NELLY M. NIM.

0608113421
KONGENITAL (Mammae aksessoria/abberant) INFEKSI (Mastitis)

TUMOR PADA MAMMAE
NEOPLASMA JINAK Fibroadenoma (FAM) Anamnesis: Predisposisi: wanita usia 1525 tahun. Pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh jinak (tidak progresif), sering tanpa nyeri, benjolan berbatas tegas, dapat digerakkan pasien, terasa kenyal, soliter, ukurannya dari kelerang hingga telur ayam. Tumor bergantung hormon, akan mengecil seiring dengan penurunan estrogen, seperti menopause. Phylloides NEOPLASMA GANAS (Carsinoma mammae) Anamnesis: Predisposisi:  Umur > 35 tahun.  Usia menarche cepat (<12 tahun) dan menopause lambat (>55 tahun).  Tidak pernah hamil atau usia hamil > 30 tahun.  Tidak pernah menyusui  Pemakaian hormon estrogen (pil kontasepsi,dll)  Diet tingi lemak  Obesitas  Alkoholik  Pernah mendapat terapi radiasi  Terdapat riwayat Ca pada keluarga – Pasien mengluhkan benjolan yang tumbuh progresif, nyeri (-), berbatas tidak tegas, terasa padat hingga keras, mammae berat dan terasa mengganjal/tidak nyaman. Biasanya disertai benjolan ditempat lain (daerah-daerah KGB), dan gejala-gejala ditempat lainnya (batuk, sesak napas, nyeri tulang belang/panggul/dll, kepala nyeri sekali, masalah BAB, masalah BAK, dll) – Nafsu makan berkurang. BB turun drastis. Pemeriksaan fisik: – Inspeksi: kulit: skin dimple, retraksi, edem, dan peau d’orange. Terdapat dilatasi vena, ulcer. Papil retraksi. – Palpasi: massa keras hingga padat, batas tidak jelas, permukan bernodul-nodul/tidak rata, nyeri (-), terfixir. Discharge papil (bisa +/-). Pemeriksaan KGB ipsilateral:  PEMBESARAN KEL. AXILLA  PEMBESARAN KEL. SUPRAKLAVIKULA  EDEMA LENGAN KELUHAN METASTASE JAUH: OTAK,PARU,TULANG, ABDOMEN, DLL

Anamnesis: Gbr: mastitis pd laktasi+abses (di atas Tumbuh saat pubertas Pertumbuhan di sepanjang papil) Anamnesis: milk line, tersering pada – Predisposisi: Sering terjadi pada axilla. ibu menyusui (seringnya 6-8 bisa tumbuh papil tanpa minggu mulai menyusui, atau kelenjar, atau terdapat dengan bayi < 2 bulan),DM, kelenjar tanpa papil. penyakit kronis, HIV/AIDS, Sering nyeri dan tumbuh defisiensi umun. membesar saat haid – Pasien mengeluhkan benjolan (mengikuti siklus haid dipayudara, kemerahan, nyeri, seperti mammae normal). gatal: terutama daerah papil. – Pasien merasa flu-like syndrome (demam menggigil, kadang diserta batuk pilek, hidung tersumbat, suara serak, dan lemas/fatique). – Sering timbul abses. Pemeriksaan fisik: Pemeriksaan fisik: penting: – Inspeksi : massa di milk ditemukannya tanda-tanda line sewarna kulit, inflamasi dengan/ tanpa papil. – Inspeksi: massa disertai kelainan – Palpasi: massa kenyal, kulit (terutama di sekitar papil) batas tegas, nyeri (-). kemerahan, kadang-kadang dapat ditemui scar akibat garukan. – Palpasi: massa kenyal, nyeri tekan (terutama papil), peningkatan suhu daripada suhu sekitar. Discharge bisa ada atau tidak.

Anamnesis: Predisposisi: Biasanya umur > 40 tahun. Pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh seperti ke arah ganas (cepat), tersa kenyal dan sering seluruh mammae. Warna kulit yang terdapat benjolan lebih mengkilat dengan penampakkan pembuluh darah, dan nyeri.

Pemeriksaan fisik: – Inspeksi: kulit: retraksi (-), peau d’orange (-). Massa sewarna kulit. – Palpasi: massa soliter (jarang multiple). ukuran 13 cm, jarang 5 cm, tapi bisa hingga 10 cm (giant FAM). Permukaan lican/rata, tanpa nodul. Berbatas tegas. Konsistensi kenyal, tanpa nyeri. Mobile.

Pemeriksaan fisik: – Inspeksi: kulit pada massa mengkilat, dilatasi vena yang menyebar. Kulit: retraksi (-), peau d’orange (-). – Palpasi: massa kebiruankehitaman (akibat warna dilatasi vena), soliter/multiple. Batas tidak tegas (karena tumor menginfiltasi sekitar), tidak terfixir, permukaan tidak rata/bernodul. konsistensi padat, nyeri (+).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful