ANALISIS NUMERIK LANJUT

Hendra Gunawan, Ph.D. 2006/2007

Wavelet (Analisis Multi Resolusi) . Metode Runge K . Aturan Simpson Menyelesaikan SPL Ax = b Metode Eliminasi Gauss Menyelesaikan Masalah Nilai Awal y’ = f(x.BAB 0.utta Menghampiri (nilai) fungsi Teorema Taylor. Teorema Titik Tetap . y(x0) = y0 Metode Euler. Metode Kuadrat Terkecil. Deret Fourier. Menghitung integral tentu Aturan Trapesium.ua.y). PENDAHULUAN Beberapa contoh masalah dan metode numerik: Menyelesaikan persamaan f(x) = 0 atau x = g(x) Metode Bagi D Metode Newton. Interpolasi Polinom.

limit. dan lain-lain Analisis Fourier: deret dan transformasi Fourier. dan integral Analisis Fungsional: ruang norm. barisan.Pengetahuan yang diperlukan: Analisis Real: bilangan real.b]. ruang hasil kali dalam. Lp. fungsi. proyeksi ortogonal . turunan. basis ortonormal. ruang fungsi C[a.

y). y ( t )) dt Hitung hampiran Picard (secara iteratif): y n +1 ( x ) = y 0 + ∫ x x0 f ( t . y(x0) = y0 Tuliskan MNA y’ = f(x. y(x0) = y0 sebagai persamaan integral y ( x ) = y0 + ∫ x x0 f ( t .Contoh 1: Menyelesaikan MNA y’ = f(x. y n ( t )) dt dengan hampiran awal y0(x) = y0. .y).

y). yn = y(xn) Hitung (secara rekursif): yn+1 = y0 + h.h.yn). .Metode Euler untuk MNA y’ = f(x.f(xn. y(x0) = y0 Tentukan h > 0 (sbg ukuran langkah) Tulis xn = x0 + n.

kn.Metode Runge-Kutta untuk MNA y’ = f(x.2 + 2.2) kn.kn.y). y(x0) = y0 Tentukan h > 0 (sbg ukuran langkah) Tulis xn = x0 + n.1 + 2.[kn.1 = f(xn.yn+h/2.kn.4] dengan kn.1) kn.yn) kn.yn+h/2.3 + kn.3 = f(xn+h/2.kn. . yn = y(xn) Hitung (secara rekursif): yn+1 = y0 + h/6.4 = f(xn+h.kn.2 = f(xn+h/2.yn+h.3).h.

. y(0) = 1. Secara umum. gunakan metode Euler untuk menaksir nilai y(1). [Hasil: y(1) = 2.71735] Taksiran manakah yang lebih baik? [Cttn: y(1) = e] Galat dengan metode Euler ~ h2.Metode Euler vs Metode Runge-Kutta Tinjau MNA y’ = y. metode Runge K . Galat dengan metode Runge K .125. gunakan metode Runge K .56578] (2) Dengan h = 0. [Hasil: y(1) = 2.utta ~ h4.utta untuk menaksir nilai y(1).utta lebih baik daripada metode Euler. (1) Dengan h = 0.5.

5) dan y(1). y(0) = 0. .5) dan y(1).Latihan: Menyelesaikan MNA Diberikan MNA y’ = [x2 – y2]1/2. Gunakan metode Runge-Kutta untuk menghampiri nilai y(0. Hitung hampiran Picard y1(x) dan y2(x). lalu gunakan y2(x) untuk menaksir nilai y(0.

. Bila y* adalah proyeksi ortogonalnya. … . … . 1). yn) terhadap bidang yang direntang oleh vektor x = (x1. … . xn) dan e = (1. masalah ini setara dengan menentukan proyeksi ortogonal vektor y = (y1. maka galatnya adalah || y* . (xn.y2). Secara aljabar. yn).Contoh 2: Metode Kuadrat Terkecil Diberikan data n titik (x1.y ||2.y1). (x2. … . tentukan persamaan garis lurus y = mx + c yg merupakan hampiran terbaik untuk data tsb.

Theoretical Numerical Analysis. interpolasi trigonometrik Hampiran terbaik di ruang norm: himpunan konveks. metode kuadrat terkecil Polinom ortogonal. ruang hasilkali dalam Operator linear pada ruang bernorma. jenis-jenis kekonvergenan. eksistensi titik ekstrim. Springer 2001. ruang bernorma. batas galat seragam Teorema Titik Tetap Banach dan aplikasinya Kalkulus diferensial untuk operator tak-linear* Metode Newton di ruang Banach Teorema Titik Tetap Brouwer dan Teorema Titik Tetap Schauder* (* bila waktu tersedia) Buku Rujukan: Atkinson & Han. operator proyeksi.Yang Akan Dipelajari Ruang linear. eksistensi dan ketunggalan hampiran terbaik Hampiran terbaik di ruang hasil kali dalam: proyeksi ortogonal. interpolasi linear bagian demi bagian. fungsional linear. . eksistensi dan ketunggalan hampiran terbaik. Teori Interpolasi: interpolasi polinom Lagrange/Hermite.