya sebesar 236..5-1-2008 Sabtu. 174 .010 0.382 Taksi 0.104 2.9-2-2008 Sabtu. Petak (S) 142 99 408 181 88 190 Rata-Rata Lamanya Parkir (D) (jam) 3..013 0.018 0.312 32. Ramayana terdapat 1866 petak parkir sepeda motor memiliki kapasitas parkir perjamnya paling besar yaitu 480.1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata Jml.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …..175 kendaraan atau 159 kendaraan. dan Suweda Tabel 14.764 3.8-12-2007 Sabtu.378 37.775 58.670 3.027 Kapasitas Parkir Dalam Tabel 15 dapat dilihat bahwa petak parkir mobil pada pusat perbelanjaan memiliki kapasitas perjamnya sebesar 55.799 2.782 2.019 0. 8-12-2007 Sabtu.. Kapasitas Ruang Parkir Mobil Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.799 3..925 3.079 108.011 0. Sedangkan Alfa Diponegoro terdapat 88 petak parkir mobil memiliki kapasitas perjamnya paling kecil yaitu : 32. Suthanaya.214 2.24-11-2007 Sabtu.

19-1-2008 Sabtu.220 kendaraan atau 2. 175 . oleh karena pihak manajemen pusat perbelanjaan tidak menyediakan khusus petak parkir taksi.258 kendaraan atau 32 kenda- raan.8-12-2007 Sabtu. hanya Ramayana dapat dihitung kapasitasnya.764 3. Sedangkan di Tiara Grosir terdapat 602 petak sepeda motor dapat menampung 1. Ramayana memiliki 408 petak parkir mobil dapat menampung 1.623 480.1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Jml.013 0.780 kendaraan atau 623 kendaraan.219.071 171.866 petak parkir mobil dapat menampung 5.715 kendaraan atau 369 kendaraan.019 Kapasitas Parkir (S)/(D) (Kend/jam) 32.9-2-2008 Sabtu.5 jam pada pusat perbelanjaan menampung 2668.360 2.018 0.258 - Penyediaan Ruang Parkir (Parking Supply) Dalam Tabel 18 dapat dilihat bahwa petak parkir mobil selama waktu survei 12.790. Juli 2008 Tabel 16. Sedangkan pusat perbelanjaan yang lain.791 kendaraan. Kapasitas Ruang Parkir Sepeda Motor Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata Jumlah Petak (S) 810 502 1.342 Dari Tabel 17 dapat dilihat bahwa petak parkir taksi pada pusat perbelanjaan.175 168.461. Ramayana memiliki 1.925 3.24-11-2007 Sabtu.24-11-2007 Sabtu.668 kendaraan.5-1-2008 Sabtu. tidak bisa ditentukan kapasitas parkir taksi.5 jam pada pusat perbelanjaan menampung 622.596 197.9-2-2008 Sabtu.011 0.884 3.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol.652 Kapasitas Parkir (S)/(D) (Kend/jam) 241.8-12-2007 Sabtu.866 602 466 720 Rata-Rata Lamanya Parkir (D) (jam) 3.447 kendaraan atau 1219 kendaraan. Dalam Tabel 19 dapat dilihat bahwa petak parkir sepeda motor (Off street parking) selama waktu survei 12.108 kendaraan atau 5.19-1-2008 Sabtu. 12.093 0.719 kendaraan atau 1.432 159. Kapasitas Ruang Parkir Taksi Pada Pusat Perbelanjaan Di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu. Petak (S) 3 Rata-Rata Lamanya Parkir (D) (jam) 0.461 kendaraan.010 0. Ramayana terdapat 3 petak parkir taksi memiliki kapasitas parkir perjamnya yaitu 32.152 236. Tabel 17. No. Sedangkan di Alfa Diponegoro terdapat 88 petak parkir mobil dapat menampung 368.5-1-2008 Sabtu.782 2. 2.

764 3.719 1.799 12.24-11-2007 Sabtu.652 Jumlah Petak (S) 810 502 1.. 24-11-2007 Sabtu.264 Jml.790.866 602 466 720 Parking Supply [(S).194 kendaraan atau 354 kendaraan.5 12.9)]/(D) (kend) 420. Sutapa.8-12-2007 Sabtu.769 5.505 417..5 2.054 1.360 2.5 Rata-Rata Lamanya Parkir (D) (jam) 3. Ramayana.19-1-2008 Sabtu. (0.(T).670 3.5 12..5-1-2008 Sabtu.764 3.5 12. Indeks Parkir Dalam Tabel 21 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi tertinggi mobil.668.(T).9-2-2008 Sabtu.884 3. (0. Besarnya Parking Supply Mobil Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu. menghasilkan indeks parkir lebih dari 1 di Robinson.108 1. Petak (S) 142 99 408 181 88 190 Parking Supply [(S).9)]/(D) (kend) 2.708 2.5 jam di Ramayana menampung 354.5 12.008 368. 8-12-2007 Sabtu.896. Hardy’s Sesetan. dan Suweda Tabel 18.712.220 ALFA 12..685 3.5 12.715 654. Tiara Grosir..461. 176 .5 SESETAN Rata-rata Dalam Tabel 20 dapat dilihat bahwa petak parkir Taksi (Off Street Parking) selama waktu survei 12. Besarnya Parking Supply Sepeda Motor Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar Hari/ Tanggal Sabtu.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …. Suthanaya.780 Tabel 19.447 656. Alfa Diponegoro. 9-2-2008 Sabtu.104 2.5 3.782 2. 9-2-2008 Sabtu..925 3. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut akumulasi parkir melebihi dari kapasitas parkir mobil yang sudah ada.5 12.. Alfa Imam Bonjol.963 2.1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Rata-rata RataLamanya Rata Survei Lamanya (T) Parkir (D) (jam) (jam) 12.871 622. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR Lamanya Survei (T) (jam) 12...5 DIPONEGORO HARDY’S 12.5 12.219..217.135 1. 19-1-2008 Sabtu.930.

018 0. Alfa Diponegoro.138 Dalam Tabel 22 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi rata-rata mobil. 5-1-2008 Sabtu. No.00 19.013 0. 9-2-2008 Sabtu.216 1. Ramayana. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi tertinggi 45 40 144 68 45 66 Kapasitas 37 37 108 58 33 58 Jam Akumulasi Tertinggi (jam) 18. 12. Besarnya Parking Supply Taksi Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar Hari/ Tanggal Sabtu.010 0. Dalam Tabel 23 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi tertinggi sepeda motor. Ramayana. 24-11-2007 Sabtu.5 12. 19-1-2008 Sabtu. Tiara Grosir.194 - Tabel 21.9)]/(D) (kend) 354. menghasilkan indeks parkir kurang dari 1 di Robinson.5 12.00-20.011 0. Alfa Imam Bonjol. 8-122007 Sabtu. 19-1-2008 Sabtu. 24-11-2007 Sabtu.00 Indeks Parkir Tertinggi 1.(0.333 1.081 1. 2. menghasilkan indeks parkirnya lebih dari 1 di Robinson. Juli 2008 Tabel 20.093 0. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut akumulasi parkir melebihi dari kapasitas parkir mobil yang sudah ada.00-19. 8-12-2007 Sabtu.172 1.00-20. Tiara Grosir. Hardy’s Sesetan Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut kapasitas parkir yang ada melebihi dari akumulasi.00 18.5 12.019 Jumlah Petak (S) 3 Parking Supply [(S).364 1. Hardy’s Sesetan. Alfa Diponegoro.00-20. Alfa Imam Bonjol. 177 .Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol.00 19.5 12.(T). Indeks Parkir Mobil Dengan Akumulasi Tertinggi Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.5 12.00-19.00 18. 9-2-2008 Sabtu.00-19.5 Rata-Rata Lamanya Parkir (D) (jam) 0. 19-1-2008 Sabtu.00 19. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Lamanya Survei (T) (jam) 12.

775 0.852 0.76 Kapasitas 37 37 108 58 33 58 Indeks Parkir 0. 8-12-2007 Sabtu.657 1..761 0. 5-1-2008 Sabtu. Tiara Grosir.00 19. Hardy’s Sesetan.00-20.52 135.00-20. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi Rata-rata 24. 24-11-2007 Sabtu.08 44. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi tertinggi 414 285 829 174 195 208 Kapasitas 241 172 480 159 169 197 Jam Akumulasi Tertinggi (jam) 19.890 0.766 0.56 23.. 5-1-2008 Sabtu.833 178 . dan Suweda Tabel 22. Ramayana.664 0.. 24-11-2007 Sabtu.00-19.12 47. Sutapa.12 96.730 1.00 dan 19.625 0. 9-2-2008 Sabtu. 19-1-2008 Sabtu.. 9-2-2008 Sabtu.00-19.727 1.. menghasilkan indeks parkir kurang dari 1 di Robinson.60 389.00 18.823 Tabel 23. 9-2-2008 Sabtu.00-20.00 15.52 129. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi Rata-rata 231.52 164.154 1.. 19-1-2008 Sabtu.. 24-11-2007 Sabtu.812 0.96 25. 8-12-2007 Sabtu. Suthanaya.08 Kapasitas 241 172 480 159 169 197 Indek Parkir 0. 8-12-2007 Sabtu.00-16.962 0.894 1...056 Dalam Tabel 24 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi rata-rata sepeda motor.00 18..Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …. Alfa Imam Bonjol. Indeks Parkir Sepeda Motor Dengan Akumulasi Tertinggi Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.00 19. Indeks Parkir Sepeda Motor Dengan Akumulasi Rata-rata Pada Pusat Perbelanjaan Hari/ Tanggal Sabtu.00-20. 19-1-2008 Sabtu. Tabel 24. Alfa Diponegoro. Indeks Parkir Mobil Dengan Akumulasi Rata-rata Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/Tanggal Sabtu. 5-1-2008 Sabtu.00 Indek Parkir Tertinggi 1.870 0. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut kapasitas parkir yang ada melebihi dari akumulasi.76 197.

