http://jualbeli.solobarcode.

com/teori-tentang-rfid/ Teori Tentang RFID
By marsahid SKom ⋅ March 21, 2012 ⋅ Post a comment Filed Under abstrak, artikel, hid, kartu, materi, omnikey, presentasi, reader, rfid, skripsi, tag, teknologi

Selamat datang RFID dan selamat tinggal Barcode . Identifikasi suatu objek sangat erat hubungannya dengan pengambilan data. Salah satu metoda identifikasi yang dianggap paling menguntungkan adalah auto-ID atau automatic identification. Yaitu, metoda pengambilan data dengan identifikasi objek secara otomatis tanpa ada keterlibatan manusia. Auto-ID bekerja secara otomatis sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan dalam memasukan data. Karena auto-ID tidak membutuhkan manusia dalam pengoperasiannya, tenaga manusia yang ada dapat difokuskan pada bidang lain. Barcode, smart cards, voice recognition, biometric identification seperti retinal scan, Optical Character Recognition(OCR) dan Radio Frequency Identification(RFID) merupakan teknologi yang menggunakan metoda auto-ID. Radio Frequency Identification atau yang lebih dikenal sebagai RFID merupakan suatu metoda identifikasi objek yang menggunakan gelombang radio. Proses identifikasi dilakukan oleh RFID reader dan RFID transponder(RFID tag). RFID tag diletakan pada suatu benda atau objek yang akan diidentifikasi. Setiap RFID tag memiliki data angka identifikasi (ID number) yang unik. Sehingga tidak ada RFID tag yang memiliki ID number yang sama. RFID reader membaca ID number yang terdapat pada RFID tag sehingga benda atau objek tersebut dapat diidentifikasi. RFID Tag

Semua RFID tag mendapatkan ID number pada saat tag tersebut diproduksi. harganya jauh lebih murah. Tag Pasif Tag ini hanya dapat dibaca saja dan tidak memiliki internal baterai seperti tag aktif. tag ini dapat mengirimkan informasi dlam jarak yang lebih jauh dan reader hanya membutuhkan daya yang kecil untuk membaca tag ini. Ketika medan gelombang radio dari reader didekati oleh tag pasif. Sumber tenaga untuk mengaktifkan tag ini didapat dari RFID reader. kertas atau plastik dengan beragam ukuran. tanggal lahir.RFID tag dapat berupa stiker. jabatan. Keuntungan dari tag ini adalah rangkaiannya lebih sederhana. Memori pada tag dibagi menjadi sel-sel. Baterai yang terdapat didalam tag ini dugunakan untuk memancarkan gelombang radio kepada reader sehingga reader dapat membaca data yang terdapat pada tag ini. koil antenna yang terdapat pada tag pasif ini akan membentuk suatu medan magnet. Setiap tag dapat membawa informasi yang unik. Didalam setiap tag ini terdapat chip yang mampu menyimpan ID number dan sejumlah informasi tertentu dan sebuah antenna. Medan magnet ini akan menginduksi suatu tegangan listrik yang memberi tenaga pada tag pasif. alamat. RFID tag digolongkan menjadi dua yaitu : 1. Kelemahan tag ini adalah hanya dapat mengirimkan informasi dalam jarak yang dekat untuk membaca tag ini. ukurannya lebih kecil dan lebih ringan. Dan dibaca secara berulang. RFID transponder atau RFID tag terdiri dari chip rangkaian sirkuit yang terintegrasi dan sebuah antena. 2. dan data lain dari objek yang akan diidentifikasi. Dengan adanya internal baterai. Kelemahan dari tipe tag ini adalah harganya yang mahal dan ukurannya yang lebih besar. Beberapa sel menyimpan data Read-Only. Sel lain pada RFID tag memungkinkan RFID tag tersebut dapat ditulis. seperti ID number. seperti ID number. Rangkaian elektronik dari RFID tag umumnya memiliki memori. Semakin banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh RFID tag maka rangkaiannya akan semakin komplek dan ukurannya akan semakin besar. Banyaknya informasi yang dapat disimpan oleh RFID tag tergantung pada kapasitas memorinya. Tag Aktif Tag ini dapat dibaca dan ditulis. Memori ini memungkinkan RFID tag mempunyai kemampuan untuk menyimpan data. .

Solo Barcode Computama menyediakan reader RFID berikut kartu tagnya. Gelombang radio yang ditransmisikan oleh antenna berpropagasi paa ruangan di sekitarnya.56 MHz) Ultra High Frequency tag (868 sampai 956 MHz) Microwave tag (2. . Silahkan hubungi 083866633322. 2. RFID reader harus kompatibel dengan RFID tag agar RFID tag dapat dibaca. yaitu : 1. Read Only (Hanya baca) RFID tag ini memiliki memori yang hanya deprogram pada saat tag ini dibuat dan setelah itu datanya tidak bisa diubah. memorinya dapat dibaca dan ditulis secara berulang-ulang. Akibatnya data dapat berpindah secara wireless ke tag RFID yang berdekatan dengan antenna. Data yang dimilikinya bersifat dinamis. yaitu : 1. 3. Low frequency tag (antara 125 ke 134 KHz) High frequency tag (13.45 GHz) RFID Reader RFID reader akan membaca ID number dan informasi lainnya yang disimpan oleh RFID tag. RFID reader merupakan penghubung antara software aplikasi dengan antenna yang akan meradiasikan gelombang radio RFID tag. Read / Write (Baca/Tulis) RFID tag baca/tulis secara tidak langsung sama seperti namanya. 4. Data bersifat statis. Ada beberapa macam RFID tag yang sering digunakan bila dikategorikan berdasarkan frekuensi radio. 2.RFID tag juga dapat dibedakan berdasarkan tipe memori yang dimilikinya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful