LATIHAN SOAL REKONSILIASI FISKAL MATA KULIAH PERPAJAKAN 2

PT Farma Kelola merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan. Pada tahun 2011, Laporan Laba Rugi pserusahaan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Penjualan a Penjualan Bruto Pot penjualan 10 % Retur Penjualan b. Semua penjualan dilakukan secara kredit c. Potongan penjualan diantisipasi pada waktu penjualan dengan perincian sebagai berikut: - Diberikan kepada perusahaan pelanggan Rp. 700.000.000 - Diberikan kepada direktur perusahaan pelanggan tunai 500.000.000 - Dberikan kpd pejabat yang menyetujui pembelian 300.000.000 d. Retur Penjualan dibukukan setelah perusahaan menyetujui pengembalian barang dan telah diberikan Debit Nota kepada pembeli yang bersangkutan. Jumlah yang dibukukan termasuk PPN, dan tidak pernah dibuat Nota Retur PPN. e. Penjualan ke pemerintah sebesar Rp. 3.000.000.000 yang dibayar 2011 Rp 2.500.000.000 pemotongan dan pemungutan pajak sesauai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Harga Pokok Penjualan: a. Pembelian Barang Dagangan adalah sebesar Rp. 10.000.000.000,-. Di dalam pembelian bahan baku terdapat pengeluaran uang sebesar Rp. 1.000.000.000 yang tidak didukung oleh dokumen yang syah dan dibukukan sebagai komisi pembelian. b. Persediaan barang dagangan: Barang dagangan 1 Januari 2011 Rp. 1.000.000.000 Barang dagangan 31 Desember 2011 Rp 5.000.000.000 Di dalam saldo barang dagangan akhir terdapat barang dagangan yang rusak dengan nilai perolehan Rp. 105.000.000 dengan nilai pasar Rp. 5.000.000. Perusahaan mencatat barang dagangan tersebut sebesar nilai pasar. 3. Upah buruh langsung: - Upah pokok - Upah lembur - THR - Tunjangan Lain-lain 4. Biaya Overhead: - Biaya kemasan - Telpon, fax Rp. 1.200.000.000 Rp. 400.000.000 Rp 150.000.000 Rp 1.000.000 Rp. 600.000.000 Rp. 80.000.000 Rp 15.000.000.000 ( 1.500.000.000) ( 550.000.000)

Terdapat Pendapatan dan Biaya Lain-Lain dengan perincian sebagai berikut: Pendapatan bunga Bank HSBC di Singapura.000 Rp 24.000..Fiskal LN atas nama Pegawai qq NPWP Perusahaan Rp 10.Biaya Listrik dan Air Kantor: o Kantor Rp 160.telah dipotong PPh sesuai dengan ketentuan.000.000.Biaya makan satpam kantor Rp 20.000 800.000.000.000.000 60.000.000 2.000.000.000 .000.d Des 09) Rp 336. Terdapat Biaya Administrasi dan Umum – Lain-lain dengan jumlah sebagai berikut: . .600.000 Rp 180.000 100.000 Rp 75.000.000 Rp 178.000.000 250.000.000.000. 150. 300. tidak dipotong pajak sebesar Rp 200.000.000 Rp 15. Jenis Harta Bangunan Mesin Peralatan Kendaraan Sedan Inventaris Umur Akuntansi 20 8 8 8 8 4 Kelompok II II II II I Harga Perolehan (Rp) 1.000.000.000 Penyusutan akuntansi menggunakan metode garis lurus Sedan dikuasai dan dibawa pulang direksi.000 .000 .000 5.7.000.000 60.000 480.000 Rp 18.000 .000.Pendapatan sewa bangunan sebesar Rp 100.000.000.000 Rp 36.000.Kekurangan pembayaran Pajak Bumi & Bangunan Rp 125. 6. Di dalam biaya advertising dan promosi tersebut terdapat pengeluaran biaya advertising dan promosi yang tidak didukung oleh bukti yang sah sebesar Rp.000.000.000.000.000.Pembayaran STP PPh Pasal 25 (Okt s.000 8.000 o Rekening Direksi Rp 18.- Sparepart alat gudang JKK & JKM Jamsostek JHT Jamsostek Antar Jemput Pegawai Pakaian seragam satpam gudang Makan siang buruh gudang Makan tambahan untuk direksi Olah raga dan rekreasi Lain-2 (tidak ada perincian) Rp. Penyusutan komersial telah sesuai dengan penyusutan Fiskal kecuali sedan hanya boleh dibiayakan secara fiskal 50%.000.000.000.000.000.000.000 120.000.000.000.000 480.000 Rp 12. Terdapat biaya advertising & promosi sebesar Rp 600.000 Rp 72.000 Penyusutan Komersial (Rp) 80.000.000 30.Biaya Pembelian bensin motor operasional Rp 30.000 .

000. PPh Pasal 25 = Nihil b.000.Kerugian pemusnahan persediaan yang usang. anda diminta untuk: a.d tahun 2008 sebesar Rp 1.000.500.000.000 Dari keterangan tersebut diatas. Menghitung PPh Terhutang . Menyusun laporan rekonsiliasi fiskal antara laba rugi komersial dan fiskal b. 800.000 Biaya pembelian tanah di Jl Slipi Jaya Rp. STP PPh Pasal 25 Bulan Oktober-Desember 2011 Berdasarkan SKP-KB PPh Badan tahun 2011 Pokok = Rp 300. Total biaya penyisihan s.000 9.000 Denda = Rp 36. a. Pada tahun-tahun sebelumnya perusahaan telah melakukan penyisihan atas persediaan yang usang tersebut dan secara komersial muncul biaya penyisihan persediaan. Perusahaan melakukan koreksi fiskal sebesar biaya penyisihan pada setiap pengisian SPT Tahunan.