jumlah pengunjung) tidak signifikan. oleh karena pihak manajemen pusat perbelanjaan tidak menyediakan khusus petak parkir taksi. Hal ini dapat dilihat dari angka signifikan F (Sig. 12. Robinson indeks parkir tidak bisa ditentukan. jumlah titik tempat kasir. 9-2-2008 Sabtu. Tabel 26. 5-1-2008 Sabtu. Tiara Grosir. luas lantai 179 netto. Hardy’s Sesetan. Tabel 25. Alfa Diponegoro. 24-11-2007 Sabtu. Sedangkan Alfa Imam Bonjol.05 di Tabel. Robinson indeks parkir tidak bisa ditentukan. 2.96 1. Indeks Parkir Taksi Dengan Akumulasi Rata-rata Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu.438 - Dari Tabel 26 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi rata-rata di Ramayana indeks parkir taksi kurang dari 1.60 2.28 4. Sedangkan Alfa Imam Bonjol. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi Rata-rata 1. Sedangkan kebutuhan ruang parkir mobil dengan variabel (jumlah karyawan tetap..40 Kapasitas 32 Indeks Parkir 0.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 9-2-2008 Sabtu. No.F) yang lebih besar dari 0. Hardy’s Sesetan. Alfa Diponegoro. 1-12-2007 Nama Pusat Perbelanjaan ROBINSON ALFA IMAM BONJOL RAMAYANA TIARA GROSIR ALFA DIPONEGORO HARDY’S SESETAN Akumulasi tertinggi 2 3 14 2 2 7 Kapasitas 32 Indeks Parkir Tertinggi 0. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut kapasitas parkir yang ada melebihi dari akumulasi. Juli 2008 Dari Tabel 25 dapat dilihat bahwa menggunakan akumulasi tertinggi di Ramayana indeks parkir taksi kurang dari 1. oleh karena pihak manajemen pusat perbelanjaan tidak menyediakan khusus petak parkir taksi. luas lantai service.40 8.280 - HASIL DAN PEMBAHASAN Model Kebutuhan Parkir Mobil Dengan Regresi Sederhana Dalam Tabel 27 dapat dilihat hubungan antara kebutuhan ruang parkir mobil dengan varibel (luas lantai. 19-1-2008 Sabtu. 24-11-2007 Sabtu. jumlah karyawan . 8-12-2007 Sabtu. 5-1-2008 Sabtu. Tiara Grosir. 19-1-2008 Sabtu. Indeks Parkir Taksi Dengan Akumulasi Tertinggi Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar (Off Street Parking) Hari/ Tanggal Sabtu. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi tersebut kapasitas parkir yang ada melebihi dari akumulasi.76 1. 8-12-2007 Sabtu.

05.128 0.862 35.006.054 Sig.240 0.111 0.001 0.079 A 46.895 R 0.603 30.713 0.259 0.836 dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0.828 F 0.007 -1.3 % dari variabel data yang ada dapat dijelaskan oleh model tersebut.164 31.952 Sig.896 0.033 10.847 0.917 0.319 0.805 -0.032 0.05. Hal tersebut dapat dilihat dari angka signifikan F (Sig. Model Kebutuhan Parkir Taksi Dengan Regresi Sederhana Dalam Tabel 29 dapat dilihat hubungan antara kebutuhan ruang parkir taksi dengan varibel (luas lantai. Model regresi terbaik dipilih berdasarkan nilai standar error yang lebih kecil dan nilai koefisien determinasi (R2) terbesar..873 serta angka Sig F = 0. jumlah pengunjung) tidak signifikan.369 dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0.626 0. Sedangkan kebutuhan ruang parkir mobil dengan variabel (jumlah karyawan tidak tetap.324 -0. jumlah mesin kasir.965 serta angka Sig F = 0.A 0.392 -6. Model regresi terbaik dipilih berdasarkan nilai standar error yang lebih kecil dan nilai koefisien determinasi (R2) terbesar.564 0.074 52.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan ….184 0. Sedangkan kebutuhan ruang parkir taksi dengan variabel sangat signifikan 180 .836 Jumlah titik tempat kasir (X6) 0.039 0.059(X5) dan nilai koefisien determinasi (R2)=0.112 4.139 0.733 0.184 24.975 2.805 -32.F ≤ 0. luas lantai netto.873.143 0.235 0.395 B -0. Berdasarkan kriteria tersebut maka dipilih model regresi hubungan antara jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan akumulasi rata-rata mobil dengan nilai standar error = 5. jumlah titik tempat kasir) tidak signifikan.F) yang lebih besar dari 0. Suthanaya. dan Suweda tidak tetap.508 3. Berdasarkan kriteria tersebut maka yang dipilih adalah model regresi hubungan antara Jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan akumulasi rata-rata sepeda motor dengan nilai standar error = 67.F) yang lebih besar dari 0.038 9.013 -0.982 0. jumlah pengunjung) sangat signifikan karena mempunyai koefisien nilai Sig.508 0 110. jumlah mesin kasir) sangat signifikan karena mempunyai koefisien determinasi (R2) cukup besar dan nilai Sig. Tabel 27.46 tA-hit 1.032 0.Error 31.717 -19.055 0..698 1.917 0.194 0.002 tB-hit -0.043 0.232 Sig.038 17.412 3.F 0. luas lantai service..352 3.281 R² 0. jumlah karyawan tetap.965 -1.358 10.033 16. Hal ini menunjukkan bahwa 96.683 3. luas lantai service.566 0.006 -0. jumlah titik tempat kasir.601 Jumlah Pengun jung (X8) 0..805 + 0.828 Std. luas lantai netto.366 0.470 0.(X5) dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0.012 0. jumlah karyawan tetap.. Hal ini menunjukkan 87.358.5 % dari variabel data yang ada dapat dijelaskan oleh model tersebut.965.215 0.. Jadi model regresi kebutuhan parkir sepeda motor adalah model regresi dengan persamaan Y=-24.497+2.140 0. Hal tersebut dapat dilihat dari angka sinifikan F (Sig.05 di Tabel. Sutapa.272 0.062 -0.F ≤ 0.184 2.603 0. Hasil Analisis Regresi Linier Terhadap Kebutuhan Parkir Mobil Kriteria Luas lantai (m²) (X1) Luas lantai Netto (m²) (X2) Jumlah Luas Jumlah lantai Karyawan Karyawan service Tetap tidak tetap (m²) (X4) (X5) (X3) 0..05 di Tabel.003 Model Kebutuhan Parkir Sepeda Motor Dengan Regresi Sederhana Dalam Tabel 28 dapat dilihat bahwa hubungan antara kebutuhan ruang parkir sepeda motor dengan varibel (luas lantai.112 21.914 0.418 0 5.605 0..897 0.B 0.008 2..345 Jumlah mesin kasir (X7) 0.. Jadi model regresi kebutuhan parkir mobil adalah model dengan persamaan Y = -1.283 0.575 0.856 10.

104 0.037(X5) dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0.655 -0.365 Jumlah mesin kasir (X7) 0.254 1.832 -3.327 0 -0.002 0.427 80. Hasil Analisis Regresi Linier Terhadap Kebutuhan Parkir Sepeda Motor Kriteria Luas lantai (m²) (X1) 0.332 165.915 serta angka Sig F = 0.013 0.006 27.219 0.135 0 -0.443 0.689 2.467 -0.003 0.262 -1.907 3. Dari .833 0.242 0.503 0.196 0.B F Sig.756 -139.610 0.912 0.683 0.668 Tabel 29.192 0.872 0.015 0.778 -0.961 dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0.702 -0.5 % variabel data yang ada dapat dijelaskan oleh model tersebut.222 0.936 0.789 0.125 2.915.197 Jumlah mesin kasir (X7) 0.778 2.204 0.743 0. Model regresi terbaik dipilih berdasarkan nilai standar error yang lebih kecil dan nilai koefisien determinasi (R2) terbesar Berdasarkan kriteria itu maka dipilih model regresi hubungan antara jumlah karyawan tidak tetap (X5) dengan akumulasi rata-rata taksi dengan nilai standar error = 0.124 0.418 4.021 13.915 187.004 0.055 3.059 5.388 0.Error 188.484 -2.067 1.782 0.F ≤ 0.102 0.823 0.939 0.135 3.001 1.080 0.029 0.793 -0.956 0.306 0.F 226.042 4.093 0.961 Jumlah titik tempat kasir (X6) 0.016 -0.319 0.285 Luas Jumlah Jumlah lantai Karyawan Karyawan service Tetap tidak tetap (X4) (m²) (X5) (X3) 0.612 R R² A tA-hit Sig.05.698 3.907 0.006 67.019 14.481 0.232 1.785 0.011 1.823 Jumlah Jumlah Karyawan Karyawan Tetap tidak tetap (X4) (X5) 0.461 0.778 -1.227 0.792 0.021 90.421 Std.114 0.917 1.450 177.169 0.014 0.915 3.214 0.478 0.696 0.495 0.452 -0.498 0 0.369 Jumlah titik tempat kasir (X6) 0.689 0.135 2.F Std.019 87.934 0.915 0.084 2.174 0.600 -68.059 3.292 0.778 0.549 0. No.483 1.157 0.417 0.915 -1.614 0.148 187.B F Sig.037 6.001 19.003 42. Hal ini menunjukkan 91.014 2.300 0.312 0.351 Jumlah Pengun jung (X8) 0.153 3.403 R R² A tA-hit Sig.239 0.173 0.077 Jumlah Pengun jung (X8) 0.067 118.965 -156.497 -0.823 0. 2.234 -27.116 0.A B tB-hit Sig. Hasil Analisis Regresi Linier Terhadap Kebutuhan Parkir Taksi Kriteria Luas lantai (m²) (X1) 0.779 -1.111 0.483 0.286 Luas lantai Netto (m²) (X2) 0.605 -3.474 0. Jadi model regresi kebutuhan parkir taksi adalah model dengan persamaan Y=-1.955 Luas lantai Netto (m²) (X2) 0.A B tB-hit Sig.363 261.144 1.430 0.891 0.873 -24.698 0.955 0.093 2.282 0.749 0.238 23.773 0.057 0.003.745 0.060 0. Tabel 28.890 0.118 0.090 2.710 -2.Error Model Kebutuhan Parkir Mobil Dengan Regresi Berganda Model kebutuhan parkir mobil pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar di 181 dapat dari hasil analisis data akumulasi rata-rata mobil dan variabel pusat perbelanjaan dengan analisis regresi linier berganda dengan metode Stepwise.552 0.750 1.792 Luas lantai service (m²) (X3) 0.067 6.112 -0.262+0.809 0.235 0. Juli 2008 karena mempunyai koefisien nilai Sig.125 3.259 0.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol.871 0. 12.084 5.883 0.283 0.332 1.

..097 SRP/orang.(X5) Dimana : Y = Kebutuhan parkir taksil pada pusat perbelanjaan X5 = Jumlah karyawan tidak tetap (orang) Persamaan model tersebut menunjukkan pusat perbelanjaan yang mempunyai jumlah karyawan tidak tetap (X5) makin besar cenderung memiliki kebutuhan parkir taksi menjadi makin besar.171 SRP/ m2. luas lantai service sebesar 0. sebaliknya pusat perbelanjaan yang mempunyai jumlah karyawan tetap (X4) lebih banyak pada kondisi variabel jumlah karyawan tidak tetap (X5) terkontrol.001 SRP/orang. Dalam Tabel 32 dapat dilihat bahwa standar kebutuhan parkir untuk taksi terhadap variabel-variabel pusat perbelanjaan yaitu: jumlah karyawan tidak tetap sebesar 0. maka cenderung memiliki kebutuhan parkir mobil menjadi makin banyak.006 SRP/buah. dan Suweda hasil analisis SPSS akan didapat persamaan model didapat adalah: Y = .262 + 0. jumlah titik tempat kasir sebesar 0. jumlah karyawan tetap sebesar 0.X5 Dimana : Y = Kebutuhan parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan X4 = Jumlah karyawan tetap (orang) X5 = Jumlah karyawan tidak tetap (orang) Persamaan model tersebut artinya pusat perbelanjaan yang mempunyai jumlah karyawan tidak tetap (X5) lebih banyak pada kondisi variabel bebas jumlah karyawan tetap (X4) terkontrol.200.1..221 SRP/ m2. Suthanaya.696 SRP/orang. cenderung memiliki kebutuhan parkir sepeda motor menjadi lebih tinggi. Sutapa.205 SRP/orang.358. luas lantai netto sebesar 0.601 SRP/orang. Model Kebutuhan Parkir Sepeda Motor Dengan Regresi Berganda Model kebutuhan parkir sepeda motor pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar di dapat dari hasil analisis data akumulasi rata-rata sepeda motor dan variabel pusat perbelanjaan dengan analisis regresi linier berganda dengan metode Stepwise.. Dari hasil analisis SPSS akan didapat model didapat sebagai berikut : Y = 135.021 SRP/buah.829.037. Sedangkan standar kebutuhan parkir taksi sebesar 0 (nol) terhadap luas 182 .993 SRP/buah dan jumlah pengunjung sebesar 0. jumlah mesin kasir sebesar 7.805 + 0.X4 + 2. luas lantai netto sebesar 0.(X5) Dimana : Y = Kebutuhan parkir mobil pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar. Dari hasil analisis SPSS akan didapat persamaan model sebagai berikut : Y = -1.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan ….568 SRP/ buah dan jumlah pengunjung sebesar 0..729 SRP/buah. jumlah titik tempat kasir sebesar 29. jumlah karyawan tidak tetap sebesar 6..040 SRP/ m2. Model Kebutuhan Parkir Taksi Dengan Regresi Berganda Model kebutuhan parkir taksi pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar di dapat dari hasil analisis data akumulasi rata-rata sepeda motor dan variabel pusat perbelanjaan dengan analisis regresi linier berganda dengan metode Stepwise.401– 1.031 SRP/ m2. jumlah karyawan tidak tetap sebesar 1.. jumlah mesin kasir sebesar 44. Standar Kebutuhan Parkir Dalam Tabel 30 dapat dilihat standar kebutuhan parkir mobil terhadap variabelvariabel pusat perbelanjaan yaitu: luas lantai sebesar 0. cenderung memiliki kebutuhan parkir sepeda motor menjadi lebih rendah..028 SRP/orang. Dalam Tabel 31 dapat dilihat standar kebutuhan parkir sepeda motor terhadap variabel-variabel pusat perbelanjaan yaitu: luas lantai sebesar 0. jumlah mesin kasir sebesar 0.. luas lantai service sebesar 1..153 SRP/orang.045 SRP/ m2.250 SRP/buah. jumlah titik tempat kasir sebesar 162. jumlah karyawan tetap sebesar 3. X5 = Jumlah karyawan tidak tetap (orang) Persamaan model tersebut artinya pusat perbelanjaan yang mempunyai jumlah karyawan tidak tetap (X5) makin banyak.179 SRP/m2.

Luas lantai (m ) Luas lantai netto (m ) Luas lantai service (m ) Jumlah karyawan tetap (orang) Jumlah karyawan tidak tetap (orang) ((orang) Jumlah titik tempat kasir (buah) Jumlah mesin kasir (buah) Jumlah pengunjung (orang) 2 2 2 Variabel Kebutuhan Parkir (Satuan Ruang Parkir atau SRP) 0. Standar Kebutuhan Parkir Taksi Berdasarkan Model Regresi Sederhana No 1. 5. Standar Kebutuhan Parkir Mobil Berdasarkan Model Regresi Sederhana No 1.045 SRP 3.696 SRP 6.171 SRP 0. Luas lantai (m ) Luas lantai netto (m ) Luas lantai service (m ) Jumlah karyawan tetap (orang) Jumlah karyawan tidak tetap (orang) Jumlah titik tempat kasir (buah) Jumlah mesin kasir (buah) Jumlah pengunjung (orang) 2 2 2 Variabel Kebutuhan Parkir (Satuan Ruang Parkir atau SRP) 0 SRP 0 SRP 0 SRP 0 SRP 0. 5. luas lantai netto. Luas lantai (m ) Luas lantai netto (m ) Luas lantai service (m ) Jumlah karyawan tetap (orang) Jumlah karyawan tidak tetap (orang) Jumlah titik tempat kasir (buah) Jumlah mesin kasir (buah) Jumlah pengunjung (orang) 2 2 2 Variabel Kebutuhan Parkir (Satuan Ruang Parkir atau SRP) 0. 8.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 2. No.250 SRP 44.031 SRP 0. 6. 12.729 SRP 7. 4. 8.001 SRP 0. jumlah pengunjung. 7. 5.221 SRP 1. 2. 8. 6.205 SRP 162. 3.153 SRP Tabel 32. Tabel 30.040 SRP 0.601 SRP 1. 4. 4.179 SRP 0. 7. 7.993 SRP 0. 2. 2. artinya tidak memi- liki nilai standar kebutuhan parkir taksi terhadap variable-variabel tersebut. 3.006 SRP 0 SRP 183 .568 SRP 0. Juli 2008 lantai.021 SRP 0.097 SRP 29. 6.028 SRP Tabel 31. luas lantai service. Standar Kebutuhan Parkir Sepeda Motor Berdasarkan Model Regresi Sederhana No 1. 3.

010 – 0. Model kebutuhan parkir kendaraan (mobil. .. 184 .003. Akumulasi parkir tertinggi berkisar 45 – 144 kendaraan per jam.785 kendaraan. Penyediaan ruang parkir berkisar antara 368.432 SRP/jam/kendaraan.Karakteristik parkir off street untuk kendaraan sepeda motor pada pusat perbelanjaan memiliki volume parkir selama 12. Model kebutuhan parkir sepeda motor dengan jumlah karyawan tidak tetap nilai R2 = 0..962. tidak bisa ditentukan tingkat pergantian parkir. Sedangkan Model kebutuhan parkir parkir taksi dengan jumlah karyawan tidak tetap nilai R2 = 0. Indeks parkir menggunakan akumulasi parkir tertinggi. maka dapat disimpulkan hal sebagai berikut: 1. yaitu : model kebutuhan parkir mobil dengan jumlah karyawan tidak tetap nilai R2 = 0. penyediaan ruang parkir dan indeks parkirnya. Rata-rata lamanya parkir berkisar antara 2. paling besar nilainya terdapat di Ramayana sebesar 0. penyediaan ruang parkir sebesar 354. sepeda motor.333.438.715 – 1. paling besar nilainya terdapat di Tiara Grosir sebesar 1.F = 0. .396 kendaraan/SRP/jam. taksi) yang dipergunakan adalah yang mempunyai tingkat akurasi R2 terbaik dan memenuhi syarat ujian statistik.5 jam berkisar antara 15 – 55 kendaraan dan akumulasi parkir tertinggi berkisar 2 – 14 kendaraan/jam. rata-rata lamanya parkir berkisar antara 0.175 – 480.. kapasitas parkir sebesar 32. Akumulasi parkir tertinggi berkisar 174 . luas lantai service.790. Sedangkan pusat perbelanjaan yang lain.808 kendaraan per jam.093 jam/kendaraan.303 kendaraan/SRP/jam.. jumlah karyawan tetap. Pusat perbelanjaan Ramayana memiliki tingkat pergantian parkir (parking turn over) sebesar 1. sepeda motor dan taksi dengan variabel pusat perbelanjaan yaitu : luas lantai.844 jam/kendaraan. Rata-rata lamanya parkir berkisar antara 2.873 dan nilai Sig.108 kendaraan.5 jam berkisar antara 483 – 1. kapasitas parkir. paling besar nilainya terdapat di Ramayana sebesar 1. Suthanaya. Kapasitas parkir berkisar antara 32. paling besar nilainya terdapat di Robinson sebesar 0. Tingkat pergantian parkir (parking turn over) berkisar antara 0. jumlah titik tempat kasir. Dari hasil analisis statistik dengan metode regresi sederhana.395 SRP/jam /kendaraan. mendapatkan model kebutuhan parkir mobil. indeks parkir sebesar 0.799 jam/kendaraan.219 – 0. Kapasitas parkir berkisar antara 159.5 jam berkisar antara 945 – 3.894.115 kendaraan.194 kendaraan. Tingkat pergantian parkir (parking turn over) berkisar antara 0.734 – 3..219.467 kendaraan/SRP/ jam. oleh karena pihak manajemen pusat perbelanjaan tidak menyediakan khusus petak parkir taksi.719 – 5461. Sutapa.006. Sedangkan dengan menggunakan akumulasi parkir rata- rata.965 dan nilai Sig.775 – 108. Karakteristik parkir .Karakteristik parkir off street untuk kendaraan taksi pada pusat perbelanjaan memiliki volume parkir selama 12.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …. dan Suweda SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Dari hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan dalam bab-bab sebelumnya. .258 SRP/ jam/kendaraan. Penyediaan ruang parkir berkisar antara 1.F = 0.. rata-rata lanya parkir...873 dan nilai Sig.Karakteristik parkir off street untuk kendaraan mobil pada pusat perbelanjaan memiliki volume parkir selama 12.890. 2. luas lantai netto.670 – 3. jumlah karyawan tidak tetap. jumlah mesin kasir dan jumlah pengunjung..447 kendaraan.. Indeks parkir menggunakan akumulasi parkir tertinggi. F = 0. Sedangkan dengan menggunakan akumulasi parkir rata-rata.151 – 0.

Ensiklopedia Bebas Berbahasa Indonesia.1. Traffic Planning and Engineering. 105 / 96.401 – 1.829. S. Badan Penerbit Universitas Diponogoro.805 + 0. 2000. 1976. Andi. Tugas Akhir.965) b. untuk persamaan regresi parkir sepeda motor dengan karyawan tidak tetap (X5) adalah Y = -24. taksi) dengan variabel pusat perbelanjaan yang mempunyai tingkat akurasi R2 terbaik dan memenuhi syarat ujian statistik. Second Edition Pergamon Pres. Persamaan regresi sederhana kebutuhan parkir kendaraan (mobil. BPS. Darma. 12. sedangkan untuk persamaan regresi parkir taksi dengan jumlah karyawan tidak tetap (X5) adalah Y = . Departemen Perhubungan. Hadi.873. Badan Pusat Statistik. Analisis Regresi.0. Yogyakarta. ”Studi Pengaruh Kegiatan Komersial Terhadap Volume Parkir Di Kotamadya Denpasar”. 2006.059. 2004. Persamaan model kebutuhan parkir kendaraan pada pusat perbelanjaan di Kota Denpasar untuk jenis kendaraan mobil. penulis mencoba memberikan beberapa saran. fourth edition.org/wiki/Mall_Kel apa_Gading) Oppenlander. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan menambah jam dan jumlah hari survei sehingga hasil yang didapat untuk menentukan kebutuhan parkir kendaraan lebih akurat. Denpasar.915) Saran Berdasarkan simpulan yang didapat dari hasil penelitian di atas. Sepeda Motor : Y2 = 135. Rekayasa Lalu lintas.358. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. sepeda motor. F.wikipedia.200. J. sepeda motor dan taksi yaitu sebagai berikut : a.497 + 2.965. 5. 272 / HK. Perlu dilakukan studi terhadap variabel pusat perbelanjaan yaitu jumlah karyawan tetap dan jumlah karyawan tidak tetap yang menggunakan kendaraan. A.(X5) (R2 = 0.037.X5 dengan koefesien determinasi (R2) = 0.358 . untuk sepeda motor terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 6. Taksi : Y3 = -1. 2008. No. Adapun saran-saran tersebut antara lain: a. Universitas Ngurah Rai. Semarang.001 SRP/orang. Berdasarkan persamaan regresi sederhana kebutuhan parkir kendaraan (mobil.X5 dengan koefesien determinasi (R2) = 0. Juli 2008 3.X5 dengan koefesien determinasi (R2) = 0. Universitas Muhammadiyah. (http//id. I. sepeda motor.037.(X5) (R2 = 0. Ghozali. 4. Mobil : Y1 = -1. taksi) dengan variabel pusat perbelanjaan yang mempunyai tingkat akurasi R2 terbaik dan memenuhi syarat ujian statistik yaitu : persamaan regresi parkir mobil (Y) dengan jumlah karyawan tidak tetap (X5) adalah Y = 1. Standar kebutuhan parkir mobil terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 1.262 + 0. Denpasar Dalam Angka.W. 2005. untuk taksi terhadap jumlah karyawan tidak tetap sebesar 0. dapat ditentukan standar kebutuhan parkir yang dapat dipergunakan.805 + 0. 1996. Hobbs. Manual of Traffic Engineering Studies. sehingga akan didapat argumentasi yang lebih obyektif terhadap model kebutuhan parkir kendaraan. 2.(X5) (R2 = 0.A. I. b. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS Versi 15.C.873.Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. DAFTAR PUSTAKA Alamsyah. 2006.262 + 0. 185 . England.205 SRP/orang. 1979. Mall-Wikipedia Indonesia. Malang.(X4) + 2. Jakarta. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Parkir No.D.097 SRP/orang.972) c.

L. Pengelolaan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. ITS...S. Washington. Poerwadarminta.Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan …. dan Suweda 4th edition. DC. Traffic Engineering Theory and Practice. Sugiyono. Sutapa. Prentice Hall Englewood Cliffs. Tesis Rekayasa Transportasi.. Sumarda. S.J. Suthanaya.. Bandung.G.W.. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Pignataro. Erlangga. 2003. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. O. 1993.. New Jersey. 186 . Penerbit ITB... Penerbit ITB.J. Bandung.. Tamin. 1976. Intitute of Traffic Transportation Engineering. Warpani. 2005.Z. I.. Jakarta. 1973. 2000. Analisa Kebutuhan Parkir Untuk Rumah Sakit Di Kota Denpasar. Penerbit ITB. Statistika untuk Penelitian. Bandung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful